22 February 2021

Surya Yudha Park 2 Banjarnegara : Bisa Ketemu Dinosaurus dan Teletubbies

Selama tinggal di Kebumen ini, rencanaku adalah jalan jalan ke kota kota di sekelilingnya, nah salah satunya adalah Banjarnegara. Di kota dengan Semboyan "Gilar Gilar" ini ada banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi, yang paling terkenal sih Dieng ya, akan tetapi kita enggak kesana, melainkan ke sebuah taman wisata yang belum lama ini dibuka untuk umum, namanya adalah Surya Yudha Park 2.

 
Angka 2 di belakang nama tempatnya ini merujuk kepada tempat wisata surya yudha yang sudah terlebih dahulu beroperasi, dan antara objek 1 dan 2 ini dibatasi oleh Sungai Serayu. 

Surya Yudha Park ini lokasinya ada di Jalan Gotong Royong, pintu masuknya persis di sebelah Kantor BPBD Banjarnegara, saat kita mau masuk dari jalan utama, terasa ini bukan sebuah pintu masuk ke sebuah tempat wisata, serasa masuk ke gang perkampungan gitu, sepertinya sih memang belum 100% jadi untuk gerbang masuknya. Barulah setelah masuk lebih dalam, jadi terlihat wujud tempat wisatanya, kita disambut oleh seorang satpam, yang mengarahkan kendaraan kita ke tempat parkir, yang lokasinya ada di sebelah bawah.

 

Dari lokasi parkir ini kita kembali naik ke tempat pembelian tiket masuk yang lokasinya ada di atas, dekat satpam tadi. Siang ini kondisi Surya Yudha Park 2 ini tidak terlalu ramai, bahkan di loket pembelian tiket tidak terdapat antrean.

Setelah masuk area taman, ada tempat cuci tangan lengkap dengan sabunnya, namun saat masuk tidak di cek suhu, seperti halnya tempat2 wisata yang lain.






Sesuai dengan namanya, yaitu "Park/Taman" di sini terlihat hijau dan segar, banyak tanaman di sini, berbagai jenis mulai tanaman bunga kecil kecil warna warni, pepohonan, sampai beraneka ragam bentuk kaktus. Selain taman kaktus, berikut aku tuliskan spot spot yang ada di Surya Yudha Park 2 :
  • Universal Studio Globe
  • Dino Land
  • Taman Teletubbies
  • Villa Serayu
  • Rumah Kelinci
  • Aneka Gazebo Buah Buahan
  • Replika Binatang / Patung Binatang
  • Aneka Spot Selfie
  • Playground 
  • Tangga Menuju Awan 
  • Restoran Food Court (Lahan Dahar)
  • Tempat Penjualan Tanaman Hias
Saat kita mengunjungi tempat ini, beberapa spot memang belum sempurna ya, alias masih dalam tahap pembangunan, seperti Globe, Dinoland dan Tangga menuju awan.
 
Dari sekian banyak spot di Surya Yudha Park ini, ada satu spot yang paling favorit, yaitu Dino Land. Meskipun saat ini masih dalam proses pembangunan, spot ini sudah bisa dikunjungi dan beberapa patung dinosaurus sudah bisa diajak untuk foto foto, nah yang unik disini ada 2 figur dinosaurus yang bisa bergerak gerak, lokasinya masih di dino land namun terletak di semacam goa gitu, meskipun gerakannya masih terlihat kasar, namun cukup untuk membuat takut anak anak, heuheuheu, anakku yang kecil aja sampai nangis saat melihat gerakan mulut dino yang mangap mangap plus suara erangan yang cukup keras dari speaker di bawah dino itu.
 



 
Puas main main keliling taman, kita pun berjalan keluar, rencana awalnya sih langsung ke parkiran dan cabut ke tempat lain, tapi ternyata dirasa rasa keliling taman tuh bikin laper, ya sudah akhirnya kita mampir dulu ke foodcourtnya yang bernama Lahan Dahar, sebuah nama menggunakan bahasa jawa halus yang artinya adalah Tempat Makan. Di sini ada beberapa stand dengan berbagai jenis menu makanan, pilih di masing masing stand dan bayar langsung disitu, nanti makanan akan diantar ke meja kita.


Tempat makan ini lumayan luas, dan meskipun tanpa AC suasanya nyaman dan sejuk karena angin dengan bebas bisa keluar masuk area ini. Nah setelah makan, kita berjalan ke atas melalui tangga menuju tempat penjualan tanaman hias, dan satu pot tanaman kaktus berhasil kita bungkus, heuheuheu



***

Peta Lokasi Surya Yudha Park 2 Banjarnegara
 
Share:

15 February 2021

Lokal Folk Cafe : Tempat Nongkrong Hits di Magelang

Ngomongin tempat nongkrong di Magelang, tentu saja banyak banget pilihannya, baik itu yang berlokasi di pinggiran, di pegunungan ataupun yang di tengah kota. Nah saat beberapa waktu lalu jalan jalan ke Kota Magelang, kita coba untuk mampir di salah satu cafenya yang Hits, yaitu Lokal Folk.


Cafe Lokal Folk ini berlokasi di Jalan Pahlawan No 100, Kec Magelang Utara, Kota Magelang, berjarak sekitar 2 kilometer sebelah utara Alun Alun Magelang.

Kita sampai di cafe ini sekitar jam setengah 4 sore, kondisi cuaca mendung, tempat parkir dan jalanan di depan cafe ini terlihat basah oleh guyuran hujan beberapa waktu yang lalu. Tempat parkirnya tidak terlalu luas, namun cukup menampung beberapa kendaraan roda 2 dan 4. Untuk parkirnya pun tidak susah karena ada 2 petugas parkir yang siap membantu mengarahkan.
 
Menurutku, Lokal Folk ini hadir dengan konsep kekinian yang menarik banget untuk dijadikan tempat nongkrong khususnya buat anak muda seperti kita kita ini, heuheuheu. Dengan furniture natural minimalis yang dihiasi dengan warna-warna yang catchy, Lokal Folk berhasil jadi salah satu café di Magelang yang hits dan instagramable. Tapi instagramable aja tentunya gak cukup donk, rasa makanan juga harus enak. Ini yang bikin aku penasaran.
 


 
Di bagian dalam cafe terdapat beragam tipe tempat duduk yang tersedia mulai dari kursi kayu, sofa hingga bean bag. Dan uniknya hampir di tiap sudut café terdapat tanaman hijau yang membuat kesan adem, selain memang udah dingin karena AC. Oh iya, selain itu buat kalian yang ahli hisap alias perokok, sudah disediakan tempat khususnya.




Mengenai menu, minuman yang disajikan di cafe ini lumayan beragam, mulai dari coffee, ice blended, non-coffee/ milk based, hingga aneka olahan teh. Sedangkan untuk makanan, tersedia menu lokal/nusantara, japanese, serta western food. Ada juga menu menu ringan seperti waffle, pancake, puding, ataupun menu platter yang berisi onion ring, keju goreng dan kentang goreng.
 
Untuk pesan makanan, kita bisa langsung menuju ke kasirnya ya, disitu terdapat menu yang bisa kita pilih. Lalu kita dikasih nomor meja, dan nanti makanan akan diantar sesuai nomor meja. Baru nanti pas selesai makan, kita bayar makanannya di kasir.


Foto yang di atas ini adalah menu platter, btw keju gorengnya enak banget deh, cocok banget ama saus sambal yang disajikan. Untuk menu beratnya kita pesan nasi goreng yang tidak pedas, agar si kecil juga bisa makan, dalam satu set nasi goreng terdapat tambahan telur ceplok dan sate ayam, tapi sayang sekali aku lupa fotoin nasi gorengnya nih, heuheuheu. Udah keburu laper


Nah buat kalian yang lagi nyari tempat nongkrong di Magelang, cafe Lokal Folk ini bisa jadi salah satu pilihannya, recommended dah. 


***

Peta Lokasi Lokal Folk Magelang
 
 
Share:

27 January 2021

Berbagai Jenis Resep Nasi Goreng Jawa Yang Menggugah Selera

 
Nasi goreng jawa adalah salah satu nasi goreng yang banyak dijumpai di pinggir jalan. Entah apa yang membuatnya disebut nasi goreng jawa. Namun memang bahan yang dibutuhkan berbeda dengan nasi goreng rumahan yang biasanya dibuat. Nasi goreng jawa juga rasanya lebih original dan juga menggunakan bahan yang terkadang kita terheran ternyata bisa dibuat jadi nasi goreng. Anda pastinya penasaran bagaimana resep nasi goreng jawa tersebut. Banyak sekali resep yang tersebar. Namun beberapa resep berikut ini adalah resep nasi goreng jawa yang pastinya tidak akan mengecewakan anda.

1.    Nasi Goreng Jawa Terasi

Resep nasi goreng jawa yang pertama ini akan sangat menggugah selera anda. Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat nasi goreng jawa ini adalah 2 siung bawang merah, 1 siung bawang putih, nasi putih 1 piring atau sesuai selera anda, terasi dibakar 1 ujung jari, cabe, tomat 1 potong, sawi hijau, telur ayam 2 butir, garam, lada dan gula. Selanjutnya siapkan juga kecap manis dan kecap asin.
Memasak nasi goreng jawa terasi, hal yang perlu anda buat pertama kali adalah menghaluskan kemiri, bawang merah, bawang putih, cabai, terasi, dan tomat. Sisihkan dahulu di mangkuk kecil. Selanjutnya anda pecahkan telur ayamnya dan kocok. Kemudian hancurkan di wajan berisi minyak. Masujkkan bumbu yang sudah dihaludkan tadi ke dalam wajan berisi telur. Masukkan nasi putih dan sawi hijau yang sudah dipotong. Tambahkan kecap manis lumayan banyak dan sedikit kecap asin. Tambahkan lada, gula dan garam sedikit saja. Sajikan dengan kerupuk putih. 

2.    Nasi Goreng Jawa Dengan Ebi
Resep nasi goreng jawa selanjutnya ini tidak kalah special dengan nasi goreng jawa terasi. Ebi adalah udang kering yang memang enak sekali karena rasanya gurih dan krispi. Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat nasi goreng jawa ebi adalah kol putih beberapa lembar, sawi hijau, daging ayam beberapa iris, kecap manis, merica, daun bawang 1 batang dan baso sapi beberapa buah. Bumbu halus yang harus anda siapkan selanjutnya adalah ebi 7 butir, bawang merah, kemiri, bawang putih dan cabe merah besar 2 buah. 

Iris dahulu baso sapi dan daging ayamnya dengan potongan dadu. Potong juga kol dan sawi hijaunya. Selanjutnya masukkan bumbu halusnya ke dalam wajan yang berisi sedikit minyak. Setelah wangi masukkan daging ayam dan basonya. Tambahkan nasi putih dan kecap manis. Masukkan garam dan sayuran yang sudah dipotong. Setelah itu masak hingga matang dan cicip rasanya. 

3.    Nasi Goreng Jawa Dengan Daging
Resep nasi goreng jawa yang satu ini akan special sekali karena menggunakan daging. Daging yang anda siapkan adalah daging giling agar mudah dimasak dengan nasi. Siapkan bahan lain seperti kecap manis, saos tiram, saos tomat dan daun bawang. Bahan yang anda siapkan juga untuk dihaluskan adalah bawang merah 3 siung, bawang putih 2 siung, cabe pedas 7 buah. Nasi secukupnya yang sudah didiamkan dahulu.

Anda masukkan daging giling dahulu ke dalam wajan yang berisi sedikit minyak. Tambahkan lada putih dan sisihkan di ujung wajan. Tumis bumbu yang sudah siap ditumis dan kemudian masukkan nasi putihnya. Tambahkan saos tomat dan saos tiram sedikit saja. Masukkan kecap manis secukupnya. Garam dan penyedap rasa sedikit saja untuk sentuhan terakhir.

Share:

26 January 2021

Resep Nasi Liwet Teri Mudah


Indonesia tidak pernah kekurangan dalam hal kuliner, setiap daerah di tanah air memiliki makanan khas masing-masing. Salah satu kuliner tradisional tanah air yang harus kamu coba adalah nasi liwet. Nasi liwet terkadang menjadi menu andalan saat berkumpul dengan keluarga atau teman. Tidak hanya rasanya yang gurih dan beraroma rempah yang menggugah selera ternyata membuat nasi liwet sangat mudah. Resep nasi liwet memiliki banyak variasi yang bisa dikreasikan di rumah. Makanan khas Sunda ini memiliki banyak penggemar. Dalam memasak nasi liwet, biasanya dicampur dengan berbagai macam rempah, sehingga nasi liwet memiliki rasa yang gurih. Dalam membuat nasi liwet memang tidak sulit. Walaupun ada cara tradisional dengan menggunakan ketel atau panci dan dimasak diatas kayu, tetapi kamu juga bisa membuatnya dengan bantuan rice cooker atau magic com. Nasi liwet tidak hanya sekedar nasi tetapi kamu bisa menyantap makanan ini dengan berbagai lauk dan juga lalapan untuk memuaskan kebutuhan perut. Nasi liwet pun memiliki banyak macamnya seperti nasi liwet ayam bacem, ayam goreng, dan nasi liwet yang lainnya yaitu nasi liwet teri, berikut adalah resep dan cara memasak nasi liwet teri.
 

1. Bahan-bahan Nasi Liwet Teri
Bahan-bahan yang digunakan untuk bahan utamanya yaitu 1 liter beras, air secukupnya, dan 1 ons ikan teri yang digoreng terlebih dahulu lalu sisihkan. Selanjutnya bahan bumbunya yaitu 6 siung bawang putih, 2 batang serai, 5 lembar daun salam, garam secukupnya, dan penyedap rasa. Bahan lainnnya yaitu bahan pelengkap nasi liwet teri yaitu tahu, tempe, sambal, dan lalapan. Jika sudah semua bahan terkumpul, kamu sudah siap untuk memasak nasi liwet teri ini.

2. Cara Memasak Nasi Liwet Ikan Teri Menggunakan Rice Cooker atau Magic Com
Setelah bahan sudah terkumpul, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah bersihkan beras terlebih dahulu (sisihkan). Kemudian kupas bahan bumbu yaitu bawang putih kemudian goreng hingga kering dan harum, lalu tiriskan. Selanjutnya masukkan air dan juga beras ke dalam rice cooker. Ada tips bagi kamu yang akan membuat nasi liwet usahakan untuk menambahkan lebih air dari memasak nasi pada umumnya. Kemudian masukan ikan teri yang sudah digoreng tadi. Jangan lupa tambahkan juga serai, daun salam, bawang putih, penyedap rasa, garam yang sudah di goreng ke dalam rice cooker. Kemudian kamu aduk sampai semua bumbu tercampur dan masak atau matang, kurang lebih 30 menit. Terakhir, nasi liwet ikan teri ini sudah siap disajikan.

3. Pelengkap Nasi Liwet Ikan Teri
Nasi liwet ikan teri khas sunda ini sangat cocok jika disajikan dengan sambal dan juga lalapan. Seperti sambal terasi, sambal oncom atau sambal tomat adalah pilihan yang cocok untuk melengkapi menu utama nasi liwet ikan teri ini. Beberapa pilihan lalapan juga bisa dijadikan hidangan, misalnya dengan tambahan timun, selada, dan kol. Hidangan nasi liwet menggunakan rice cooker atau magic com pasti lebih mudah ketika dibuat dan tidak akan menghilangkan juga citarasa aslinya. Namun bagi kamu yang ingin membuat memakai kastrol, beras bisa dimasak bersama dengan bumbu lalu biarkan air hingga meresap. Tetapi hal ini, sebagian orang sudah tidak memakai kastrol karena prosesnya yang lama daripada menggunakan rice cooker yang lebih cepat.


Share:

19 January 2021

Pantai Suwuk Kebumen : Kita Makan Lotek, Mereka Main Pasir


Setelah beberapa waktu lalu kita mengunjungi Pantai Petanahan, kali ini kita coba untuk mampir ke Pantai Suwuk yang berlokasi di Desa Tambakmulyo, Kec Puring, Kab Kebumen, dan masih satu garis dengan Pantai Petanahan.

Dengan adanya Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) yang saat ini belum selesai 100% pembangunannya, waktu yang dibutuhkan untuk menuju Pantai Suwuk dari Pusat Kota Kebumen menjadi lebih singkat, kira kira cuma 50 menit saja dengan kondisi jalan yang mulus dan lurus, hanya saja untuk jalur yang menghubungkan pusat kota dengan JJLS ini masih kurang bagus, banyak lobang disana sini.


Gerbang masuk ke Pantai Suwuk ini cukup megah, dibagi beberapa pintu untuk motor dan mobil, untuk tiket masuknya kurang jelas sih berapa, kemarin kita 2 dewasa 2 anak diminta bayar 18 ribu rupiah tanpa kertas tiket fisiknya, dan saat parkir di dalam harus bayar lagi 5 ribu rupiah untuk mobil. 

Tempat parkir di Pantai Suwuk bisa dibilang sangat luas dengan peneduh pohon pohon kelapa. Di sekitar tempat parkir ini bisa kita lihat para penjual baju, makanan, kolam renang anak, odong odong, dan bangunan seperti waterpark yang saat itu tidak beroperasi. Sedangkan diantara tempat parkir dan pantai terdapat barisan bangunan semi permanen yang merupakan warung warung yang menjual berbagai macam makanan, dengan 1 menu yang seragam yaitu yutuk/tempenyol/undur undur laut goreng.




 
Saat sampai di pantainya, langsung menyeruak aroma kuda, heuheuheu ternyata disini banyak kuda yang disewakan untuk keliling pantai, selain itu juga ada yang menyewakan ATV dengan tarif 20.000 rupiah. Di sepanjang pantai juga terdapat payung payung warna warni dengan tempat duduk di bawahnya.

Karena kondisi waktu itu masih agak terik, kita memutuskan untuk nongkrong dulu di salah satu warung. Nah disini kita pesen beberapa makanan, sedangkan si kecil tetap bisa main pasir di depan warung tanpa kepanasan.
 
Ada banyak menu makanan yang disediakan warung ini, mulai dari yang ringan sampai yang berat. Menu yang kita pesan adalah Lotek Lontong, Tempe Mendoan, Kopi, Teh dan Yutuk Goreng.
 





 
Sudah lama enggak makan lotek, ternyata ueeenak juga nih rasanya, kelamaan di luar jawa, heheuheu. Btw di Nusa Tenggara Barat maupun Timur aku belum pernah sih nemu penjual lotek, adanya gado gado / pecel sayur, yaa meskipun mirip tapi rasanya tuh beda deh.

Nah saat waktu sudah semakin sore, matahari sudah tidak terik lagi, aku coba beranjak dari bangku warung, mendekat ke airnya, mengajak kedua krucilku. Dengan ombak yang besar gini, aku harus selalu waspada dan enggak melepas pandangan dari mereka berdua ini. 





Dari ekspresi mereka berdua, kelihatan banget mereka tuh kangen main beginian, dulu pas masih di Lombok dan Kupang sering banget basah basahan di pantai main pasir gini. Tapi sayangnya kondisi pantai suwuk sore ini lumayan kotor, sampah sampah bergerak kesana kemari tersapu ombak.

Selepas puas main main air dan pasir, kita pun cabut dari pesisir pantai suwuk dengan kondisi anak yang basah kuyup, untungnya sih disini ada fasilitas Kolam Renang yang menyediakan kamar bilas/ganti, tarifnya pun cukup murah, cuma 4 ribu per orang.

***

Peta Lokasi Pantai Suwuk, Kebumen
 
Share:

11 January 2021

Menikmati Sore di Pantai Petanahan, Kebumen

 
Kelamaan di Nusa Tenggara, jadi kangen ama pantai yang pasirnya item dan ombaknya besar, Heuheuheuheu. Nah berhubung lagi di Kebumen, kita coba buat main ke salah satu pantainya. Ada banyak pilihan sih saat aku jelajahi google maps, dan pilihanku jatuh pada Pantai Petanahan.
 
Sesuai dengan namanya, pantai ini terletak di daerah Petanahan, Kabupaten Kebumen.  Tidak sulit untuk menjangkaunya, dari pusat kota kebumen jalurnya sudah jalan aspal mulus dan datar, tidak seperti jalur ke Pantai Menganti yang lumayan naik turun dan berkelak kelok. Untuk pantai menganti sendiri sih sudah kumasukkan dalam list untuk dikunjungi, tapi nanti setelah cuaca membaik, masih sering hujan nih Kebumen, sekarang yang dekat dekat dan mudah dulu.

 
Pantai Petanahan ini sudah dikelola dengan baik ya, mulai dari jalan masuk, gerbang yang lengkap dengan penjagaan, tiket masuk, tempat parkirnya yang luas, serta kamar mandi dan tempat bilas.

Sekitar pukul setengah tiga sore, kita sampai di parkiran pantai petanahan. Kondisi parkiran lumayan sepi, terlihat sedikit kendaraan saja yang sudah terparkir, sangat kontras dibandingkan dengan parkiran yang lumayan luas. Sebelum menginjakkan kaki, kita menyempatkan untuk berfoto dulu di tulisan / landmark Pantai Petanahan.
 

 
Kondisi cuaca yang mendung gini membuat piknik di pantai jadi lebih yahuut, kayaknya enggak mungkin deh misalnya lagi cerah membahana terus gelar tiker di pantai jam 3 sore gini, heuheuheu. 
 
Syahdu sekali rasanya, kita duduk duduk ngemil, sambil menemani anak anak main pasir. Di sekitar sini ada kuda yang berlalu lalang disewa pengunjung, ada ibu ibu penjual kacang rebus dan mendoan, ada bapak bapak pula yang sedang mencari undur undur laut/yutuk dan beberapa pengunjung yang memberanikan diri main air , nyebur basah basahan.




Nah lagi enak enaknya duduk, eh tiba tiba hujan datang donk, huaaa langsung dah beberes, lari ngungsi ke warung terdekat. Dan akhirnya kita pindah tempat piknik, duduk di warung sambil ngopi dan nge-pop mie. Ternyata hujannya cuma bentar donk, cuma lewat doank, pas udah duduk di warung, ujannya reda.








Selama kita nongkrong di warung ini, kondisi cuaca mendung terus, tapi tiba tiba hujan terus tiba tiba reda, gitu aja terus diulang ulang, heuheuheu, galau dah cuacanya.
 
Lumayan lama sih nongkrong dsini, sekitar jam 5 sore lebih kondisi semakin gelap, udah kayak mau malem gitu, dan kita pun segera bergegas menuju parkiran. Nah pas sampai parkiran, tiba tiba hujan lagi, heuheuheu, langsung kita naik dengan kondisi kaki yang masih berlumur pasir. Tengok kanan kiri, eh ternyata ada toilet di ujung parkiran sana, aku mengarahkan kendaraan kesana untuk sekedar bilas dan cuci cuci kaki. Pas keluar mobil aku kaget sih, kondisi sekitar sini sudah sepi banget, padahal tadi pas jalan kaki ke parkiran masih ada beberapa pengunjung. Dan kamar mandinya pun udah dikunci donk pintu pintunya, tapi alhamdulilah ada satu keran di luar kamar mandi, jadi bisa cuci cuci kaki dan bilas anak anak.
 
 
***
 
Peta Lokasi Pantai Petanahan Kebumen
 
Share:

Youtube

Blog Archive