18 October 2017

Waspada Mencuci Pakaian dalam Wanita yang Salah Dapat Menimbulkan Penyakit


Melakukan perawatan pada pakaian wanita, tentu tidak hanya pada pakaian luar yang terlihat oleh orang saja, akan tetapi pakaian dalam pun juga haruslah diperhatikan dengan sebaik mungkin, termasuk dengan melakukan perawatan yang tepat dan juga benar agar pemakaian pakaian dalam yang Anda gunakan pun tidak akan menimbulkan penyakit maupun iritasi yang lainnya. Meskipun pakaian dalam ini mudah untuk dicuci dan dikeringkan akan tetapi ternyata dibalik dari kemudahan itu banyak para wanita yang tidak mengetahui cara melakukan perawatan pada pakaian dalamnya. 

Melakukan pencucian pada pakaian dalam wanita ini tentunya tidak diperbolehkan untuk melakukan cara yang sembarangan, Karena masih ada teknik-tekniknya tersendiri agar organ kewanitaan Anda selalu dalam keadaan yang baik dan sehat tanpa adanya gangguan apa pun. Sedangkan pada pakaian dalam wanita pun akan sering kali terkena bekas keputihan yang apabila mencucinya tidak bersih maka akan menimbulkan warna kekuningan, sehingga Anda sebagai wanita yang selalu menjaga kebersihan pada tubuh Anda, maka wajib untuk memperhatikan beberapa teknik pencucian pakaian dalam dengan cara yang benar.

Berikut ini adalah tips cerdas untuk melakukan perawatan pada pakaian dalam dengan cara yang benar, yaitu sebagai berikut ini:
  1. Jangan memakai pakaian dalam berhari-hari meskipun tidak ada bau maupun noda. Pemakaian pakaian dalam yang berhari-hari pun akan menimbulkan penyakit pada organ intim Anda, meskipun Anda berada di ruangan yang dingin dan badan Anda tidak berkeringat, maka tetaplah mengganti pakaian dalam minimal 2 kali dalam sehari. 
  2. Untuk pakaian dalam bra, maka kancingkan terlebih dahulu sebelum mencucinya. 
  3. Untuk menghilangkan kuman dan bakteri, maka setelah di pakai Anda dapat untuk langsung mencucinya, baik untuk celana dalam maupun untuk bra. 
  4. Apabila tidak sempat untuk mencucinya, maka jangan tumpuk pakaian dalam Anda yang kotor dengan pakaian yang lainnya. 
  5. Hindari merendam pakaian dalam dengan waktu yang lama atau lebih dari 5 menit, karena hal ini akan menganggu pada elastisitas pakaian dalam Anda. 
  6. Untuk celana dalam yang terdapat noda kuning maka Anda dapat membersihkannya dengan baking soda.
Sedangkan pakaian dalam ini pun telah menjadi kebutuhan utama bagi para wanita, sehingga agar kebutuhan Anda dapat terpenuhi dengan baik dan tidak menimbulkan hal yang membahayakan seperti penyakit, maka Anda haruslah melakukan perawatan seperti yang ada di atas, sehingga Anda pun akan bisa melanjutkan gaya hidup yang sehat serta akan terhindar dari yang namanya penyakit, sedangkan wanita memang sering kali terserang oleh penyakit pada bagian intimnya karena perawatannya yang memang tidaklah benar.

Dari ulasan yang ada di atas mengenai perawatan pada pakaian dalam wanita, maka Anda dapat untuk melakukan yang sama yaitu dengan melakukan perawatan yang tepat. Cara perawatan yang harus Anda lakukan pun juga tidaklah rumit sehingga Anda dapat dengan mudah melakukannya tanpa harus membuang-buang banyak waktu, sehingga tidak ada alasan bagi Anda untuk malas mencuci pakaian dalam milik Anda.

Agar pakaian dalam Anda tetap terjaga dengan baik, awet, terawat serta tetap dalam kondisi higienis tanpa adanya bakteri, maka Anda pun haruslah tetap untuk memperhatikan pada tips-tips yang ada di atas, agar Anda tetap menjadi seorang wanita yang tampil cantik serta tampil bersih dengan pakaian dalam yang higienis juga. Sedangkan untuk pakaian dalam pun juga memiliki peran yang cukuplah penting untuk membuat Anda tetap merasa nyaman pada bagian organ intim Anda.
Share:

17 October 2017

Mengintip Body Painting di Nusa Dua Fiesta 2017

Setelah sekian lama enggak ke Bali, akhirnya di pertengahan Oktober 2017 ini sampai juga ke Bali lagi, yaa mumpung lagi low season nih, plus lagi ada peringatan bencana Gunung Agung, heuheuheu ada peringatan bahaya malah mendekat. Tapi Alhamdulilah kita sekeluarga aman tenteram selama di Bali.



Tujuan utama kita ke Bali kali ini adalah nyamperin event Pesona Mandiri Nusa Dua Fiesta 2017 yang digelar dari tanggal 11 - 15 Oktober 2017, tapi kita cuma dateng di hari Sabtu nya, tanggal 14 Oktober 2017.

FYI di hari pertama, yaitu 11 Oktober untuk bisa masuk ke event ini, setiap pengunjung harus membayar 50rb/orang , tapi berkat dukungan penuh Sponsor terutama Bank Mandiri dan Kementerian Pariwisata, 4 hari berikutnya Free alias gratiss tiss tiket masuk. Kita hanya mengeluarkan uang untuk jika mau membeli sesuatu di event ini.



Metode pembayaran yang dipakai di event ini Cashless alias tanpa uang tunai, melainkan menggunakan e-Money , salah satu produk dari Bank Mandiri. Buat yang belum punya, (termasuk juga aku) bisa membeli kartu e-Money di pintu masuk (harga 20rb/kartu) dan bisa langsung di top up dengan nilai maksimal 1 juta rupiah. Bila saldonya habis untuk transaksi di event ini dan pengen top up lagi, di lokasi acara banyak titik tempat top up. Tapi bila masih sisa, bisa digunakan untuk belanja di Indomaret/Alfamart atau bisa juga untuk membayar tol di Tol Bali Mandara.




Lokasi persisnya Event ini adalah di Peninsula Island, Nusa Dua, deket banget ama Water Blow. Nah di hari ke-4 ini ada beberapa kegiatan yang digelar, salah satunya yaitu Body Painting, atau kegiatan melukis dengan kanvasnya berupa tubuh manusia (perempuan). Event ini menjadi daya tarik utama para pengunjung karena jarang jarang digelar di Indonesia.

Model yang merelakan tubuhnya untuk dilukis ternyata adalah 25 mahasiswi bule yang sedang menimba ilmu di Universitas Udayana dan Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar. Sedangkan seniman yang melukisnya adalah seniman lokal.

Tema dalam lukisan Body Painting kali ini adalah lingkungan alam dan keindahan biota laut. Dengan tema tersebut para pelukis secara bebas menuangkan ide dan gagasannya untuk menghasilkan karya indah ditonton pengunjung dalam ajang tahunan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC). Dengan waktu yang terbatas (sekitar 2,5 jam), si pelukis disebar ke segala penjuru lokasi acara, jadi lokasi melukisnya tidak terpusat di satu tempat. Nah pas udah selesai, barulah berkumpul, balik lagi ke lokasi semula (di sebelah panggung utama).



Info dari panitia, kriteria penilaian dalam lomba ini, antara lain, keserasian gambar, perpaduan warna, mampu menampilkan tiga dimensi (3D), berpedoman pada tema, ketepatan waktu, dan lainnya.

Salah satu dari 25 kanvas hidup tersebut bernama "Daniela", seorang mahasiswi asal Austria ini tubuhnya penuh dengan warna-warna scotchlite dari sapuan kuas seorang pelukis bernama Dedeb. Sesosok wajah singa terlihat menyembul dari tubuh Daniela yang dilukis dengan pola 3 dimensi. Perpaduan itu semakin indah, tatkala si pelukis memadunya dengan kalung khas suku indian beserta mahkota bulu di kepala (lihat foto paling atas, paling kiri)


Bila pengunjung kelaparan, bisa juga langsung berburu berbagai macam kuliner di sini, karena banyak banget stand2 dan foodtruck yang menjual makanan, sampai bingung mau pilih beli yang mana. Untuk menikmatinya kita bisa duduk di kursi yang disediakan atau pilih lesehan di rerumputan, yaa ala ala piknik hore gitu, karena sudah sore jadi enggak perlu takut kepanasan, justru malah sejuk karena adanya hembusan angin pantai. Maklum, lokasinya persis di sebelah pantai Nusa Dua.

Di malam harinya, di panggung utama diluncurkan sebuah program kerjasama antara ITDC dan Bank Mandiri, yaitu produk ID Card karyawan ITDC yang berfungsi juga sebagai e-Money. Kereen ya...

Sebenernya pengumuman pemenang body painting itu juga malam hari ini juga, tapi karena si kecil udah mulai bosan, enggak mau duduk duduk manja di rerumputan, (mulai rewel) akhirnya kita cabut dari TKP .



***

Lokasi Pesona Mandiri Nusa Dua Fiesta 2017

.
Share:

11 October 2017

Yuk Petik Strawberry di Sembalun

Beberapa waktu lalu, aku bareng beberapa anggota keluarga dari Jawa yang kebetulan lagi liburan ke Lombok, jalan jalan ke Sembalun. 


Berhubung jalur menuju puncak (pusuk) sembalun naik dan berkelak kelok, eh si kecil muntah dalam perjalanan. Hingga akhirnya kita berhenti di spot beberapa ratus meter sebelum puncak sembalun. Dari tulisan besar yang ada di atas, ternyata ini adalah pintu masuk ke Obyek Wisata Sebau , yang merupakan kolam pemandian air panas. Kita sih enggak masuk ke situ, cuma mlipir berhenti sebentar untuk membersihkan si kecil dari muntahan plus ganti baju. Sedangkan yang lain mampir ke toilet umum nya buat buang air. Tapi sayang sekali enggak ada air di dalam situ, sehingga harus beli air minum botolan untuk bersih2.


Lama enggak ke Sembalun, ternyata ada beberapa spot yang berubah wujud. Di pusuk sembalun yang dulunya cuma ada berugak berisi penjual kopi dan makanan ringan, kini terlihat sudah dibangun dengan bangunan permanen (berugak yang dulu lenyap) berpagar, kita mengurungkan untuk masuk kesitu karena ada penjaga yang meminta tiket masuk, heuheuheu (mental gratisan). Akhirnya kita cuma foto foto di bagian luar, dekat dengan tulisan besar ``Pusuk Sembalun``.


Berjalan sedikit ke arah bawah menyusuri jalan aspal, aku menemukan spot selfie dengan view dari ketinggian, spot seperti ini memang lagi hits di seluruh penjuru Nusantara. Nah untuk bisa fotoan disitu kita harus membayar 5 ribu per orang, lagi lagi kita enggak masuk, fotoan aja dari jauh. Heuheuheu. Siang ini kondisi Sembalun lagi berkabut parah, jarak pandang terbatas dan tentunya dingiiiiin. Padahal ini jam 12 siang lho, coba deh lihat foto di atas ini....


Perjalanan dilanjutkan turun menuju Desa Sembalun, dengan melewati banyak kebun strawberry dan para penjual strawberry di pinggir jalan. Sebenernya hasil pertanian di sini bukan cuma strawberry lho, banyak yang lain seperti bawang, wortel, cabai, berbagai jenis sayuran dll. Tapi yang paling utama untuk dijual langsung ke wisatawan adalah Strawberry.



Untuk lebih menarik wisatawan, para pemilik kebun menjadikan kebun nya menjadi area wisata petik strawberry. Jadi kita kita yang notabene juga merupakan wisatawan, bisa pilih pilih sendiri strawberry yang mau kita beli, langsung dari pohonnya. Tapi sebelum masuk kita harus tanya dulu ke pemilik/penjaga nya mengenai pembayaran nya. Karena ada beberapa kebun yang menerapkan tiket masuk per orang nya, selain harga untuk strawberrynya sendiri.

Si Kecil ternyata excited banget ikutan petik strawberry, dengan keranjang kecil di tangan nya, dia keliling kebun nyari strawberry sendiri. Tapi ya gitu, dia enggak pilih pilih, pokoknya kalau pas lihat buletan warna merah, dia langsung tarik dan masukin ke keranjang, heuheuheu, sampe penuh, sampe keberatan, miring miring jalan nya.


Strawberry hasil petikan sendiri ini, kita bawa sebagai bekal untuk ngemil ngemil sehat di tujuan berikutnya, yaitu bukit Tangkok yang lokasinya masih di Sembalun dan enggak terlalu jauh dari lokasi wisata petik strawberry ini. 

Mengenai Bukit Tangkok ini, sudah pernah kutulis. Monggo silakan meluncur ke Sini.
Share:

5 October 2017

Kopi Cold Brew atau Es Kopi?

Berhubung kemarin tanggal 1 Oktober 2017 itu adalah Hari Kopi Internasional, di postingan kali ini aku mau nulis tentang kopi ah.

Kebetulan banget, minggu kemarin aku baru nyobain menu kopi baru di Kedai Kopikita, yaitu Cold Brew Coffee. By the way susah banget nemuin cold brew di Mataram, beda dengan kota kota besar lain di Indonesia, pasti sudah melimpah cafe cafe yang menyajikan menu ini. Satu cup kecil kopi cold brew dijual seharga 12 ribu rupiah.


Kenapa aku penasaran banget dengan metode kopi yang satu ini? Heuheuheu, karena proses pembuatannya yang beda dari pembuatan minuman kopi pada umum nya. Kalau misal kita di warung kopi, beli kopi pasti khan kopi nya diseduh dengan air panas dan disajikan panas.

Nah di sini beda, dengan metode cold brew ini, kopi diseduh menggunakan air dingin/air suhu ruangan yang kemudian dibiarkan sekitar 8 - 12 jam baru dah bisa dinikmati. Menikmatinya bisa dengan dicampur es batu lagi ataupun tanpa es batu (karena memang sudah dingin).



Mengenai citarasanya, ini sih beda beda ya, tergantung biji kopi yang dipakai dan tingkat kehalusan bubuk kopi saat menggilingnya. Kalau untuk metode cold brew ini sih sebaiknya jangan terlalu halus hasil gilingan nya.

Oia, berdasarkan info yang kudapat, kopi hasil cold brew ini lebih aman bagi yang mempunyai masalah lambung, sebab tingkat keasaman dari kopi tidak tinggi seperti kopi yang diseduh dengan air panas. Air panas membuat minyak yang ada pada bubuk kopi keluar, minyak inilah yang penuh akan zat asam dan menyebarkan rasa pahit pada kopi. bila kopi diseduh dengan cara cold brew maka kadar asam akan berkurang hampir 67 persen banyaknya.



Melihat semakin populernya Kopi Cold Brew, merek besar Starbucks pun enggak mau ketinggalan. Sejak tanggal 1 Oktober 2017 kemarin, mereka menyediakan menu Black Cold Brew dan Vanilla Sweet Cream Cold Brew di seluruh gerai Starbucks di Indonesia. Nah biar gak penasaran, aku pun mencoba untuk mencicipi kopi tersebut di Lombok Epicentrum Mall. Segelas kopi black cold brew ukuran kecil dijual seharga 35 ribu. 

Citarasanya sih agak berbeda dengan kopi cold brew Kedai  Kopikita, ya mungkin karena jenis biji kopinya berbeda. Tapi sama sama segeeer dan ringan... 

Sedikit berbeda dengan metode Cold Brew, Tempat Makan yang belum lama buka di dalam Transmart Mataram yaitu Kampong Melayu, menyediakan juga menu kopi dingin dengan harga 18 ribu rupiah, tapi diproses dengan metode berbeda dengan 2 kopi di atas



Hasil akhirnya sih serupa (tapi tak sama), namun untuk kopi yang disajikan di Kampong Melayu ini diproses dengan alat Vietnam Drip, buat kalian yang suka ngopi di cafe pasti tahu alat ini. Biasanya sih alat ini digunakan untuk membuat kopi susu ala vietnam. Tapi oleh Kampong Melayu dipakai untuk membuat Es Kopi.

Pada gelas transparan di bawah terlebih dahulu diletakkan es batu secukupnya. Sedangkan kopi yang sudah digiling dimasukkan dalam alat Vietnam Drip, yang kemudian dituangkan air panas/hangat. Nah air itu akan menetes sedikit demi sedikit sampai habis. Hingga jadilah Es Kopi ala Vietnam Drip, heuheuheu.

Oia, saat aku memesan menu ini ke waitress nya, dia menawarkan jenis kopi yang mau dibuat, dari beberapa jenis kopi yang dia sebutkan, aku memilih kopi Manggarai. Aku memilih kopi ini karena Kopi Manggarai pernah dinobatkan sebagai Kopi Indonesia Terbaik di Tahun 2015, dan kebetulan juga aku belum pernah mencoba nya. 

Wajar aja sih kopi ini pernah jadi kopi terbaik, karena citarasanya unik, wangi dengan keasaman yang pas.

Nah bagaimana dengan kalian? Adakah yang suka kopi juga?
Pilih mana, Kopi Cold Brew atau Es Kopi?


Share:

27 September 2017

Kopi Pagi di Pantai Batulayar


B : ``Ken, besok ke Pantai yok``
A : ``Iyaaaa``
B : ``Main Pasir Yaaa``
A : ``Iyaaaa``
B : ``Terus renang yaaa``
A : ``Iyaaaa``
B : ``Tapi makan dulu yaa``
A : ``Iyaaaa``
B : ``Makan pagi pakai apa?``
A : ``Nasi Yellow``
B : ``Okeeee``

Itu adalah sepenggal percakapan seorang bapak dan anak yang masih berusia 2,5 tahun di Malam Minggu, heuheuheu dimana yang jadi Bapak itu aku dan yang jadi anak itu si Baby K.

Si kecil ini memang lagi seneng seneng nya main pasir dan air, yaaa seperti anak kebanyakan di seumurannya lah, tapi lucunya tuh di awal awal sampai ke pantai, dia pasti merasa risih untuk nginjek pasir dengan kaki tanpa sendal, entah geli atau gimana ya, enggak tahu. Butuh waktu beberapa menit untuk membisakan kakinya menginjak kaki pantai. Hal ini selalu terjadi pas kita ke pantai, padahal sering loh yaaa. Tapi pas udah merasa nyaman, beuuh bisa betah berjam jam dah main pasir di pantai, enggak peduli panas. Malah bapaknya yang takut panas, takut makin item, heuheuheu


Karena kita pergi ke pantai nya pagi, kita memilih untuk sarapan di luar aja, enggak masak sarapan di rumah, sekalian aja beli terus dimakan di pantai. Nah berhubung si kecil ini lagi ketagihan Nasi Yellow alias Nasi Kuning , sebelum ke pantai kita mampir dulu ke warung nasi kuning di ampenan. Kebetulan sih lokasinya sejalur dengan jalur kita menuju pantai. Namanya  Nasi Kuning Legenda Ampenan yang lokasinya di Jalan Niaga 2 No 50 , deket ama Pasar ACC/Barata Ampenan. 

Dia suka banget ama nasi kuning dan abon nya, bisa abis satu porsi sendiri dia. Harganya cuma 20ribu/porsi dan bila mau ekstra dendeng sapi, tinggal nambah 5ribu aja. Kita beli 3 porsi, untuk dimakan di pantai.


Awalnya kita belum merencanakan untuk main pasir di pantai mana, pokoknya kita jalan aja ke arah utara, ke arah senggigi, nanti tinggal belokin aja kendaraan ke arah pantai yang lumayan sepi dengan ombak yang bersahabat dengan anak kecil.

Setelah melewati belokan makam batulayar, aku tergoda dengan suasana pagi pantai batulayar, jarang jarang bisa lihat pantai batulayar ini enggak ramai, heuheuheu. Coba saja kesini sore hari, beuhhh kayak pasar rame nya. Mungkin karena ini masih lumayan pagi ya, jadi belum ramai.

Ternyata untuk masuk ke pantai batulayar ini bayar 5 ribu gaes, heuheuheu, udah lama banget enggak kesini sih, jadi lupaaa. Harga itu untuk kita bertiga, dan enggak perlu bayar parkir kendaraan lagi.

Pantai Batulayar ini terletak di Dusun Duduk, Batulayar, Lombok Barat dengan garis pantai yang lumayan panjang dan berpasir hitam. Di sepanjang pantai ini berderet warung milik warga sekitar sini dengan bangunan yang terbuat dari kayu dan bambu, menjajakan makanan ringan, pop mie, kopi, jagung bakar dan kelapa muda, selain itu ada pula beberapa yang menjual ikan bakar.

Pantai ini menghadap ke arah barat dengan pepohonan yang rimbun di arah timur, sehingga saat pagi gini pantainya teduh dan adem, jadi nyaman buat berlama lama main pasir. Dengan memesan satu kopi dan membeli beberapa jajan, kita gelar tiker di depan salah satu warung di sini. Aku pilih di depan warung karena di sini sudah bersih, hasil disapu ama pemilik warung, heuheuheu.


Bener bener syahdu dah pagi ini, minum kopi item sambil sarapan nasi kuning di pantai, sambil nemenin si kecil main pasir sambil nyuapin nasi kuning juga ke dia. Entah karena memang laper, karena enak atau karena sambil main main, makan nya lancar banget, banyak abissnya.

Eh by the way aku jadi inget kejadian 2 tahun lalu, saat si kecil masih berumur setengah tahun, persis di pantai ini juga, kita bertiga sarapan di pantai ini dengan nasi bungkus, eh pas lagi asyik asyiknya makan, si kecil pup, dan parahnya kita lupa enggak bawa perlengkapan bayi seperti popok, dan baju ganti, heuheuheu. Alhasil enggak jadi mainan pasir, kita langsung pulang sehabis makan. Cerita lengkapnya bisa dibaca DI SINI.


Setelah si kecil kenyang dan puas main pasir, kita akhirnya turun untuk main air basah basahan, enggak sampai berenang renang sih, cuma di pinggir pinggir aja tapi lumayan lama sih sampai dia terpuaskan, heuheuheu.

Saat matahari mulai meninggi, kita bersiap siap untuk balik ke Mataram. Di sekitar sini sebenernya ada tempat bilas umum. Tapi kita enggak memanfaatkan, kita langsung bilas si baby k pakai air mineral botolan besar yang beli di warung di belakang tempat kita duduk.


***

Peta Lokasi Pantai Batulayar, Lombok



.
Share:

22 September 2017

Senggigi Sunset Jazz 2017 : Ini Jadwal dan Pengisi Acaranya


Setelah sukses menggelar Jazz World Music Festival 2016 bulan Agustus Tahun 2016, tahun ini digelar lagi event musik jazz di Pantai Senggigi, dengan tajuk Senggigi Sunset Jazz 2017.

Event ini digelar selama dua hari, mulai hari ini 22 Sept 2017 sampai besok 23 Sept 2017 di pelataran pantai Kila Senggigi Beach Hotel dengan memadukan alam dan musik, bukan hanya musik jazz aja lho, tapi termasuk juga musik etnik.

Seperti halnya tahun lalu, panitia menyediakan dua panggung dalam perhelatan Senggigi Sunset Jazz 2017 ini, yaitu Rinjani Stage dan Tambora Stage. Dengan keindahan pantai Senggigi yang tata panggung yang apik, Senggigi Sunset Jazz 2017 bakal menjadi suguhan yang sempurna antara musik dan keindahan alam.

Untuk pengisi acaranya, terdiri dari musisi lokal Lombok, Musisi Nasional dan Musisi Internasional. Untuk lebih lengkapnya silakan simak rundown nya di bawah ini :






Buat kalian yang lagi liburan ke Lombok, atau memang tinggal di Lombok dan bingung di liburan kejepit ini mau kemana, langsung aja cuzz ke Senggigi buat nikmatin event seru ini bin gratiss ini, cuma bayar tiket masuk/parkir pantai senggigi.

Aku sih pasti dateng donk ya, heuheuheu. Mau lihat penampilan tante Yura Yunita , Tohpati dan Just One, si pemenang MLDJazz Wanted yang notabene berasal dari Lombok.

Sampai ketemu di TKP yaaaa...
Nanti postingan ini akan ku-update dengan foto foto acaranya. Tunggu update-an nya setelah event ini selesai :)

Share:

20 September 2017

Kampong Melayu : Tempat Makan Enak di Lombok

Weekend adalah harinya bermain dengan si kecil, maklum dari Senin - Jumat cuma ketemu di malem hari, lha gimana pas pagi mau berangkat kerja, si kecil masih tidur. Pas kita pulang, udah sore menjelang malam, plus capek pula. Jadinya dipuas puasin dah di hari Sabtu dan Minggu



Weekend kemarin sih kita seru seruan main pasir di Pantai Batulayar, Lombok Barat sebelah selatan daerah Senggigi. Nah weekend ini kita nyari tempat main yang adem aja dan enggak jauh dari rumah. Pilihannya sih ada dua, kalau enggak Timezone Epicentrum Mall ya Transtudio Mini.

Nah berhubung udah terlalu sering ke Timezone, kali ini kita mau coba permainan di Transtudio Mini saja, yang lokasinya di Jalan Selaparang No 60, Cakranegara, Mataram. Enggak terlalu jauh sih dari Epicentrum Mall.



Setelah puas main main bola, balapan mobil, naik mobil mobilan, naik kereta, dll di Transtudio Mini, perut pun keroncongan. Kita langsung menuju lantai bawah, karena di lantai itu isinya sebagian besar gerai makanan. Buat yang mau tahu ada apa aja di lantai bawah, silakan meluncur ke Postingan Ini, sudah pernah kubahas dulu saat Grand Opening Transmart Mataram
Tempat makan yang kita pilih untuk ngisi perut kali ini adalah Kampong Melayu yang letaknya persis di dekat pintu belakang (pintu menuju parkiran sepeda motor). 



Usut punya usut, Kampong Melayu ini ternyata brand terbaru milik My Kopi O Group, dimana saat ini (Sept 2017) baru ada satu di Indonesia, ya di Transmart ini. Selain Kampong Melayu, brand yang tergabung dalam My Kopi O Group yaitu Qua-Li, Malay Village, My Kopi-O!, My Kopi-O! Indonesian Bistro, dan Dendeng-O!

Berdasarkan info yang kudapat, brand ini punya cita-cita untuk membawa Kuliner lokal dan bumbu dapur keseharian kedalam konsep yang lebih kekinian, dengan konsep yang humble dan dekat dengan anak muda, Kampong Melayu mencoba memberikan menu-menu yang bercitarasa unik dengan harga yang bersahabat, memorable, dan tanpa meninggalkan identitas kelokalannya. 

*** 

Nasi Timbel Daging Penyet Sambal Ijo (40.8k)
Ini adalah menu pilihanku. Isinya ada Nasi Putih yang terbungkus daun pisang dengan bawang goreng di atasnya, kerupuk, tahu goreng, tempe goreng, acar, dan tentu saja tokoh utamanya daging sapi berselimut sambal ijo. Menu ini cocok buat kamu kamu penyuka pedasssss, Mumtazzz. 


Nasi Uduk Kare Ayam (40.8k)
Ini adalah menu pilihan emaknya anak anak. Penyajiannya unik deh, menggunakan nampan bermotif jadul (anak 90an pasti tahu), dengan 3 mangkok alumunium yang masing masing berisi Nasi Uduk, Kare Ayam, dan yang terakhir Telur Rebus, Sambal, Acar serta Orek Kacang Tanah. Aku sempet nyicipin dikit sih, menurutku menu ini juga recommended, enggak kalah nikmat dibanding menu pertama tadi


Martabak Keju Sosis (32.8k)
Martabak ini enggak jauh beda dengan martabak kebanyakan, tapi yang bikin juara adalah topping nya yang terdiri dari potongan sosis dan keju serta cocolan nya berupa sambal yang otentik dari Kampong Melayu. Pas potongan martabaknya kita tarik, kejunya itu lho jadi memanjang, seakan enggak mau dipisahkan dengan potongan martabak lain. Enak enak enak...


Es Campur Durian (25.8k)
Ini nih menu dessert favorit. Satu porsi gini isinya ada Es Serut, Es Krim, potongan Roti Kering, Kolang Kaling, Jelly, Nata de Coco, Selasih, Saus Gula Merah, dan tentu saja Daging Durian Asli. Selain buah durian, ada juga pilihan Kacang Merah, Melon dan Mangga.


Nah itu adalah beberapa menu yang kita coba, sebenernya masih banyak menu makanan lain yang sepertinya maknyusss juga, tapi berhubung perutnya udah penuh, next time bakal kita cobain. Buat kalian yang penasaran dengan menu menu yang lebih lengkap, silakan kunjungi websitenya mykopiogroup.id  , atau bisa juga kepoin akun Instagramnya @kampongmelayuid

Oia, satu lagi, karena ini ada di bagian dalam Mall, tentunya bebas asap rokok donk. Tapi tenang aja, buat kalian yang enggak bisa lepas dari rokok setelah makan, Kampong Melayu ini menyediakan tempat makan khusus untuk para ahli hisap, di bagian samping yang muat sampai 14 orang. Dan untuk group, ruangan ini bisa dibooking lho...

Perut udah kenyang, males pulang.... Heuheuheu
akhirnya kita lanjut nonton di CGV yang pintu masuknya deket banget ama Kampong Melayu ini, mumpung ada film baru yang lagi heboh di Linimasa, yaitu IT. Kalian udah nonton??



Share:

Blog Archive