12 August 2017

Renang Pagi di Hotel Golden Palace

Gegara Udah lama enggak pegang kamera tahan air, postingan di blog jadi enggak pernah ada foto foto yang berair nih, heuheuheu. Kering.... Tapi alhamdulilah sekarang udah pegang lagi, jadi ke depannya mungkin akan bertengger lagi foto foto yang basah sah sah....

Untuk edisi pertama nyobain mainan baru, aku main main air di Kolam Renang bareng ama si Baby K dan emak nya. Enggak perlu jauh jauh nyari kolam renang, cukup beberapa menit saja dari rumah dengan menggunakan kendaraan pribadi.


Kolam Renang yang kita tuju berada di dalam Hotel Golden Palace, Jalan Sriwijaya, Mataram. Temen temen di Kota Mataram pasti tahu dong ya tentang hotel ini, hotel langganan pejabat menginap ini terdiri dari 12 lantai, dan untuk kolam renang nya ada di lantai paling bawah, di belakang Cendrawasih Restaurant.

Kolam renang yang enggak terlalu luas ini dibagi menjadi dua, yaitu untuk dewasa dengan kedalaman maksimal 1,5 meter dan untuk anak anak yang kedalamannya sekitar 80 cm. Untuk kolam dewasanya sih menurutku kurang dalam ya, biasanya di kolam renang lain, bisa mencapai 2 meter lebih, sedangkan untuk kolam renang anak justru malah masih terlalu dalam karena si Baby K aja masih tenggelam di situ, heuheuheu...


Berhubung kolam renang ini lokasinya di belakang restoran hotel yang dipakai breakfast/sarapan tamu setiap hari, jadinya suasana saat kita berenang ini lumayan ramai, bukan kolam renang nya sih yang ramai, tapi kondisi sekitar kolam renang. Hal ini tentu saja mengurangi kenyamanan kita berenang, heuheuheu, ya sudah akhirnya kita memutuskan untuk order makanan dulu, sekalian sarapan juga.


Ada banyak menu makanan yang disajikan, mulai dari yang ringan sampai yang berat, dari yang kering sampai yang berkuah pun ada, dengan harga standar hotel (jangan dibandingkan dengan warung makan pada umumnya yaa). 

Setelah kenyang dan suasana sekitar kolam relatif lebih sepi, barudah kita nyemplung, main main air.




Untuk bisa berenang di kolam renang hotel ini enggak perlu kok harus menginap dulu, karena memang kolam renang ini dibuka untuk umum, asalkan bayar aja, heuheuheu.


Share:

7 August 2017

Bulan Pesona Lombok Sumbawa 2017



Hello travellers, sebentar lagi bakal ada event seru lho di Lombok dan Sumbawa, namanya Bulan Pesona Lombok Sumbawa yang bakal digelar mulai tanggal 18 Agustus 2017 sampai dengan 16 September 2017.

Event Bulan Pesona Lombok Sumbawa 2017 ini sudah secara resmi dilaunching kemarin tanggal 6 Agustus 2017 jam 7 pagi di Jakarta yang dihadiri pejabat Kementerian Pariwisata dan semua Kadisbudpar Kab/Kota se Nusa Tenggara Barat. Acara ini dimeriahkan oleh penampilan Sakeco dari Sumbawa, Gendang Beleq dan tarian khas Suku Sasak. Selain itu, dilakukan juga launching event GNFY yang merupakan lomba balap sepeda di Lombok bulan September nanti, web resmi  https://pesonalomboksumbawa.travel dan aplikasi Discover Sumbawa yang bisa diunduh secara gratis di Playstore.

Event kali ini mengambil tema “OUR HERITAGE OUR PRIDE” yang menyuguhkan kolaborasi seni tradisional dan modern yang bisa dinikmati di sejumlah tempat wisata. 

Nah buat kalian yang pada tanggal itu bingung mau traveling kemana, buruan cek jadwalnya di bawah ini, ambil cuti, pesen tiket pesawat, dan langsung meluncur ke Lombok, heuheuheu.

Daftar dan Jadwal Event dalam Bulan Pesona Lombok Sumbawa 2017 :
  1. 18 Agustus 2017 : Pembukaan Bulan Pesona Lombok Sumbawa , dengan acara Kontes Gendang Beleq, Lombok Sumbawa Village Culture Festival, Musik Daerah, dan Fashion Street
  2. 18 - 22 Agustus 2017 : Lombok Sumbawa Night Exhibition, dengan acara Pameran Potensi Wisata Daerah dan UKM Kreatif, Kontes Gendang Beleq, Lombok Sumbawa Village Culture Festival, dan Musik Daerah.
  3. 24 - 27 Agustus 2017 : Festival Kota Tua Ampenan, dengan acara Festival Kopi, Fashion & Food Street Festival, Pameran Foto Kota Tua Ampenan Tempo Doeloe, Parade Lintas Ethnic, Senandung Pantai Ampenan, Sampan Racing, Peresean Exhibition, dan Wayang Kulit Sasak.
  4. 26 Agustus 2017 : Festival Pesona Mandalika , dengan acara Mandalika Color Run, Rally Wisata Mandalika, Blog Camp Genpi Lombok Sumbawa, Touring Honda NTB, dan DJ Performance
  5. 29 Agustus 2017 : Parade Nasional Kemerdekaan Indonesia 
  6. 31 Agustus 2017 : Idul Adha Religious Night Festival yang dimeriahkan oleh beberapa kelompok Desa, dengan menampilkan berbagai macam kegiatan seperti Gema Takbir, Tabuh Bedug, dan Pawai Keliling yang digelar di sepanjang Jalan Kota Mataram
  7. 3 September 2017 : GNFY Indonesia 2017
  8. 16 September 2017 : Festival Senggigi
  9. Lain Lain : Festival Gili Tramena Begawe, Festival Film Pendek, Lombok Sumbawa Photo Contest, International Halal Travel Fair, Festival Moyo, Tunaq Inter Fishing Contest dan Kaliantan Kite Festival
Oia, ada beberapa kegiatan yang kita belum mendapatkan konfirmasi waktu pelaksanaannya secara pasti, nanti misal sudah mendapatkan info baru, pasti akan kita update.

Yuk Ah Sukseskan Bulan Pesona Lombok Sumbawa 2017

Share:

4 August 2017

Semalam di Gili Gede, Lombok

Setelah 2 minggu lalu piknik hore di Gili Kedis bareng saudara saudara, di minggu ini aku berkesempatan untuk explore gili lain di wilayah sekotong, lombok barat, tapi bukan cuma piknik hore aja lho, melainkan camping dua hari satu malam, heuheuheu. Nah nama gili nya adalah Gili Gede.


Untuk bisa sampai ke Gili Gede ini, kita harus melalui jalur darat sejauh 58 Kilometer dari Kota Mataram dengan kondisi jalan aspal yang mulus (silakan lihat google maps di akhir postingan ini). menuju Pelabuhan Tembowong yang ada di Sekotong, letaknya lebih jauh dari Pelabuhan Penyeberangan ke Gili Nanggu.

Nah di sekitar Gili Gede ini, ada dua gili terdekat yaitu Gili Layar dan Gili Rengit. Aku sih sebenernya sudah beberapa kali melintasi perairan sekitar Gili Gede, yaitu saat wisata ke Gili Layar dan Rengit, namun belum sekalipun menginjakkan kaki ke Gili Gede.

Menuju Gili Gede
Tujuan utama kita ke gili gede adalah mengikuti acara semacam outbond dari kantor. Berangkat dari kota mataram sekitar pukul 8 pagi, dengan iring iringan mobil. Dan jarak 58 km menuju pelabuhan tembowong ini kita tempuh dalam waktu kurang dari dua jam.

Nah dari Pelabuhan Tembowong ini perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan perahu/kapal motor. Sekitar 10 kapal motor sudah siap sedia mengantar para peserta menuju Gili Gede. Oia jangan tanya mengenai harga menyeberang ya, karena ini gratis, alias dibayarin kantor, heuheuheu.

Oia karena ini outbond, bukan piknik. Semua peserta bukan diturunkan langsung di venue utama, melainkan di balik pulau, dan kita harus trekking mendaki bukit yang ada di tengah tengah pulau menuju venue utama, heuheuhue, dengan harus menyelesaikan beberapa misi saat trekking tersebut.


Sekitar pukul 12.30 WITA, seluruh peserta sudah sampai di Venue Utama yang sekaligus merupakan tempat bermalam kita sampai besok, yaitu Tamarind

Ngomong ngomong masalah Tamarind, dari arti kata sendiri, tamarind berarti asam jawa, dinamai dengan kata tersebut bukan tanpa alasan lho, sebab di sekitar penginapan ini banyak terdapat pohon asam jawa, yang kebetulan sedang berbuah, banyak heuheuheu.

Penginapan ini lokasinya unik lho, terletak disisi timur Gili Gede dan berada di antara danau dengan pantai, untuk lebih jelasnya silakan lihat peta nya di bagian bawah postingan ini. Terdapat beberapa jenis bangunan yang dipakai untuk menginap, yaitu lumbung, bungalow, dormitory, pondokan dan tenda. Untuk bos bos dan temen temen perempuan ditempatkan di lumbung, bungalow, dan pondok, sedangkan untuk kita kita yang lelaki pegawai biasa, menggunakan tenda, heuheuheu...




Segala jenis games selesai sekitar jam 4 sore. Semua peserta kembali ke tempat peristirahatan masing masing, ada yang tidur, ada yang mandi, ada pula yang ngopi ngopi di depan tenda. Kalau aku sih pilih mandi dulu, biar segeeeerrr. Oia untuk masalah per-mandi-an, di sini terdapat 4 kamar mandi di bagian tengah area penginapan dengan air asin (air laut), yang digunakan bergantian untuk yang tinggal di tenda, pondok dan dormitory, sedangkan untuk lumbung dan bungalow sudah ada kamar mandinya di dalam dengan air tawar (ueeenaak).

Saat senja menjelang, beberapa dari kita nongkrong di pantai nya dengan niatan untuk menikmati sunset, eeeh tapi berhubung penginapan ini menghadap arah timur laut, jadi matahari justru terbenam di balik pulau, heuheuheu, tapi alhamdulilah langit di atas berwarna jingga yang terlihat sangat cantik :)


Di malam hari, acara berlanjut dengan sangat meriah, masing masing seksi/bagian mempersembahkan penampilan terbaiknya, ada yang menari, drama konyol, fashion show dan aksi rayu rayuan gombal ala OVJ, heuheuheu. Seruuu abis.... Enggak sampai berhenti di sini, saat acara resmi tersebut usai, acara dilanjutkan dengan nyanyi nyanyi diiringi musik organ sampai jam 2 pagi. Nah saat menikmati suara temen temen yang menyanyi, aku nyempetin melipir ke pinggir pantai yang sepi dan gelap, sambil nyobain kamera mungilku untuk mengabadiakan suasana syahdu malam ini, dan alhamdulilah dapet...


Paginya, saat sunrise menjelang, pantai di depan Tamarind ini rame oleh para pemburu matahari terbit. Aku kira sih bakal enggak rame, gegara semalem pada begadang, eh ternyata dugaanku salah, heuheuheu. Alhamdulilah pagi ini cerah, sehingga sunrise pun terlihat cantik.

  Jam 8 pagi, setelah sarapan jadwalnya adalah snorkling hore yang berlokasi di perairan Gili Layar, bukan di Gili Gede ini, jadi dari lokasi kita menginap, harus naik perahu dulu sekitar 20 menit menuju spot snorkling yang tepatnya di depan Layar Bungalow.

Terumbu karang di sekitar Gili Layar masih bagus seperti dulu, rimbun dan ikannya juga banyak bervariasi, plus bintang laut warna biru di sana sini, cuman arus laut di sekitar sini memang kadang kenceng, yang membuat kita lelah berenang, yang jelas jangan sampai terlena terbawa arus, bisa bisa kita udah ada di tengah laut, jauh dari daratan. Nah berhubung aku enggak bawa gopro, mohon maaf enggak ada dokumentasi di bawah air, tapi buat kalian yang penasaran seperti apa kondisi bawah laut Gili Layar, aku punya dokumentasinya beberapa waktu lalu saat jalan jalan ke sekitar Gili Layar dan Rengit, silakan lihat foto fotonya di Postingan Ini, atau tonton videonya DI SINI.




Setelah 3 jam puas main main air, kita semua balik ke Gili Gede, bersih bersih, packing dan siap siap balik ke Pulau Lombok lagi.

Enggak terasa liburan gratis nan seru 2 hari 1 malam ini usai sudah. Muka lelah, kulit hitam dan kulit lengket air asin bercampur jadi 1. Sampai jumpa kawan kawan di acara seru seruan tahun depan, semoga aku masih di Lombok ya, heuheuheu.


***

Lokasi Tamarind Gili Gede via Google Maps


.
Share:

1 August 2017

BCA Bali Run 2017


Ingin terus memberdayakan manfaat hidup sehat melalui olahraga, sekaligus menindaklanjuti kegiatan yang sama di Surabaya beberapa waktu lalu, Bank BCA kembali mengajak para nasabahnya, kali ini masyarakat Bali, untuk berpartisipasi dalam acara BCA Bali Run 2017

BCA BALI RUN 2017 adalah lomba lari yang diprakarsai oleh PT Bank Central Asia Tbk. Inisiatif ini merupakan wujud dukungan BCA terhadap gaya hidup sehat masyarakat Indonesia melalui aktifitas olahraga. Gaya hidup sehat akan berimbas pada kualitas hidup yang semakin baik. 

Bukan itu saja, dampak positif lainnya adalah produktivitas yang semakin maksimal serta kehidupan sosial yang lebih harmonis. BCA BALI RUN 2017 kali ini akan melombakan kategori Half Marathon, 10K & 5K. 

Seluruh warga negara Indonesia baik putera & puteri, dengan batasan umur 17 tahun ke atas, berhak untuk mengikuti lomba ini. Selain itu juga, melalui BCA BALI RUN 2017, setiap peserta berkesempatan untuk mencatatkan waktu tercepatnya. Promo Harga Khusus Pemilik Rekening BCA, dapatkan potongan harga sebesar Rp 150.000 (semua kategori) bagi setiap peserta yang memiliki Rekening BCA dan melakukan pembayaran menggunakan seluruh produk BCA yang tersedia (Klik Pay, Klik BCA, Transfer, Kartu Kredit BCA, Sakuku)

Kategori Nasabah BCA* Umum
Half Marathon Rp. 300.000 Rp. 450.000
10K Rp. 250.000 Rp. 400.000
5K Rp. 200.000 Rp. 350.000

More info, klik https://www.bcarun.com/id

Share:

30 July 2017

Mengapa Orang Jepang Jalanya Cepat? Inilah Fakta Kehidupannya

Meski banyak kumpulan artikel tentang kehidupan menyebutkan kehebatan bangsa jepang. Mungkin di antara kalian masih ada yang bertanya mengapa orang jepang jalannya cepet banget. Meskipun kedengarannya ini pertanyaan yang aneh dan menggelitik sih. Tapi yakinlah semua itu pasti ada jawabannya kok. Penasaran? Mengapa orang jepang jalannya cepat? Inilah jawabannya.


Alasan Di Balik Orang Jepang Jalan Cepat
Setidaknya ada beberapa alasan menarik di balik fakta itu, dan mungkin akan membuat kamu tercengang. 
1.    Selalu Sibuk
Jawaban mengapa orang jepang jalannya cepat yang pertama karena mereka selalu sibuk. Memang sih kebanyakan orang juga sibuk, namun konon setiap kali orang jepang keluar rumah berarti mempunyai maksud dan ingin segera sampai. Entah tujuannya ingin ke tempat kerja, bertemu teman, berjumpa client, berbelanja, ataupun pergi ke restaurant mereka tak ingin menghabiskan waktu di jalan agar segera ke tempat tujuan.
2.    Persaingan Di Jepang Sangatlah Ketat
Warga jepang selalu mengerjakan apapun dengan sungguh-sungguh. Bahkan mereka rela mengerahkan tenaga 120% agar mencapai hasil yang maksimal dan sempurna. Singkatnya mereka menganggap bahwa “Time is Money”.
3.    Jalan Lambat Bermakna Kedinginan
Di jepang terdapat 4 musim. Bila ada warga jepang yang berjalan lambat itu artinya mereka sedang kedinginan. Nah untuk menghindari masalah klasik seperti itu mereka akan berjalan begitu cepat agar badan mereka kembali hangat. Selain itu mereka juga akan lebih cepat sampai tempat tujuan. Tetapi itu semua harus dilengkapi dengan sarung tangan, slayer, mantel serta penutup kepala. So, dengan jalan cepat akan membantu kita melawan udara dingin bukan.
4.    Menghormati Waktu
Jawaban mengapa orang jepang jalannya cepat selanjutnya adalah karena mereka menghargai waktu. Sejak kecil orang jepang sudah diajari bagaimana cara menghargai waktu. Kultur ini telah mendarah daging dalam diri mereka sehingga mereka tidak ingin menggunakan waktu tanpa ada kesibukan positif hanya untuk melenggang kangkung di jalan. So mereka tidak akan pernah rela menghabiskan waktunya dengan berjalan lambat karena itu sungguh perbuatan yang merugikan bagi mereka.
5.    Tidak Ingin Ketinggalan Kereta
Terakhir adalah karena orang jepang tak ingin ketinggalan kereta. Jika kita melihat bahwa kesempatan mempunyai kendaraan pribadi di Indonesia sangatlah gampang, tidak demikian dengan apa yang dirasakan warga jepang. Harga mobil dan bensin sangatlah mahal serta aturan yang super ketat untuk memperoleh SIM. Itulah yang membuat orang jepang lebih menyukai naik sepeda ataupun kereta. Nah agar tidak ketinggalan kereta biasanya orang jepang akan berjalan dengan cepat untuk sampai stasiun dan tidak terlambat ke kantor.
6.    Suka Jalan
Kendaraan umum di jepang sudah sangat modern. Pemilik kendaraan pribadi juga sangat banyak. tapi bukan berarti jepang suka mengendarai mobil pribadi. Penduduk jepang lebih menyukai jalan. Jalan sudha menjadi kebudayaan di jepang. Bahkan jika tidak berjalan, mereka juga lebih suka menggunakan kendaraan umum ketimbang kendaraan pribadi. Di kendaraan umum, mereka juga berdiri, bukan duduk. Mungkin itu juga alasan mengapa banyak penduduk jepang bisa hidup sehat hingga usia panjang. 
Sekarang sudah tahu kan jawaban mengapa orang jepang jalannya cepat. Tak ada salahnya jika kita mempraktekan budaya jepang salah satunya adalah menghargai waktu di Indonesia. Dengan begitu kita akan lebih disiplin dan takkan terlambat dalam kondisi apapun. Juga paling tidak kemungkinan untuk kita menambah rata-rata angka harapan hidup di Indonesia semakin tinggi. Mungkin itu akan terbukti bila sudah ada kumpulan artikel tentang kehidupan yang menyebutkan kenaikan angkah hidup bangsa ini.
Share:

21 July 2017

Serunya Piknik di Gili Kedis

Wilayah Sekotong di Lombok Barat memang menyimpan potensi wisata pantai yang luar biasa, banyak pulau kecil, alias gili yang pemandangan nya cantik, suasananya tenang dan perairan nya bisa dijadikan tempat snorkling. Diantaranya adalah Gili Nanggu, Tangkong, Sudak, Kedis, Lontar, Penyu, Gede, Layar, Rengit dan Asahan.


Nah di weekend kemarin, aku bareng anak istri dan sodara sodara piknik hore ke Gili Kedis. Dari Kota Mataram menuju Sekotong, membutuhkan waktu sekitar 1 jam menggunakan kendaraan pribadi, baik itu motor maupun mobil. Gili Kedis adalah sebuah pulau kecil yang lokasinya enggak jauh dari Gili Sudak, karena sebuah pulau, jadi kita harus menyeberang menggunakan kapal untuk bisa menginjakkan kaki di Gili Kedis.


Ada beberapa tempat penyeberangan yang bisa dipilih, tapi seperti biasa aku selalu menyeberang menggunakan jasa Pak Sahar, rumah nya terletak lumayan jauh dari jalan raya, di Dusun Medang, Sekotong, dengan medan yang lumayan aduhai, jalan sempit belum aspal. Jalan ini sama persis dengan jalan menuju ke Pantai Goa Landak, nah sekitar 200 meter sebelum pantai itu, akan ada plang penyeberangan menuju Gili Nanggu, Tangkong, Sudak dan Kedis, persis di depan rumah Pak Sahar. Untuk kendaraan gak perlu khawatir, karena diparkir aman di halaman rumah pak sahar.

Di samping rumah pak sahar, ada warung kelontong, jadi misal kalian lupa beli air minum atau pengen beli cemilan untuk di kapal dan di gili, bisa tuh belanja dulu di warung tersebut. Tapi kalau kita sih sudah siap sedia perbekalan dari kota mataram, termasuk nasi bungkus untuk makan siang.

The Suites Lombok
Saat di rumah Pak Sahar, kita disambut istri beliau dengan ramah. Setelah semua siap dengan barang bawaan nya, kita lanjut berjalan kaki menuju pantai yang cuma berjarak 50 meter dari tempat kita parkir. Saat berjalan menuju pantai, di arah kiri terdapat sebuah resort mewah serba putih milik bule, bernama The Suites Lombok. Dengan lokasinya yang terpencil gini, pastinya pas buat orang orang yang lagi nyari ketenangan....

Penyeberangan serasa singkat banget, gak sampai 5 menit, perahu motor milik pak sahar ini sudah sampai di Gili Kedis.

Fasilitas
Setelah sekian lama enggak ke Gili Kedis, ternyata pulau kecil yang dijuluki Pulau Bulan Madu ini sudah banyak berubah nih. Aku bener bener ketinggalan jaman banget nih, heuheuheu. Buat yang belum tahu juga, ini nih aku list apa aja yang baru di Gili Kedis :
  • Tiket masuk sebesar 5 ribu rupiah/orang
  • Ayunan 4 biji
  • Warung yang menjual kopi, pop mie dan jajanan
  • Toilet dengan air Tawar
  • Beberapa berugak, yang salah satunya digunakan untuk tempat sholat
  • Beberapa tempat duduk




Ngapain Aja di Gili Kedis?
Pulau yang luasnya enggak sampai seluas lapangan bola ini pas banget buat piknik bareng si kecil, kita bisa duduk gelar tiker atau duduk di bangku di bawah rindangnya pepohonan, sambil main pasir dan sesekali nyebur, gak perlu takut dengan ombak. Karena di sisi timur pulau ini (sisi yang menghadap pulau lombok) ombaknya kecil, bahkan sampai tak berombak. Untuk yang suka dunia bawah air, bisa tuh snorkling di sisi utara dan barat pulau. 

Nah untuk yang gak pengen beraktivitas berat, bisa tuh tiduran santai di bawah rindangnya pepohonan, atau main ayunan. Bisa juga duduk ngobrol ngobrol bareng temen sambil ngopi ngopi yang dibeli di satu satunya warung yang ada di gili kedis ini. Dan yang paling penting adalah Foto Foto, heuheuheu, karena banyak spot cantik untuk foto foto di pulau kecil ini.




Setelah main pasir, air dan snorkling, tentunya badan kita basah dan kotor donk ya, bisa jadi lengket kalau enggak dibersihkan, heuheuheu, untungnya di gili kedis ini udah ada toilet lengkap dengan air tawar, yang bisa dimanfaatkan pengunjung secara gratis. Uenak toooo...


Setelah puas main main, foto foto dan bersih bersih, akhirnya kita kembali menyeberang ke pulau lombok, dengan masih menggunakan kapal yang sama. Untuk penyeberangan bolak balik ini, kita dikenai biaya 100rb rupiah/kapal isi 5 orang dewasa dan 1 balita plus 2 ABK. 

Nah, buat yang tertarik menyeberang menggunakan jasa nya pak Sahar, silakan intip foto di atas, udah ada nomor teleponnya tuh :)

***


Share:

14 July 2017

Rumah Terbalik di Kuta, Lombok Tengah

Rumah Terbalik adalah sebuah objek wisata yang berwujud rumah atau ruangan di dalam rumah dengan posisi yang sengaja disusun/ditata terbalik. Lantai berada di atas, dengan perabot yang menempel di atas, sedangkan langit langit rumah ada di bawah. Pertama kali aku menikmati objek wisata seperti ini adalah di dalam area Eco Green Park, Batu, Jawa Timur pada awal tahun 2016. Namun akhir akhir ini banyak bermunculan di berbagai daerah, seperti D`Walik Jogja, Upside Down Wold Jogja, Upside Down World Bali serta masih banyak lagi di daerah lain.


Nah Pulau Lombok pun enggak mau ketinggalan, selepas lebaran tahun 2017, di daerah Kuta, Lombok Tengah pun muncul tempat wisata seperti ini, namanya Rumah Terbalik yang tempatnya persis di sebelah Pipe Dream Villas & Resort Kuta (ownernya sama). Lebih jelasnya silakan lihat peta di bagian bawah postingan ini.

Di area wisata ini sebenernya terdapat wahana ruangan ruangan yang terbalik, kolam renang anti basah, movie box dan cinema 9D. Namun berhubung saat ini baru ruangan/kamar terbalik yang sudah jadi, tiket masuknya cuma 60ribu/orang untuk dewasa dan 30ribu/orang untuk anak anak. Harga normalnya seperti yang tertera di tiket ini :


Rumah Terbalik Lombok ini buka setiap hari, mulai pukul 9.30 pagi sampai pukul 18.30. Kemarin saat kita datang kesini, kondisi sedang hujan gerimis, sehingga pengunjung yang datang enggak ramai, jadi enggak perlu antre untuk masuk ke masing masing ruangan.

Di Rumah Terbalik Lombok, saat ini terdapat 9 kamar/ruangan dengan desain interior berbeda, yaitu :
  • Kamar Tidur
  • Ruangan Kantor
  • Penjara
  • Ruang Tamu
  • Salon
  • Ruang Dokter
  • Pertamina
  • Dapur
  • Toilet
Masing masing ruangan itu ditata sedemikian rupa sehingga terlihat terbalik, contohnya saja untuk dapur, lantai yang kita injak ini berperan sebagai langit langit, sedangkan kitchen set menempel di bagian atas dengan posisi terbalik, lengkap dengan alat alat masaknya. Sehingga saat kita foto, dan kemudian hasil fotonya kita rotate/putar, maka posisi kita seakan akan berdiri terbalik, dengan kaki berada di langit langit ruangan, heuheuheu



Di setiap ruangan selalu available satu orang petugas (cewek) , yang bertugas mengarahkan gaya dan membantu memfoto, jadi kita enggak perlu bingung lagi siapa yang bakal fotoin kita, heuheuheu, tapi tetep ya kamera bawa sendiri.

Selain itu, di beberapa ruangan terdapat properti tambahan yang bisa kita pakai untuk mendukung foto kita biar makin total, contohnya saja baju tahanan di penjara, baju dokter dan stetoskop di ruangan dokter, seragam SPBU berwarna merah di ruangan pertamina, serta celemek di dapur. Eits tapi jangan dibawa pulang yaaaa...

Gimana? Seru khan...
Lumayan lah ya buat alternatif wisata saat kalian jalan jalan ke wilayah Pantai Kuta Mandalika, Lombok Tengah. Nah sebagai referensi, berikut terdapat Peta/Rute menuju Rumah Terbalik Lombok dengan titik start di Pusat Kota Mataram :





.

Share:

10 July 2017

Ada Watu Tumpang di Hutan Pinus Kalilo

Fenomena wisata hutan pinus dengan spot spot selfie memang sedang booming di Indonesia, tak terkecuali dengan Kabupaten Purworejo, dimana saat ini di wilayah Purworejo sudah terdapat beberapa hutan pinus yang tertata rapi menjadi lokasi wisata.


Salah satu wisata hutan pinus di Purworejo adalah Hutan Pinus Kalilo, yang terletak di Dusun Kalilo, Desa Tlogoguwo, Kec Kaligesing, Purworejo. Lokasi ini tidak jauh dari Goa Seplawan yang sudah lama terkenal. Oia di area Goa Seplawan sendiri sebenernya juga terdapat wisata hutan pinus bernama Bukit Lukita Loka, yang baru dibuka untuk umum sebelum ramadhan 2017. Sedangkan Hutan Pinus Kalilo sudah dibuka untuk umum sejak awal 2017. Selain itu, diantara Kalilo dan Bukit Lukita Loka terdapat Wisata Gunung Kelir yang menawarkan pesona yang tidak jauh beda dengan kedua objek wisata tersebut.

Hutan Pinus Kalilo ini awalnya hanya sebuah hutan pinus biasa yang merupakan milik Perhutani, dan hanya dimanfaatkan getah pinusnya. Namun oleh Karang Taruna setempat, hutan pinus yang dulunya sepi ini disulap menjadi tempat wisata dengan beberapa spot lucu dan unik untuk foto selfie, sehingga sekarang sudah dikenal wisatawan dan mulai ramai. Hal tersebut tentu saja membuka lapangan kerja baru bagi pemuda setempat yang tergabung dalam karang taruna, baik dari biaya parkir maupun biaya masuk area wisata.


Untuk saat ini, biaya parkir di Hutan Pinus Kalilo adalah 2 ribu (motor) dan biaya masuk sukarela, alias seikhlasnya, dengan memasukkan sendiri uang ke semacam kotak amal gitu, dan di deket kotak tersebut terdapat buku tamu yang diisi setiap wisatawan yang datang. Dari buku tersebut bisa diketahui berapa wisatawan yang datang per hari nya.

Hutan Pinus Kalilo ini mengingatkanku akan Hutan Pinus di Mangunan, hampir mirip sih. Kita parkir di satu sisi jalan, sedangkan lokasi wisatanya ada di seberang nya. Beda nya di sekitar tempat parkir ini belum banyak terdapat warung makan, seperti di Mangunan. 



Setelah memasukkan uang ke kotak, kita harus melewati semacam lorong unyu yang terbuat dari ranting ranting pohon, spot ini cukup membuat antrean bagi pengunjung yang masuk maupun keluar, karena setiap pengunjung yang baru dateng pasti akan berhenti sejenak untuk foto, heuheuheu. Macet macet macet..... Tapi untungnya para pengunjung disini sabar sabar semua, jadi enggak ada keributan atau perselisihan rebutan lewat.


Di dalam area wisata Hutan Pinus Kalilo ini ada banyak spot yan gbisa kalian pilih untuk foto foto unyu ataupun foto selfie. Sebut saja Perahu Cinta, Sangkar Burung Unta, Pintu Doraemon, Tulisan Kalilo dan Watu Tumpang




Ngomongin watu tumpang, aku agak nyesel nih kemaren gak sempat fotoan di batu itu, bahkan aku ngeh kalau di kalilo ada watu tumpang setelah udah pulang, dan lihat hasil fotonya, eh ternyata ada petunjuk arah menuju watu tumpang, yang wujudnya tuh lumayan unik deh. Berdasarkan penelusuranku di akun Instagram @hutanpinuskalilo , ketemulah wujud dari Watu Tumpang itu :


Karena terletak di ketinggian dengan jurang di sekeliling nya, aku harap sih para pengunjung berhati hati dalam berfoto foto, jangan sampai lengah dan terpeleset.

Nah buat kalian yang penasaran dengan Hutan Pinus Kalilo dan Watu Tumpang nya, monggo silakan langsung meluncur ke Kaligesing, Purworejo. Jalanan sudah aspal sampai parkiran, bisa dilalui kendraan roda dua maupun empat, namun dengan kondisi jalan yang naik turun, jadi harap pastikan kendaraan kalian dalam kondisi prima yaaa. 

Sebagai petunjuk arah, aku sematkan nih peta/rute menuju Hutan Pinus Kalilo dengan titik awal dari pusat Kab Purworejo :



.
,
Share:

2 July 2017

Mendaki ke Puncak Bukit Lukita Loka

Momen pulang kampung pun tiba, seperti biasa, setelah usai acara halal bihalal dan silaturahmi dengan keluarga keluarga, aku pasti menyempatkan untuk jalan jalan ke tempat wisata di sekitaran Purworejo, mumpung ada hari kosong sebelum balik lagi ke perantauan.

Salah satu lokasi yang menjadi tujuan kita adalah Bukit Lukita Loka.


LOKASI
Bukit Lukita Loka ini berlokasi di dalam area wisata Goa Seplawan, Kec Kaligesing, Kab Purworejo, Jawa Tengah. Untuk menuju ke sini harus menggunakan kendaraan pribadi, karena enggak ada angkutan umum. Jalan nya sudah aspal, meskipun enggak lebar. Baik kendaraan roda 2 maupun 4 bisa sampai parkiran, tapi harap dipastikan dulu kendaraan dalam kondisi prima, karena tanjakan menuju ke Goa Seplawan lumayan curam di beberapa titik. Tiket masuk ke area Goa Seplawan cukup murah, cuma 3 ribu rupiah/orang.

bukit lukita loka purworejo 1

Dari parkiran, wisatawan bisa memilih untuk turun ke Goa nya atau naik ke Gardu Pandang. Nah diantara parkiran dan gardu pandang inilah lokasi pintu gerbang menuju Bukit Lukita Loka. Di pintu gerbang ini ada penjaga lagi, jadi wisatawan yang mau naik harus membayar lagi, petugasnya sih menyebutnya uang kebersihan, sebesa 3 ribu rupiah.

Bukit Lukita Loka ini belum lama dibuka, sekitar menjelang ramadhan 1438 H yang diberdayakan oleh pemuda sekitar, dengan gotong royong membangun gapura/pintu gerbang, jalan menuju ke puncak bukit, dan beberapa spot selfie yang unyu.


Lukita Loka yang berarti Tempat yang Indah ini sebenarnya adalah hutan pinus milik perhutani, dimana pohon pohon pinus ini masih aktif diambil getah nya yang kemudian nantinya dimanfaatkan untuk industri Cat, Lem, Pelapis Ban, Sabun dll. 



Di sepanjang jalur dari Pintu Gerbang menuju puncak bukit, banyak terdapat tulisan tulisan romantis nan Galau khas anak ABG, heuheuheu. Seperti "Cintaku Bersemi Disini", "Kau Tercipta Untukku", "Aku yang Tersakiti","Temani Aku Berjuang" dan masih banyak lagi. Nah sedangkan di puncak bukit terdapat spot selfie, dengan view hijau perbukitan.

Share:

23 June 2017

Grand Opening Transmart Carrefour Mataram

Menjelang Idul Fitri 1438 H ini, Kota Mataram kedatangan tempat baru buat nongkrong hura hura foya foya. Namanya Transmart Carrefour Mataram, heuheuheu. Lokasinya di Jalan Selaparang No 60 Cakranegara atau tepatnya di sebelah barat perempatan Sweta.

transmart carrefour mataram lombok

Berhubung jumat ini adalah grand opening nya, jalan jalan di sekitar transmart macet abissss, lumayan butuh tenaga ekstra untuk mendapatkan lokasi parkir kendaraan, karena di hari pertama ini parkiran basement belum dibuka, sehingga di sekitar bangunan transmart ini banyak dibuka parkiran darurat, seperti di area belakang PT Gerbang NTB Emas.

Transmart Carrefour Mataram ini resmi dibuka sekitar pukul 10.00 pagi dengan pengguntingan pita oleh Walikota Mataram Bapak H. Ahyar Abduh dan Bapak Shafie Shamsuddin selaku CEO PT Trans Retail Indonesia.

Transmart ini terdiri dari 1 Basement, 1 Ground Floor dan 3 Lantai di atasnya.

Di Groundfloor, terdapat atrium yang lumayan luas, untuk hari ini sih diisi oleh dealer Toyota, Daihatsu dan Chevrolet. Sedangkan di sekelilingnya terdapat beberapa gerai makanan, seperti Baskin Robins, Wendys, The Coffee Bean & Tea Leaf, CFC, Ayam Taliwang, Omah Cobek, Sate Rembiga, Kampong Melayu, Solaria, Panties Pizza, Ayam Penyet Ria dan Tawan serta ada juga Optik Melawai, Bank Mega dan tangga berjalan khusus untuk menuju CGV Cinemas


FYI, CGV Cinemas tuh adalah jaringan bioskop yang mengedepankan teknologi dan kenyamanan yang memberikan pengalaman berbeda untuk penonton. CGV Cinemas telah memiliki 13 lokasi di Jakarta, Bandung, Tangerang, Bekasi, Batam, Balikpapan dan Yogyakarta. CGV Cinemas memberikan pengalaman menonton melalui kemajuan teknologi yang digunakan seperti; 3D, 4DX, Screen X, SphereX, Dolby Atmos, melalui beberapa kelas auditorium: Regular Class, Velvet Class, Gold Class, Satin Class, Sweetbox. Dengan kapasitas layar yang banyak, CGV Cinemas memutarkan berbagai macam jenis film dari berbagai Negara seperti India, Korea, Jepang, dan worldwide auditorium. Namun sayang sekali di Transmart Mataram ini, CGV nya cuma ada 5 studio Regular 2D, belum ada yang premium seperti studio nya Premierre milik XXI.

Nah hari ini aku bersama satu temen, mewakili media berkesempatan untuk mencoba menikmati film Transformer The Last Knight di salah satu studio nya. Oia buat kalian yang pengen merasakan sensasi nonton di CGV Cinemas, bisa lho memanfaatkan promo nonton gratis, mulai hari ini sampai hari selasa depan (27 Juni 2017), tapi hanya untuk film film tertentu, seperti Lavender, Raid Special Unit, My Annoying Brother, Bleed for This, Invitation, Man Down. Untuk keterangan lebih lengkap, silakan meluncur ke web nya CGV Cinemas


  
Dua lantai di atas Ground Floor ini berisi tempat berbelanja dengan kereta dorong nya yang khas berwarna merah. Sedangkan di lantai yang paling atas berisi Trans Studio Mini.

Saat sampai di Trans Studio Mini, aku dan temenku langsung dibuat takjub. Ini bisa dibilang wahana bermain indoor terbesar di Lombok, yaaa meskipun di namanya ada kata `Mini` nya. Ada banyak permainan di sini, tapi yang jadi sorotan utama sih roller coaster nya ya, tapi sayang sekali di hari pertama ini belum dioperasikan. Wah ini anakku kalau kuajak kesini pasti seneng banget nih, heuheuheu, bapak nya aja seneng :)






Saat semakin sore, kondisi transmart semakin ramai, penuh sesak, bahkan untuk berjalan aja harus desak desakan, pokok nya belum nyaman untuk berbelanja. Ya maklum hari pertama buka, banyak diskonan dan menjelang lebaran pula. Orang orang lagi seneng menghambur hamburkan uang.

Tapi aku cuma keluar uang 2 ribu untuk parkir, heuheuheu. Belum ada hasrat untuk membeli sesuatu.
Ya mungkin nanti setelah lebaran, aku mungkin akan balik lagi kesini. Nunggu agak sepi dulu deh yaaa...

***

Peta Lokasi Transmart Carrefour Mataram, Lombok



.
Share:

Bulan Pesona Lombok Sumbawa 2017

BCA BALI RUN 2017

Blog Archive