22 May 2017

Sarapan Enak dengan Menu Sate Bulayak

Suranadi adalah sauatu daerah yang masuk wilayah Lombok Barat. Di sana terdapat tempat wisata yang selalu ramai di akhir pekan. Para wisatawan bisa mandi mandi di kolam renang dengan air alami  super dingin tanpa kaporit, jalan jalan di kawasan hutan wisata atau wisata kuliner sate bulayak. Nah di weekend kemarin ini aku sengaja ke Suranadi buat nyari sarapan yaitu dengan menu utamanya Sate Bulayak.


Rasa rasanya tuh udah lama banget enggak ke suranadi, terakhir tuh pas istri hamil 9 bulan, aku inget banget saat itu pas libur tanggal 1 januari, habis malem tahun baruan gitu. Suranadi rameeeee banget, sampe sampe nyari parkir aja susah.

Hal itu sangat berbeda kondisinya dengan sabtu pagi ini, saat kita sampai di suranadi jam 9 pagi, kondisi di areal wisata kuliner sate bulayak, sepi banget, belum ada satupun kendaraan yang parkir, tapi para pedagang sate bulayak sudah menempati lapak mereka masing masing, karena memang mereka mulai buka warung jam 8 pagi sampai 6 sore setiap hari nya.

``Sini Mbak`` , ``Sini Mas....`` , panggilan itu saut menyaut dilontarkan oleh setiap pedagang sate saat kita sampai di parkiran. Heuheuheuheu, jadi enggak enak nih mau pilih warung yang mana, karena kita enggak punya pilihan warung tetap/langganan. Akhirnya daripada bingung, dan biar mereka enggak manggil terus menerus, kita putuskan untuk masuk ke salah satu warung sate dengan tulisan `warung ipah`. 

Eh by the way tulisan nama nama warung di sini didasarkan pada nama inaq2 penjual nya yang dibranding dengan merek minuman teh dalam kemasan yang terlihat masih baru papan nya. Dulu setahuku merek `teh botol sosro` merajai di warung warung manapun, eh sekarang sudah mulai tergantikan dengan `teh pucuk harum` nih, heuheuheu. Seperti halnya di warung ini, papan nama bagian depan warung dibranding menggunakan teh pucuk dengan kondisi yang masih bagus, sedangkan di dinding dalam warung masih terdapat papan nama warung yang dibranding dengan merek teh botol sosro dengan kondisi yang sudah lusuh.


Menu sarapan untuk pagi ini adalah Sate Bulayak, Plecing Kangkung dan Teh Botol. Nah berhubung pagi ini cuman kita pembelinya, kita enggak perlu menunggu lama untuk menanti orderan. Sate yang bisa kita pesan ada sate ayam, daging dan usus. Bisa order satu jenis aja atau dicampur juga bisa. Kalau aku sih sukanya dicampur, jadi dalam satu porsi ada yang daging ayam, daging sapi dan usus.

Untuk harganya, satu porsi sate harganya 20 ribu, isinya kalau enggak salah 20 tusuk deh, sedangkan bulayak harganya 5 ribu, dapet 5 biji, Untuk plecing kangkung nya 10 ribu saja. Oia buat yang belum tahu, bulayak itu semacam lontong, tapi bedanya ini dibungkus menggunakan daun aren/bulayak. Dari nama pembungkus nya itulah, makanan ini dinamakan sate bulayak.



Selain wisata kuliner sate bulayak, para pengunjung juga bisa menikmati segar dan dinginnya air alami di kolam pemandian suranadi, dengan membayar sejumlah tiket masuk. Sekarang enggak tahu ya berapa tiket masuk nya, kalau 5 tahun lalu sih masih 10 ribu/orang. Kalau mau yang gratis, bisa mandi mandi di kolam yang lokasinya di samping pura suranadi, di situ airnya juga seger, dingin dan juga jernih abisssss, semacam umbul (kalau di jawa/jogja). Namun harap ikhlas berbagi dengan warga sekitar yang cuci baju, heuheuheu.

Sedangkan yang pengen soft trekking menjelajahi hutan, bisa masuk ke Taman Wisata Alam Suranadi dengan membayar tiket masuk (2 tahun lalu harganya 7.500/orang), di dalam sana terdapat pohon raksasa yang usianya sudah ratusan tahun. Oia, tambahan info aja, enggak jauh dari sini juga terdapat kolam pemandian lain, bernama Kolam Renang Teratai, siapa tahu bisa jadi alternatif kalau di kolam suranadi lagi super ramai.


Sate Bulayak Suranadi ini lokasinya sekitar 19 Km dari pusat kota Mataram, cukup ditempuh dalam waktu setengah jam saja menggunakan kendaraan pribadi (mobil/motor), kalau lagi enggak macet yaaa. Nah untuk panduan nya, silakan lihat peta/rute perjalanan menuju Sate Bulayak Suranadi di bawah ini :



.
Share:

15 May 2017

Renang Pagi di Lombok Garden

Sekitar seminggu yang lalu, Lombok menggelar event bertaraf internasional yaitu Rinjani 100, dimana pesertanya datang dari segala penjuru Nusantara dan beberapa Negara. Nah diantara ratusan peserta itu terselip satu temenku yang domisili di Bali dan untuk sementara waktu berada di Lombok beserta anak istrinya, yaaaa sebut saja Mister Y.

Saat sudah selesai mengikuti Rinjani 100 dengan berlari naik dan turun Gunung Rinjani , mereka menginap semalam di Hotel Lombok Garden, Mataram. Nah mumpung lagi di Lombok, kita samperin deh mereka ke hotelnya, silaturahmi sambil renang renang pagi di kolam nya (lumayan renang gratisan, heuheuheu)

By the way, Hotel Lombok Garden yang menyatu dengan Hotel Lombok Raya ini mempunyai 2 kolam renang, Kolam Renang yang pertama terletak di depan, dibuka untuk umum, sedangkan yang kedua terletak di dalam/di tengah tengah yang dikhususkan untuk tamu, yaaa meskipun sebenernya umum juga bisa sih renang di sini (baca di sini).


Terletak di antara bangunan 5 lantai, kolam ini enggak terlalu ramai pagi ini. Ramainya di taman sebelah, karena sedang ada pasangan pengantin yang mengadakan wedding dengan tema garden party. 

Eh betewe, tadi kita dari parkiran, langsung aja jalan seperti biasa layaknya tamu hotel yang langsung menuju area kolam renang ini. Enggak ada staff hotel yang nanyain, heuheuheu (jangan ditiru ya). Dan sampai kolam, langsung disambut oleh temenku itu :)


Kolam renang nya dibagi dua, untuk dewasa dan anak anak dengan dibatasi semacam dinding dan pancuran di tengah nya. Untuk fasilitasnya, terdapat beberapa tempat duduk di sisi timur kolam dan tempat ganti pakaian sekalian tempat bilas.


Setelah sejam berendem dan jari jari tangan udah mulai keriput, kita akhirnya naik, bilas dan ganti baju, lalu nongkrong di depan kamar temenku buat lihat prosesi penerbangan balon di` acara wedding party tadi.


Seru juga ya nikahan pake tema garden party gini, bosen juga selama ini kondangan, yang dateng kostumnya pake batik batik, di dalam gedung, urutan acaranya : dateng - salaman - makan - pulang, heuheuheu. Kalau tema garden party gini sih sepertinya cuman orang2 terdekat saja yang diundang, enggak banyak tamu nya, lebih simple...

Enggak tahu ya kenapa sehabis main air/renang tuh pasti perut laper, padahal tadi sebelum berangkat kita udah sarapan lho. Dan akhirnya kita memutuskan untuk makan bareng dulu di tempat makan yang lokasinya enggak terlalu jauh dari Lombok Garden.

Pilihan jatuh ke Restoran Jepang De Sushi. Resto Sushi favorit kita kita di Mataram

Restoran ini lokasinya di Jalan Sriwijaya, Mataram, tepatnya di sebelah timur Kura Kura Waterpark.




Karena kita ke sini bukan pas jam makan, jadinya sepiii, cuman ada kita dan 4 orang di meja sebelah. Menu favorit kita di de sushi ini adalah Sushi Tuna Sardelle (seperti gambar di atas) , salad dan Cawanmushi. Recommended dah :)
Share:

8 May 2017

Mampir Bentar ke Inari Sushi Bar

Beberapa waktu yang lalu, aku pernah nulis tentang Lombok Box yang merupakan tempat nongkrong semacam foodcourt dengan tempat terbuat dari Kontainer. Nah di sebelah lombok box ini ada sebuah komplek perumahan bernama BTN Batubolong Regency yang di dalamnya terdapat satu tempat nongkrong yang oke punya, namanya Inari Sushi Bar.


Berdiri diantara villa villa yang disewakan, Inari Sushi Bar ini terlihat berbeda dengan desain yang Jepang Abisss. Mulai dari bagian depannya yang dihiasi dengan pagar bambu dan pintu gerbang khas negeri sakura (meski tanpa pohon sakura). Lanjut bagian dalam nya, resto ini bernuansa kayu berwarna coklat dengan aksen hijau di kursi nya. Dikombinasikan dengan dinding yang sebagian besar dari kaca, membuat bagian dalam resto ini mendapat cahaya alami yang cukup dari matahari.


Lumayan luas bagian dalam nya, kita bisa pilih duduk di sofa maupun di kursi, dan bisa juga pilih ruangan tertutup dengan pintu geser yang biasa kita lihat di film film jepang (bukan film yang gituan ya). Nah buat para perokok bisa pilih tempat duduk di luar.




Sesuai dengan namanya, resto ini menu utamanya adalah sushi dan beberapa menu lain khas kuliner jepang, seperti udon, ramen, udon, beef yakiniku, edamame, ocha dll.

SPIDER CHEESE ROLL (68k)
Ini adalah sushi pilihan pertamaku, aku tertarik gegara ada unsur keju nya. Aku mulai menyukai sushi yang ada kejunya sejak nyobain Tuna Sardelle di De'Sushi Mataram. Sebenernya agak beresiko juga sih sushi dengan topping keju, tapi untuk tuna sadelle, de'sushi sukses tanpa bikin eneg.

Sushi ini terdiri dari nasi yang digulung dengan nori, di dalam nya terdapat crab stick dan potongan paprika yang bisa jadi surprise saat mengunyahnya. Sebelum disajikan, sushi ini sepertinya digoreng dulu, terlihat dari adanya lapisan tipis kriuk kriuk di sekeliling sushi. Di bagian atas seharusnya ada topping strawberry, tapi karena kosong, diganti menggunakan buah cherry, dan terakhir ditambah saus keju. Hasilnya enggak mengecewakan, rasanya pas dan disajikan hangat karena digoreng, jadi makin maknyuss

LARVA ROLL (58K)
Sama seperti Spider Cheese Roll, sushi ini juga memakai keju, tapi berbeda kejunya, yang ini lebih banyak dan digunakan sebagai topping. Entah karena kejunya enggak seger atau memang seperti ini, ya, menurutku rasanya terlalu asam di topping nya... Tapi meskipun kurang maknyuss, eh ternyata habis juga, heuheuheu


SALMON DORIA (68K)
Lagi lagi berhubungan dengan keju, tapi untuk menu yang satu ini bukan sushi ya, melainkan nasi dengan daging ikan salmon yang diberi topping keju dan dipanaskan (sepertinya dalam microwave). Rasanya gurih nikmat, enggak pedes, jadi pas banget buat makan si kecil. Dan ternyata dia suka, heuheuheu. Menu ini nikmat jika disantap pas lagi anget anget, kalau sudah dingin, kejunya mengeras :)


ONTAMA GYUDON (87K)
Menu gyudon juga favorit nih, rice bowl ini berisi nasi dengan potongan daging sapi dan sedikit telur di atasnya. Rasanya didominasi "manis", jadi bisa juga dinikmati oleh si kecil. Porsi yang lumayan besar, langsung bikin perut kenyang. Setelah makan seporsi gyudon ini, langsung males makan makan yang lain, kekenyangan cui...


Nah buat kalian yang hobi makan sushi dan kawan kawan, tempat ini bisa jadi salah satu pilihan. Selain Inari, untuk bisa menikmati kuliner sushi, kalian bisa meluncur ke Happy Cafe Senggigi, De'Sushi Mataram dan Ichiban di Lombok Epicentrum Mall.


***

Rute Menuju Inari Sushi Bar dari Kota Mataram
via Google Maps




.
Share:

24 April 2017

Ngilangin Suntuk ke Pantai Sejuk

Bulan April 2017 ini banyak banget nih Long Weekendnya... Nah biar tanggal merah nya enggak sia sia, aku ngajakin si kecil dan emaknya buat piknik hore ke Pantai Sejuk, sekalian buat nyegerin pikiran dan ngilangin suntuk.

FYI Pantai Sejuk ini lokasinya di Desa Sigar Penjalin, Tanjung, Lombok Utara, sekitar 30 KM dari pusat Kota Mataram (lewat jalur Pusuk). Enggak jauh dari lokasi Lombok Elephant Park yang buka bulan Maret 2017 lalu.


Aku sih sudah dua kali ke Pantai Sejuk, pantai ini jadi pilihan karena memang belum ramai dan ombak nya tenang. Bahkan saat Pelabuhan Bangsal ditutup karena ombak sedang besar, penyeberangan ke Gili Trawangan, Meno, Air dan sebaliknya dialihkan ke Pelabuhan Umbak Belek yang lokasinya persis di sebelah Pantai Sejuk ini.

Rupanya suasana pantai yang belum ramai tuh cuma berlaku beberapa tahun lalu, saat hari Minggu kemarin kesana lha kok ramai bingit. Sudah banyak berugak, banyak warung, dan ada tiket masuknya, padahal dulu gratis lho, yaaa meskipun harga tiketnya murah banget, motor 2 ribu dan mobil 5 ribu, sedangkan kalau jalan kaki masih gratis :)

Kita mlipir ke arah kanan, mencari sudut pantai yang relatif lebih sepi, dan alhamdulilah dapet. Yuhuuu, langsung gelar kain di pasir, keluarin semua bawang bawaan dan duduk santai sambil nemenin si kecil main pasir. Rencananya sih mau nyemplung juga, tapi tunggu agak nanti, biar mataharinya turun dikit, sekarang lagi persis di atas kepala nih. Tapi untungnya pantai ini sesuai dengan namanya `Sejuk`, banyak pohon di sepanjang pantai... Sejuk deh



Setelah matahari agak condong ke barat, baru dah kita nyebur. Seperti biasa, si kecil awalnya takut takut nyentuh air laut, tapi kalau udah nyebur, susah dah disuruh udahan.

Biasanya sih kita pakai pelampung yang dinaikin gitu, tapi kali ini kita nyobain pelampung yang dipakai semacam jaket gitu. Ternyata susah juga, dia enggak bisa stabil terapung, maunya pegangan mulu. Lebih nyaman pakai pelampung yang dinaikin gitu. Yaudah akhirnya kita main di pinggir pinggir aja. 

dulu baladewa, sekarang enggak, heuheuheu
Kondisi ombak yang tenang gini, dimanfaatkan oleh orang orang untuk mancing ikan, dengan cara berdiri berjam jam di perairan, kira kira 50 meter dari garis pantai. Sebenernya mereka ini musuh kita kita yang hobi snorkling, dulu pas lagi hobi hobinya snorkling, paling sebel pas di laut ada mereka, mereka tuh suka ngasal berdirinya, nginjek nginjek karang enggak perduli dan pasti berdirinya di area yang banyak terumbu dan ikan nya, sedih :(

Selain menjadi salah satu tempat bersandarnya kapal kapal dari Gili di seberang, ternyata di sini juga terdapat tempat pembuatan perahu lho, yang bahan utamanya dari kayu (bukan fiber), siang ini terdapat satu perahu yang masih dalam peroses penyelesaian.

Di pantai sejuk ini, sepertinya lama lama bakal jadi kayak pantai nipah nih, banyak penjual ikan bakar nya. Oke juga sih, bisa jadi alternatif tempat makan ikan bakar, tapi suka keganggu ama asepnya kalau pas angin lagi mengarah ke kita, heuheuheu.


***

Peta Lokasi/Rute Menuju Pantai Sejuk dari Kota Mataram
via Google Maps




.

Share:

11 April 2017

Ngopi Siang Hari di Artati

Beberapa waktu lalu sekitar awal tahun 2017, kita ber-7 (tujuh) nyempetin buat jalan jalan ke sekitaran Lombok Tengah Bagian Selatan, mumpung lagi pada ketemu, maklum ya kita kita ber-7 ini sebagian jarang bersua, bertatap muka di dunia nyata, kebanyakan di dunia maya. Di sepanjang sisi selatan pulau lombok ini memang banyak pantai cantik yang gak pernah sepi oleh wisatawan, sebut saja Pantai Selong Belanak, Semeti, Areguling, Mawun, Kuta, Tanjung Aan, Gerupuk, sampai TWA Gunung Tunak. 


Nah di antara Pantai Selong Belanak dan Mawun di salah satu tanjakan, terdapat tempat nongkrong yang oke punya lho, namanya Artati Bar & Restaurant (lihat peta di bawah postingan untuk lokasi persis nya). Bukan tempat baru sih, udah lumayan lama kok buka nya, kita juga udah sering lewat depan nya, tapi belum sempet mampir, hingga akhirnya di awal tahun 2017 ini bisa nyempetin mampir ke tempat kece ini.

Tempat parkir yang enggak terlalu luas ini, siang ini sudah terisi penuh oleh motor dan mobil dan hampir saja kendaraan kita enggak mendapatkan lokasi parkir. Gak nyangka, ternyata rame bener yaaa.


Lokasi resto nya berada di sebelah bawah, jadi kita harus melewati beberapa turunan anak tangga dari tempat parkir. Area resto nya enggak terlalu luas tapi terlihat lega karena tanpa dinding, jadi view nya full pemandangan ijo ijo perbukitan karena sekarang lagi musim penghujan dan sedikit terlihat pantai selong belanak

Resto dengan nuansa warna coklat coklat kayu ini menyajikan menu yang lumayan lengkap, baik itu menu lokal maupun menu Luar, dari yang halal sampai yang haram, lengkap dah pokok nya, heuheuheu. Wajar ya, karena tamu nya banyak yang bule juga. Nah apa aja itu? Monggo di simak di bawah ini, klik aja kalau enggak kelihatan tulisannya



Selain resto, di artati ini juga ada penginapan dan kolam renang nya lho. Tapi aku enggak sempet nyobain keduanya sih, karena memang kali ini cuma mampir aja buat makan siang, next time mungkin ya. FYI kalau kalian mau renang aja tanpa nginep bisa kok, cuma bayar 50 ribu aja per orang. Sedangkan untuk tarif menginap sih di sekitaran 600ribu per malam, silakan di cek langsung di web OTA kesayangan kalian, siapa tahu lagi ada diskon :)



Ada satu menu kopi yang bakalan susah kita temui di kedai kedai kopi/cafe sekitaran kota mataram, yaitu Irish Coffee. Kenapa kubilang susah ditemui? Tentu saja karena salah satu campuran dalam seporsi Irish Coffee adalah Whiskey. Tapi kalau di daerah Senggigi atau Trawangan, yang notabene daerah wisata berkelas internasional, mungkin banyak ya menu ini...

hasil difotoin orang ya gini, BLURRRR :(

Irish Coffee

Catatan :
1. XL dan Telkomsel bisa terima sinyal di sini, namun dengan kecepatan seadanya.
2. Ada fasilitas free wifi di resto
3. Tidak ada angkutan umum menuju kesini
4. Terdapat mesin EDC untuk pembayaran
5. Rute Menuju Artati Bar & Restaurant dari Kota Mataram :

Share:

7 April 2017

Daftar Lengkap Service Center Sony di Jawa Tengah dan Jawa Timur


Tingkat kebutuhan pengguna smartphone yang tinggi tentu sangat membutuhkan service center sony yang dekat. Tapi sayangnya tak banyak service center milik sony yang ada di Indonesia. Namun, tenang saja, khusus bagi kamu yang ada di Jawa Tengah dan Jawa Timur, melalui tulisan ini kamu bakal tahu dimana saja letak Service center milik Sony. Berikut daftar lengkapnya lengkap dengan alamat dan nomor telepon nya.

Service Center Sony di Jawa Tengah 
  1. Yogyakarta, ada di ELDORADO tepatnya di Jl. Magelang No. 48 – Yogyakarta. Tempat ini buka pada hari Senin - Jumat 09.00 - 17.00 WIB, dan pada hari Sabtu jam 09.00 - 14.00 WIB 
  2. Pekalongan, ada di MULTISINDO, tepatnya ada di Jl. HOS. Cokroaminoto No. 103 Landung Sari. Tempat ini buka pada hari Senin sampai dengan hari Sabtu pada jam 08.30 - 17.30 WIB 
  3. Purwokerto, ada di MEDIA PRATAMA tepatnya ada di Jl. Veteran 139 Pasir Muncang RT. 3/6. Tempat ini buka pada hari Senin - Jumat pada jam 09.00 - 17.00 WIB , dan Sabtu pada jam 09.00 - 15.00 WIB 
  4. Semarang, ada di Mitra Modern, tepatnya ada di Jl. MT Haryono no. 746B – Semarang. tempat ini buka pada hari Senin - Jumat dari jam 08.00 - 17.00 WIB , dan pada hari Sabtu pada jam 08.00 - 14.00 WIB 
  5. Solo, ada di MULTISINDO, tepatnya berada di Jl. Slamet Riyadi no. 60, tempat ini buka pada hari Senin - Jumat pada jam 09.00 - 17.00 WIB , dan hari Sabtu pada jam 09.00 - 15.00 WIB 
  6. Tegal, berada di MEDIA PRATAMA dengan alamat di Jl. Raya Pagongan komplek TK Batik Ruko No. 6 Tegal – 52192, tempat ini buka pada hari Senin sampai dengan hari Sabtu pada jam 08.30 - 17.00 WIB

Service Center Sony di Jawa Timur
  1. Gresik, berada di Lestari Elektronik dengan alamat di GKB jl jawa 65 – Gresik. Tempat ini buka pada hari Senin sampai dengan Sabtu pada jam 09.00 - 20.00 WIB 
  2. Jember berada di RAJAWALI PRIMA ELEKTRONIK dengan alamat di Jl. Hayam Wuruk 128 – Jember. Tempat ini buka pada hari Senin - Jumat pada jam 09.00 - 17.00 WIB, dan pada hari Sabtu pada jam 09.00 - 14.00 WIB 
  3. Madiun berada di Duta Cipta Elektrindo dengan alamat di Jl. Sumber Karya Bumi Mas 3 Blok VI / 15A Madiun. Tempat ini buka pada hari Senin - Jumat pada jam 09.00 - 17.00 WIB, dan pada hari Sabtu pada jam 10.00 - 15.00 WIB 
  4. Malang berada di Malang Elektronik dengan alamat di Jl. Sarangan No. 1H (Ruko Sarangan) - Malang – 65141, tempat ini buka pada hari Senin - Jumat pada jam 08.30 - 17.30 WIB, dan hari Sabtu pada jam 08.30 - 14.30 WIB 
  5. Surabaya berada di AKHMAD JAIS ELEKTRONIK, dengan alamat di Jl. Akhmad Jais 58-60 - Surabaya-60274, tempat ini buka pada hari Senin - Jumat 08.30 - 17.00 WIB, dan pada hari Sabtu pada jam 08.30 - 15.00 WIB 
  6. Surabaya juga ada di Sigmagold dengan alamat di Jl. Raya Kupang Jaya No. 2 D- Surabaya. Tempat ini buka pada hari Senin - Jumat pada jam 09.00 - 17.00 WIB, dan hari Sabtu pada jam 10.00 - 15.00 WIB

Nah itulah daftar lengkap service center Sony yang ada di jawa tengah dan jawa timur. Keberadaanya masih cukup terbatas. Bahkan untuk provinsi sebesar Jawa Timur dan Jawa Tengah, masing-masing hanya ada 6 tempat.
Share:

3 April 2017

Menyepi ke Gili Sudak

Hari Selasa kemarin, dikala warga Lombok yang beragama Hindu sedang merayakan Hari Raya Nyepi di rumahnya masing masing, aku ngajakin si kecil dan emaknya buat menyepi juga ke daerah Sekotong, Lombok Barat. Tepatnya di Gili Sudak

Start dari rumah lumayan agak siang, sekitar jam 9 lebih, karena harus persiapan perbekalan dulu, biar hemat alias ngirit enggak perlu beli makan disana.

View dari Gili Sudak, yang di seberang itu adalah Pulau Lombok
Jalur menuju Lembar - Sekotong hari ini bisa dibilang lebih lengang dibandingkan hari biasanya, enggak berpapasan sama sekali dengan truk truk dan bus besar, karena hari ini penyeberangan Bali - Lombok dan sebaliknya ditutup.

Hujan lebat sehari sebelumnya yang kita rasakan biasa di Kota Mataram, ternyata berbeda bagi warga di beberapa wilayah Lembar. Di daerah sebelum pertigaan Jalur Atas Bawah Sekotong, baru saja dilanda banjir bandang, dan hari ini pas kita lewat, banyak anggota dari Basarnas bersama warga sedang bergotong royong membersihkan sisa sisa lumpur di sekitar pemukiman warga dan jalan raya.

Buat kalian yang pernah ke Sekotong pasti tau donk Jalur Atas dan Jalur Bawah? Hayooo kalian lebih suka lewat mana? Jalur atas yang curam tapi lebih pendek atau jalur bawah yang relatif lebih landai tapi lebih panjang? Kalau aku sih lebih suka lewat jalur atas, karena lebih cepet. Tapi berhubung kondisi cuaca yang sehabis hujan kemarin, aku hari ini memilih jalur bawah, dengan tujuan dan harapan sih lebih aman gitu.

Penginapan di Gili Sudak, tempat Endank Soekamti meramu Album Soekamti Day
Enggak jauh dari pertigaan jalur atas bawah tadi, kita langsung dihadapkan pada bekas longsoran dari tebing di sisi kiri, Lumpur tebal masih menutupi jalan raya dan sedang dibersihkan oleh warga setempat, di sini kita harus berhati hati karena licin. Kondisi jalan yang seperti ini bukan cuma di satu titik, tapi banyak titik, ada yang sudah dibersihkan dan ada pula yang belum. Pokoknya harus ekstra hati hati.

***

Singkat cerita, sampai juga kita di Sekotong Barat dimana disini banyak terdapat tempat penyeberangan menuju Gili Sudak, Tangkong, Sudak dan Kedis. Dulu sih cuman ada satu, namanya pelabuhan Tawun, tapi sekarang udah menjamur.

Gili Kedis, pulau kecil di sebelah Gili Sudak
Nah buat kalian yang suka trip hemat, aku punya bocoran boatman andalan yang terpercaya, ramah, baik, dan murah meriah, namanya Pak Sahar, aku sih udah beberapa kali ngebahas mengenai bapak ini, dan dari dulu aku memang memakai jasanya kalau mau nyebrang ke gili gili tersebut.

Tapi butuh pengorbanan lebih nih, kita harus keluar dari jalan raya yang mulus dan masuk ke jalan tanah menuju dusun medang utara (peta ada di bawah), jalurnya agak offroad sih tapi seru, heuheuheu. Jalur ini sama dengan jalur menuju Pura Sri Bandar Agung / Pantai Goa Landak. Nah pas sampai di lokasi penjemputan, barulah kita telpon pak Sahar, beliau bakal senang hati menjemput pelanggan.....

Lama enggak ke Dusun Medang, ternyata di sini terlihat sedikit berbeda, ada satu resort mewah yang sudah mulai beroperasi sekitar 1 bulan milik warga spanyol. Resort ini menghalangi jalur tikus kita, sehingga kita harus parkir kendaraan di sebelah resort ini, kendaraan enggak bisa lewat, distop oleh penjaga resort. Nah seperti apa wujud resort nya? Silakan disimak di foto di bawah ini


Penjaga resort ini ternyata warga sini juga, tetangganya pak sahar, heuheuheu. Ramah banget dia, kita sempet ngobrol ngobrol sembari menunggu perahu jemputan datang, tapi sayangnya aku lupa nama resortnya. Kucari cari di google enggak nemu, kucari cari di foto foto pas di sini kemarin juga enggak nemu, lha resort nya enggak ada plang nama di depan nya. Yang kuinget sih harga kamarnya sekitar 2 jutaan untuk yang ada kolam renang pribadi nya, sedangkan yang enggak ada kolam nya sekitar 1,5 jt per malam.

Dari depan resort ini pemandangan nya juara, terlihat setumpuk pasir putih di tengah di mana itu adalah Gili Kedis, dan di sebelah kanan nya terlihat Gili Sudak. Resort ini menghadap ke barat, yang bisa dipastikan view saat sore hari menjelang sunset lebih juarak... 

***

Menyeberang dengan Pak Sahar, kita tak pernah ngomongin tarif di awal, pokoknya nyebrang dulu, bebas kita bisa full 4 gili atau 1 gili saja. Nah untuk kali ini, kita cuman mau bersantai saja di Gili Sudak, pokoknya seharian di Gili Sudak, main air, makan, malas malasan, boboan di Gili Sudak sajja..

Karena jarak yang lumayan dekat, menyeberang ke gili sudak enggak sampai 5 menit lho, heuheuheuheu. 

Di luar prediksi, kita yang niat awalnya mau meNyepi alias nyari suasana yang sepi sepi, eh ternyata terlalu banyak orang yang berpikiran seperti kita, yang ujung ujungnya malah jadi ruaaameeee. Gili Sudak sudah berubah, sudah seperti gili nanggu yang rame. Hal ini disebabkan karena di sini ada restoran dengan banyak pepohonan di sekitarnya, sehingga adem, nyaman buat bersantai.


Restoran ini sekarang ukurannya lebih besar dibandingkan dengan restoran yang dulu aku temui di Gili Sudak, kursi kursinya pun semakin banyak di bawah bawah pohon, sedangkan penginapan di sebelahnya juga semakin banyak kamar nya. Penginapan ini merupakan penginapan yang dua tahun lalu disewa Endank Soekamti untuk pembuatan album Soekamti Day, aku masih inget banget saat itu pernah duduk berdua, ngobrol santai bersama mas Erix di berugak di pojokan bawah pohon. Buat kalian yang pengen tahu ceritanya lebih jauh, silakan meluncur ke Postingan Ini.

***

Biar bisa duduk dengan nyaman di berugak, aku pesen dua kelapa muda ke restoran nya. Kita enggak pesen makan karena sudah bawa dari rumah, heuheuheu. Meskipun agak was was juga sih karena di setiap pohon ada tempelan tulisan `dilarang membawa makanan/minuman dari luar`. Tapi ya mau gimana lagi, udah bawa dari rumah, masa enggak dimakan? Iya to?

Btw Kondisi air laut siang ini lagi pasang, sehingga kita menunda waktu untuk langsung nyebur main air. Kita duduk duduk dulu di samping berugak, menikmati kelapa muda sambil menemani si kecil main pasir. Sumpah nyaman banget di sini, adem.... Enggak kayak lagi di pantai, heuheuheuheu. Suasana nya bikin ngantuk...




Lumayan lama kita nungguin air surut, dari laper, kenyang sampai laper lagi, heuheuheu hingga akhirnya kondisi air udah pas buat nyemplung. Ciri khas dari Gili Sudak di sisi ini adalah, ombak nya yang tenang tapi arus nya yang lumayan kenceng. Karena memang enggak berencana untuk snorkling, aku cuma main main air sambil pegangin pelampung si kecil. Triknya tuh kita jalan kaki dulu melawan arah arus air, nah baru dah nyemplung, mengambang, biarin badan terbawa arus ke tempat asal... Gitu aja terus sampe capek....


Setelah selesai main air, waktunya bilas, bersih bersih dan beres beres. Di dekat penginapan terdapat beberapa toilet umum yang bisa dimanfaatkan untuk bilas dan ganti baju, namun yang tersedia di dalam hanya air asin, bukan air tawar. Jadi tips buat kalian, kalau pengen bilas dengan air tawar, jangan lupa bawa air mineral botor besar kalau mau ke Gili Sudak yaaa, heuheuheu.

Setelah bersih bersih, ganti baju dan minum susu, eh si kecil ketiduran di berugak, ternyata dia kecapekan. Ya sudah sambil nunggu dia bobo dan nunggu agak sorean biar enggak terlalu panas pas pulang, aku order kopi item deh ke resto nya.


Sekitar jam setengah lima sore, kita pun cabut dari Gili Sudak, untuk kembali ke Pulau Lombok dengan menyeberang menggunakan perahu diantar oleh Pak Sahar. Tarif menyeberang nya murah banget lho, cuma 30 ribu PP untuk kita bertiga. Tapi kukasih 50ribu tanpa kembalian :)

Seperti biasa saat sore hari, kondisi laut surut, pas kita mendarat di Pulau Lombok, kita selalu disambut oleh puluhan bintang laut di tepian pantai, bagus banget deh buat difoto. Eits tapi ingat ya, jangan diangkat angkat, kasihan...


Nah buat kalian yang tertarik menyeberang hemat ke Gili Sudak, silakan hubungi aja Pak Sahar ya
* CP Pak Sahar : 087861146616

Share:

27 March 2017

Lombok Box : Nongkrong di Dalam Kontainer

Setelah kemarin nongkrong di cafe yang tema nya ala ala kontainer bekas yaitu Lemon Grass Cafe, di weekend ini kita bener bener nongkrong di cafe yang terbuat dari Kontainer Bekas, namanya Lombok Box yang pastinya wokke banget buat nongkrong, ngopi dan foto foto lalu pamer di Medsos.



LOMBOK BOX ini berlokasi di Jalan Raya Senggigi Km.8 atau tepatnya di depan La Chill Bar dan Joje Beach Bar. Berbeda dengan tetangganya yang bertema beachbar, Lombok Box ini ke depannya mungkin akan menjadi semacam foodcourt dengan bangunan yang terbuat dari Kontainer Bekas yang disusun menjadi dua lantai.

Untuk saat ini (Maret 2017) di Lombok Box ini setidaknya sudah ada tiga kedai makanan yang beroperasi di lantai 1 yaitu Rock Gilis Coffee dengan menu andalan berbagai jenis sajian kopi, Great Wall Restaurant dengan menu andalan serba seafood dan Dapur Ms Tary yang menyediakan berbagai menu masakan khas Indonesia, sedangkan untuk lantai 2 masih kosong.




Berada di paling depan Lombok Box ada Rock Gilis dengan tulisan besar di atas nya, dan kita pun duduk di cafe ini karena pengen ngopi. Awalnya sih aku ngira ketiga kedai tadi berbeda tempat duduk nya alias terpisah gitu, eh ternyata saat duduk di Rock Gilis, menu makanan untuk ketiga kedai itu ada semua di sini.

Tempat duduk yang tersedia ada yang berada di dalam dan ada pula yang di luar ruangan, para pengunjung tinggal pilih mana yang lebih nyaman. Kalau kita sih pilih yang indoor dan yang sofa, karena kebetulan pas sampai sini si kecil malah bobo, kayaknya keasyikan menikmati perjalanan Mataram - Senggigi, sehingga harus diboboin di sofa biar nyaman.

Seperti tempat nongkrong lain di sekitaran Senggigi, pelayan nya ramah ramah banget, mungkin karena standar bule yaaa, dan memang saat kita disini, sudah ada beberapa pengunjung bule yang lagi asyik ngopi. 

Karena ada tiga jenis menu dari tiga kedai yang berbeda, jadi rasanya disini tuh menunya lengkap bangeeet, sampai bingung mau pilih yang mana, heuheuheu. Setelah menghabiskan beberapa menit untuk membolak balik menu makanan, terpilihlah beberapa menu yang akan masuk ke perut sore ini. Menu menu tersebut adalah.........Ceker Mercon, Kentang Goreng, Irish Latte Brulee dan Ginger Lemonade


Irish Latte Brulee nya Juarak.... Sensasi topping karamel gula yang terbakarnya pecah saat sampai mulut. Selain itu, Minuman ini ringan rasa kopi nya, lebih kuat rasa susu nya. Pokoknya wajib kamu coba... Eh tapi btw aku enggak merasakan ciri khas rasa irish coffee, enggak tahu ya apakah ini beneran irish coffee atau cuma nama aja, heuheuheu. Buat yang belum tahu apa itu irish coffee, silakan di search di om gugel yeee.


Untuk ceker mercon nya diluar prediksi nih, aku tuh berharapnya bakal keringetan kepedesan saat makan ceker ini, eh ternyata enggak gaes. Dari tampilannya sih sudah kelihatan hitam manis, bukan merah pedas, heuheuheu. Padahal rasa, tekstur dan kematangannya pas lho, uenaaaak, sampai habis kita lahap, cuman enggak sesuai aja ama namanya, harusnya diganti Ceker Bumbu Kecap :)


Nah buat kalian yang bingung weekend ini mau nongkrong kemana, bisa lah Lombok Box ini jadi pilihan.  Yang masih bingung lokasinya dimana, monggo dilihat di peta di bawah ini :







Share:

20 March 2017

Nongkrong Asyik di Beranda Cafe Lembur Kuring

Akhir akhir ini Kota Mataram sering diguyur hujan saat sore hari, saat jam jam nya pulang kantor, ini suasana yang bikin gemes deh, heuheuheu, pas siang tuh panas bangeeet, eh jam setengah 5 sore tiba tiba hujan :(

Seperti halnya hari Selasa kemarin, baru bisa balik jam 6 sore, nunggu hujan reda, maklum yaa kendaraanku belum ada atap nya, heuheuheu


Ya sudah daripada langsung pulang ke rumah, setelah jemput emak nya anak anak siaran, kita nongkrong dulu, sekalian nyari yang anget anget, kebetulan lagi ada tempat nongkrong baru, namanya Beranda Cafe yang lokasinya di Jalan Dr Wahidin No.25 Rembiga, Mataram atau tepatnya di seberang Indomaret Rembiga. Gampang banget ditemuin dah, pokoknya tandanya tuh ada ATM BNI, nah disitu dah pintu masuk nya.

Wujud cafe nya enggak kelihatan dari Jalan Dr Wahidin, karena kita harus masuk dulu melalui jalan di sebelah ATM BNI tadi, nah setelah masuk gerbang nya, barulah kita sampailah di sebuah area yang lumayan luas, dengan beberapa rumah pribadi, sebuah butik dan papan bertuliskan Lembur Kuring.


Usut punya usut, ternyata di sini tuh dulunya ada sebuah warung makan khas Sunda bernama Lembur Kuring yang tersohor di masa nya, sehingga nama tersebut masih dipertahankan untuk area ini, karena memang sudah melekat erat dan mendarah daging.

Warung Makan yang sudah vacuum untuk beberapa waktu itu akhirnya lahir kembali dengan konsep baru yaitu Cafe bernuansa taman di teras rumah. Maka nya cafe ini diberi nama beranda yang artinya teras. Eggak pakai kata teras cafe, karena di Mataram sudah ada cafe yang bernama Teras di Jalan Panjitilar Negara.

Kesan pertama saat sampai sini adalah, kayaknya bisa nih bikin garden party di sini, lumayan luas halaman nya, ya paling enggak buat arisan lah, cocok banget, apalagi arisan ibu ibu yang notabene bawa anak kecil, bisa puas main kesana kemari dah anak anak nya.


Karena bertema taman, cafe ini semi outdoor. Berada di luar ruangan, tapi tetep enggak basah saat hujan. Tamu bisa pilih duduk di kursi kursi atau lesehan di berugak. Kursi kursi dan mejanya unik lho, semuanya didesain dan di bikin sendiri ternyata, bukan hasil beli di meubel. Terus di pojokan dekat kasir ada selfie spot, yang bisa dipake tamu buat fotoan ala ala dengan background unyu.

MENU MAKANAN
Menu makanan yang disajikan di Beranda Cafe lumayan beragam dan dengan harga yang enteng dikantong, lebih lengkapnya monggo dilihat di foto di bawah ini :


Tuh khan bener, harganya enggak jahat... Heuheuheu
Aku order Nasi Sapi Barbeque dan si emaknya anak anak order Spaghetti Bolognese, entah kenapa beliau hobi banget ama spaghetti..



Sphagetti nya enak, tingkat kematangannya pas, engggak terlalu empuk dan enggak pedas, jadinya si kecil jadi bisa ikutan nimbrung makan sphagetti ini juga. Menu makanan pilihanku juga enggak kalah ueeenak, Nasi Sapi Barbeque, recommended deh, makin juara gegara sayur rebus nya yang masih segerrr, ada potongan wortel, jagung manis, kacang polong dan bunciss. Worth it lah dengan harganya yang cuma 25 ribu perak :)


Untuk dessert nya kita pilih menu Roti Bakar Coklat Keju (13rb), beda dari roti bakar yang lain, roti bakar ini menggunakan coklat dan keju premium lho, jadi meski sama sama roti bakar, rasanya beda banget ama roti bakar yang biasa kita beli di pinggir jalan. Enak enak enak, si kecil juga suka banget ama roti bakar ini.....

***

Nah buat kalian yang pengen nongkrong sore dengan suasana nyaman dan adem, di sinilah tempatnya, udah harganya murah meriah, enak enak, ada free wifi dan ada live music juga lho pas malem minggu.

Jam buka nya dari jam 3 sore sampai 10 malem, tapi misal kita mau ngadain acara semisal reunian atau arisan bisa lho booking di selain jam itu, di pagi hari misalnya, tinggal pesen aja beberapa hari sebelum nya, biar disiapin dulu. Oia tersedia juga fasilitas karaokean dan layar buat nobar lho, yang ini juga bisa request dulu... Heuheuheu seru khan....


PETA LOKASI BERANDA CAFE LEMBUR KURING MATARAM




.
Share:

Feeds Instagram

Blog Archive

Featured post

Staycation Hore di Kila Senggigi Beach Lombok

Tanggal Tua, Akhir Tahun, Kerjaan Menumpuk.... Ini adalah sebuah kombinasi luar biasa, kalau enggak segera ditangani ya bisa stress ini.. H...