WHAT'S NEW?
Loading...
Jalan Jalan di Hari Kerja? Mungkin bagi sebagian orang itu merupakan hal yang biasa, tapi bagi ku itu merupakan sebuah hal yang luar biasa, yang bakal jarang banget aku nikmatin. Dan alhamdulilah di pertengahan September 2016 ini aku bisa merasakan nya lagi. 

Dengan bermodalkan cuti kantor, aku coba melupakan sejenak hiruk pikuk rutinitas kantor, maklum lah ya sebagai pegawai kubikel yang berangkat pagi pulang petang, aku rasa sih ini perlu juga.


Kali ini liburan kita enggak murni liburan keluarga, tapi menemani team Indonesia Morning Show Net TV dalam segmen "One Day In" untuk syuting di wilayah selatan Lombok

Segmen "One Day In" ini sendiri adalah acara traveling dengan gaya Vlog, jadi selain fokus ke keindahan alam, host acara ini menyelinginya dengan liputan ala ala vlog yaitu memegang kamera sendiri (gopro) menggunakan bantuan monopod (tongsis) . Yaa maklum, karena sekarang yang namanya "VLOG" lagi booming nih

1. BUNDARAN GERUNG
Lokasi pembuka untuk hari ini adalah Bundaran Gerung, atau bisa disebut Tugu Mesjid/Giri Menang Square/Bundaran Patung Sapi yang lokasinya di Gerung, Lombok Barat.

2. DESA SADE
Perjalanan dilanjutkan ke lokasi kedua yaitu Desa Sade yang merupakan desa adat di Lombok Tengah. Lokasi ini sudah sangat terkenal, sering banget masuk TV tapi justru lokasi ini jarang banget aku datengin, baru sekali, itu pun udah beberapa tahun lalu, juga cuma nganter tamu. 

Seperti biasa, di desa sade kita membahas kain tenun nya, yaitu dengan menyorot proses pembuatan kain tenun. Perempuan2 di sini sudah sejak kecil diajari cara menenun, seperti ibu ibu yang membantu proses syuting hari ini, beliau sudah sejak umur 8 tahun belajar menenun, dan membutuhkan waktu setahun untuk bisa mencapai level Expert alias professional sebagai penenun, heuheuheu. Dan memang sih ceritanya, perempuan desa sade kalau mau menikah ya harus sudah bisa menenun gitu...

Ibu ibu tersebut memeragakan pembuatan kain tenun motif antang dengan teknik tenun sesek dengan menggunakan alat ATBM alias alat tenun bukan mesin yang masih dijaga ke-tradisional-an nya. Menurut ibu tadi, sejarah dinamakan "sesek" karena pembuatan nya dengan cara menekan nekan/merapatkan untaian benang yag menimbulkan suara "sek" "sek"....



Ada satu hal yang agak berbeda dari Desa Sade hari ini. Suasana terlihat sangat sepi dan lengang, hal ini dikarenakan sebagian besar warga Sade sedang berada di Pantai Kuta sejak 3 hari yang lalu. Nah untuk lebih jelasnya nanti akan aku tuliskan di bawah.

3. PANTAI TANJUNG AAN
Pantai yang satu ini lumayan panjang, dengan membentuk lengkungan dengan dibatasi Bukit Merese dan Bukit Pedau di kanan kirinya. Ada beberapa Daya tarik dari pantai ini, yang pertama adalah pasir nya yang terdiri dari dua jenis, yaitu pasir putih yang super lembut dan pasir merica di sisi yang lain. Yang kedua adalah adanya Batu Payung di ujung Bukit Pedau yang beberapa tahun lalu sangat populer, sampai sampai dijadikan lokasi syuting salah satu merek rokok. Yang ketiga adalah pemandangan cantik dari atas bukit merese, saking cantik nya, bukit merese ini menjadi lokasi syuting beberapa video klip artis ibukota, seperti Geisha, Isyana Sarasvati, Yura Yunita dan Monita. Dan yang keempat adalah ayunan, yang saat ini setidak nya berjumlah tiga biji.



4. ASHTARI RESTAURANT
Huhuhu akhirnya sampai juga di liputan makan makan, pas banget deh di jam makan siang. 
By the way lokasi lokasi yang kita kunjungi hari ini adalah murni dari mereka, kita kita enggak ikut menentukan, termasuk untuk resto ashtari ini. 

Dihitung hitung aku sih udah 3 kali ke ashtari ini, tempatnya bagus, nyaman, dan juga cantik view nya, tapi untuk citarasa makanan nya, aku dari dulu agak kurang cocok


Selain pemandangan dan makanan, ashtari ini juga terkenal akan yoga nya, jadi disini tuh ada jadwal yoga gitu, nah buat kalian yang tertarik, langsung cuss aja ke fanspage nya di https://www.facebook.com/AshtariYoga , lengkap tuh di situ, ada jadwal dan biaya nya juga.

Oia, kalau kalian pengen duduk manis di sini sambil bermain main sosmed di hape, harap pastikan hape kalian punya sinyal yang kuat dari operator, karena ashtari enggak menyediakan free wifi, heuheuheu, biar tamunya pada ngobrol, enggak main hape mungkin yaaa. Tapi jangan kuatir kehabisan batere, di sini banyak terdapat colokan yang ada hampir di setiap sudut.


Butuh kesabaran untuk bisa menikmati hidangan yang udah tersaji rapi di meja, untung perutku sabar ya, heuheuheu. Jadi harus nunggu selesai syuting dulu baru dah kita bisa makan.... Keburu udah gak fresh lagi makanan nya......

5. PANTAI KUTA
Sebagai penutup di hari ini, kita ambil footage di pantai kuta, di sekitaran tulisan besar KUTA LOMBOK. Adegan diawali dengan berkuda menyusuri tepian pantai kuta, kelihatannya sih mudah ya tinggal duduk di atas kuda dan mengikuti gerakan kuda berjalan, tapi kenyataan nya gak semudah itu, perlu usaha ekstra untuk dapat naik ke atas kuda, maklum ukuran kuda nya lumayan besar dan tinggi, dibandingkan dengan 2 host nya, heuheuheu. Eh by the way, Kuda kuda ini disewa seharga 500 ribu per jam untuk 2 kuda, yang kandang nya enggak jauh dari lokasi syuting ini.


Penataan tempat jualan di sekitar pantai kuta ternyata enggak merubah kebiasaan penjual kain/gelang, ini nih yang bikin aku sebel dari dulu, cara mereka berjualan itu loh, memaksa banget, penjualnya bakal ngikutin kemanapun kita pergi kalau saat dia nawarin barang, kita jawab "nanti ya", "entar ya, kita lagi foto", "bentar ya kita lagi makan". Nah kalau kita beli barang di satu penjual, penjual lain tuh ngerasa iri dan pengen dibeli juga barang nya, heuheuheuheu.... Pokoknya kalau kalian memang enggak mau beli, langsung saja bilang "tidak", jangan PHP......


Oia satu lagi, agak di sebelah sana-an, terdapat barisan tenda tenda dari terop yang memanjang ratusan meter, pemandangan unik ini hanya terjadi setahun sekali. Mereka adalah para warga Desa Sade yang sedang merayakan tradisi "MEMARA RAYA", jadi mereka bermalam dan tinggal di sini selama 4 hari, dimana salah satu kegiatan nya yaitu mencari ikan di genangan air bekas air laut surut menggunakan jaring jaring kecil/seser dengan bantuan akar tumbuhan tuba. 

Pernah dengar kan peribahasa "Air Susu dibalas dengan Air Tuba"? Nah kalau susu kan kita udah pada tahu wujudnya, Kalau Tuba? Heuheuheu ini nih praktek di dunia nyata nya, "air tuba" ini bisa membuat ikan ikan menjadi mabuk alias pingsan, sehingga mudah sekali ditangkap, bahkan tanpa bantuan alat/langsung pakai tangan, tapi ya efek negatif nya, ikan ikan yang masih bayi ya ikut mabuk pingsan dan mati.


Huhuhu, akhirnya syuting hari ini selesai juga sebelum Sunset.. Dan kita langsung balik menuju Kota Mataram.

Perjalanan mereka belum berakhir lho, besok mereka masih harus syuting di Gili Trawangan, lanjut ke Mangkusakti, Tanjung Beloam dan Pantai Pink, total ada seminggu mereka syuting di Lombok.

Untuk tayang nya sih katanya di Bulan Oktober 2016, pokok nya tunggu aja yaaa, nanti bakal aku kasih link video nya kalau sudah di upload di Youtube....

Caoo.....
Jadi cerita awal mula kita sampai nongkrong di sini ya gegara perut kelaparan sehabis renang di Hotel Graha Ayu. Mau sekalian makan di resto nya hotel kok ya males, coz menu nya ya gitu gitu aja. Ya sudah setelah cabut dari hotel kita langsung mengarah ke Jalan Sriwijaya menuju sebuah tempat makan yang cukup nyaman bagi keluarga bernama Happy Mama Kitchen.

Sebenernya sih aku sudah beberapa kali makan di sini, tapi ya baru kali ini sempet nulis nya, maklum lah ya, orang sibuk, heuheuheu #sombong. Mulai dari sejak beberapa hari dibuka, dimana interiornya masih polosan sampai sekarang sudah full dikonsep interiornya, plus lengkap menunya.

Aku masih inget, dulu pertama kali ke Happy Mama ini tembok bagian dalam cafe nya putih bersih, tanpa hiasan apapun. Aku kira sih memang konsep nya minimalis seperti itu, karena saat itu sih udah bagus, karena jendela jendela dan lampu yang menggantung udah cantik.

Tapi sekarang, di dinding dinding nya udah full hiasan, ada coretan berbentuk wajah, pigura pigura berisi quote, ada semacam rak dll. Pokoknya unyu deh buat fotoan, apalagi jaman sekarang, pergi ke tempat makan tuh bukan semata mata untuk makan, tapi untuk foto foto dan update instagram juga, heuheuheu. Terutama anak muda nan gaul #misalnyaAku

Saat kita sampai lokasi, warung ini masing kosong, belum ada tamu. Jadi bisa bebas deh milih lokasi tempat duduk yan paling asoy. 

MENU MAKANAN
Menu makanan yang disajikan disini lumayan lengkap gaes, mulai dari snack seperti spring roll, kentang goreng, siomay goreng, nugget, makanan berat seperti nasi goreng, mie goreng, spaghetti, steak, sampai dessert seperti pancake, waffle dan es krim ada, bahkan makanan jepang semacam sushi juga ada lho.

Nah kebetulan banget, mumpung lagi ada menu sushi, aku pesen satu. By the way harga sushi nya di bawah pasaran menu sushi di Mataram loh, serius deh.


Tapi meskipun harganya lebih ramah, rasanya enggak kalah lho ama resto sushi sebelah, lumayan lah yaaa. Eh ngomongin menu suhi, kalian suka sambil nyolet wasabi enggak sih? Kalau aku sih enggak ya, lha rasanya itu lho, pedesss, bukan pedes cabe, tapi semacam campuran odol dan balsem gitu (kaya udah pernah makan odol + balsem aja). Bahkan untuk menu sashimi pun aku enggak bakal colet wasabi, cukup pakai kecap asin sajaaaa. 


Berhubung si Baby K udah makin gede, dia kupesenin menu tersendiri, ada ayam goreng dan kentang goreng. biasanya sih cuma comot comot dari menu emak bapak nya, tapi sekarang comotan nya lebih banyak dari yang kumakan, heuheuheu daripada masih laper ya mending kupesenin sendiri. By the way ayam goreng nya enak lho, lebih enak dari ayam goreng franchise yang terkenal itu..

Satu menu yang membuatku tertarik adalah Nasi Goreng Tom Yum, heuheuheu kaya apa ya rasanya, penasaran abiss. Dua menu favorit dijadiin satu....


Dari penampilanya sih standar ya, ada nasi yang udah digoreng dengan potongan ayam, terus ada telur ceplok, timun dan kerupuk. Nah yang bikin unik adalah rasanya, pas sampai mulut tuh serasa lagi makan tom yum tapi dalam wujud nasi goreng,,,,,, enak enak enak....
Recommended deh...




HAPPY MAMA KITCHEN 
Jalan Sriwijaya No. 138 Mataram
Facebook : https://www.facebook.com/pages/Happy-Mama-Kitchen-and-Cakes/196481404020260
Instagram : https://www.instagram.com/happymamakitchen_/
Maps : http://wikimapia.org/35702972/Happy-Mama-Kitchen-Cakes

Video di Happy Mama Kitchen
via youtube



.

photo by IG @herkiandi
Waaah ada cicak Raksasa di Senggigi, heuheuheu... Entah itu cicak atau tokek atau kadal ya, menurut info yang kubaca sih itu cicak yang merupakan lambang daerah Lombok Barat, bentuk binatang ini juga bakal kalian temui di art art market sekitaran lombok barat, yang biasanya berupa pajangan dinding dari kayu.

Bentuk cicak ini enggak akan kalian lihat kalau cuma berada di pantainya atau bahkan berada di dermaga nya, melainkan harus melihatnya dari ketinggian, misalnya menggunakan Drone, seperti foto di atas ini. 

Yaaa meskipun enggak bisa melihat langsung, tapi dermaga ini selalu ramai dikunjungi wisatawan lho, apalagi saat akhir pekan, seperti minggu sore kemaren. Rameeee abisss, yaaa semoga aja konstruksi nya kuat menahan beban para manusia di atas nya...

Selain dermaga, daya tarik di sini adalah ombak nya yang enggak besar. Jadi banyak anak anak yang main air mandi mandi di sekitaran dermaga ini. Nah untuk yang bawa uang lebih, bisa juga menyewa canoe yang bisa kalian naiki dengan menggunakan dayung sebagai alat gerak nya.

*** 

Minggu sore ini kita enggak melakukan ketiga hal tersebut di atas, baik itu foto foto di dermaga, main air ataupun sewa canoe, melainkan cuma nongkrong di tepi pantai sambil menikmati segelas kopi dan seporsi sate bulayak yang rasanya super Maknyussss... Tapi tetep sih si Baby K main pasir, heuheuheu, cuman enggak basah basahan...

Untuk masuk ke area sini ada dua pintu masuk, yaitu lewat pintu utama yang deket hotel Kila Senggigi dan lewat Art Market. Aku pilih yang kedua yaitu lewat art market, kenapa?? Karena gratis tanpa tiket, heuheuheu cuman parkir 2 ribu aja untuk motor.

Dari Art Market kita akan melewat bagian belakang Hotel Santosa yang kalau sore sore gini pasti ramai dikolam renang nya, kebetulan kolam renang nya tuh kelihatan banget dari jalan setapak pantai senggigi, yang beberapa waktu lalu lokasi ini dipakai untuk gelaran event Festival Jazz Senggigi 2016


Di antara lokasi festival jazz dan dermaga cicak, ada beberapa pedagang sate bulayak yang menempati sebuah terop besar. Selain sate bulayak, juga menyediakan kopi, pop mie dan es kelapa muda, tapi sayang sekali enggak ada jagung bakar nih, padahal lagi pengeeen banget, yasudah akhirnya kita cuma pesen white coffee dan sate bulayak.


Seporsi Sate Bulayak seharga 20 ribu ini terdiri dari 11 tusuk sate dan 4 bulayak. Daging sate nya bisa kita pilih, mau yang daging aja, jeroan aja atau campur. Nah untuk yang belum tahu, bulayak itu adalah semacam lontong, yang dibungkus menggunakan daun bulayak, yaa gampangannya sebagai pengganti nasi gitu..

Kuliner khas lombok yang satu ini terbuat dari daging sapi, dengan guyuran kuah yang khas plus potongan cabe rawit dan jeruk limau. Selain di senggigi, penjual sate bulayak ini juga banyak terdapat di sepanjang jalan udayana mataram dan taman wisata suranadi, lombok barat.

Cara Menuju Senggigi
Nah buat yang berdomisili di Mataram dan sekitarnya, untuk menuju Senggigi sih mudah ya, tinggal pakai kendaraan pribadi saja, enggak jauh kok, enggak sampai setengah jam juga nyampai, asalkan pas enggak ketemu rombongan nyongkolan, heuheuheu. Nah buat para wisatawan, bisa sewa motor di "LOMBOK MOTOR BIKE" , tinggal telp, sms atau WA aja ke 087864935848 , nanti bakal dianter ke lokasi penginapan kalian.

Dan kebetulan banget di tanggal 16 - 19 September 2016 akan ada event Festival Pesona Senggigi lho.... Lokasinya tentu saja di Pantai Senggigi .

***

VIDEO Menikmati Sate Bulayak di Pantai Senggigi



.
kudo jualan online

Tentu anda pernah mendengar agen pulsa dan penjual pulsa. Baik agen pulsa dan penjual pulsa tentu memiliki perbedaan diantara keduanya. Perbedaannya simple aja kalau agen pulsa adalah supplier pulsa utama kepada penjual pulsa. Sedangkan kalau penjual pulsa yang meminta saldo pulsanya kepada agen pulsa. Tentu keduanya saling berkaitan. Tapi apakah anda pernah membeli pulsa di agen pulsa. Beberapa orang sudah pernah tapi kebanyakan belum pernah. Jadi agen pulsa ini ibaratkan bisnis pulsa yang di mana anda memberikan saldo kepada setiap penjual pulsa. Yang tentunya akan dijual dengan harga yang lebih mahal. Maka dari itu kenapa penjual pulsa ketika anda yang ingin beli pulsanya akan dilebihi nominal harganya. Seperti anda membeli pulsa 10 dan akan bayar 12.

Jadi anda jangan heran jika pulsa saja bisa dibisnisin. Tapi tentunya hanya beberapa orang saja yang tertarik dengan usaha atau bisnis ini. Karena bagi kebanyakan orang menjadi penjual pulsa hanya untung – untungan. Tentu pernyataan ini tidak benar jika anda memang benar – benar menjalankan bisnis atau usaha pulsa ini tentu anda akan memiliki keuntungan yang cukup besar. Jadi setiap tindakan atau pilihan yang anda pilih harus bisa anda geluti dengan maksimal. Agar nantinya anda ketika melakukan bisnis pulsa akan sukses dan banyak customer yang beli pulsa di anda.

Salah satu cara yang harus dilakukan oleh para pembisnis pulsa adalah dengan menawarkan pulsa yang murah. Jadi anda bisa memulai bisnis pulsa murah anda dengan mengenalkan kebanyak orang agar usaha anda nantinya akan sukses dan laris. Dan jika memang anda mempunyai keinginan untuk menjadi penjual pulsa bisa bergabung bersama kudo. Jadi kudo ini adalah toko online yang tidak hanya menjual product barang saja tapi menjual pulsa. Baik itu pulsa operator maupun pulsa eletrik. Dan uniknya anda bisa bergabung bersama kudo. Tentu ketika anda sudah bergabung bersama kudo. Anda sudah terdaftar menjadi agen kudo. 

Yuk mari bergabung dengan Kudo...
di Weekend ini agak geje sih, hari sabtu nya enggak kemana mana, cuman dateng acara aqiqahan temen yang lokasinya enggak jauh dari rumah. Terus hari minggu nya rencana mau nyekar ke Lombok Timur lagi, tapi gegara si om sopirnya lagi ada tamu, akhirnya kita tunda di weekend minggu depan. 

Yaudah daripada kering seharian di rumah, minggu sore nya kita iseng iseng renang aja ke hotel. Tujuan utama kita yaitu kolam renang nya Hotel Golden Tulip, di Rembiga, Mataram. Kita udah sampai sana nih, udah parkir, udah ke recepsionist nya, eh ternyata lagi mau dipake resepsi pernikahan malam nanti, gak terkecuali area pool nya, yasudahlah.... kita putar balik.


Hingga akhirnya kendaraan kuarahkan ke Hotel Graha Ayu yang lokasinya ada di Jalan Ismail Marzuki No. 5 Mataram, atau di belakang Hotel Lombok Raya. By the way aku belum pernah sama sekali masuk hotel ini, tapi kalau lewat depan nya sih sering, dan pasti sepi sepi aja, sampai sampai aku tuh berpikir, ini hotel ada tamu nya enggak sih, heuheuheu. Ternyata pas aku masuk dan sampai di parkiran, ternyata udah banyak kendaraan parkir, baik itu roda dua maupun roda empat, kalau yang roda enam sih enggak ada


Ngomongin soal bangunan hotel nya, terlihat kamar kamar nya seperti baru dibanguna, tapi dengan gaya klasik, enggak seperti kamar kamar hotel jaman sekarang. Sepertinya sih habis direnovasi atau dipugar gitu... (dipugar kaya candi aja...)

Sebenernya Dari parkiran tuh ada jalan yang langsung menghubungkan ke kolam renang tanpa melewati resepsionis. Tapi ya karena kita keluarga yang baik hati dan tidak sombong, kita tetep lewat resepsionis donk ya, buat beli tiket seharga 25 ribu per orang, free sebotol air mineral Narmada. Air mineral kebanggaan warga Lombok..

Video Renang di Hotel Graha Ayu


Hotel yang dari luar terlihat sepi, ternyata kolam renang nya rame bingit..... semacam kolam renang umum, heuheuheu penuh dengan anak anak beserta keluarganya. Awalnya aku jadi agak kurang mood untuk sekedar main air basah basahan di sini, tapi gegara si Baby K udah kegirangan ngelihat kolam, ya sudahlah mari kita nyebuuurrrr

Enggak ada yang special sih untuk kolam renang nya. Area ini menempati bagian tengah hotel yang sekaligus memisahkan area kamar kamar dengan restoran. Ada dua jenis kolam renang, yaitu untuk dewasa dan anak anak yang menyatu dengan perbedaan kedalaman. Sementara itu di kanan dan kiri kolam terdapat meja kursi untuk pengunjung.


Karena ketika sampai lokasi, meja kursi di sekeliling kolam sudah penuh semua, akhirnya kita ngambil tempat di area restoran nya untuk meletakkan barang bawaan kita, ya sekaligus nyari tempat yang lebih aman juga sih, karena dalam jangkauan pengelihatan penjaga restoran.

Seperti biasa, saat sampai kolam renang, si Baby K dan mami nya nyemplung duluan, sedangkan aku pasti nyemplung belakangan, karena ada tugas yang harus kutunaikan yaitu niup pelampung sampai full dan nyiapin kamera underwater, heuheuheu...


Renang kali ini agak menyeramkan, lain dari biasanya, bukan karena tempatnya, tapi karena si baby k tuh sekarang lagi masa masa nya enggak bisa diem, bahkan saat dia nangkring di atas pelampung pun gak bisa diem, maunya miring ke kanan kiri, terus berusaha keluar dari pelampung, yaaa kan serem, ditinggal sedetik aja bisa kebalik itu pelampung.

Enggak sampai selesai di situ, pas dia udah bosen di atas pelampung, dia kukeluarin dari pelampung dan kubiarin berdiri di bagian kolam yang paling dangkal. Masalah kedua muncul, dia tuh maunya naik keluar air, berdiri di pinggiran kolam terus lompat ke air, waduuuuuh.... Enggak ada takutnya ini anak.... heuheuheu... Akhirnya ya kita berdua di kolam harus selalu siap sedia nangkap dia pas lompat ke air. Haha tapi ini juga sih yang bikin seruuu sekaligus deg deg serrrr

siap sedia menangkap saat dia lompat

***

:: Peta Lokasi Hotel Graha Ayu, Mataram ::


.


Sabtu, 6 Agustus 2016
Disaat sebagian besar warga Kota Mataram dan sekitarnya berbondong bondong memadati Jalan Udayana dan area Islamic Center Mataram guna memeriahkan acara puncak dan penutupan MTQ Nasional ke 26, kita (aku, istri dan baby K kali ini enggak ikut) sejenak menjauh dari keramaian dan menyepi ke arah Ampenan buat ngopi ngopi ganteng di Soetjipto Coffee.

Kedai Kopi yang belum lama beroperasi ini berlokasi di Jalan Adi Sucipto No. 99A-C Ampenan, Mataram, atau tepatnya di depan lapangan golf ampenan. 

Aku tahu tempat ini gegara lihat postingan temenku di Instagram, sebut saja dia zeff. Nah dia tuh posting interior kedai ini, kalau dilihat lihat oke juga ini tempat, dan saat itu juga aku merencanakan untuk mampir ngopi malam kesana.


Melihat interior langit langit berupa kayu kayu yang saling menyilang, aku jadi inget langit langit di Kalimilk Jogja, heuheuheu mirip. Wokeee juga nih kalau diaplikasikan di rumah... #omaheSopo

Ruangan Soetjipto Coffee ini lumayan luas lho, mumpuni lah kalau buat nobar bola atau moto gp. Ruangan juga sudah dipisah antara smoking room dan yang bebas asap rokok, seperti kebanyakan kedai kopi, yang smoking room itu di luar, sedangkan yang bebas asap rokok itu ya yang di dalam dengan fasilitas AC dan TV Kabel, heuheuheu. Eh itu cuma pendapatku lho, coz sebenernya di dalam sini enggak ada tulisan "Dilarang Merokok", jadi ya entahlah #embuh


Kedatangan kami disambut dengan ramah oleh si empunya, yaaa sebut saja om Abud. Seperti biasa, yang pertama kutanyakan saat di kedai kopi adalah kopi dari daerah mana aja yang tersedia. 

Dari beberapa kopi yang disebutkan oleh om Abud, aku pilih yang Honduras karena yang lainnya udah pernah ku icip semua.

Sembari nunggu barista nya memproses pake V60, aku foto foto dikit nih...


Heuheuheu serius sekali ya si om abud ini meracik kopi....

By the way saat aku kesini, soetjipto coffee ini sebenernya belum grand opening lho. Menurut info si empunya, nanti bakal ada open kitchen di deket pintu masuk, terus ada tambahan sofa di dalam, terus menu nya bakal lebih lengkap, mungkin ada tambahan menu berat nya. Coz untuk malam ini cuma ada minuman dan beberapa potong kue saja serta kentang goreng.


Kopi Honduras ini punya citarasa yang ringan dengan sedikit rasa asam, terlihat cantik dengan penyajiannya menggunakan gelas semacam bentuk vas gitu, tapi untuk minum nya, disediakan juga gelas kecil (lihat foto di atas)

Seperti biasa, istriku pasti pesennya yang ringan ringan, bukan kopi hitam, yaaa katanya sih takut enggak bisa tidur entar, heuheuheu. Jadi order Mocca Latte Iced, dan lagi lagi dengan penyajian yang unyu, yaitu dalam wadah semacam botol. Jadi inget botol asi hasil pompa manual yang disimpen di frezer setahun lalu saat si baby K masih bayi banget..... Mirip, cuman ukurannya yang lebih Jumbooo


Nah buat kalian yang lagi di Mataram dan pengen nyari tempat nongkrong, monggo silakan meluncur ke Soetjipto Coffee & Resto, meski belum grand opening, tapi udah wokkkeee banget buat nongkrong nongkrong hore. Nanti kalau udah resmi grand opening, postingan ini akan di update. Jadi tunggu saja yaaaaa.

Soetjipto Coffee & Resto
Jalan Adi Sucipto No. 99 A-C (Depan Lap Golf Ampenan) Mataram
IG : @soetjipto_lombok
Twitter : @soetjiptolombok
FB : https://www.facebook.com/soetjiptolombok/
Telp : 0370 630154
Peta Lokasi : http://wikimapia.org/35625592/Soetjipto-Coffee-Resto



Pasar Modern di sekitar Kota Mataram makin banyak aja nih, dulu sih cuma ada Hero di Mataram Mall, kemudian muncul Hypermart yang belum lama buka tapi tiba tiba habis terbakar, kemudian muncul lagi Hypermart di LCC dan LEM, kemudian ada pula Giant Express di Jalan Panji Tilar, terus yang terbaru ada Giant Ekstra di Gegutu, Mataram. Dan yang masih dalam tahap pembangunan yaitu Transmart Carrefour di Sweta, Mataram yang kayaknya sih bakal opening di akhir tahun ini atau awal tahun depan.

Giant Ekstra Gegutu sebenernya bukan baru baru banget sih, udah buka semenjak bulan puasa tahun 2016, tapi ya gitu, aku belum pernah kesono, agak lumayan jauh sih dari rumah kalau dihitung hitung, jaraknya tuh dua kali lipat dari rumah ke Lombok Epicentrum Mall (LEM), jadinya mending belanja ke Hypermart LEM.


Tapi berhubung di weekend ini aku dapet undangan dari ownernya Bubbly! Dessert yang notabene adalah cafe dessert paling hits di Kota Mataram untuk datang ke gerai barunya di Giant Ekstra yang bernama Bubbly! Oishii. Yuhuuuu akhirnya kesampaian juga aku menginjakkan kaki ke Giant Ekstra #pencapaianenggakpenting

Satu hal yang membedakan Giant Ekstra dengan tempat belanja lain di Lombok adalah di sini parkir nya gratis. Yaa meskipun cuma hemat biaya parkir antara 1000 - 2000 rupiah, tapi hal ini bisa mempengaruhi psikologis orang lho untuk datang ke tempat belanja yang parkir nya gratiss.

Selain tempat belanja makanan dan barang barang lain seperti halnya di supermarket, di Giant ini ada juga foodcourt serta tempat bermain buat anak anak seperti Fun City dan penyewaan mobil mobilan remote yang bisa dinaikin anak kecil. Nah ini nih yang disukain ama anak ku, lokasinya persis sebelum foodcourt, jadi saat kita jalan menuju gerai nya Bubbly! Oishii si baby K enggak konsen jalan nya, dia ngelihatin terus tempat bermain itu, heuheuheu. Ini kalau dibiarin bisa bisa besok nih sampai ke foodcout nya.

Selain Bubbly Oishii, di foodcourt ini ada juga gerai CFC, Warung Ny Firda, D'Bakoel dan Warung Nasi Balap Puyung. 

Menu makanan yang disajikan di Bubbly ini enggak terlalu banyak, sebut saja Mie Ayam, Ramen, Kentang Goreng, Waffle, Bubble Drink, Milkshake, Es Teh, dan Oishii Dessert.

Mie Ayam Kaki Ayam

Berhubung kita berdua lagi laper lapernya nih, akhirnya aku order Mie Ayam plus Ceker (15 ribu) dan istri order Chicken Ramen (20 ribu). Heuheuheu eh ternyata di sini ada diskon lho, kalau kita datangnya di jam 1 siang sampai 3 sore, lumayan tuh diskon 20%

Enggak lama nunggu akhirnya mie ayam nya datang juga. Semangkok mie ayam yang berisi mie kuning, potongan daging ayam, ceker ayam, daun bawang (loncang) dan sawi hijau ini disatukan oleh kuah gurih yang maknyussss, bikin meleleh... Aku suka nya makan mie ayam polosan gini tanpa tambahan kecap atau saus, palingan cuma nambah sambal aja biar pedes dan makin pecaaah rasanya. Enak enak enak...


Makanan yang berikutnya datang adalah Ramen Ayam, di dalamnya terdapat mie, nori, telur rebus, daun bawang, krupuk putih pink serta kuah gurih khas ramen. Nah untuk yang ini aku gak sempet nyobain nih, lha udah dihabisin dulu ama istri dan di baby K. Enggak nyangka juga sih ternyata anakku seneng banget makan mie ramen ini ama kuah nya, heuheuheu....

***

Setelah perut kenyang, kita lanjut ke arena bermain buat memuaskan hasrat si baby k, kasian tadi pas datang ke sini cuman lihat lihat aja. Yang pertama dia coba adalah naik mobil remote, 4 kali bolak balik bayar 10 ribu. Habis itu kita lanjut ke Fun City, tempat yang isinya berbagai macam mainan seperti di timezone, bedanya di fun city masih menggunakan koin untuk bermain, jadi kita harus beli koin nya dulu, satu koin harganya seribu rupiah.



Peta Lokasi Giant Ekstra Gegutu, Mataram



Bubbly! Oishii
Instagram : https://www.instagram.com/bubblydesserts/
Foodcourt No.2  Giant Ekstra Gegutu, Jalan Terusan Bung Hatta, Mataram

Libur 17-an kemana kalian gaes? Pasti ada yang upacara, ada yang ikut lomba makan kerupuk, ada yang sibuk lembur dan pasti banyak yang cuma goler goler di kasur...

Nah kalau kita (aku dan gengs Teros) seru seruan nih ngetrip seru dari Mataram menju Tanjung Luar kemudian lanjut naik kapal boat menuju Gili Pasir, Pantai Pink, Gili Petelu dan terakhir ke Pantai Segui atau orang sana bilangnya pantai Pink 2, yaaa meskipun sebenarnya enggak pink sih warna nya. Heuheuheuheu

***

Perjalanan seru dari Mataram ke Tanjung Luar kita tempuh dalam waktu sekitar satu setengah jam menggunakan mobil Toyota Hiace (bukan promosi) yang diisi 12 Orang plus 2 balita unyu. By the way enak juga ini mobil buat perjalanan jauh rame rame, masih nyaman lah ya, sepertinya lebih nyaman dari Elf yang biasa dipake pengusaha travel (cuman opini pribadi, jangan 100% percaya)

Yang khas dari Tanjung Luar adalah perkampungan suku bugis dan bajo nya, rumah rumah nya itu lho, kebanyakan berbentuk panggung. Mirip rumah rumah yang aku lihat di Pulau Moyo, Sumbawa. Selain itu, di Tanjung Luar ini juga terkenal dengan lokasi penangkapan dan perdagangan ikan hiu (jangan ditiru ya), yang sudah sering masuk tipi #saveshark

Dari Tanjung Luar, kita melanjutkan perjalanan dengan naik perahu motor yang ukurannya lumayan besar dengan lengan penyeimbang di kanan kiri.

Tujuan pertama adalah Gili Pasir, sebuah pulau yang hanya terdiri dari pasir saja, yang kadang muncul kadang tenggelam, tergantung pasang surut air laut. 

Alhamdulilah di siang hari ini, pulau nya lagi menampakkan diri, dari kejauhan udah kelihatan putih putih di tengah laut dengan bendera merah putih di tengah nya, entah siapa yang menancapkan tiang bendera di pulau itu. Pas banget nih momen nya buat 17 Agustusan

Saat kita sampai gili pasir rupanya sudah ada dua kelompok wisatawan yang lebih dulu menjamah pulau kecil ini, yang salah satunya bule bule.


Sebelum masing masing dari kita menjelajah gili pasir ini, kita sempetin dulu dong foto bareng bendera merah putih, heuheuheu. 

Hayo coba tebak, aku yang mana?


Baru deh setelah foto bareng selesai, masing masing pada nyebar bersama pasangannya (buat yg udah punya pasangan), saling memfotokan ataupun selfie bareng. Nah untuk yang jomblo, juga ikut nyebar, foto foto pasir, foto burung terbang, fotoin bintang laut, fotoin tiang bendera dan kadang disuruh fotoin kita kita yg udah berpasangan, heuheuheuheu


Setelah puas berkeliling menjamah setiap sudut pulau pasir ini, kita lanjut naik kapal lagi menuju pemberhentian berikutnya yaitu Pantai Tangsi alias Pantai Pink

Baru beberapa menit melaju, perjalanan kita sedikit terhambat nih, berhubung lagi surut, perairan yang berada diantara Gili Bembek dan Gili Maringkik pun menjadi dangkal, sehingga kapal kita gak bisa lewat. Sehingga kita harus muter, lewat sisi luar Gili Maringkik. 

By the way ada yang unik lho di sini, Gili Maringkik ini sudah teraliri listrik, yang dihubungkan dengan kabel listrik besar dan ditopang oleh tiang tiang listrik yang berbaris di lautan.


Karena kita harus memutar, otomatis jalur yang harus kita tempuh menjadi lebih jauh. Ditamgah lagi siang ini angin lagi besar, ombak pun ikut besar. Alhasil kecepatan kapal diturunkan, apalagi saat ada ombak lumayan besar datang dari arah depan, mesin kapal sengaja dimatikan oleh tukang kapal nya. Hal ini beberapa kali terjadi.. Lumayan serem juga sih.... Tapi untungnya aku udah pernah mengalami yang jauh lebih parah dari pada ini, jadi ya agak bisa tenang lah yaaa

Setelah sekitar sejam perjalanan, akhirnya kapal pun bisa merapat ke Pantai Pink dan kita langsung diarahkan ke salah satu warung yang ada di pantai pink. 

Jadi gini, kita ini mengambil paketan nyebrang, dan makan siang. Jadi kapal yang kita naikin tuh selain bawa manusia, juga bawa bahan makanan seperti beras, ikan mentah lumayan banyak dan beberapa ikat kangkung. Nah bahan makanan itu dimasak langsung di salah satu warung di pantai pink (sudah kerjasama). Dan kita tinggal nunggu deh di berugak sambil istirahat, ngemil ngemil, ngopi, plus ngobrol ngalor ngidul .

Pantai Pink/Tangsi yang katanya pasir nya berwarna pink

Berhubung lumayan lama masak nya, aku nyempetin jalan jalan sendiri di sekitar sini, sekalian mampir ke Mas Sugeng. Pria paruh baya asal Klaten Jawa Tengah yang punya warung di pantai pink ini. Aku ketemu dia beberapa tahun lalu saat pantai pink ini mulai rame dan bermunculan warung warung makan. Dan setiap balik ke pantai pink lagi, pasti kusempetin mampir ke warung nya. Entah itu beli air mineral, ngopi atau sekedar say hello, heuheuheu maklum sesama orang perantauan. 

Di balik warung nya mas sugeng ini ada sebuah bukit yang memisahkan pantai pink dan pantai temeak. Biasanya di sini rame banget lho ama pengunjung yang foto foto, tapi tumben ini hari sepi bingit....

Pantai Temeak

Pas banget dah, saat aku balik lagi ke berugak tadi. Masakan nya udah mateng, huhuhu. Kita semua pindah ke dalam warung, karena sekarang waktunya MAKAAAAN...............

Huwooo ikan bakar dan plecing kangkung super pedas sudah menanti kita.... Seakan akan melambai lambai minta dimakan, heuheuheu


Kalau dari segi rasa, sebenernya biasa aja yaaa, tapi berhubung capek dan laper, makanan ini terasa sangat sangat istimewaaa....

Setelah semuanya beres, makanan abis, dan dibayar. Kita melanjutkan perjalanan menuju Gili Petelu untuk snorkling, yang sebenernya sudah kita lewati tadi pas menuju pantai pink ini.

Sayang sekali siang ini arus di sekitar gili petelu kurang bagus, sehingga yang sukses dan menikmati nyebur snorkling cuma berdua. Jujur saja aku udah lama banget gak snorkling, nah pas nyebur dari kapal, aku panik, sumpah panik banget gegara terombang ambing arus, dan akhirnya aku naik kapal lagi lewat tangga, untuk menenangkan diri beberapa menit.

Setelah yakin, dan hati lumayan tenang, aku pun nyebur lagi dan alhamdulilah sukses, panik hilang lenyap. Aku bisa kesana kemari, plus nyelem ke dalem biar makin deket ama nemo nemo di sini


Di sekitar gili petelu ini terumbu karang nya masih lumayan bagus dan terawat, anemon dan nemo nya banyak bangeeeet. Coba arusnya tenang, pasti lebih nyaman buat snorkling.

Setelah puas dan lelah senorkling, kita sejenak mampir ke daratan nya gili petelu, sekedar bernostalgia dan foto foto.


Tujuan berikutnya adalah Pantai Segui atau yang biasa dikenal dengan pantai pink 2, yaa meskipun pasir nya enggak pink pink benget yaaa.

Dulu pantai segui ini cuma bisa dijangkau lewat jalur laut saja, tapi kini sudah ada yang membuat jalur darat nya, tapi hanya motor ya, mobil belum bisa. Sehingga sekarang kulihat ada beberapa motor yang langsung parkir di tepian pantai.

Yang kusuka dari pantai segui ini adalah ombak nya yang tenang dan damai, plus bagian bawah nya pasir semua, jadi enak, aman dan nyaman, enggak perlu takut nginjek karang atau batuan atau bulu babi yang bisa bikin kaki lukaa.


Yang lebih seru lagi, salah satu dari kita ada yang bawa floaty berwujud angsa merah jambu (mirip judul film nya raditya dika), ala ala acara "Celebrity on Vacation" di Trans TV gitu. Floaty ini sudah kita isi angin pake kompresor di tanjung luar, trus dibawa nya dengan cara diiket di atap kapal.

Keceriaan kita saat main floaty sejenak terganggu gegara ada sedikit tragedi, floaty yang sedang dinaiki salah satu dari kita, tiba tiba terbawa angin dan dengan cepat mengarah ke tengah lautan. Udah lumayan jauh lho, seratus meter lebih lah.

Untung nya dengan cepat dapat tertolong oleh kapal yang sedang lewat sekitar pantai segui ini, alhamdulilah bisa menepi lagi. Nah sejak kejadian itu, kita lebih waspada saat naik ke atas floaty, harus ada seseorang yang siap siaga menjaga floaty itu biar gak kebawa angin ke tengah perairan lagi



Sekitar jam 5 sore kita siap siap balik ke Tanjung. Berat rasanya beranjak dari tempat ini, heuheuheu, seru abissss. Tapi ya mau gimana lagi, bentar lagi gelap gaes...

Perjalanan menuju Tanjung Luar kita nikmati sambil istirahat dan ditemani senja di arah barat sana.

Nah buat kalian yang pengen liburan seru kaya kita gini, silakan hubungi irwan_music@yahoo.co.id . Nanti kita bantu itinerary nya....

***

Peta Lokasi Pelabuhan Tanjung Luar, Lombok Timur



.
Udara segar dan angin pantai berpadu dengan syahdu nya musik jazz. Yuhuuu itulah suasana yang aku nikmatin semalam di Event Pesona Senggigi - Jazz World Music Festival 2016

Event ini berlangsung dari tanggal 20 sampai 21 Agustus 2016 di Pantai Senggigi mulai jam 3 sore sampai tengah malam. Bukan cuma satu panggung lho, di event ini setidak nya ada tiga panggung dimana panggung 1 dan 2 ada di pantai bagian belakang Hotel Santosa, sedangkan panggung ketiga ada di area parkiran pantai senggigi/dekat pintu masuk Kila Hotel Senggigi.


Nah sore nya, sebelum event dimulai aku nyempetin dulu ngisi perut nih biar nanti bisa asoy nikmatin musik nya. Enggak perlu jauh jauh, aku cuma mampir ke Pasar Seni Senggigi buat beli Sate.

Sate ini biasa kita sebut dengan Sate Pasar Seni, karena lokasinya ada di pinggir jalan di depan pasar seni senggigi. Ada beberapa pilihan daging yang bisa dipilih, yaitu Ikan, Ayam, Daging, dan Jeroan. Plus bisa tambah urap kalau kita mau.

Seporsi sate (bebas milih daging nya) lengkap dengan lontong, kuah dikit dan urap harganya 20 ribu rupiah. Enak enak enak......


Saat sampai TKP ternyata acaranya udah mulai, telat gaes... Gegara keasyikan makan Sate dan Foto Foto di pasar seni, heuheuheu. Lha gimana, acara mulai jam 3 an sore, kita sampai venue jam 6 kurang seperempat......

Kita terlewat beberapa penampilan artis nih, tapi untung nya kita sempet nonton penampilan dari om Ary Juliyant yang kalau gak salah denger nama grup nya "Bajigur Bluegrass". Padahal dari daftar line up artis hari pertama enggak ada om Ary lho...


Aku suka banget ama karakter suara om Ary ini, musik musik nya sebenernya bertema folk gitu bukan jazz ya. Beberapa kali aku menikmati aksi nya di Redwood Cafe, Mataram. Kadang beliau nyanyiin lagu nya sendiri dan kadang dia nyanyiin lagu lagu populer dengan aransemen nya sendiri yang sangat beda jauh dengan asli nya...

Saking seru musiknya, sampai ada pasangan bule yang asyik berdansa di depan panggung sambil nyeker, heuheuheu

Sekitar jam 18.20 event ini break dulu, alias dihentikan sementara, dan lanjut malam nya sekitar 8 malam.


Penampil pertama di sesi malam adalah Bandini Koffie Jazz Project. Oke juga nih suara dan aksi panggung nya, vokalisnya menyempatkan interaksi dengan penonton di sela sela pergantian lagu. Dengan mengusung musik musik klasik, mereka sukses membius ratusan penonton untuk ikut menggerakkan badan

By the way konsep beda beda panggung gini awalnya bikin aku sebel, lha tiap ganti artis, ganti panggung juga, antara panggung satu dan dua yang saling berhadapan dengan jarak 100 meter, dan di antara keduanya terdapat terop untuk tamu VIP. Jadi pas ganti panggung, semua penonton bangun dan lari ke panggung satunya, haha, berebutan yang paling depan.... Eh ternyta lama lama seru juga nih, bahkan ketika lagu belum selesai, beberapa orang udah bangun dan nyari tempat duduk di depan panggung satunya....

***

Lagu "Sore Sebelum Hujan" milik Nissan Fortz yang baru aku dengerin malam ini langsung nempel di hati, haha. Asyik banget lagu nya. Kalau gak percaya coba deh search di yutub, udah ada video klip nya ternyata. Musisi asal bandung ini juga berkolaborasi dengan Wildan dari Saung Angklung Udjo.  Kereeen banget......


Penampilan yang cukup unik yaitu dari Log Sanskrit feat Banu dari India. Diawali dengan seorang perempuan berbusana india yang entah ngomong apa, kalau diperhatikan sih sepertinya dia baca puisi pakai bahasa india gitu (kagak tahu artinya). Dilanjut dengan seorang berbaju putih memainkan alat musik aneh yang aku baru pertama kali lihat, buset dah suaranya mistis abissss, ditambah penampilan satu lagi, pria berbaju kuning yang memainkan Sitar, musik nya itu lho... Heuheuheu coba deh diplay video ku di atas ini, aku coba rekam beberapa menit saja, habis itu kabur ke panggung satunya buat nyari tempat, karena artis berikutnya adalah YURA YUNITA.


dan akhirnya sekitar pukul 22.20 WITA yang ditunggu tunggu sekitar 80% penonton disini datang juga, hehuheu termasuk aku. Yuhuuu Yura Yunita, Hip Hip Yuraaa

Sebenernya aku gak ngefans sih ama tante yura, cuma gegara beliau kemarin bikin video klip dengan latar keindahan Lombok (lihat vid klip di bawah), jadinya aku respect dan coba denger lagu lagunya, eh ternyata asyik juga lho.... Apalagi lagunya yang berjudul "Kataji", meskipun berbahasa Sunda dan kita kita enggak tahu artinya, lagu ini dengan sukses bikin kita semua ngikutin yura nyebutin kata "Na Kunaon" yang merupakan salah satu kata di lirik lagu ini. 


Video Klip Yura Yunita - Get Along With You




Event Pesona Senggigi - Jazz World Music Festival 2016 ini masih berlanjut di hari minggu nya, tanggal 21 Agustus 2016 dengan line up :
  1. Indro Hardjodikoro ft Gilang Samsoe
  2. Subkultur Artificial
  3. Ivan Nestorman
  4. Wildan Grand Angklung
  5. Bonita & The Hus Band
  6. Cellomano
  7. Rizal & The Rasendriya
  8. Danne The Riddim
  9. Jazz Kidding
  10. Keroncong Toni Moersaid
  11. Vee Nhavan
***

Event Jazz di Senggigi ini adalah yang pertama kali digelar, dan merupakan bagian dari event Bulan Budaya Lombok Sumbawa. Aku sih berharap tahun depan diadain lagi ya dan diresmikan sebagai acara tahunan gitu. Karena ternyata animo masyarakat Lombok akan musik jazz bagus juga. Padahal di hari yang saya juga lagi ada event besar di LEM dan LCC.

Saranku sih penyelenggara lebih serius menggarap nya di tahun depan, dan promo nya jangan mendadak, kalau bisa dari jauh jauh hari agar penggemar musik jazz dari Luar lombok bisa mengatur jadwal buat liburan ke lombok sekalian menikmati Event Jazz berskala Internasional ini. Dan tentu saja menggangeng para penggiat Sosial Media di Lombok untuk bekerjasama sebagai media partner, bukan cuma media cetak saja....

Aamiin :)