17 January 2019

Wisata Kuliner di Taman Laut Handayani


Nama tempat ini semacam nama tempat wahana wisata alam tentang laut ya, haha. Bukan bukan, tempat ini adalah sebuah restoran yang beralamat di Jalan Timor Raya, Kelapa Lima, Kota Kupang. Persis di sebelah Hotel On The Rock. (lokasi tepatnya silakan lihat di peta, di bawah postingan ini).

Sebenarnya kita udah kesini pada tanggal 25 Desember 2018, niatnya mau makan siang, liburan sambil merayakan ulang tahun pernikahan kita. Eh ternyata tutup, haha. Libur Natal gaess. Dan akhirnya kita datang lagi pada tanggal 1 Januari 2019 sore hari, kita yakin datang lagi, yakin enggak tutup karena sudah lihat postingan di IG nya, disitu diumumkan bahwa tanggal 1 Januari 2019 tetap buka.



Kita sampai di lokasi sekitar jam setengah 5 sore, dalam kondisi sedikit gerimis. Kondisi restoran masih lengang, belum ada pengunjung lain, kita dah yang pertama datang sore ini. Ada beberapa tempat duduk yang bisa dipilih, di lantai 1 bisa indoor, outdoor dan di gazebo serta 1 ruangan khusus VIP, sedangkan di lantai 2 bisa indoor dan outdoor juga. 

Kita pilih untuk duduk di Gazebo aja, berada di luar ruangan namun tetap aman dari gerimis, yaa meskipun beberapa menit setelah kita datang, cuaca berubah menjadi cerah ceria, dan puluhan pengunjung pun datang. 


Nama tempatnya aja udah ada kata laut laut nya ya, ya jelas tentu menu yang disajikan gak jauh jauh dari ikan dan kawan kawan nya donk, beberapa menu nya bisa dilihat tuh di foto di atas ini. Tapi buat yang gak suka menu laut, ada kok menu berat lain, seperti ayam, sayur, tahu telur  ataupun iga bakar.

Untuk pilihan menu nya, aku serahkan ke emak nya anak anak, aku ngikut aja, yang jadi pesenanku sendiri ya minumannya, yaitu Es Siwalan. Aku penasaran ama siwalan ini karena hampir tiap hari liat pohon nya di kupang, tapi belum pernah kulihat ada penjual yang menjajakan es siwalan ini di pinggir jalan, pernah sih kulihat ada yang jualan siwalan ini, tapi dalam wujud bijian gitu, haha, bulet bulet besar kaya kelapa (tapi gak sebesar kelapa). FYI Siwalan ini biasa disebut juga Lontar (masih saudaranya enau, kolang kaling).

Nah sembari makanan disiapkan, kita explore sekitar resto ini donk, sekalian foto foto.


Aku berjalan ke tepian halaman resto, di sini berjajar beberapa pohon kelapa kecil yang digantungin lampu lampu, yang sepertinya ini bakal jadi cantik nanti pas dinyalain. Sedangkan di pojokan timur, terdapat spot untuk bermain anak anak, ada perosotan dan ayunan, kita sih pengen nyobain tapi enggan gara gara basah habis hujan.

Bagian belakang restoran ini/bagian depan tempat kita menghadap adalah laut, yang dibatasi oleh jalan paving dan trotoar, dari resto ini kita bisa melihat warga sekitar yang sedang duduk santai di tepian trotoar menikmati udara segar pantai, dan sepertinya sih sekalian mau sunset-an. Tapi sepertinya bakal gagal, gegara di arah jauh sana mendung gelap menggelayut (meskipun di sini cerah), haha.


Setelah mendapatkan beberapa foto, kita pun balik ke gazebo tempat kita duduk tadi. Wohooo, ternyata menu menu yang kita pesan sudah tersaji di meja. Ada kepiting saos padang, gurami goreng kering renyah, tumis kangkung balacan, tahu goreng dan minuman minuman.





Satu porsi kepiting saus padang ini terdiri dari 2 ekor kepiting yang udah dipotong potong, untuk membuka daging di capitnya, disediakan 2 alat pembuka yang mirip tang. Dari segi rasa, menu ini enak sih, standar lah seperti resto resto seafood lain. Sedangkan untuk ikan gurami goreng nya, gurih banget, cuman sayang masih ada aroma tanah nya pas dikunyah, eman eman banget, untuk sekelas resto besar gini. Dari sekian banyak tempat makan yang menjual menu gurami goreng, baru kali ini aku merasakan yang masih ada aroma tanah nya.

Tahu goreng nya enak nih, padet banget dan gak berminyak, apalagi dicocol ama sambel nya, pas banget gaess, empat biji tahu langsung abiss dicemil, enggak sampai buat lauk makan. Haha.

Untuk sayurnya, ada Tumis Kangkung Balacan. Awalnya sih aku enggak tahu apa itu balacan, haha, pas ku googling, heuheuheuheu, balacan/belacan itu artinya terasi ternyata. Jadi menu ini sama aja ama tumis kangkung terasi, yang tentu saja maknyuss rasanya


Seperti yang sudah kusinggung di atas, minuman pesenanku lumayan spesial ya karena jarang banget ditemuin, yaitu Es Siwalan. Segelas Es Siwalan berisi potongan buah siwalan, nata de coco, gula merah, air, dan biji selasih. Tekstur siwalan ini berbeda dari daging kelapa, lebih liat/alot, berwarna lebih bening mirip kolang kaling, hmmm tapi mungkin tergantung umur buah juga ya, yang lebih muda mungkin lebih lembut. Tapi yang jelas enak sih, karena ada gula merah nya, haha

Nah buat kalian yang sedang mencari tempat makan seafood di kupang, bisa jadi Taman Laut Handayani ini salah satu nya. Untuk lokasi nya, silakan simak peta di bawah ini :


6 comments:

  1. Wih Es Siwalan selalu menggoda mas ahahhaha. Bikin ketagihan kakakakakka

    ReplyDelete
  2. AJO_QQ poker
    kami dari agen poker terpercaya dan terbaik di tahun ini
    Deposit dan Withdraw hanya 15.000 anda sudah dapat bermain
    di sini kami menyediakan 7 permainan dalam 1 aplikasi
    - play aduQ
    - bandar poker
    - play bandarQ
    - capsa sunsun
    - play domino
    - play poker
    - sakong
    di sini tempat nya Player Vs Player ( 100% No Robot) Anda Menang berapapun Kami
    Bayar tanpa Maksimal Withdraw dan Tidak ada batas maksimal
    withdraw dalam 1 hari.Bisa bermain di Android dan IOS,Sistem pembagian Kartu
    menggunakan teknologi yang mutakhir dengan sistem Random
    Permanent (acak) | pin bb : 58cd292c "

    ReplyDelete
  3. 1. Waiter/waitress tidak sigap ketika melayani customer ketika awal datang. bahkan harus dipanggil 2x untuk melakukan order.
    2. Minuman tidak datang lebih awal daripada menu appetizer.
    3. Gorengan tempe/tahu untuk harga 30ribu tidak sepadan karena ukuran kecil dan tipis.
    4. menu yang dipesan datang satu2 dan lebih dari 30 menit.
    5. menu yang datang termasuk nasi tidak hangat
    6. sampe 1 jam lebih baru menu terakhir yaitu ikan bakar dan tumis kangkung bunga pepaya baru datang dan kami sudah selesai makan seadanya.

    Untuk konsep resto, dan harga yang ditawarkan sangatlah tidak sepadan. Kami memutuskan untuk tidak akan pernah lagi kesini karena sebagai wisatawan domestik, resto ini hanya buang-buang waktu.

    ReplyDelete

Silakan Meninggalkan Jejak di Kolom Komentar