14 February 2022

Bakmi Cokroyasan Purworejo : Infonya Sih Udah Lama Terkenal


Aku mengetahui informasi tentang Bakmi ini kira kira beberapa bulan lalu saat musim penghujan, dan itu pun karena ketidaksengajaan. Jadi waktu itu tuh aku dan temen temen kantor lagi membahas daerah banjir di Purworejo, sambil buka lokasinya di google maps, nah tiba tiba ada salah satu rekan kantor yang nyeletuk, bahwa tidak jauh dari lokasi banjir tersebut ada sebuah warung makan bakmi langganannya, katanya sih enak banget, dia nyebutin namanya Bakmi Cokroyasan.

Setelah mendengar informasi tersebut, aku langsung tandai lokasi tersebut di google maps dengan karegori "want to go" dengan label hijau, yang suatu saat bakal aku datengin, tapi enggak tahu kapan, heuheuheu. Nah kebetulan weekend kemarin, pas lagi di rumah Purworejo, kita diajakin makan ke warung bakmi itu, ya sudah kebetulan sekali. Langsung berangkat kita.


Warung Bakmi Cokroyasan ini berlokasi di Desa Cokroyasan, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo, berada persis di sebelah timur Jembatan yang membentang di atas kali jali, bila disusuri ke utara, sungai ini akan mengarahkan kita ke Kutoarjo. 
 
Dari pusat kota Purworejo, untuk mencapai lokasi warung ini sangat mudah, ada beberapa jalur yang bisa dipilih, tapi yang paling aku rekomendasikan adalah ambil arah ke selatan melewati jalan jogja, terus ke arah Jenar, sampai di perempatan purwodadi belok ke kanan/arah barat. Dari situ tinggal lurus aja, ngikutin jalan tersebut, kira kira 8,5 km.


Warungnya sangat sederhana, terbuat dari kayu. Di depan ada spanduk tertempel di dinding warung bertuliskan Warung Bakmi Ayam Kampung "Sederhana" Pak Yatin. Akan tetapi lebih dikenal dengan nama Bakmi Cokroyasan, karena memang terletak di Desa Cokroyasan. Di sebelah warung terdapat tanah lapang yang lumayan luas, bisa dimanfaatkan untuk tempat parkir, dari tempat parkir ini kita bisa melihat jembatan di arah barat.

Ada satu hal yang unik nih, bagian atas mejanya terbuat dari susuan keramik, iya keramik beneran berwarna putih yang biasanya untuk lantai rumah. Jadi mejanya normal seperti biasa, dari kayu, cuma bagian atasnya dari keramik. Kurang tahu apa tujuannya, enggak sempet nanya ke penjualnya, karena sibuk melayani pembeli.

Aku pesen Bakmi Kuah. Satu porsi bakmi kuah ini terlihat sangat menggoda, mie kuning dengan kematangan sempurna, ada suwiran daging ayam dan daging sapi (campuran), kubis, daun bawang, tomat dan kuah coklat, serta taburan bawang goreng di atasnya. Rasanya emang juara sih, enak banget, gurih gurih manis, meskipun komposisi rasa manisnya terlalu kuat. Ini soal selera sih, tapi kalau menurutku akan lebih juara lagi kalau rasa manisnya dikurangin dikit. 

Untuk tambahan tekstur dan rasa, ada beberapa jenis kerupuk yang bisa kita pilih, ada krupuk klasik kotak kriting, ada pula krupuk panjang panjang dalam plastik. Untuk menambah rasa pedas, ada sambal dan ada pula cabe rawit, tinggal pilih suka yang mana. Oia, ada juga telur asin, lengkap dah pokoknya menu pelengkapnya.

Dari segi harga, kali ini kita kurang tahu, karena dibayarin. Heuheuheu, pokoknya kalau jalan jalan makan makan bareng emak, pasti ditraktir. Kalau kalian sudah pernah makan disini, coba tulis di kolom komentar ya harga per porsinya. Yang jelas kalau kalian lagi jalan jalan ke Purworejo, dan pengen nge-bakmi, cuss lah langsung ke warung ini. Selain enak, suasananya syahdu, di pinggir sungai dan jauh dari hiruk pikuk kota.

***

Peta Lokasi Bakmi Cokroyasan, Purworejo

Share:

3 comments:

  1. Tak kira cokroyosan itu nama bakmie-nya hahahahha. Ternyata itu nama daerahnya. Bakmi itu enaknya kalau pas dimakan waktu ujan-ujan, mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. heuheuheuheu, udah terkenal dengan nama Bakmi Cokroyasan

      Delete
  2. aku suka bakmi yang kubisnya full melimpah...kuah dikit aja...dan penuh ati ampela

    kalau daerah kutoarjo aku sering yakni bakmi kangen pak edi yang deket pasar KTA, tapi bakmi cokroyasan ini baru bagiku..jadi pengen icip juga ☺

    ReplyDelete

Silakan Meninggalkan Jejak di Kolom Komentar

My Youtube Channel

Blog Archive