16 May 2022

Agrowisata Bhumi Merapi Jogja : Eh Ada Santorini

 
Tempat wisata yang berlokasi di Kaliurang, Jogja ini sebenarnya bukan tempat wisata baru, udah lama banget masuk wishlist, tapi baru bulan Desember 2021 kemarin kita bisa datengin, dulu pernah viral banget di media sosial gegara ada spot foto berlatar luar negeri seperti Santorini.

Akses menuju Agro Wisata ini tidaklah sulit, sudah aspal mulus sampai lokasi, cuman ya paling macet kalau pas weekend datangnya. Biaya parkirnya murah cuma 5 ribu untuk mobil dan 3 ribu untuk motor, area parkirnya cukup luas untuk menampung motor dan mobil.






Untuk tiket masuknya 30 ribu rupiah per orang (harga pas weekend per Desember 2021). Banyak spot yang bisa kita kunjungi, bukan hanya tempat foto foto selfie. Ada kandang kelinci, dimana pengunjung bisa memberi makan, kemudian ada pula satu rumah kecil yang berisi beberapa jenis binatang seperti kucing, musang, landak kecil, garangan dll



Lanjut lebih dalam lagi, kita bisa naik kuda keliling area wisata dengan membayar 20 ribu, di area tengah ini terdapat tulisan "BHUMI MERAPI" yang selalu jadi spot andalan foto foto. Ada pula kambing dan domba, burung merak dalam kandang, burung merpati yang terbang bebas, kita bisa memberi makan mereka dengan membeli pakan terlebih dahulu. Disini juga terdapat tempat penyewaan baju atau kostum untuk foto foto biar lebih maksimal, tentu saja dengan membayar biaya sewa, harganya berapa ya, lupa persisnya, tapi lumayan mahal.


Nah spot yang terakhir kita kunjungi adalah Langlang Buana, spot ini menjadi spot favorit yang pernah viral banget beberapa tahun lalu. Ada beberapa area berlatar negara negara di luar negeri, tapi harus bersabar sih kalau mau foto foto disini, apalagi pas weekend, rame bangett, sulit dapat foto bagus, heuheuheu.








Nah di ujung area langlang buana terdapat sebuah spot dengan tempat duduk. Disini kita duduk istirahat dahulu karena capek keliling langlang buana, foto foto, sekaligus ngawasin anak biar enggak lari lari jauh. Nah pas lagi asyik duduk, eh tiba tiba gerimis datang, yaudah kita langsung cuss jalan cepat keluar menuju parkiran.





Sepertinya masih ada beberapa spot di Bhumi Merapi yang belum aku sambangi, udah keburu gerimis jadi langsung cuss ke parkiran. Overall tempat ini cocok buat ajak anak anak liburan, tempatnya luas, mereka bisa lari lari kesana kemari sekaligus edukasi mengenai binatang. Selain itu juga cocok buat kalian yang suka foto foto , karena ada spot langlang buana yang banyak spot selfie.

Selain itu, lokasinya yang strategis di Kaliurang, pas kesini kalian bisa juga sekalian mendatangi objek wisata yang tidak jauh dari Bhumi Merapi seperti Ledok Sambi, The World Landmarks - Merapi Park, The Lost World Castle, Stonehenge dll

***

Peta Lokasi Agrowisata Bhumi Merapi, Jogja

Share:

9 May 2022

Ngopi di Bukit Sikepel Purworejo


Siang itu sehabis makan siang di Kedai Minafarm Loano Purworejo, aku arahkan kendaraan menuju utara melewati Jalan Purworejo - Magelang. Tujuanku kali ini adalah Bukit Sikepel yang berlokasi di daerah Jati, Bener, Purworejo, tidak terlalu jauh dengan perbatasan Purworejo - Magelang.

Dari Jalan Raya, kita harus masuk ke arah timur sejauh sekitar 2 kilometer dengan kondisi jalan yang mulus, tidak terlalu lebar, naik turun dan berkelok. Nah titik belok/masuk nya ini ada di tikungan, sebelah selatan Pasar Kalijambe, ada sebuah gerbang bertuliskan Desa Jati.



Sampai di lokasi, ternyata sedang dalam pemeliharaan, tempat parkirnya sebagian masih diperbaiki, dan di bagian dalam sedang dibuat jalan setapak menggunakan pasir semen, dan terlihat terdapat alat permainan anak anak yang belum lama dipasang, terliaht masih baru cat nya. Alat permainan ini semacam alat permainan di TK, seperti ayunan, perosotan dll.

Untuk masuk ke area wisata bukit sikepel, harus bayar tiket dulu, murah kok cuma 5 ribu per orang dewasa, sedangkan anak anak gratis, dan parkir mobil 5 ribu rupiah.
 


Jalan tanah setapak menanjak menyambut kita masuk ke area wisata. Terlihat di sebelah kiri ada bekas alat permainan anak anak yang terbengkalai, sedangkan di sebelah kanan terlihat pembuatan area bermain yang baru untuk anak anak, jalan setapaknya masih dibangun sedangkan alat permainannya sudah bisa dipakai.
 
Di atas area bermain yang terbengkalai terdapat sebuah kedai kopi yang buka sampai tengah malam, rencananya nanti sebelum pulang bakal ngopi ngopi dulu disini. Sedangkan di atasnya lagi terdapat kolam ciblon anak yang sudah tidak bisa dimanfaatkan untuk mandi lagi, karena airnya kotor dan malah jadi kolam ikan, nah di atas kolam tersebut terdapat jembatan kayu untuk foto foto. 
 


Di atasnya lagi terdapat sebuah bangunan yang lumayan besar, bertuliskan aula bukit sikepel, dimana di depannya terdapat tanah lapang yang luas. Siang itu bangunan ini banyak digunakan untuk istirahat pengunjung, kebanyakan pada berbaring. Mungkin capek sehabis mendaki bukit ini.

Untuk puncaknya masih harus berjalan lagi ke arah kanan, dimana di atas sana ada tulisan besar "SIKEPEL". Perjalanan kita cuman sampai tanah lapang ini, foto foto sebentar lalu balik turun ke arah kedai kopinya. Oia FYI di bawah tanah lapang tersebut terlihat ada track offroad, sepertinya sih buat motor trail ya. Selain itu, disekitar sini juga terdapat beberapa fasilitas lain, seperti Musholla, Kamar Mandi, Area Camping, dan spot selfie.



Sebelum balik, kita coba icip icip dulu kopi dari kedai kopi yang berada di dalam area wisata bukit sikepel ini. Menu yang kita pesan ada geblek, omelete, kentang goreng dan tentu saja kopi. Untuk biji kopinya ada beberapa yang bisa dipilih, dan aku pilihnya biji kopi kajoran dari magelang.

Ada beberapa tempat duduk yang bisa dipilih, aku pilih yang paling ujung, karena bisa muat lebih banyak orang. Tidak terlalu lama menunggu, orderan pun datang. Setelah kusesap, citarasa kopi kajoran ini kuat rasa asam nya, mungkin kopi ini tidak cocok bagi kalian yang tidak terlalu suka rasa asam yang kuat, tapi buatku sih masih oke, pas diminum tanpa gula, mata jadi cerah, ngantuk ilang.

Kedai kopi ini buka sampai tengah malam, kalau datang siang, kita harus beli tiket masuk wisatanya untuk bisa ngopi disini, tapi setelah jam 5 sore bisa langsung kesini, tanpa beli tiket masuk, karena petugasnya udah pulang, heuheuheu (info dari baristanya).






***
 
Peta Lokasi Bukit Sikepel Purworejo
 
Share:

2 May 2022

Ledok Sambi Jogja : Piknik Sambil Main Air Sungai


Ledok Sambi adalah sebuah tempat wisata yang berlokasi di daerah Pakembinangun, Pakem, Sleman, Jogja, tidak jauh dari objek Wisata Bhumi Merapi. Aku tertarik mengajak anak anak ke spot ini karena konsepnya yang sederhana tapi unik dan seru.

Lha gimana enggak sederhana, inti dari wisata disini adalah main basah basahan di sungai yang dangkal dan alirannya tidak deras, cuman dikemas dalam sebuah paket wisata yang menarik. FYI enggak ada tiket masuk lho untuk masuk kesini, alias gratis, hanya bayar parkir kendaraan saja, kalau kalian jalan kaki dari rumah, ya gratis berarti. Heuheuheu


Waktu itu kita datang siang di hari minggu, udah ngebayangin sih bakal serame apa tempatnya, dan benar saja, untuk nyari parkiran aja susah, kita harus mengikuti petunjuk dari petugas parkir yang ada di beberapa sudut persimpangan jalan, mereka mengarahkan ke spot parkir yang masih bisa ditempati, ada yang memang di tempat parkir, ada yang di tepian jalan, ada pula yang numpang di halaman rumah warga sekitar. 
 
Dari tempat parkir kita tinggal jalan kaki menuruni beberapa anak tangga. Ukurannya sempit dan lumayan curam sih, Kalau kalian males turun pakai tangga, bisa aja naik flying fox dengan membayar tiketnya, eh tapi berapa ya lupa.
 

Sampai di lokasi, udah ramai sekali, spot spot  duduk yang adem udah abis, cafe yang ada di sini pun antreannya panjang banget. Kita berjalan ke arah ujung, mencari spot yang nyaman. Di sebelah cafe ada tempat penyewaan ban pelampung dan peminjaman tikar. Untuk ban harus bayar 10 ribu kayaknya, sedangkan tikar bisa dipinjam gratis, tapi kalau mau ngasih donasi, bisa masukkan uang ke kotak, seikhlasnya.
 
Awalnya kita enggak dapat tikar, tapi alhamdulilah ada pengunjung yang berbaik hati berbagi tikar dengan kita, awalnya mereka menggunakan dua tikar, tapi lalu menyerahkan ke kita 1 tikarnya. 
 

Setelah dapat tikar dan area yang teduh untuk menggelar tikar kita pun pesen makanan. Untuk pesan makanan langsung ke warung/cafe nya, langsung bayar, lalu menginfokan kita duduk di sebelah mana, nanti kalau sudah jadi, akan diantarkan ke tempat kita duduk. Awalnya ragu sih bakal dianterin, lha tempat kita duduk relatif jauh dari warung nya. Tapi keraguanku sirna ketika petugasnya bener bener dateng nganterin ke tempat kita duduk, heuheuheu. Mantap


Menu yang disediakan tidak banyak jenisnya, tapi cukup lah ya buat menemani main main air. Dari segi rasa, makanan makanan yang kita pesan rasanya enak kok, apalagi mie kuah nya, heuheuheu, enak enak enak, aku makan nya sehabis nyebur ke air, jadi lumayan bisa mengusir rasa dingin karena berendem di sungai. Harganya juga oke kok, enggak mahal.




Enggak nyangka ternyata si krucil seneng banget main air disini, aku ajak naik buat pulang aja susah banget, padahal terlihat udah pada kedinginan lho. Tapi setelah dibujuk bujuk, akhirnya mau juga beranjak dari sungai, heuheuheu. Lalu kita bergantian ke kamar mandi buat bilas dan ganti baju. Jadi buat temen temen yang mau kesini, jangan lupa bawa handuk dan ganti baju ya. Untuk tempatnya udah disediain, lumayan banyak kok, airnya lancar dan bersih. Kalau mau lebih bersih lagi, silakan bawa sabun dan sampo.


***

Lokasi Ledok Sambi Jogja

Share:

25 April 2022

Setelah Bertahun Tahun Akhirnya ke Malioboro Lagi


Udah lumayan lama aku enggak jalan jalan ke Jalan Malioboro dan sekitarnya, ada mungkin sekitar 5 tahunan ya, heuheuheu, padahal dulu pas jaman SMA, tempat ini jadi tempat favorit buat nongkrong. Aku jadi tertarik untuk ke Malioboro lagi karena ada perubahan besar di sini, yaitu dipindahnya para pedagang kaki lima yang biasanya mangkal di sepanjang jalan malioboro ke spot khusus bernama Teras Malioboro.


Sebelum ke lokasi, aku coba riset dulu lokasi parkir yang oke buat mobil di sekitaran Jalan Malioboro, dan ketemulah sebuah spot bernama Parkir Beskalan, lokasinya berada di Jalan Beskalan, persis di depan pintu selatan Ramai Mall, kalau akses masuknya dari gang di seberang Ramayana. Tempatnya tidak terlalu luas kira kira muat 40 mobil saja, namun untungnya pas kita kesana masih dapat ruang parkir. Untuk tarifnya 4.000 (empat ribu) rupiah per 2 jam pertama, untuk berikutnya 2.000 (dua ribu) rupiah per jam. Tapi kalau menginap, tarifnya 50.000 (lima puluh ribu) per 24 jam, dan parkiran ini buka selama 24 jam full, dikelola langsung oleh Dishub, jadi dijamin aman dan nyaman, heuheuheu.



Setelah parkir, kita berjalan kaki menyusuri sisi barat jalan malioboro ke arah utara. Suasana siang itu tidak terlalu ramai orang yang berjalan kaki, namun jalan raya malioboro cukup padat dilewati kendaraan, baik itu motor, mobil, becak maupun delman, Namun ada satu hal yang cukup mengganggu di sini yaitu para pemakai otoped listrik yang lewat di jalur pejalan kaki, kadang suka kaget, karena enggak ada suaranya, dan ngebut pula.


Perjalanan kita ke arah utara akhirnya finish di Malioboro Mall, tujuannya mau ngadem, istirahat, dan sekalian ngemil ngemil hore. Karena anak anak suka donat, aku pun mengajak mereka untuk nongkrong di Jco aja, nah untuk minumnya, enggak beli di Jco, karena aku agak kurang cocok ama minumannya, nah berhubung di seberang Jco ada gerai minuman Menantea milik Youtuber Jerome, aku pun beli minum disitu, sekalian mau nyobain rasanya.


Lumayan lama kita duduk duduk santai di Jco, menghabiskan beberapa donat dan tehnya menantea. Setelah itu kita lanjut naik ke lantai di atasnya, menuju toko mainan, nyari nyari mainan siapa tahu ada yang oke, yah tapi sayang sekali enggak ada yang cocok. Tapi biar anak anak tidak terlalu kecewa, aku belikan hotwheels aja.

Lanjut kita turun sampai lantai bawah, dan berjalan keluar mall. Kebalikan dari tadi, sekarang kita berjalan kaki di sisi timur Jalan Malioboro ke arah selatan. Makin sore ternyata semakin ramai dan padat ya. Beberapa kali kita berhenti untuk isitrahat sembari foto foto. 



Hingga akhirnya perjalanan ke arah selatan tertuju ke Teras Malioboro 1, lokasinya ada di sebelah selatan Ramayana, di barat jalan. Lumayan ramai para wisatawan yang masuk dan keluar Teras Malioro, apalagi di sebuah spot yang bertuliskan "Jogja terbuat dari rindu, pulang dan angkringan" , beuh antreannya panjang hanya untuk foto di depan tulisan itu, sebenernya aku pengen juga sih fot disitu, tapi karena terlalu ramai, aku pun mengurungkannya.
 


Lalu kita lanjut jalan ke sisi kanan bangunan, bukan lewat pintu utama, melainkan di samping nya, langsung menuju pusat kulinernya, di spot ini dikelompokkan untuk para pedagang makanan dan minuman saja, sedangkan pedagang baju dll, berada di bangunan utama. Disini aku enggak ikut makan berat, karena masih kenyang makan donat, heuheuheu, jadi cuma ngopi saja sambil selonjoran di tiker di bawah tangga, sedangkan yang lain duduk di kursi.
 

FYI, buat kalian yang belum tahu, Teras Malioboro yang diresmikan oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X bersama Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi pada 26 Januari 2022 ini merupakan tempat baru bagi para Pedagang Kaki Lima (PKL) Malioboro. Teras Malioboro 1 berlokasi di Gedung Eks Bioskop Indra, tepat berada di seberang Pasar Beringharjo. Sementara itu, Teras Malioboro 2 bertempat di eks Gedung Kantor Dinas Pariwisata DIY, tepatnya di sebelah utara Kantor DPRD DIY. Nah yang kita datangi ini adalah yang berada di depan Pasar Beringharjo.
 
 
Setelah semua pada kenyang, kita pun lanjut jalan kaki masuk ke bangunan utama Teras Malioboro 1, bahkan kita pun naik sampai ke lantai 3, heuheuheu, untungnya disini ada lift nya lho, jadi lumayan bisa hemat tenaga buat naik tangga, tapi ya harus sabar gantian.
 
Kita enggak belanja apa apa di Teras Malioboro, cuma jalan jalan keliling saja, cuci mata lihat lihat. Setelah itu kita lanjut turun dan kembali jalan kaki ke Parkiran Beskalan dan pulang ke Kebumen
 
 
*** 

Peta Lokasi Teras Malioboro 1 Jogjakarta

Share:

My Youtube Channel

Blog Archive