23 March 2019

The Cana Chapel di Subasuka Paradise

Menurut Wikipedia, Kapel (bahasa Inggris: Chapel) adalah sebuah bangunan yang digunakan sebagai tempat untuk persekutuan dan ibadah bagi orang Kristen. Bangunan kapel mungkin saja dibangun melekat pada lembaga lainnya, seperti gereja besar, perguruan tinggi, rumah sakit, istana, penjara, atau pemakaman; atau mungkin juga berdiri sama sekali terpisah dari bangunan lainnya, kadang-kadang dengan areal tanahnya sendiri. Sampai dengan masa Reformasi Protestan, sebuah kapel adalah lokasi tempat ibadah sekunder yang bukan merupakan tanggung jawab utama dari pastor paroki setempat, atau bisa juga merupakan milik individual atau lembaga tertentu. Mayoritas gereja-gereja berukuran besar memiliki satu atau lebih altar sekunder, yang bilamana menempati ruang yang terpisah, sering juga disebut sebagai kapel. 

Nah di jaman sekarang ini, Chapel banyak dimanfaatkan untuk pemberkatan pernikahan, baik itu di luar maupun di dalam negeri. Contohnya di Bali tuh, lumayan banyak Chapel yang disewakan untuk acara pernikahan, dengan tentu saja sajian pemandangan yang aduhai, baik itu ijo bukit maupun pantai. 


Seperti halnya di Kota Kupang ini, ada Chapel juga ternyata, letaknya di area Subasuka Paradise, Jalan Timor Raya, Kupang.

Kita ke chapel ini bukan mau ngadain pesta penikahan atau mau kondangan sih, tapi mau makan di resto Subasuka Paradise, dan sekalian juga mau sunsetan dan foto foto di sekitar Chapel ini.


di sini Ada beberapa pilihan lokasi yang bisa dipakai untuk makan, bisa pilih di gazebo dangan view laut, bisa di tengah area rerumputan, bisa juga pilih di sebelah dalam, dekat dengan kasir.

Awalnya kita ambil tempat di salah satu gazebo yang ada, asyik banget disini, pemandangannya cantik, gazebo ini lokasinya semacam di atas tebing yang berbatasan langsung dengan laut gitu, cocok banget dah buat sunsetan nanti, kita udah pilih pilih makanan nih, tinggal nunggu makanan dateng. 


Tapi akhirnya kita menyerah, gak betah disni, sebabnya kenapa coba? Haha, gara garanya di dekat gazebo ini ada sound system segede gaban yang lagi muter lagu ajeb ajeb gitu, dengan volume maksimal... Huaaaaa, niatnya sih kayaknya mau menghibur pengunjung, tapi failed dah , gagal total. Suaranya campur aduk ama suara angin dan ombak, dan kita pun enggak bisa ngobrol, terlalu berisik.

Hingga akhirnya kita pindah tempat duduk ke bagian dalam, yang dekat kasir, lumayan jauh dari sound system tadi, yaaa meskipun masih kedengeran sih suaranya, tapi setidaknya enggak sekeras tadi, dan kita masih bisa ngobrol ngobrol.



Enggak beberapa lama kita pindah tempat duduk, pesenan makanan pun datang. Jujur sih aku enggak tahu tadi tuh pesen makanan apa aja, karena temen temen yang pesen, sedangkan tadi pas lagi pada pesen, aku lagi sibuk kesana kemari foto foto, heuheuheu. Dan inilah penampakan sebagian pesenan makanan kita.





Menu makanan yang disajikan di sini didominasi menu olahan perairan, seperti udang, ikan, kepiting, cumi cumi dll. Dari segi rasa sih enak ya, standar resto lah, tapi enggak bikin ngerasa "wow" gitu, belum masuk kategori "special". 

Yang juara di sini sih suasana dan pemandangan nya deh. Adem, nyaman, sepoi sepoi, ijo, bersih, dan luas, coba gak ada musik musikan yang super keras itu, beuh nyaman banget dah. Sebenernya udah cukup kok iringan suara ombak dan angin pantai, orang orang nyari tempat makan yang di tepi pantai ya salah satunya nyari suasanya itu. Ah sudahlah, haha, untung ini gratis gegara traktiran temen yang lagi ulang tahun.

***

Peta Lokasi The Cana Chapel, Subasuka Paradise Kupang



.
Share:

17 March 2019

Ternyata Inilah Beberapa Manfaat Yoga Yang Luar Biasa Untuk Kesehatan Tubuh


Siapa sih diantara kita yang tidak kenal pada jenis olahraga yang bernama yoga? Tentu saja kita sudah tidak asing lagi dengan jenis olahraga ringan yang satu ini, terutama untuk kaum wanita. Ya, hal itu memang benar adanya, bahwa kegiatan olahraga yoga ini banyak dilakukan oleh kaum wanita. Itu sebabnya, mengapa kegiatan yoga ini selalu di identikan dengan olahraganya kaum wanita. Meski demikian, tak sedikit juga kaum pria yang melakukan kegiatan olahraga yoga tersebut. Apalagi yoga memiliki segudang manfaat untuk kesehatan tubuh. Dengan demikian, maka tak heran jika olahraga yoga semakin hari semakin banyak diminati oleh masyarakatnya. Selain manfaat yoga yang begitu banyak untuk kesehatan tubuh, olahraga yoga juga bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Bahkan, kegiatan yoga ini hanya membutuhkan gerakan yang simple saja lho. 

Kegiatan yoga itu sendiri berasal dari Negara India, yang memang sudah ada sejak 10 ribu tahun yang lalu. Kata yoga ini dikutip dari bahasa Sansekerta yaitu “Yuj”, yang memiliki arti penyatuan jiwa dan kesadaran yang tak terbatas. Selain melibatkan unsur gerakan dan pernafasan, kegiatan yoga juga melibatkan unsur musik, dimana music tersebut diyakini dapat meningkatkan tenaga dalam yang ada pada bagian bawah tulang belakang. Nah, untuk mempersingkat waktu, mari kita langsung saja ke pembahasan intinya mengenai beberapa manfaat yang luar biasa dari yoga. Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasannya di bawah ini :

1. Mampu Mengurangi Asma
Manfaat pertama yang harus anda ketahui dari yoga untuk kesehatan tubuh, yakni dapat mengurangi asma. Mengapa bisa demikian? Sebab, olahraga yoga ini melibatkan teknik pernafasan yang dapat memberikan efek bagus untuk system pernafasan. 

2. Mengolah Kekuatan Tubuh
Mungkin kita sudah mengetahui dengan manfaat yang satu ini dari yoga. Ya, hal itu memang benar adanya, bahwa salah satu manfaat dari yoga itu dapat mengolah kekuatan tubuh. Akan tetapi, anda harus melakukan gerakkan yoganya dengan tepat dan benar.
3. Dapat Membuat Pikiran Menjadi Tenang
Disamping dapat meningkatkan kekuatan tubuh, olahraga yoga juga sudah terbukti ampuh dalam membuat pikiran menjadi tenang lho. Ya, terang saja demikian, soalnya kegiatan yoga ini mengusung teknik meditasi, penyatuan jiwa, dan musik.

4. Meningkatkan Kualitas Tidur
Berdasarkan dari hasil penelitian, orang-orang yang selalu melakukan yoga itu memiliki kualitas tidur yang baik. Nah, apabila anda ingin memiliki kualitas tidur yang baik, maka lakukan olahraga yoga secara rutin dan teratur. 

5. Meningkatkan Kelenturan Tubuh
Manfaat berikutnya dari kegiatan olahraga yoga yang harus anda ketahui, yakni dapat meningkatkan kelenturan tubuh. Ya, hal ini dikarenakan yoga terfokuskan pada pergerakkan tubuh dan kekuatan tubuh. Dengan demikian, maka tak heran jika seseorang yang sering melakukan yoga memiliki kelenturan tubuh yang sangat baik. Tak hanya sampai disitu saja, kegiatan yoga juga dapat meningkatkan keseimbangan tubuh, meningkatkan kekuatan tubuh, meningkatkan jangkauan gerak, dan sebagainya.

6. Mengatasi Sakit Punggung
Tak banyak orang yang tahu, bahwa kegiatan yoga dapat mengatasi masalah sakit di bagian punggung. Padahal, kegiatan yoga sudah terbukti ampuh dalam mengatasi punggung, bahkan hingga sakit punggung yang kronis sekalipun. 

Itulah beberapa manfaat yang luar biasa dari olahraga yoga yang akan anda dapatkan, dan anda pun harus mulai mencobanya.

Share:

16 March 2019

Nyore di Bukit Cinta Kupang

Ada sebuah lahan luas di dekat Bandara El Tari Kupang, yang selalu ramai saat sore hari. Lahan ini berbentuk semacam bukit dengan rumput hijau dan beberapa pohon yang letaknya berjauhan. Sering banget aku lewat jalanan dekat sini, pengen mampir tapi selalu gak jadi jadi


Bukit ini bernama "Bukit Cinta", entah kenapa dinamai bukit cinta ya, mungkin karena sering dimanfaatkan untuk memadu cinta ya, haha. Nah di weekend kemaren tuh sebenernya aku enggak niat untuk kesini, cuma mau nongkrong ngopi sore aja di Waroenk. Tapi setelah nongkrong, sekitar jam 5 sore, kita bingung juga nih mau kemana, mau pulang kok nanggung, mau sunsetan tapi bosen ke pantai. Hingga akhirnya aku inget ada bukit ciamik di dekat bandara. Ya sudah kita pun langsung meluncur ke Bukit Cinta itu.

Ada beberapa jalur masuk ke Bukit Cinta ini, bisa kalian lihat di peta di bawah ini :

.
Jalur berwarna putih yang menuju ke tengah bukit itu adalah jalur jalur yang bisa dilalui, nah kalau kita lewat jalur yang dekat bunderan bandara (kiri bawah). Jalan masuk ini kecil, seukuran 1 mobil, berupa jalan tanah berbatu kecil, mobil bisa masuk sih, tapi enggak bisa simpangan lawan arah.

Lebih enakna sih ke sini naik motor, bisa lewat jalur mana aja, dan tembus mana aja, sedangkan kita kebetulan pake roda 4, jadi dari pintu masuk tadi mobil cuma bisa sampai di sebuah bangunan tua tak terpakai yang di situ tanahnya lumayan lapang untuk parkir (gak bisa tembus ke jalur yang lain, kecuali naik motor).

penampakan bangunan tua di tengah bukit cinta (sumber Google Street View)

By the way aku dapet gambar itu dari google street view loh, wuah berarti mobil google yang ada kameranya udah pernah sampai sini nih, haha, tapi view nya cuma sampai bangunan ini aja, gak lanjut, mentok dah, karena memang gak bisa dilanjutkan pakai mobil.

Saat kita sampai sini, ada beberapa motor yang diparkir di deket bangunan tua ini. Kuintip intip , oh ternyata lagi ada beberapa orang di dalam bangunan itu, lelaki dan perempuan. Yang laki laki pada pegang kamera sedangkan yang perempuan seperti sedang persiapan kostum. Sepertinya sih mau foto foto, entah foto apa, kita gak peduli. Haha

Dari tanah yang lapang ini, kita berjalan ke arah kiri. Menuju ke arah satu pohon yang terlihat kesepian, sendirian. Disitu sudah terdapat dua laki laki dan dua perempuan, lagi foto foto, yang dua perempuan itu pakai kain tenun NTT untuk menutup bagian atas tubuh nya, sesekali terlihat bagian dalam nya saat berganti pose, hmmm jadi merusak konsentrasi aja nih. Aku sih langsung kepikiran, kok mau ya difoto foto pakai kain gitu di tempat sepi , penuh ilalang, opo yo ora gatel yo? Heuheuheu. Iki model profesional opo model modelan instagram yo...


Dari tempatku berdiri ini view nya laut dan matahari, jadi ini menghadap barat ternyata. Di arah barat sih cerah ya, tapi sedikit serong ke kanan, arah barat laut, langit hitam tebal dan kilat terlihat menyambar nyambar, ngeri sekaligus keren banget dilihat. Kucoba videoin, dan dapet kilatan petirnya. Ini nih capturan video nya :


Sebelum awan hitam tebal pekat itu mendekat dan tentu saja petirnya menyambar sampai sini, kita pun buru buru cabut dari bukit cinta ini. Di sepanjang jalur menuju pintu keluar, banyak motor di jalur ini, karena sempit, pemilik motor pun harus sedikit menggeser motor ke pinggir agar kita bisa lewat :)

Nah buat kalian yang mau hunting lokasi sunset di sekitar Kupang, boleh lah mampir ke Bukit Cinta ini, kalau bisa sih pas musim penghujan gini biar view nya ijo seger, tapi kalau memang mau mencari view coklat gersang ya datang aja pas musim kemarau.


Share:

9 March 2019

Nikmatnya Mie Se'i Sapi Warung Kontainer

Menurut Wikipedia, Kontainer (Container) adalah peti atau kotak yang memenuhi persyaratan teknis sesuai dengan International Organization for Standardization (ISO) sebagai alat atau perangkat pengangkutan barang yang bisa digunakan diberbagai moda, mulai dari moda jalan dengan truk peti kemas, kereta api dan kapal petikemas laut.


Nah saat ini banyak tuh tempat makan yang dibuat dari kontainer/peti kemas yang dimodifikasi sedemikian rupa dan di desain dengan apik sehingga nyaman untuk tempat nongkrong. Tapi ya tentu saja proses seperti ini bakal menghabiskan banyak biaya donk ya.

Untuk mengakalinya, aku lihat banyak juga tempat makan yang berkonsep kontainer tapi sebenarnya bukan dari kontainer asli, melainkan dari lembaran atap (genteng metal) semacam Sakura Roof gitu (googling aja kalau bingung).


Di kupang ada beberapa tempat makan yang memakai konsep ini, salah satunya adalah Warung Kontainer di Jalan Frans Seda, Kupang. Dengan warna kuning terang, warung ini sangat mencolok, apalagi berada di tepi jalur menuju Bandara El Tari, Kupang.

Warung ini buka setiap hari dari pagi/siang sampai tengah malam. Awalnya sih aku gak sengaja atau enggak berniat nongkrong disni, tapi mau nongkrong di Dica Cafe, Jalan Bundaran PU Kupang, tapi pas sampe sana, eh tutup. Ya sudah langsung buka google maps dan cari cafe terdekat dari sini.Dari beberapa pilihan yang disediakan ama google maps, akhirnya terpilihlah Warung Kontainer.


Sore ini warung kontainer masih terlihat sepi, hanya ada beberapa sepeda motor yang terparkir di depannya, yang kemungkinan sebagian dari motor itu adalah motor karayawan nya. Dan benar saja, pas kita masuk, baru ada 4 pelanggan yang sedang asyik mengobrol.

Ruangan warung kontainer ini terbagi dua, ada yang ruangan bebas asap rokok dan ada ruangan yang bebas untuk merokok. Tentu saja donk kita pilih ruangan yang bebas asap rokok, yang lebih nyaman dan lebih sehat, dingin pula.

Menu yang disediakan di warung kontainer ini bisa dibilang lumayan lengkap sih, ada menu berat seperti Steak, Ayam Betutu, Ayam Lalapan, Nasi Goreng dll sampai menu ringan seperti Kentang Goreng, Roti Bakar, Pisang Goreng, dll.

Setelah kubolak balik buku menu, akhirnya terpilihlah menu Sapi Kecak, yang di keterangan nya sih tertulis Se'i Sapi Sambal Matah. Untuk karbo nya bisa dipilih Nasi atau Mie. Karena aku lagi gak laper laper banget, aku pilih Mie aja. Dan tersajilah menu Mie Sei Sapi Sambal Matah :


FYI, Se'i adalah makanan khas NTT, tepatnya sih dulu asalnya dari Pulau Rote, tapi sekarang sudah ada di mana mana di segala penjuru NTT terutama di Kota Kupang. Umumnya sih kuliner Se'i ini menggunakan daging babi, tapi agar halal, dipakailah Daging Sapi. Wujudnya seperti di gambar di atas ini. Enak lho, kering kering lembut gitu. Cocok lah dicampur di Mie Kuah. Recommended menu ini.


Sedangkan seorang wanita di sebelahku ini pesen Ayam Betutu. Seperti yang terlihat di foto, satu porsi ayam betutu terdiri dari nasi putih, ayam, sambal, kuah dan potongan mentimun. Aku sih coba icip dikit, kangen juga nih ama menu betutu, terakhir makan ayam betutu sekitar beberapa tahun lalu di Ayam Betutu Khas Gilimanuk, Bali. Ayamnya empuk, kuahnya gurih, tapi rasa nya masih malu malu, kurang berani rempah nya, beda banget ama yang pernah kucobain di Bali. Tapi untungnya ketutup ama sambelnya yang juaraaaa, enak banget pake nasi anget.

***

Lokasi Warung Kontainer, Kupang



.
Share:

2 March 2019

Festival Sarung dan Musik NTT 2019

Sarung dan tenun ikat merupakan salah satu produk kebudayaan di Nusa Tenggara Timur (NTT). Untuk lebih memperkenalkan warisan budaya ini, digelarlah Festival Sarung dan Musik NTT di Kota Kupang, NTT, Hari Sabtu, tanggal 2 Maret 2019. Tepatnya di Jalan El Tari, yang memang di setiap Sabtu Pagi, sepanjang jalan ini dimanfaatkan untuk event Car Free Day (CFD).


Dalam acara yang diprakarsai oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah NTT, Julie Sutrisno Laiskodat (Istri Gubernur NTT), ditampilkan tenun ikat hasil kreasi perempuan di seluruh pelosok Flobamora, yakni Pulau Flores, Sumba, Timor dan Alor. Tujuannya sih untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya penenun, juga untuk membangkitkan kebanggaan di kalangan generasi muda dan kaum milenial terhadap kain sarung NTT.

Festival yang digelar di ajang bebas kendaraan (CFD) mulai pukul 06.00 - 10.00 WITA ini diikuti sekitar 10.000 peserta. Acara juga dimeriahkan oleh 1.800 pelajar yang membawakan tarian masal daerah, seperti Gawi, Dolo-dolo Jai dan Tebe. Yang unik dari acara ini, peserta diwajibkan berbusana kaus putih dan sarung bahan tenun ikat asli NTT.


Peserta akan dibagi ke empat lokasi di sepanjang Jalan El Tari dengan perincian, sebanyak 4.975 peserta di Depan Gedung Sasando Kantor Gubenur, lalu 1.685 peserta di depan Pengadilan Tinggi NTT, sebanyak 2.100 peserta di depan rumah jabatan Gubernur NTT, dan sebanyak 2.120 peserta di depan rumah jabatan Kejati NTT. Di setiap lokasi akan digelar berbagai hiburan. 

Selain musik dan tarian, festival ini juga menampilkan makanan-makanan khas yang berbasis kelor, ada Teh Kelor, Perkedel Kelor, Bakso Kelor, Pentol Kelor, Es Krim Kelor, Es Buah Kelor, Coklat Kelor dll.

Dari keempat lokasi yang ada di sepanjang jalan el tari, aku memilih yang di depan rumah jabatan Gubernur NTT, karena di spot ini ada Fashion Show berbagai kain khas NTT yang diperagakan oleh model model aduhai NTT seperti Jenni, Rivani, Putri Tanjung, Breldy, Esther dll










Aku harap sih acara ini bisa jadi acara tahunan ya di Kupang, sumpah rame banget, seruuu, beda banget ama CFD biasanya yang kurang menggeliat.
Share:

Blog Archive