19 April 2021

Warung Layar Sentuh 2.0 Magelang | Makan Enak di Tengah Sawah


Warung Layar Sentuh ternyata sudah melebarkan sayap, setelah buka di Jogja, akhirnya kini buka juga di Magelang dengan konsep yang sama, yaitu sebuah warung makan yang mengkombinasikan sisi tradisional dan modern baik itu dari menu, desain interior maupun dari view yang didapat.
 
Berlokasi di Jl. Kh. Irsyad, Mertoyudan, Magelang, warung ini benar benar di dikelilingi sawah, sementara untuk saat ini ya, enggak tahu beberapa tahun ke depan mungkin bakal banyak bangunan sekitar sini.




Tempat parkirnya luas banget, bisa menampung puluhan mobil, dan ada beberapa tukang parkir yang siap membantu pengunjung mengarahkan kendaraan baik saat masuk ataupun keluar area pakir.

Dari depan, tampak dinding warung ini didominasi oleh kaca dengan bingkai bingkai warna putih dan beratap joglo. Sebelum masuk, pengunjung akan di cek suhunya terlebih dahulu, dan jika mau cuci tangan, sudah disediakan di depan pintu masuk, lengkap dengan sabun cairnya. 




Pertama masuk warung ini, pengunjung akan disuguhi pemandangan mobil klasik yang dipajang di depan etalase makanan, sepertinya sih ini mobil masih bisa dioperasikan, melihat plat nomornya yang masih aktif.

Di sebelah kiri terdapat etalase makanan, yang berisi pilihan jenis sayur dan lauk, selayaknya di warteg gitu, nah nanti pengunjung tinggal tunjuk, kesannya seperti menyentuh etalase gitu untuk pilih makanan. Hal inilah yang mendasari penamaan warung menjadi "Layar Sentuh". Selain menu berat, di dekat kasir juga disajikan jajanan pasar seperti klepon, getuk dll. Enggak sampai di situ saja, warung ini juga menyediakan menu lain yang bisa dipilih dari buku menu, beserta pilihan minuman yang bisa dipesan.






Untuk tempat duduk, pengunjung bisa memilih di area indoor dekat mobil klasik, di samping, atau outdoor di luar, bahkan di ujung juga ada bangunan joglo lagi dengan dinding kaca yang bisa ditempati. Bangunan ini terpisah dari bangunan utama, dengan dibatasi kolam ikan.

Di bagian outdoor ada juga kolam renang anak, sama dengan Layar Sentuh Jogja, lengkap dengan beberapa bean bag di sekitarnya. Menurutku sih warung ini recommended banget buat segala usia sih, terutama yang punya anak kecil, mereka bisa kesana kemari dengan puas, maklum anak kecil khan pasti enggak bisa cuma diem duduk di kursi.






Satu hal yang agak mengganggu tuh musiknya yang keras banget, sampai susah banget buat ngobrol, heuheuheu. Menurutku sih lebih nyaman kalau tanpa musik ya, apalagi ini jam nya makan siang, lebih syahdu bila pengunjung menikmati makan sambil diiringi backsound dari suara angin, burung dan gemericik air kolam. Ini menurutku sih, yang jelas selera orang beda beda ya...


***

Peta Lokasi Warung Layar Sentuh 2.0 Magelang

Share:

12 April 2021

Main ke Taman Kota HM Sarbini Kebumen


Tidak jauh dari rumah, ada sebuah taman yang cukup oke dan aman untuk ngajak main anak anak, yaitu Taman Kota HM Sarbini atau Taman Lalu Lintas atau Taman Edukasi, heuheuheu entah yang paling bener yang mana, sebab di lokasi, ada beberapa penulisan nama yang berbeda beda.

Nah taman kota ini tepatnya berlokasi di pojokan Jalan Ahmad Yani dan Jalan Indrakila. Mempunyai 2 pintu masuk yang saat ini (Februari 2021) hanya dioperasikan 1 pintu saja, yaitu pintu belakang yang persis di sebelah Gemintang Cafe.


SEJARAH
Penamaan taman ini bertujuan untuk menghormati Jasa Jenderal TNI (Anm.) HM. Sarbini yang lahir di Karanganyar, Kebumen, Jawa Tengah, pada tanggal 29 Mei 1914 dan meninggal di Jakarta, 21 Agustus 1977 pada umur 63 tahun. Dalam masa perjuangan, terutama pada tanggal 20 Oktober 1945, beliau yang pada waktu itu berpangkat Letkol, memimpin pasukan Tentara Keamanan Rakyat Resimen Kedu Tengah dan menyerang, serta mengepung tentara Sekutu dan NICA di desa Jambu, Ambarawa yang kemudian dikenal sebagai peristiwa palagan Ambarawa
 
Pembagunan Taman Kota Jenderal HM Sarbini menggunakan anggraan APBD Tahun 2011 sebesar Rp 2,5 milyar , diatas tanah seluas 7.860 m2, sedangkan peresmiannya dilakukan oleh Bupati Kebumen H Buyar Winarso,SE , hari Jumat pagi tanggal 25 Mei 2012 yang ditandai dengan pelepasan balon dan memencet sirine untuk membuka selubung Patung Jenderal HM Sarbini. 
 




Nah beberapa tahun kemudian, taman kota ini dibangun kembali dengan penambahan sarana dan prasarana yang lebih lengkap dan diresmikan kira kira pada akhir tahun 2019.
 
Saat pandemi Corona, taman ini sudah beberapa kali buka tutup, sesuai dengan aturan dari pemerintah. Nah pada sore itu, tanggal 20 Februari 2021, kebetulan taman ini dibuka untuk umum, dan kebetulan kita sedang lewat depan situ, padahal sebenarnya kita enggak berencana buat main di taman ini lho. Ya sudah, akhirnya kita mampir sebentar.
 
Tempat parkir ada di pintu belakang, di seberang kantor Bappenda Kebumen atau persis di sebelah Gemintang Cafe. Tidak ada tiket masuk atau biaya parkir di taman kota ini, Mantaap.
 





Yang bikin aku tertarik adalah Taman Kota Jenderal HM Sarbini ini memadukan Ruang Terbuka Hijau dengan konsep edukasi dalam bentuk Taman Lintas. Dari Taman tersebut diharapkan bisa menjadi pembelajaran bagi masyarakat, khususnya anak-anak dalam rangka meningkatkan kedisiplinan dan ketertiban berlalu lintas. Selain itu juga terdapat beberapa wahana permainan anak seperti perosotan, jungkat jungkit, ayunan dll.

Di bagian depan, yaitu di sisi jalan Ahmad Yani, ada Sebuah gapura yang seharusnya menyambut kedatangan pengunjung dengan tulisan dari logam diantara kedua tugunya yang berbunyi "Taman Kota Jend HM Sarbini" dengan siluet burung walet di sana, namun sayang sekali pintu depan ditutup. Kemudian di dekat pintu masuk depan juga terdapat tugu lawet/walet yang bentuknya mirip atau bahkan sama dengan tugu lawet yang ada di persimpangan dekat Pasar Tumenggungan Kebumen, namun dengan ukuran yang lebih kecil.
 





Masuk lebih dalam, di bagian tengah taman terdapat patung sesosok orang, bertopi dan berseragam militer lengkap dengan tanda kepangkatan, bertulis "Jend Purn H.M. Sarbini" dan kutipan kata-kata Bung Karno "Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai pahlawannya", sedangkan Di bawahnya tertulis "Penggagas: Edi Boedianto (Eksponen 45)". Di sisinya juga terdapat informasi peresmian taman ini oleh bupati kebumen tahun 2012.
 
Fasilitas di taman ini sebenernya lengkap lho, ada hotspot area, area refleksi kaki, taman lalu lintas, sarana usaha (kios), gazebo, tempat duduk, tempat sampah, toilet, musholla dan playground buat anak anak. Jadi tempat ini emang cocok banget dah buat ngajakin jalan jalan anak anak, apalagi suasananya enggak rame


***

Peta Lokasi Taman Kota HM Sarbini Kebumen

Share:

5 April 2021

Ripah Coffee and Eatery : Mampir Ngopi Sambil Selonjorin Kaki


Bukan urusan mudah untuk mencari tempat ngopi di jogja, bukan karena jarang, tapi justru karena saking banyaknya kedai kopi, aku jadi bingung, heuheuheu. Di setiap sudut kota bisa dibilang pasti ada kedai kopi, baik itu yang udah lama maupun yang baru baru.

Nah berhubung saat itu kita sedang berada di Jogja bagian utara, pilihan kedai kopi dipersempit, pokoknya yang sekitar sini sini aja, pilihan yang ada di tengah kota atau bahkan di selatan kota dicoret. Dari beberapa kandidat, akhirnya terpilihlah Ripah Coffee and Eatery yang berlokasi di Jalan Umbul Permai No 100, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman, Jogja. Aku langsung tertarik gara gara lihat logonya yang sekilas mirip logo Masterchef
 

 
Berada di antara sawah sawah, cafe ini terlihat mencolok mata saat sampai di parkirannya, desain arsitekturnya depannya itu lho, catchy banget, kotak kotak bolong bolong warna merah dengan logo warna emas di bagian tengah dan background putih.

Di pintu masuk sudah disediakan tempat cuci tangan lengkap dengan sabun cair, dan di dekat situ ada satu petugas keamanan lengkap dengan senjatanya yang selalu dia pegang, bukan senapan bukan pentungan, tapi alat pengukut suhu tubuh alias termometer.



 
Untuk pemesanan makanan, kita harus langsung pesan di kasirnya, menu makanan tersedia disitu dan langsung bayar disitu, nanti makanan akan diantar sesuai nomor meja kita. Pilihan menu di Ripah Coffee lumayan bervariasi terutama untuk makanan berat seperti pasta dan menu dengan base nasi. Untuk harga makanan dan minuman di Ripah Coffee juga sangat terjangkau, mulai dari 18ribu sampai 80ribu

Ada beberapa pilihan tempat duduk, ada meja kursi kayu, ada pula sofa, ada yang indoor ada pula yang outdoor, dan ada pula ruangan yang disewakan untuk meeting.




Sebenernya tempat ini oke banget dieksplore setiap sudutnya untuk foto foto, coba deh liat akun IG nya, fotonya kece kece, tapi berhubung udah kecapekan seharian keliling jogja dan nanti malam harus melanjutkan perjalanan 2 jam lebih ke arah barat, aku disini memaksimalkan waktu buat leyeh leyeh aja, ngopi, makan sambil selonjoran biat fit 100% lagi






Mie goreng yang kupesen enak banget gaess, entah beneran enak atau gara gara lagi laper ya, heuheuheu. Tapi pas aku coba cicipin makanan yang lain satu per satu, emang enak enak kok. Sip lah, bukan cuma tempatnya yang kece, makanannya juga enak. Oia disini juga banyak colokan, jadi kalian enggak perlu khawatir gadget kalian kehabisan daya, tinggal colok aja, tapi tentunya harus bawa charger sendiri donk ya.

***

Peta Lokasi Ripah Coffee and Eatery Jogja
 
Share:

29 March 2021

Madang X Omni : Cafe Hits Dekat Rita Supermall Purwokerto


Waktu itu, sekitar pertengahan Januari 2021, kita sebenernya enggak ada rencana jalan jalan, namun tiba tiba ada celetukan dari emaknya anak anak, "eh jalan jalan yuk ke Purwokerto". "Ya hayuuk", aku spontan meng-iyakan, padahal udah hampir tengah hari. Dan sekitar pukul 13.20 WIB kita pun sampai juga di pusat kota Purwokerto, alhamdulilah perjalanan lancar dari Kebumen. 

Tujuan pertama kita adalah ke Living Plaza Purwokerto buat makan siang di KFC, habis itu kita lanjut cuss jalan jalan keliling Rita Supermall, enggak ada tujuan khusus sih ataupun target barang untuk dibeli. Berhubung masih pandemi corona, pihak Mall sangat ketat menjalankan prokes, ada petugas yang keliling mall, kalau ketahuan buka masker di dalam mall, bakal langsung diminta keluar mall. Hal ini dikecualikan untuk di area tempat makan. Sempat kulihat ada anak kecil makan es krim sambil berjalan bersama orang tuanya, langsung ditegur ama petugas, tp enggak sampai disuruh keluar sih.


Nah setelah lelah keliling Mall, sore harinya sebelum balik ke Kebumen, kita coba untuk nyari tempat nongkrong yang enggak jauh dari Mall, kita pilih tempat yg deket karena cuaca lagi gerimis, padahal banyak tempat nongkrong kece di bagian atas purwokerto yaitu di sekitar Wisata Baturaden.

Pilihan jatuh ke Madang X Omni, yang berlokasi di Jalan Kolonel Sugiono, Purwokerto, Banyumas, kira kira 800 meter di sebelah timur Rita Supermall.

Cafe yang baru buka di pertengahan 2020 ini mempunyai tempat parkir yang sangat memadai, bisa dibilang lumayan luas lah untuk menampung puluhan kendaraan, disertai beberapa petugas parkir yang siap membantu memposisikan kendaraan kita.

Kita berjalan cepat untuk segera masuk ke cafe, karena gerimis belum juga reda. Sejenak kulihat dari luar, cafe berlantai 2 ini kurang menarik ya, coba deh lihat foto di atas ini.

Tapi setelah masuk, baru dah ketahuan, ternyata cafe ini bagus juga, dan terlihat nyaman. 




Menu makan yang disediakan banyak juga ya, mulai dari yang ringan sampai yang berat. Untuk memesan menu makanan, kita harus langsung pesan di kasir, pilih menu disitu, lalu bayar dan duduk di tempat yang bebas kita pilih. Nah setelah bayar itu, kita dikasih alat kecil semacam alarm penanda gitu, jadi pas nanti alatnya bunyi, tandanya makanan kita sudah siap, dan kita harus ambil sendiri di spot pengambilan makanan.

Untuk tempat duduknya bisa dipilih, mau yang indoor atau outdoor, bisa di lantai 1 atau 2. Nah berhubung masih gerimis, aku enggak coba untuk explore lebih jauh di area luar dan lantai 2, aku nyari tempat duduk yang indoor deket kasih aja, kebetulan ada sofa disitu.



Berhubung lagi laper, semua rasa makanan sih enak enak aja ya, cuman untuk menu mie kuah, topping sosisnya kebanyakan, haha, pas mie nya abis, sosisnya masih sisa banyak. 

Cukup lama kita disini, selain sambil nunggu hujan reda, aku ngopi dulu biar nanti pas perjalanan pulang enggak ngantuk, lumayan sekitar 2 jam dengan kondisi jalan malam gelap minim lampu penerangan. Lagipula si kecil juga lagi pada asyik mainan figure dinosaurus yang mereka ambil di dekat kasir. Entah ini hiasan atau memang disediakan untuk pengunjung anak anak, di dekat kasir ada beberapa mainan dinosaurus



 
 
***

Peta Lokasi Madang X Omni

Share:

My Youtube Channel

Blog Archive