21 November 2017

Ini Dia 3 Tempat Wisata Yang Paling Romantis di Kota Bandung

Nama kota Bandung tidak hanya dikenal oleh warga negara Indonesia saja, melainkan hingga terkenal sampai ke Benua Biru Eropa. Itu sebabnya, mengapa kota yang berjuluk Paris Van Java ini kerap menjadi tujuan utama destinasi bagi para wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.

Seperti yang kita ketahui juga, bahwa kota Bandung dijuluki dengan nama Surganya Kuliner. Dengan demikian, tak heran jika kota Bandung selalu memanjakan para travelernya. Berbicara soal berita terbaru dari kota Bandung, ada beberapa tempat wisata yang saat ini sedang menjadi perbincangan hangat dikalangan para wisatawan lokal dan mancanegara.

Tempat wisata apa sajakah itu ? Untuk mengetahui lebih jelasnya lagi, mari sama-sama kita simak ulasan dibawah ini mengenai 3 tempat wisata yang paling romantis di kota Bandung :

1. Taman Begonia
Tempat wisata paling romantis di kota Bandung yang pertama adalah Taman Begonia, yang sedang viral di dunia maya karena keindahan kebun bunganya yang begitu memukau. Ada berbagai macam jenis bunga, mulai dari bunga khas Indonesia, Persia, Timur Tengah, Eropa, dan masih banyak lagi. Objek wisata alam yang satu ini bisa kamu temukan di Jalan Maribaya No. 120 A Lembang, Bandung Barat.

sumber : .sebandung

2. Terminal Grafika
Tempat wisata paling romantis di kota Bandung yang kedua adalah Terminal Grafika, yang letaknya berada di tengah-tengah hutan pinus, atau yang lebih tepatnya lagi berada di Jalan Raya Tangkuban Perahu KM 8 Cikole, Kecamatan Lembang, Bandung Barat. Meski berada ditengah-tengah hutan, namun Terminal Grafika ini sudah dibalut dengan nuansa modern yang dipadukan nuansa khas Sunda.

sumber : https://planius.wordpress

3. Sendang Geulis Kahuripan (Sirah Cai Kahuripan)
Tempat wisata paling romantis di kota Bandung yang ketiga adalah Sendang Geulis Kahuripan, yaong mampu menyihir para wisatawan lokal dan mancanegara. Pasalnya, Sendang Geulis Kahuripan ini menyuguhkan pemandangan alam yang begitu asri, sejuk, tenang, hijau, dan menyegarkan. Selain itu, terdapat juga kolam pemandian yang airnya begitu sangat jernih. Untuk bisa mencapai Sendang Geulis Kahuripan, kamu bisa menemukannya di daerah Cikalong Wetan Kabupaten Bandung Barat.


Itulah 3 tempat wisata paling romantis yang ada di kota Bandung. Dengan demikian, kamu tidak akan kebingungan lagi saat mencari tempat wisata alam yang indah di kota Kembang.

Yuk ke Bandung....
Share:

19 November 2017

Yang Enak Enak di Bakso Lapangan Tembak

Beberapa tahun beroperasi, banyak gerai makanan di Lombok Epicentrum Mall buka tutup silih berganti. Namun masih ada beberapa gerai yang mampu bertahan sampai sekarang, salah satunya adalah gerai makanan Bakso Lapangan Tembak (BLT) yang lokasinya berada di Lower Ground, dekat pintu masuk timur. Kalau dihitung hitung sih, aku lumayan sering juga makan di sini, selain menu makanannya lengkap, di sini terdapat arena playground buat anak anak, cocok banget buat kita, pasangan muda yang kemana mana selalu bawa si kecil, heuheuheu. Jadi kita bisa tenang makan, si kecil bisa puas maen maen, dan kadang malah nemu temen baru.


SEJARAH
Aku sudah lama mengetahui tentang brand bakso ini saat dulu kuliah di Jakarta, tapi ya berhubung anak kuliahan dengan uang saku pas pasan, dulu cuma bisa lihat aja. Nah alhamdulilah saat aku tinggal di Lombok, gerai ini pun buka juga di Lombok.

By the way di setiap gerai BLT selalu dipajang sebuah foto laki laki dalam pigura besar dengan  mengenakan baju adat jawa, yuph itu adalah foto Bapak Ki Ageng Widyanto Suryo Buwono (alm) yang merupakan founder BLT.

Menurut info dari website resmi BLT, penggunaan nama Lapangan Tembak karena gerai pertama dulunya berada di komplek lapangan tembak Senayan, Jakarta, dimana sebelumnya beliau berjualan keliling menggunakan pikulan lalu gerobak.

Hingga akhir tahun 2017 ini, gerai BLT sudah ada ratusan yang tersebar di berbagai wilayah Nusantara, heuheuheu keren yaaaa.




MENU
Yaaa meskipun namanya menggunakan kata ``Bakso``, menu yang disajikan bukan cuma bakso ternyata. Ada juga Ayam Betutu, Ayam Kremes, Mie Godog, Mie Nyemek, Nasi Goreng, Bihun, Kwetiaw, Sapi Lada Hitam, Fuyung Hai dan masih banyak lagi. Untuk lebih lengkapnya, silakan meluncur ke Sini.


Bakso Special. Jujur aja, meskipun harganya sedikit di atas rata rata kedai kedai bakso pada umumnya, Apa yang kita dapat dari semangkok bakso lapangan tembak ini sepadan, atau kalau dalam bahasa anak gaulnya ``worth it``. Satu porsi bakso ini berisi bakso rebus, bakso goreng, tahu, pangsit mie kuning dan tentu saja kuahnya yang gurih bikin nagih, bahkan si kecil (Baby K) pun suka banget ama bakso ini (tanpa tambahan saus dan kecap)


Nasi Ayam Betutu Goreng. Menu yang cocok buat kalian yang lagi super kelaperan, karena satu porsi ini lengkap banget dapetnya, ada Nasi Putih, Ayam Goreng, Sambal, Kangkung, Kacang Goreng, dan Irisan Timun Tomat. Ayam goreng nya itu lho, garing gurih di luar, tapi tetep lembut di dalem.. Sambalnya juga nampol, rasanya enggak terlalu pedas, jadi enak buat digado alias colek solek sambal doank pake tangan.


Bakso Goreng. Meskipun namanya bakso goreng, menu ini tetap memakai kuah, tapi terpisah penyajiannya, nah pas makan, terserah kita mau dicampur ke kuahnya atau dicelup celup aja, atau dimakan baksonya lalu diminuma kuahnya, heuheuheu. Menurutku sih ini lebih ke cemilan ya, karena enggak kenyang kalau makan ini aja (dasar perut karet)

Untuk minuman, aku sih selalu order kopi panas hitam ya, heuheuheu kopi hitamnya joss. Selain kopi, menu minumannya ada Es Teh Lemon, Es Teh Leci, Es Lapangan Tembak (semacam es Campur), Berbagai Macam Jus Buah, Es Kelapa, Es Jeruk, dll.

Kalau kalian lagi pengen yang seger seger, aku sih merekomendasikan Es lapangan tembak yang isinya adalah potongan agar-agar, kolang-kaling, rumput laut, cincau hitam dan biji selasih. Biasanya es seperti ini disajikan dengan irisan buah nangka ya, tapi es lapangan tembak ini disajikan dengan irisan buah nanas. Tak lupa ditambah es serut dan siraman sirup serta susu kental manis, enak deh, segeeeerr, dan manisnya tuh alami jadi enggak meninggalkan rasa aneh di tenggorokan.

Nah gimana? Udah ngiler belum? Heuheuheu buruan dah langsung meluncur ke Bakso Lapangan Tembak di Lombok Epicentrum Mall, atau gerai gerai Bakso Lapangan Tembak di dekat rumah kalian
Share:

14 November 2017

Liburan Seru di Holiday Resort Lombok

Enggak terasa, Tahun 2017 udah mau abis aja, si baby K udah mulai besar aja, dan jatah cuti masih banyak aja, heuheuheu. Sebelum cuti sulit didapat gegara target kerjaan akhir tahun, aku memutuskan untuk mengambil jatah cuti dan kabur dari rutinitas kerja ke suatu tempat yang asyik bin aduhai.

Karena kita ada di pulau nan cantik bernama Lombok, jadinya enggak perlu bingung bingung ngabur kemana, cukup yang deket deket aja.


Setelah buka aplikasi Tripadvisor dan baca review review hotel di sekitar Senggigi, terpilihlah Holiday Resort Lombok yang terletak di Pantai Mangsit, Lombok Barat, tidak jauh dari Pantai Senggigi yang sudah lama kesohor.

Dengan jarak sekitar 18 km dari pusat Kota Mataram, perjalanan kita tempuh dalam waktu setengah jam saja menggunakan jasa taksi online. Pagi ini jalanan senggigi terasa lumayan sepi, karena ini masih hari dan jam kerja, heuheuheu beda banget suasananya saat sabtu atau minggu sore, saat saat dimana jalur tersebut kondisinya padat merayap.

Sampai di lokasi drop off, kita langsung disambut oleh staff hotel, dan membantu membawa tas tas bawaan kita, maklum ya bawa anak kecil, jadi bawaan kita banyak (padahal enggak liburan jauh).


Proses check in sangat cepat, dan saat kita menunggu konfirmasi siapnya kamar, kita mendapat welcome drink dan handuk basah dingin nan wangi, heuheuheu seger bangeeet. Maklum akhir akhir ini hawa di lombok lagi panas panasnya, meskipun sering hujan. By the way lobinya luas banget, dengan gaya khas kayu kayu bangunan lama, dan Lobi ini menyatu dengan Rinjani Restoran yang biasa digunakan untuk sarapan para tamu,

Sebenernya sih kita datangnya kepagian, karena waktu check in khan harusnya jam 2 siang, namun karena sudah ada kamar yang ready, akhirnya kita diantar langsung oleh staff hotel menuju kamar.



Ada beberapa jenis kamar yang bisa dipilih, dengan harga yang berbeda dan view yang berbeda pula. Nah untuk kamar yang kita tempati ini viewnya garden/taman yang serba hijau bikin seger mata.

KAMAR MANDI
Hal pertama yang selalu aku lakukan saat masuk ruangan hotel adalah ngecek kamar mandinya, heuheuheu, karena menurutku kondisi kamar mandi itu sangat penting. Dan ternyata kamar mandinya di luar ekspektasi kita, luas bangeeet, semi semi outdoor gitu. Tetep indoor sih, cuma di area kamar mandi terdapat semacam taman kecil berisi beberapa tanaman yang diatasnya beratap bolong bolong, maksudnya bolong bolong disini adalah saat hujan, air hujan nya bisa masuk membasahi taman, tapi tetep tertutup alias enggak kelihatan dari luar.



Perlengkapan yang disediakan di dalam kamar mandi juga lengkap banget, ada dua handuk besar, dua handuk kecil, hair dryer, kaca besar, wastafel dengan air panas dan biasa, tissue, wc duduk, tempat sampah, alat mandi lengkap (sabun cair, sabun batang, odol, sikat gigi, sampho, shower cap), cotton bud, alat pencukur rambut, sisir, dan shower dengan air panas dan biasa.

RUANGAN KAMAR
Ruangan kamarnya pun tak kalah luas, ada bed besar (cukup untuk 2 dewasa dan 1 anak), meja panjang, televisi dengan puluhan channel, AC, kursi biasa, kursi panjang, dua kursi dan meja tamu, telepon, lemari pakaian (di dalam nya terdapat 2 sandal, 2 payung dan beberapa gantungan baju), safety box, cermin, tempat sampah, kulkas, buku menu makanan yang bisa diorder lewat telepon (24 jam) dan mini bar yang lengkap dengan cangkir, sendok, dua botol air mineral, kopi shacet, teh celup, dan gula pasir serta alat pemanas air elektrik. Sedangkan di bagian depan terdapat teras berisi dua kursi dan satu meja. Lengkap abissss, cocok banget buat liburan keluarga.




FASILITAS LAIN
Sore harinya kita keliling jalan jalan di sekitar Holiday Resort, untuk melihat lihat ada apa aja sih di sini. Hingga akhirnya kutemukan satu tempat yang menarik perhatian kita berdua, yaitu SPA, heuheuheu, pas banget nih sore sore gini menikmati pijat pijat asoy di SPA.

Di mandalika spa ini menyediakan paket spa couple, alias spa untuk pasangan dalam 1 ruangan, dan tentu saja kita ambil yang ini ya. Nah terus si kecil gimana tuh? Tenang saja, di sebelah Mandalika Spa ini terdapat satu ruangan bernama Sea World Kids Club, yang mana anak kecil pasti enggak bisa menolak untuk ditinggal di situ, yuhuuu tak terkecuali si Baby K.


Di ruangan spa yang lumayan luas ini terdapat 2 bed, bathtub, tempat ganti, shower, gantungan baju dan safety box. Selama 1 jam lebih kita berdua di pijat mulai dari ujung kaki sampai kepala. Untuk therapist nya kita bisa pilih yang lelaki atau perempuan, monggo dipilih yang nyaman yang mana. Yang jelas puas banget dah selama sejam itu.

Setelah selesai spa dan ganti baju, kita disuguhi dengan satu poci air jahe madu hangat. Enak enak enak....

FYI selain itu di sekitar SPA ini juga terdapat minimarket, blue marlin dive, serta Gecko Bar.



DINNER
Saat makan malam tiba, kita menuju Khayangan Resto yang lokasinya dekat dengan kolam renang. Ada beberapa lokasi meja kursi yang bisa kita pilih, di area dekat resto, di dekat kolam, atau di dekat pantai. Nah berhubung malam ini angin sedang kurang bersahabat, kita pilih yang dekat resto nya, gpp lah dekat dapur, daripada masuk angin gegara angin pantai.

Ada banyak menu yang bisa dipesan, baik itu menu lokal maupun menu bule. Dan menu makanan yang kita pesan adalah Nasi Timbel, Ayam Goreng Cabai Hijau serta Paket Burger untuk anak.


Dari segi rasa, ketiga makanan ini terbilang enak, biasalah standar hotel pasti ueeenak. Apalagi burgernya, juaraaaa. Gara  gara aku naksir ama burgernya, akhirnya aku dan si kecil tukeran menu makanan, dia makan nasi ayam goreng (tanpa sambal), sedangkan aku yang makan paket burger anak, heuheuheu. 

Oia ada satu hal lagi yang bikin surprise, saat kita sedang asyik makan, tiba tiba datang 4 orang pemain musik berseragam putih putih menghampiri kita, mengucapkan selamat malam, bertanya mau request lagu apa. Karena kita enggak kepikiran, akhirnya mereka menyanyi bebas sampai 4 lagu, heuheuheuheu... Seru seru seru.


SARAPAN
Sebelum jam 7 pagi, menu sarapan sudah siap di Rinjani Restaurant (dekat lobi). Pagi ini terasa sangat ramai (padahal hari kerja lho), eh ternyata lagi ada tamu group beberapa bus yang menginap di sini, sepertinya lagi ada gathering. Kalo diterawang dari bahasanya sih, mereka ini dari Jawa Barat , logat sundanya kental banget.

Saat sampai di Rinjani Restaurant, kita disapa oleh salah satu staff cantik berbaju adat sasak dengan memegang semacam kertas daftar kamar, oleh beliau ditanya kita dari kamar berapa, dan setelah kita menyebutkan,  ditandailah nomor kamar kita di kertas catatan tadi. Lalu beliau mencarikan kita meja kursi yang masih kosong. Mantap Service nya..... Tidak sampai disitu, baby chair pun dibawakan , special untuk si Baby K, heuheheu



Menu yang disediakan saaaangat banyak dengan metode buffet. Ada bakso, Nasi, Mie Goreng, Gulai Ikan Kakap, Kentang, Sayur, Kerupuk, Pecel Lontong, Telur Dadar, Bubur Ayam, Salad, Buah Segar, berbagai macam pastry, sereal, roti tawar lengkap dengan selainya, teh, kopi, susu, jus buah dan air mineral. Bingung aku pilih yang mana dulu......... Dengan teknik ambil sedikit sedikit, akhirnya aku bisa mencicipi semua, Heuheheuheu. Enak enak enak

KOLAM RENANG
Nah ini nih yang paling ditunggu tunggu si kecil, yaitu main air di kolam renang.
Kolam renangnya ini bentuknya unik, melengkung semacam huruf U, dimana di salah satu ujungnya terdapat Pool Bar, dengan tempat duduk di dalam kolam nya. Jadi kita bisa minum minum jus/minuman lain sambil berendem, Haha


Ada berbagai macam kedalaman, dari yang sangat dangkal untuk anak anak, sampai dengan yang paling dalam sekitar 1.5 meter, yang biasanya dipakai latihan diving untuk tamu yang order pelatihan diving di Blue Marlin Dive yang gerai nya ada di dekat Mandalika Spa.

Di sepanjang tepian kolam terdapat meja kursi, bean bag dan payung besar yang bisa dinikmati para tamu untuk bersantai atau berjemur.




Yuhuuu, sekianlah cerita singkat kita, kabur dari penatnya rutinitas pekerjaan dan target akhir tahun di lokasi yang sangat nyaman, tapi enggak jauh dari rumah :)

Semoga bisa jadi referensi untuk kalian, terutama pasangan pasangan/keluarga kecil yang sudah mempunyai jagoan kecil yang sedang ingin berlibur....

***

HOLIDAY RESORT LOMBOK
Jalan Raya Senggigi Mangsit, Lombok Barat (lihat peta)
Telp : 0370 693444
Web : http://www.holidayresort-lombok.com/
Email : reservationmgr@holidayresort-lombok.com
IG : @holidayresort.lombok



Share:

13 November 2017

Keuntungan Memilih Proyektor Merek China di Pasaran

Proyektor merupakan alat yang digunakan untuk dapat mempresentasikan gambar, file, video, hingga juga film. Sehingga alat ini biasanya digunakan oleh para penikmat film untuk menonton film di rumah untuk mendapatkan sensasi menonton film di bioskop. Alat ini juga dapat digunakan untuk melakukan presentasi yang ada di sekolah, kantor, dan kampus. Sehingga memudahkan orang lain untuk melihat gambaran dengan jelas apa yang ingin ditampilkan oleh orang yang sedang presentasi. Disamping kegunaan tersebut, alat ini tentu saja menawarkan banyak manfaat dan fungsi lainnya yang bisa dimanfaatkan dirumah, kampus, ataupun di berbagai kantor.


Karena menawarkan banyak manfaat dan fungsi yang bisa digunakan oleh pemiliknya, tidak heran apabila banyak orang yang mencari alat ini di pasaran. Bagi yang ingin membeli alat ini, bisa memilihnya dari berbagai pertimbangan yang ada seperti dari merek dan juga produsennya. Dimana hal tersebut akan juga mempengaruhi harganya yang akan dipasaran. Salah satu pilihan untuk masyarakat yang bisa dibeli adalah merek dari China yang menawarkan beberapa keuntungan apabila memilih alat dari China ini.

Keuntungan memilih proyektor buatan China

Beberapa contoh keuntungan yang bisa didapatkan oleh pembeli adalah seperti berikut ini.

1. Harganya lebih murah
Harga dari alat ini sendiri tergolong lumayan yaitu biasanya bisa didapatkan dengan harga sekitar 2 jutaan rupiah ke atas. Akan tetapi apabila dilihat dari fungsinya, tentunya harga tersebut masih tergolong murah dan terjangkau oleh masyarakat. Walaupun sudah mempunyai harga yang terjangkau, tetapi nyatanya banyak masyarakat yang tetap ingin mendapatkan harga yang lebih murah lagi. Oleh karena itulah pembeli bisa untuk memilih produk dari China yang biasanya menawarkan harga yang lebih murah. Apabila produsen proyektor biasanya menawarkan harga 2 jutaan ke atas, untuk merek dan produk dari China ini menawarkan harga yang lebih murah yaitu 300 hingga 1 jutaan rupiah saja. Sehingga dari harganya memang akan lebih terjangkau dari produk China.

2. Mempunyai banyak jenis yang ditawarkan 
Keuntungan selanjutnya apabila memilih produk dari China adalah dapat mempunyai banyak jenis yang ditawarkan. Dimana ada beberapa produk yang bisa dipilih yaitu dari banyak merek yang bisa dipilih, dari tipe yang dapat dipilih, dan juga dari jenisnya. Ada jenis yang mini yang mempunyai ukuran yang mini dan juga harga yang lebih murah. Untuk jenis mini ini bisa didapatkan dengan harga 300 ribuan saja. Sedangkan untuk yang mempunyai ukuran standard bisa didapatkan dengan harga 1 jutaan rupiah saja. Sehingga ada banyak pilihan yang ada dari jenis yang bisa dipilih.

3. Kualitas yang tidak kalah 
Apabila memilih produk elektronik atau produk lainnya dari China memang terkenal tidak awet. Tetapi hal tersebut tergantung juga dari orang yang akan memakainya dan cara pemakaian serta perawatannya. Untuk harga dari produk China ini memang lebih murah tetapi kualitasnya tidak kalah dengan produk dari negara lain. Karena menghasilkan gambar, ukuran, resolusi layar, daya baterai yang tidak kalah dengan produk lainnya.

4. Bisa didapatkan dengan mudah 
Dan keuntungan terakhir dari proyektor murah dari China ini adalah bisa didapatkan di banyak tempat. Utamanya bisa membeli di toko online dan situs belanja online yang menawarkan berbagai tipe dan juga harga alat ini. Sehingga Anda tidak perlu repot untuk mencarinya dengan berkeliling di kota tetapi bisa langsung membelinya dengan mudah lewat gadget di rumah.
Share:

11 November 2017

Menyusuri Jembatan Kayu Hutan Mangrove Lombok

Hari Minggu kemarin setelah kondangan di pernikahan kerabat, kita berlima (aku, baby K, emaknya, dan 2 sepupu) meluncur ke arah Pelabuhan Lembar Lombok Barat. Bukan mau nyebrang ke Bali ya, tapi mau nyari yang sejuk sejuk di sekitar sana.


Jadi sekitar 500 meter sebelum pelabuhan lembar, ada persimpangan menuju Pantai Cemara, nah di deket pantai cemara itulah terdapat hutan bakau/mangrove yang sudah dikelola warga setempat menjadi tempat wisata keluarga.

Awalnya kita nyasar, kendaraan justru mengarah ke pantainya melewati jembatan kayu dengan tulisan Pantai Cemare di sebelah nya. Jembatan ini ada dua jalur, satu jalur kecil untuk motor dan satunya jalur besar untuk mobil dan/atau motor. Meskipun begitu, karena bagian bawahnya terbuat dari papan papan kayu yang goyang2, serem juga pas naik mobil melewati jembatan ini.



Kita memang enggak observasi dulu di dunia maya maupun di google maps mengenai lokasi hutan mangrove itu, pokoknya pake GPS aja alias Gunakan Penduduk Setempat. Hingga akhirnya kendaraan kita sampai di sebuah warung kecil, dan bertanya ke pemiliknya dengan menunjukkan sebuah foto dari Instagram yaitu sebuah jembatan kayu di antara hutan mangrove.

Dari informasi pemilik warung tersebut kita tahu bahwa kita salah arah, harusnya enggak perlu menyeberang jembatan kayu yang horror tadi. Nah sekitar 200 meter sebelum jembatan kayu tadi ada sebuah bangunan SD bernama SDN 3 Lembar, nah di situ kita harusnya belok kanan menuju kantor Polair, dan lokasi wisata hutan mangrove itu ada persis di belakang kantor tersebut.


Siang ini parkiran terlihat sepi, cuman terlihat beberapa kendaraan saja. Mungkin karena ini tengah hari ya, kalo sore atau pagi bisa jadi lebih rame.

Kedatangan kita langsung disambut oleh seorang pemuda yang sepertinya pemuda setempat,  beliau menawarkan untuk naik perahu keliling hutan mangrove, dengan hanya membayar 50 ribu (untuk 4 orang). Tapi kita menolak secara halus, dengan alasan mau jalan jalan keliling dulu.

Ada satu berugak di depan jalur masuk menuju hutan mangrove yang diisi beberapa orang, kalo dilihat dari pakaian yang dikenakan sih bukan wisatawan ya, kemungkinan sih warga sekitar sini. Awalnya aku kira mereka ini penjaga pintu masuk yang memungut biaya masuk area hutan mangrove, eh ternyata aku salah, masuk ya  tinggal masuk aja, enggak ada tiket masuk nya, heuheuheu.


Dari pintu masuk ini tersedia akses jalan/jembatan kayu menyusuri pinggiran sungai, lalu ada jembatan yang mengarahkan kita ke seberang dan lanjut jembatan kayu lagi di pinggiran sungai hingga beberapa puluh meter ke arah utara. Menurut informasi yang aku terima, total panjang jembatan kayu ini sekitar 250 meteran. Masih terbilang pendek bila dibandingkan dengan luasnya hutan mangrove ini. Ya semoga ke depan nya bisa ditambah panjang jembatan kayu ini, dan yang lebih penting, Terawaaat...

Untuk tempat istirahat, juga disediakan berugak/gazebo di beberapa titik jembatan kayu, lumayan buat ngadem, karena duduk di berugak ini enak banget rasanya, sejuk semilir angin. Nah buat yang jomblo dan kebetulan datang kesini, siap siap kuatkan hati, karena berugak2 tadi kebanyakan diisi pasangan muda mudi yang lagi pacaran, heuheuheu


Setelah puas menyusuri jembatan kayu, foto foto, duduk duduk santai di berugak, dan lanjut foto foto lagi, kita pun jalan balik ke parkiran. Nah sebelum sampai parkiran, mas mas yang tadi nawarin perahu datang mendekat lagi, heuheuheu, menanyakan jadi atau enggak naik perahu nya. Karena kita enggak tertarik naik perahu, kita pun menolak dengan halus sambil tersenyum. 

Nah buat kalian yang bingung weekend mau kemana, mau pacaran dimana, bisa dah jadikan hutan mangrove ini sebagai alternatif tujuan wisata. Enggak perlu bawa bekal, karena di sekitar lokasi banyak tersedia warung. Yang paling penting jangan lupa bawa kamera yaaa, pokoknya wajib fotoan di sini :)

Rumah Apung

***

Peta Lokasi Hutan Mangrove, Lombok



.
Share:

6 November 2017

Ada Apa Aja sih di Museum Negeri NTB?


Mungkin ada banyak di antara kalian yang enggak terlalu tertarik ya dengan menghabiskan waktu hari libur/weekend di sebuah Museum, heuheuheu. Jujur, aku juga sih :) Nah tapi, beberapa hari yang lalu, hari liburku kuisi dengan keliling sebuah museum di Kota Mataram. Namanya Museum NTB

Tujuan utamanya memang bukan untuk melihat lihat isi museum sih (karena sudah pernah) tapi untuk mengantar, mendampingi dan mendokumentasikan kegiatan si Baby K yang lagi ikut programnya McD di Museum NTB. Jadi McD di Kota Mataram tuh ada kelasnya lho buat anak anak (mungkin di kota lain juga ada). Keanggotaannya murah banget, cuma 55 ribu setahun, plus dapet seragam.



Kegiatan nya macem macem sih, tapi kebetulan di hari minggu ini adalah jalan jalan bareng keliling museum NTB. Kita dijadwalkan berkumpul langsung di TKP jam 9 pagi. Kita sih jam 9 lewat 5 udah sampai di Museum, lha tapi ternyata baru kita doank yang hadir, heuheuheu, sudah jadi kebiasaan ya ngareeet, hingga akhirnya sekitar jam 10 kurang dikit, kegiatan dimulai.

Untuk kegiatan ini, kita membayar lagi 20 ribu (untuk menu makan siang si kecil) plus 2 rb/orang untuk tiket masuk ke Museum.. 

Ada sekitar 10an anak yang mengikuti kegiatan pagi ini, alhamdulilah pesertanya sedikit, jadi masih nyaman lah buat anak, buat orang tua dan tentunya buat para pendamping dari McD. Gak bisa bayangin kalau misalkan yang ikut sampai 50an orang, beuh ribut ribut dah.... Lha anak anak balita semua



Kegiatan diawali dengan foto bersama di depan pintu masuk ruang utama museum. Dilanjutkan dengan masuk museum dan melihat lihat koleksinya.

Meskipun aku udah pernah kesini dan enggak terlalu tertarik dengan museum, ternyata seru juga ya, ngelihat2 peninggalan2 masa lalu yang ditemukan di sekitar wilayah Nusa Tenggara Barat.

Lumayan banyak sih koleksinya, namun cuma beberapa yang berhasil aku abadikan dengan baik di kamera, karena konsentrasi terpecah dengan ngikutin larinya si baby K yang enggak bisa diem, heuheuheu

1. Bendera Perang yang dibawa Pasukan Kesultanan Bima saat melawan penjajah, Surat Perjanjian Wilayah Sultan Bima dengan Belanda, Ikat Pinggang Sultan Bima, Topi yang dipakai oleh Perdana Menteri Kesultanan, Baju dan Celana Sulam yang merupakan pakaian kebesaran Sultan Ibrahim dan Sultan Salahudin dari Kesultanan Bima



2. Berbagai Stempel, Bintang Jasa, dan Palu Pemimpin rapat yang digunakan pada masa Kesultanan Bima dulu



3. Topi Besi, Senapan dan Baju Perang Kesultanan Bima



4. Alat Alat Pertanian



5. Berbagai pecahan Mata Uang



6. Berbagai Macam Aksara, ada aksara sasak (lombok), samawa (sumbawa), Mbojo (bima), arab, jawa dan latin



7. Kitab Mahabharata



8. Kitab Mujarabat



9. Pakaian Pengantin adat Bayan, Lombok Utara



10. Nekara, yang merupakan alat bunyi bunyian dari perunggu untuk mengumpulkan massa, upacara pelantikan raja, lambang status sosial, upacara minta hujan, dan genderang pengiring  perjalanan roh ke alam baka. Alat ini ditemukan di Pringgabaya, Lombok Timur




Dan masih banyak lagi yang lain. 

Setelah semua sudut museum dijelajahi, semua peserta pun keluar ruang pamer, menuju lobi untuk bermain gamelan.

Heuheuheu, seru banget sih mereka ini, kecil kecil udah maen gamelan aja. Aku aja dulu maen gamelan pertama kali pas SMA, itu pun untuk pelajaran Mulok (muatan lokal)...


Kegiatan hari ini diakhiri dengan pembagian makan siang bagi para peserta (si kecil aja) yang menu nya tentu saja nasi ayam nya McD. Beberapa dari peserta ada yang makan langsung di lokasi, ada pula yang langsung pulang.

Alhamdulilah seru sekali kegiatan hari ini, yaa meskipun cuma jalan jalan keliling museum, tapi si kecil kelihatan super happy, ketemu temen temen baru, karena ini memang hari pertama bagi si kecil, sedangkan peserta2 lain sudah mengikuti kegiatan ini beberapa kali.

Semoga kegiatan kegiatan ke depannya bisa lebih seru ya....


***

Lokasi Museum NTB via Google Maps


.
Share:

1 November 2017

Menyusuri Seminyak Bali


Beberapa waktu lalu, aku sempet ngetrip dua hari ke Bali bareng si kecil dan emak nya. Rencana utamanya adalah ngikutin event Pesona Mandiri Nusa Dua Fiesta 2017 di daerah Nusa Dua Bali.

Karena event itu ada di Nusa Dua, kita pun nyari hotelnya di Nusa Dua pula. Banyak bangeeet hotel di area Nusa Dua ini, aku sampai bingung milih nya. Hingga akhirnya terpilihlah Hotel Amaris di Jalan Pratama Nusa Dua dengan pertimbangan lokasi yg tidak jauh dari tempat event, ada kolam renang, ada sarapan, dan tentunya masuk dalam budget, heuheuheu.



Setelah puas menikmati event Nusa Dua Fiesta, kita menyempatkan untuk berwisata kuliner di area Seminyak, yang berjarak sekitar 18 km dari hotel.

Untuk menuju kesana kita menggunakan salah satu aplikasi taksi online, yaitu GoCar, karena saldo GoPay ku masih lumayan banyak, dan bila menggunakan gopay, tarifnya bisa setengah dari tarif normal (bayar cash), lumayan khan... Tapi untuk memesan taksi online dari hotel ini, kita harus hati hati, karena sebenarnya di lobi sudah ada petugas jaga penyedia jasa taksi konvensional, plus di depan luar hotel ada semacam banner yang isinya melarang keberadaan semua jenis taksi online.

Nah saat aku udah order gocar, sang drivernya telpon, memastikan kebenaran orderan ini, dan menanyakan banyaknya orang yang naik, serta warna baju yang dipakai, kemudian dia meminta kita untuk berjalan keluar hotel sedikit, nah disitulah kita naik mobil nya. Agak kurang asyik sih ya, tapi demi kenyamanan bersama, aku ngikutin aja saran driver nya :)


Untuk mempersingkat waktu, kita lewat jalur tol, maklum ini hari libur, jalanan relatif lebih ramai dari biasanya. Nah kebetulan juga kita udah punya kartu e-money keluaran bank mandiri yang kita dapat dari event Nusa Dua Fiesta kemarin untuk membayar biaya lewat tol, karena mulai 1 Oktober 2017 kemarin, pintu tol tidak menerima pembayaran uang cash lagi.

Tujuan pertama kita di Seminyak adalah Mad Pops di Jalan Kayu Aya, yang merupakan kedai es krim yang lagi ngehits abisss di Instagram. Untuk bisa menikmati segarnya es krim di sini, kita harus bersabar mengantre, dan mengantrenya pun di luar, karena kedai ini lumayan sempit, kira kira cuma cukup untuk 5 orang di dalam dan itu pun berdiri, enggak ada kursi di dalam, kegiatan mengantre bisa jadi semakin lama karena setiap orang yang di dalam pasti akan foto foto setelah mendapatkan es krim nya, dengan background yang ngehitss itu... Padahal cuma lampu bertuliskan Ice Ice Baby lho... Heuheuheu


Satu Scoop Es krim ini harganya 30 ribu, tapi bila kita beli 2 scoop, harganya cuma 45 ribu aja, itu dah termasuk cone nya. Pilihan rasa es krim nya unik unik deh, bakalan susah ditemuin di tempat lain, atau mungkin bahkan enggak ada di tempat lain. Tapi beneran deh ini es krim nya enak banget, jadi bukan cuma tempatnya yang oke buat fotoan, tempat ini rame karena memang es krim nya enaaak. Pokoknya kalau kalian lagi ke daerah Seminyak, wajib dah mampir ke Madpops ini. 

Perjalanan kita lanjutkan ke arah barat, menyusuri jalan Kayu Aya, tujuan berikutnya sih fotoan di Sea Sircus dan Motel Mexicola.

Sepanjang jalan kayu aya ini memang banyak banget tempat2 yang lucu lucu buat foto foto, dan beberapa sudah pernah aku dengan namanya.

Di pertigaan Seminyak Square, kita ambil jalan yang kanan, melewati titik temu coffee, sisterfield cafe dan seminyak village, di pertigaan berikutnya kita ambil arah kiri, menyusuri jalan kayu jati. hingga akhirnya ketemu juga Motel Mexicola yang kesohor itu. Kita enggak niat masuk sih, cuma mau fotoan aja di depannya, karena melihat menu nya kita enggak cocok, heuheuheu.


Perjalanan kita lanjutkan ke arah barat, hingga ketemu pertigaan dan belok kiri, ketemu lagi dah ama Jalan Kayu Aya, dan enggak jauh dari pertigaan ini sampailah kita di Sea circus. Seperti halnya Motel Mexicola, kita enggak cocok dengan menunya Sea circus, jadinya cuma fotoan di depan nya aja.

Ternyata yang punya niatan seperti itu enggak cuma kita lho, heuheuheu setidaknya ada dua pasangan yang lagi asyik fotoan di situ, dan kita pun harus mengantre

Setelah mereka selesai dan puas dengan hasil foto mereka, kita pun beraksi. Pokoknya ambil dari semua sudut dengan berbagai gaya, puas puasin mumpung sudah sampai sini. 




Setelah puas foto foto, kita balik lagi jalan kaki menuju Jalan Kayu Jati, tujuan nya yaitu untuk makan siang di warung Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku, berdasarkan informasi dari Tripadvisor sih warung ini Halal dan Recomended.

Sesuai namanya, warung ini cuma menyediakan menu nasi ayam, tapi bisa dipisah atau dicampur, dengan harga yang berbeda.


Seperti yang bisa dilihat dari foto di atas, lengkap banget menu seharga 30 ribu ini, ada nasi, sate lilit (ini sate lilit terenak di dunia), ayam pedes, telur, orek tempe kacang, sambal dan mangkok kecil berisi kuah gurih. Yang jelas worth it lah nasi campur ini... Wajib kalian coba pas ke Seminyak, rasanya bisa diterima lidah lokal, daripada menu menu makanan di resto sekitar sini yang kebanyakan menu luar/western.

Nasi Ayam Kedewatan ini ternyata awal mulanya di daerah ubud, di jalan kedewatan. Karena rasanya yang ueeeenak, nasi ayam ini udah membuka beberapa cabang di bali, yang salah satunya di seminyak ini, dengan masih membawa nama asal jalan nya, yaitu Jalan Kedewatan.

Meskipun suasana siang ini super duper panas, di tempat ini terasa sejuk banget, padahal bukan indoor lho, alias enggak ada AC nya, cuma mengandalkan angin sejuk dari alam dan teduhnya pepohonan di sekitar warung ini.


Perut kenyang, kita pun lanjut balik ke hotel lagi. Masih dengan cara yang sama, yaitu order Taksi Online.... Tapi alhamdulilah order dari sini lebih aman dan nyaman, karena drivernya berani masuk sampai parkiran, kita enggak harus jalan keluar dulu :)

Yaaa semoga ke depannya, taksi online bisa beroperasi secara normal di seluruh Bali, biar driver dan wisatawan merasa aman dan nyaman keliling Bali.
Share:

Yuk ke Pasar Pancingan

Blog Archive