28 February 2022

Kopi Nostalgia Kebumen : Makan Ramen Langsung Dari Panci


Kopi Nostalgia. Cafe ini bisa dibilang cafe baru di Kebumen, tapi bisa juga dibilang cafe lama. Mengapa hal itu bisa terjadi, yuph karena cafe ini belum lama pindah ke tempat baru dengan wajah baru yang lebih Wow. Dulunya berlokasi di Jalan Soetoyo, sekarang (mulai Desember 2020) berada di Jalan Gereja Nomor 2, atau tepatnya di belakang Apotek K24. By the way dulu pas opening di tempat yang baru ini, mereka menghadirkan artis asal kebumen jebolan Indonesian Idol lho, namanya Yoda Idol. Kalau kalian penasaran dengan wajahnya, monggo silakan di googling.

Aku sih belum pernah datang ataupun nongkrong di Kopi Nostalgia yang berada di Jalan Soetoyo, jadi aku enggak bisa membandingkan keduanya, tapi di lokasi yang baru, cafe ini cukup oke dengan konsep yang minimalis modern.


Area Semi Outdoor

Cafe ini memiliki dua lantai. Untuk lantai 1 bisa pilih yang semi outdoor dekat dapur. Di sebelah area semi outdoor ini terdapat playground anak, jadi buat kalian yang bawa anak anak, bisa tuh bawa kesini biar enggak cepat bosan. Atau bisa juga pilih yang indoor. Selain full AC, area indoor ini terdapat TV Layar datar dengan ukuran super besar menempel di dinding. Waktu kita kesana kemarin, kita coba setel TV nya, dan langsung bisa sambil nonton youtube disitu, heuheuheu. Untuk desain dan furniturenya sih terlihat biasa saja, malah bisa dibilang sederhana banget. Terdiri dari meja kayu dan kursi warna merah yang pasti sering kalian lihat deh.

Playground

Nah di lantai 2 nya memiliki desain yang lebih kekinian dibanding area indoor lantai 1. Lebih cocok untuk nongkrong muda mudi. Cuman tidak ada AC nya, karena dindingnya banyak jendela, tapi tidak perlu khawatir kepanasan, karena angin dari luar cukup sejuk.

Pintu Masuk ke Area Indoor Lantai 1

Aku sih sudah 3 kali ke tempat ini, yang pertama bareng keluarga di lantai 2, waktu itu sore menjelang malam, pas banget buat nongkrong di lantai 2, kita bisa sambil menikmati semburat langit senja di sela sela jendela. Yang kedua aku kesini bareng temen temen kantor di acara perpisahan salah satu pegawai yang pindah tugas. Kala itu di siang hari dan di lantai 2 lagi. Kita serasa booking 1 lantai, karena tidak ada tamu lain selain kita di lantai 2. Oia ternyata cafe ini bisa menyediakan sound sistem juga, waktu itu dipakai untuk mengucapkan salam perpisahan dan kesan pesan dari teman yang pindah, plus nyanyi nyanyi karaoke di akhir acara.


Untuk yang ketiga, aku makan bareng keluarga lagi, namun kita coba di lantai 1 indoor yang ada AC nya. Karena waktu itu siang hari lagi panas panasnya, kita mau makan siang sambil ngadem.

Menu yang ditawarkan lumayan lengkap kok, ada yang ringan ada pula yang berat, bahkan ada satu menu yang disukai banget ama anakku, yaitu paket Meal Kids, paket makanan ini mirip dengan menu di KFC atau McD, yaitu paket nasi ayam dengan hadiah mainan. Nah mainan yang disediakan yaitu hotwheels donk. Heuheuheu, awalnya aku kaget sih, harga paket menunya 30 ribuan, tapi bisa dapet hadiah hotwheels, apa ya bisa untung tuh. Nah pas dapat mainannya, eh ternyata mereknya Hot Wheel tanpa huruf "S" yang artinya Hotwheels KW. Tapi ya gak masalah lah, anak anak mah seneng seneng aja. Lagian ayam gorengnya juga enak lho, enggak kalah ama KFC atau McD. Aku aja suka.




Waktu itu sih aku sempet pesen ramen, lagi pengen yang berkuah kuah gitu. Pas datang, waw waw waw, aku terkesima akan penyajiannya, menggunakan panci kecil berwarna gold donk. Lengkap dengan tutup panci dan seperangkat sumpit sendok garpu. Pas tutup pancinya dibuka, hmmmm aromanya legit banget, langsung aku sikat semua. Recommended Ramennya.

Saat acara dengan temen temen kantor, aku pesen beef lada hitam. Disajikan dalam piring putih, sehingga terlihat mencolok, menu makanannya gelap, dengan wadah yang terang. Potongan daging sapinya banyak, rasa lada hitamnya juga terasa namun masih dalam kadar yang pas, rasanya agak pedas dengan daging yang sedikit melawan, namun masih bisa dibilang empuk.




Cafe ini buka setiap hari mulai jam 10 pagi sampai 10 malam. Cocok buat makan siang, nongkrong sore ataupun makan malam. Next aku mungkin bakal datang kesini lagi buat nyobain kopi nya. Untuk lokasi persis nya, nih aku share peta nya :

Share:

21 February 2022

Kopi Kebon Prembun Kebumen : Ngopi Syahdu Dengan Suasana Etnik

 

Hampir setiap weekend aku lewat jalur utama Kebumen - Purworejo, nah di daerah Prembun di tepi jalan raya tersebut terdapat satu kedai kopi yang pengen banget aku datengin, namanya Kopi Kebon, tapi enggak jadi jadi. Terakhir kesana pas PPKM, udah sampai parkirannya, eh ternyata tutup, alhasil putar balik deh.

Nah baru di pertengahan November 2021 rencana ngopi disana akhirnya terwujud. Berjarak sekitar 20 kilometer dari Pusat Kota Kebumen, tempat ngopi ini bisa dijangkau baik menggunakan transportasi pribadi maupun transportasi umum seperti Bus. Dari depan/jalan raya, kedai kopi ini tidak terlalu mencolok, bahkan kalau lagi ngebut, enggak bakal "ngeh" kalau ini adalah sebuat tempat ngopi. 



Berada di bawah rindangnya pohon peneduh jalan, bangunan kedai kopi ini nyempil di antara sawah dan kebon. Konstruksinya terbuat dari kayu dengan aksesoris/hiasan berupa barang barang bekas dari kayu juga, seperti perahu kayu, jendela dan pintu kayu dll, sangat etnik sekali lah pokoknya.

Parkiran khususnya tidak ada, hanya mengandalkan pinggiran jalan raya saja, namun ada tukang parkir yang membantu untuk menyeberangkan kendaraan. Di sini kehadiran tukang parkir memang sangat diperlukan untuk membantu menyeberang karena lokasinya di jalan utama antar kota, kendaraan yang lewat ngebut ngebut dan banyak kendaraan besar seperti bus dan truk.



Kedatangan kita disambut dengan ramah oleh seorang bapak bapak berpakaian tradisional, baju yang dikenakan sangat mendukung konsep etnik kedai kopi ini. Di bagian depan bangunan bagian atas terdapat tulisan Coffee Kebon's , entah maksudnya gimana aku enggak nanya ke beliau, tapi menurutku sih lebih nyaman pengucapan "Kopi Kebon".

Beliau bilang bahwa kalau mau duduk lesehan bisa di bagian depan sini, sedangkan kalau mau pakai meja kursi bisa di belakang. Tentu saja aku pilih yang belakang saja.




Di samping bangunan utama terdapat hiasan kapal kayu serta beberapa bangku tinggi seperti kursi bar gitu. Untuk menuju ke belakang kita harus menyusuri jalan setapak tanah kecil di sampingnya dengan pemandangan sawah di sisi kanan. Sayang sekali waktu kita kesini sedang musim kemarau dan sawahnya tidak ada padi nya, kalau pas lagi ijo ijonya, pasti keren nih pemandangannya.

Aku enggak nyangka, dari depan terlihat kecil tapi ternyata bangunan kedai kopi ini memanjang ke belakang. Area tempat makan utama dipenuhi meja kursi dan hiasan kayu, pokoknya serba kayu dah.



Untuk makanannya bisa pilih menu prasmanan atau bisa juga pilih di kertas menu. Untuk menu prasmanan bisa ambil sendiri, ada menu sayur lodeh jantung pisang, sayur genjer, sate jeroan, tahu tempe bacem, telur asin, tempe kacang ijo, nasi putih dan kerupuk. Nanti hitungannya per porsi plus lauknya apa, jadi yang dimaksud per porsi ini adalah nasi sayur. Ambil dikit atau banyak, pokoknya nasi sayur itu itungannya satu porsi, tinggal tambah lauk apa.

Sedangkan untuk yang tertera di kertas menu itu cemilan dan berbagai minuman, seperti halnya Pisang Goreng, Singkong Goreng, Mendoan, Kelapa Muda, Wedangan Rempah, Kopi Susu, Kopi Manual Brew, Kopi Birco, Kopi Tahlil dan Kopi Tarik. 



Saat mbak mbak pelayannya datang, aku nanya mengenai kopi birco, dan beliau menjawab bahwa kopi birco adalah kopi susu dicampur air kelapa, dan karena penasaran, aku pun pesan yang itu. Dan setelah dicoba ternyata rasanya unik juga, ada sedikit rasa air kelapa, tapi dikit banget, rasa manis susunya lebih mendominasi, tapi enak sih diminum siang siang pas panas gini.






Di bagian belakang ruangan utama ini masih ada tempat lagi lho, konsepnya outdoor di kebon gitu. Jadi meja kursi ditata diantara pepohonan, dimana setiap kelompok meja kursi dinamakan dengan nama nama planet. Ada pula ayunan, dua buah berwarna putih dan sebuah kolam besar yang masih dalam pengerjaan, sedangkan di belakangnya lagi adalah kebun, yang bener bener kebun, kulihat ada beberapa pohon seperti pohon jeruk, mangga, sereh, talas dll. Dari spot ini kita juga bisa melihat kereta lewat di arah selatan, suaranya lumayan bisa memecah kesunyian siang ini. 


***

Peta Lokasi Kopi Kebun, Kebumen

Share:

14 February 2022

Bakmi Cokroyasan Purworejo : Infonya Sih Udah Lama Terkenal


Aku mengetahui informasi tentang Bakmi ini kira kira beberapa bulan lalu saat musim penghujan, dan itu pun karena ketidaksengajaan. Jadi waktu itu tuh aku dan temen temen kantor lagi membahas daerah banjir di Purworejo, sambil buka lokasinya di google maps, nah tiba tiba ada salah satu rekan kantor yang nyeletuk, bahwa tidak jauh dari lokasi banjir tersebut ada sebuah warung makan bakmi langganannya, katanya sih enak banget, dia nyebutin namanya Bakmi Cokroyasan.

Setelah mendengar informasi tersebut, aku langsung tandai lokasi tersebut di google maps dengan karegori "want to go" dengan label hijau, yang suatu saat bakal aku datengin, tapi enggak tahu kapan, heuheuheu. Nah kebetulan weekend kemarin, pas lagi di rumah Purworejo, kita diajakin makan ke warung bakmi itu, ya sudah kebetulan sekali. Langsung berangkat kita.


Warung Bakmi Cokroyasan ini berlokasi di Desa Cokroyasan, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo, berada persis di sebelah timur Jembatan yang membentang di atas kali jali, bila disusuri ke utara, sungai ini akan mengarahkan kita ke Kutoarjo. 
 
Dari pusat kota Purworejo, untuk mencapai lokasi warung ini sangat mudah, ada beberapa jalur yang bisa dipilih, tapi yang paling aku rekomendasikan adalah ambil arah ke selatan melewati jalan jogja, terus ke arah Jenar, sampai di perempatan purwodadi belok ke kanan/arah barat. Dari situ tinggal lurus aja, ngikutin jalan tersebut, kira kira 8,5 km.


Warungnya sangat sederhana, terbuat dari kayu. Di depan ada spanduk tertempel di dinding warung bertuliskan Warung Bakmi Ayam Kampung "Sederhana" Pak Yatin. Akan tetapi lebih dikenal dengan nama Bakmi Cokroyasan, karena memang terletak di Desa Cokroyasan. Di sebelah warung terdapat tanah lapang yang lumayan luas, bisa dimanfaatkan untuk tempat parkir, dari tempat parkir ini kita bisa melihat jembatan di arah barat.

Ada satu hal yang unik nih, bagian atas mejanya terbuat dari susuan keramik, iya keramik beneran berwarna putih yang biasanya untuk lantai rumah. Jadi mejanya normal seperti biasa, dari kayu, cuma bagian atasnya dari keramik. Kurang tahu apa tujuannya, enggak sempet nanya ke penjualnya, karena sibuk melayani pembeli.

Aku pesen Bakmi Kuah. Satu porsi bakmi kuah ini terlihat sangat menggoda, mie kuning dengan kematangan sempurna, ada suwiran daging ayam dan daging sapi (campuran), kubis, daun bawang, tomat dan kuah coklat, serta taburan bawang goreng di atasnya. Rasanya emang juara sih, enak banget, gurih gurih manis, meskipun komposisi rasa manisnya terlalu kuat. Ini soal selera sih, tapi kalau menurutku akan lebih juara lagi kalau rasa manisnya dikurangin dikit. 

Untuk tambahan tekstur dan rasa, ada beberapa jenis kerupuk yang bisa kita pilih, ada krupuk klasik kotak kriting, ada pula krupuk panjang panjang dalam plastik. Untuk menambah rasa pedas, ada sambal dan ada pula cabe rawit, tinggal pilih suka yang mana. Oia, ada juga telur asin, lengkap dah pokoknya menu pelengkapnya.

Dari segi harga, kali ini kita kurang tahu, karena dibayarin. Heuheuheu, pokoknya kalau jalan jalan makan makan bareng emak, pasti ditraktir. Kalau kalian sudah pernah makan disini, coba tulis di kolom komentar ya harga per porsinya. Yang jelas kalau kalian lagi jalan jalan ke Purworejo, dan pengen nge-bakmi, cuss lah langsung ke warung ini. Selain enak, suasananya syahdu, di pinggir sungai dan jauh dari hiruk pikuk kota.

***

Peta Lokasi Bakmi Cokroyasan, Purworejo

Share:

7 February 2022

Pantai Setrojenar Kebumen : Warung Warung Terkubur Pasir


Cerita kali ini sebenernya udah lumayan lama, kira kira di pertengahan Agustus 2021. Pagi itu kita berempat rencana mau pulang ke Purworejo lewat jalur selatan / JJLS (Jalan Jalur Lintas Selatan), ya nyobain suasana baru lah. Nah tapi sebelum lanjut meluncur ke tujuan, kita sempatkan untuk mampir dulu di salah satu pantai selatan kebumen, namanya Pantai Setrojenar atau yang dulu dikenal dengan nama Pantai Bocor, bahkan di Google Maps pun masih menggunakan nama Pantai Bocor. 

Pantai Setrojenar ini berlokasi di Desa Setrojenar, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten Kebumen, bersebelahan dengan pantai brecong dan pantai happy ayamputih.



Jalan masuk ke pantai dari JJLS sudah lumayan besar, enggak khawatir lah kalau saat papasan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan, enggak seperti jalan masuk ke pantai sawangan indah yang cuma cukup untuk 1 mobil.

Tiket masuk per orang nya enggak ada, kita hanya perlu membayar parkir aja, untuk mobil harganya lima ribu rupiah. Tempat parkirnya luas banget, tinggal pilih aja spot yang lumayan teduh di bawah pohon. By the way enggak nyangka sih pagi itu bakal rame banget. Bisa dibilang ini adalah kondisi pantai paling ramai yang pernah aku kunjungi di kebumen saat masih pandemi. Kulihat sih tetap ada satgas covid yang bertugas jaga. Yaaa insyaAllah aman lah ya, tetap jaga jarak.




Dengan membawa bekal menu sarapan dan mainan pasir untuk anak anak, kita langsung berjalan ke arah pantainya, mencara tempat yang nyaman untuk piknik, gelar kain dan makan sarapan. Alhamdulilah kita nemu spot oke banget buat duduk.Yaitu sebuah warung beratap terpal dengan kondisi separuh terkubur pasir. Fyi, ternyata 2 hari lalu pantai setrojenar ini diserbu ombak besar, jadi warung warung yang lokasinya paling dekat dengan air laut terkena hempasan ombak dan tertimbun pasir setengahnya, tapi alhamdulilahnya bangunan warung tidak hancur. 

Hanya saja bangku dan mejanya sudah tidak terlihat, karena tertimbun pasir, bila kita berdiri di depan warung ini, atap warung setinggi leher kita, heuheuheu, jadi harus nunduk kalau mau masuk. Nah untuk barisan warung yang ada di belakangnya, kondisi aman semua, dan masih bisa dipakai jualan





Buat nglarisi warung yang ada di belakang, aku pesen mendoan dan kopi. Enak enak enak nongkrong pagi di pantai sambil ngopi dan ngemil tempe. Setelah beres sarapan, si kecil langsung main main pasir. 

Saat mereka lagi asyik main, kita bisa bersantai menikmati pantai, sambil melihat aktivitas para pengunjung, ada yang mandi mandi di laut, ada yang foto foto, naik kuda, nyari binatang di pasir (undur undur/tempenyol) dan ada pula sekelompok muda mudi (sepertinya mahasiswa) yang lagi menggelar aksi bersih pantai, jadi mereka berjalan menyusuri pantai membawa karung sambil memungut sampah sampah yang berserakan di pantai. Mantap

Melihat ombak yang lagi besar, kali ini kita enggak basah basahan, serem ah, takut tiba tiba ombak datang, jadi cuma main pasir aja, itu pun lumayan jauh dari garis pantai.


kondisi warung yang tinggal setengah

Waktu beranjak siang, perut kenyang dan si kecil pun udah puas main pasir, kita segera cabut dari pantai setrojenar. Sebelum masuk kendaraan, bersih bersih dulu di toilet/tempat bilas, sekalian gantiin baju si kecil, lah sekujur tubuhnya penuh pasir, sampai ke dalam dalam popok, heuheuheu. Biaya bilas/bersih bersih murah cuma 2 ribu aja per orang. Mantap


***

Peta Lokasi Pantai Setrojenar Kebumen (Pantai Bocor)

Share:

3 February 2022

Kedai Kopi Gong : Cafe Baru Dengan View Cantik di Buayan Kebumen


Ada satu lagi tempat ngopi baru di Kebumen, yaaa enggak baru baru amat sih, udah sekitar sebulanan lah buka nya, kira kira pertengahan Desember 2021 kedai kopi ini mulai beroperasi.

Nama Kedai Kopi ini adalah "KOPI GONG", entah apa maknanya, karena aku tidak sempat bertanya, mungkin ada hubungannya dengan wisata air terjun dekat sini yang namanya Air Terjun Kedunggong, tapi enggak tahu juga sih, heuheuheu. Aku tahunya cuma sebatas bahwa pemiliknya adalah orang  Bekasi yang tinggal di daerah Kuwarasan, Kebumen (info dari salah satu pegawai)




By the way lokasi Kopi Gong ini berada di Jalan Karangbolong, Kelurahan Adiwarno, Kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen. Lumayan jauh dari pusat kota Kebumen, yaitu sekitar 30-an kilometer. Tapi kedai kopi ini punya lokasi yang sangat strategis karena berada di jalur wisata yaitu Pantai Suwuk, Pantai Karangbolong dan pantai pantai lain di sekitarnya. Jadi setelah jalan jalan ke pantai, bisa mampir ngopi dulu disini.

Untuk parkir, pengunjung bisa menggunakan parkir yang sudah disediakan, cukup untuk menampung sekitar 5 mobil dan beberapa motor. Namun bila penuh, parkiran mobil akan diarahkan ke lapangan sepak bola di seberang jalan, bukan di tepi jalan, karena bisa mengganggu lalu lintas.





Untuk tempat duduk, banyak pilihan, bisa di lantai 2 yang berada di atas bangunan utama (Kasir dan dapur), atau di lantai 1. Nah untuk lantai 1 bisa pilih yang pakai meja kursi, lesehan semi indoor, atau lesehan di gazebo/saung. Di bagian tengah terdapat kolam, dan bagian baratnya terdapat area panggung untuk live  music, biasanya malam minggu baru ada yang manggung.



Pilihan menu makanannya tidak terlalu banyak, tapi sangat menarik, ada Nasi Penggel dengan berbagai lauk, nah nasi penggel ini adalah salah satu kuliner khas kebumen, kemudian ada mendoan, cireng, singkong, bakmi jawa (Goreng/Godhog), kacang godhog, dan nasi ayam kampung, sedangkan untuk minumannya sih seperti halnya cafe cafe pada umumnya. Untuk kali ini aku enggak pesen kopi, heuheuheu, karena lagi kegerahan, pengen yang dingin dingin segar, aku pilih es jeruk saja, dan ngemil cireng, sedangkan si kecil pesen pisang goreng dan nasi ayam kampung.




Aku suka banget deh ama tempat ini, syahdu rasanya nongkrong sore di Kopi Gong, pemandangan bagus dikelilingi sawah hijau, ada barisan bukit di sebelah barat, di tengah cafe ada kolam dengan ikan yang banyak sekali, serta ada ayunan pula, jadi anak anak enggak bosen, mereka bisa main ayunan atau lihat lihat ikan di kolam.

Aku belum sempat nyobain kopinya, next kalau lagi jalan jalan ke arah sini, aku pasti bakal mampir lagi buat nyobain kopi nya, heuheuheu.

Recommended pokoknya



***

Lokasi Kedai Kopi Gong, Kebumen

Share:

My Youtube Channel

Blog Archive