9 June 2022

Omah Latare Ombo : Resto di Jalur Magelang Salatiga


Nama tempatnya Jawa banget yaaa, heuheuheu, "Omah Latare Ombo" , yuhuu buat kalian yang orang jawa pasti tahu ya artinya, omah artinya rumah, latare artinya halamannya, dan ombo artinya luas. Aku menemukan tempat ini di google maps saat merencanakan trip ke Semarang via jalur kopeng. Lokasinya pas banget untuk istirahat sembari santap siang.

Berada di Jalur utama Magelang - Salatiga, tempat makan ini langsung menarik perhatianku saat melihat foto fotonya di aplikasi peta, Tempatnya luas, banyak tempat duduk, mayoritas outdoor, diapit beberapa gunung dan tentu saja bisa makan sembari menikmati pemandangan dan sejuknya hawa pegunungan.



Sekitar pukul 11.15 WIB kita sampai di parkiran Omah Latare Ombo, meskipun ini hari kerja, ternyata lumayan ramai juga lho yang makan di tempat ini, tapi alhamdulilah masih dapat tempat duduk yang nyaman. 

Kita berjalan menuju bangunan utama resto yang di dalamnya terdapat kasir, kita langsung disambut oleh salah satu pramusaji dan menanyakan akan duduk di sebelah mana, beliau menawarkan bisa di dalam ruangan yang ber AC , di area Joglo, atau di gazebo. Sambil membawa buku menu kita pun berjalan ke arah joglo, tapi belum sampai kita duduk, anak anak pilih tempat duduk lain, yaitu di luar, di sebelah salah satu gazebo yang ada payung nya.

Wah ternyata enggak salah pilih, lokasinya di pojok, tanpa dinding, sehingga kita bisa dengan bebas menikmati pemandangan sekitar.





Menu yang disajikan Omah Latare Ombo lumayan lengkap, ada menu luar dan ada pula yang lokal, seperti halnya berbagai macam pilihan Steak, Chicken Cordonbleu, Salmon, Spagheti, Sop Buntut, Sop Ikan, Rawon, Salad, Nasi Goreng dll masih banyak lagi.

Setelah menentukan menu apa yang mau kita pesen, kita pun memanggil salah satu pramusaji untuk mencatat pesanan kita. Dan sambil menunggu orderan datang, aku pun berjalan keliling sejenak untuk foto foto, terutama di spot baru di sisi kanan kita, di situ sebenernya sudah bisa dimanfaatkan untuk makan, namun kalau siang bolong gini lumayan terik sih mataharinya, yaa meskipun hawanya dingin disini. Sedangkan di bawahnya masih dalam pembangunan, belum bisa dimanfaatkan.




Oke banget sebenernya tempat ini buat makan rame rame bareng temen atau keluaga, tapi cocoknya sih sore ya atau malam juga bisa. Hawanya terasa seger banget disini, dikelilingi kebun sayur dan pegunungan di kejauhan, kalau pas cerah tidak berkabut, akan kelihatan beberapa puncak gunung dari spot ini seperti Gunung Andong, Gunung Telomoyo, dan Gunung Merbabu. Namun karena sedang banyak kabut, aku cuma lihat gunung andong saja





Untuk menu minuman, tentu saja aku pesen secangkir kopi hitam dengan gula terpisah. Sisi negatif dari tempat makan dengan hawa dingin adalah saat pesen kopi panas, harus segera diseruput karena kopinya akan cepat dingin dalam beberapa menit saja, heuheuheu

Untuk menu makanan aku pesan nasi ayam goreng. By the way penyajian nasi ayam goreng ini kok menurutku kurang cantik ya, piringnya kotak lebar, kemudian isiannya ditaruh berjarak jarak gitu, apakah karena lagi pandemi terus menjadi "jaga jarak" gitu ya. Tapi untungnya uenak rasanya, mantap jiwa, maknyuss lah. Apalagi sambelnya, juaraaa.


Hampir 2 jam kita disini, sekitar jam 1 siang kita pun cabut dari resto Omah Latare Ombo dan melanjutkan perjalanan ke arah Salatiga. Buat kalian yang lagi melewati jalur ini , boleh lah mampir ke sini.


***

Lokasi Omah Latare Ombo

1 comment:

Silakan Meninggalkan Jejak di Kolom Komentar