26 November 2017

Serunya Wisata Alam dan Kuliner di Pasar Pancingan Lombok


Hari Minggu ini, 26 November 2017 di daerah Bilebante, Pringgarata Lombok Tengah digelar Event Seru bernama Pasar Pancingan. Dan hari ini adalah hari pertama, dimana nantinya akan diselenggarakan rutin tiap hari minggu.

Dari namanya saja sudah terbayang bagaimana konsepnya, pasar pancingan adalah pasar yang menggabungkan keseruan memancing dan keseruan belanja di pasar. Wew Mancing di pasar? Yuph, Di Pasar Pancingan selain bisa belanja kita juga disediakan kolam untuk memancing ikan, Jadi disela-sela belanja dan kulineran kita bisa mencoba mengail.


Nah Hasil pancingannya, selain dibawa pulang, bisa juga langsung di masak dengan beberapa pilihan olahan. Seru gak cuy? Mancing di pasar, udah gitu bisa langsung dibakar atau di goreng terus disantap!

Selain itu, Di Pasar Pancingan ini kita bisa belanja kuliner khas Lombok Sumbawa yang dikemas unik dan mengedepankan konsep back to nature & tradisional, maksudnya pengemasan dan penyajiannya semua serba alami. No Plastik! Cuma pakai daun, bambu, janur, daun kelapa dll.


Lombok dan Sumbawa memiliki aneka kuliner khas, unik dan enak! Seperti sate rembige, cerorot, nasi puyung, ayam Taliwang, Aneka manisan, dan banyak lagi yang bisa kita nikmati di Pasar Pancingan, pokoknya perut harus siap menerima kuliner kuliner maknyussss. Aneka Kuliner ini bisa dinikmati pengunjung mulai dari pukul 7.00 wita hingga jam 11.00 wita.

LOKASI
Untuk mencapai Pasar Pancingan di Bilebante Lombok Tengah, kita bisa menggunakan kendaraan pribadi (motor/mobil) dengan perjalanan yang memakan waktu Sekitar 30 menit dari Kota Mataram, lebih jelasnya silakan lihat peta di bawah postingan.

Panorama di sekitar Pasar Pancingan ini adalah panorama pedesaan yang menawan. Areal persawahan yang luas menghijau, sungai dan parit yang airnya mengalir jernih. FYI, Kawasan Pasar Pancingan tadinya adalah sebuah lembah yang terbentuk dari bekas galian C yang tidak dikelola lho, hingga Pada akhirnya Lembah bekas galian ini di sulap menjadi sebuah Pasar tradisional yang kekinian, berkat kerjasama Komunitas Genpi (Generasi Pesona Indonesia) Lombok Sumbawa beserta warga setempat.


Selain kuliner lombok sumbawa, juga ada aneka permainan tradisional jadul yang sudah dilupakan anak2 zaman now, Jadi buat yang punya anak, ponakan dan adik adik, pas sekali jika diajak ke Pasar Pancingan karena bisa menjadi ajang edukasi untuk anak-anak, remaja bahkan orang dewasa terkait warisan budaya dan alam Lombok Sumbawa

Di pasar pancingan, kita bisa berselfie ria di spot-spot unik yang tentunya bernuansa alami dan mengandung nilai seni yg bsa dipelajari dan menjadi inspirasi, dan juga bisa menikmati alam pedesaan di sekitar Pasar Pancingan dengan bersepeda.


Di Pasar Pancingan, Ada sekitar 50 sepeda yang disediakan dan bisa dipakai bersama teman teman dan keluarga. Rute yang akan dilalui merupakan rute reguler dengan view areal persawahan yang menghampar luas yang berujung gugusan bukit2 dan Gunung Rinjani sebagai latar.

Rute reguler ini aman untuk dilalui bahkan oleh pemula. Medan beragam mulai dari jalanan mulus yang dirabat, kemudian jalanan tanah, rerumputan dan pematang sawah



Oia, info penting nih Untuk berbelanja di pasar pancingan kita harus memiliki Kepeng Pancingan, mata uang Pasar Pancingan yang bisa di dapatkan di Money Changer Pancingan. Ada 3 varian nominal : 2,5, 5 dan 10. Heuheuheu Seru kan!?

Event Pasar Pancingan Hari Pertama (26 November 2017) berlangsung sukses, nah buat yang hari ini belum sempet dateng, kalian bisa dateng minggu depan di tempat dan waktu yang sama. Untuk minggu ini sih ada mbak artis cantik Gracia Indri di Pasar Pancingan, kalau untuk minggu depan? Heuheuheu siapa ya??


***

Peta Lokasi Pasar Pancingan Bilebante Lombok Tengah






Share:

25 November 2017

Kenza Cafe Lombok : Food Coffee Love


Wah kenza punya Cafe??
Heuheuheu, memang benar ini cafenya Kenza, lebih tepatnya orang tuanya Kenza. Eits tapi si Kenza inj bukan Kenza si ganteng @gokenzago ya , tapi kenza bule kecil dari Maroko. Menurut informasi sih, beliau bernama Larbi Ahassad.

Kenza Cafe yang didominasi warna tosca dan putih ini belum terlalu lama berdiri, lokasinya di perempatan Jalan Kuta - Mawun (lihat petanya di bawah postingan). Jadi bila kalian dr Pantai Kuta mau ke Pantai Mawun (atau sebaliknya) pasti bakal melewati depan cafe ini.




Meskipun sederhana, Cafe ini sangat fotogenik lho, bahkan masih di luaran cafe nya pun udah cakep buat foto foto. Desain Cantik ini hasil kolaborasi pemilik langsung bersama arsitek Henry Honhorth, dengan terinspirasi dari keindahan Pulau Lombok. Tosca mewakili air laut sedangkan putih mewakili pair laut.

Masuk ke cafe yg didominasi bahan kayu ini serasa masuk ke cafe di luar negeri, lha gimana tidak, isinya bule bule semua, kecuali pelayannya sih (dan kita). Setelah masuk pintu utama, kita akan menemukan sebuah meja besar berisi banyak barang lucu yang dijual (dengan harga bule tentunya), sebut saja pajangan penyu, tas tas cewek, dompet, sabun dengan aroma unik (seperti sabun di spa), kain dll dengan label "Kenza".


Menu Lengkap Kenza Cafe

MENU
Menyusul suksesnya El Bazar dan KRNK (Cafe di sebelah dan seberangnya) yang juga sama pemiliknya, Kenza Cafe ini menyajikan menu menu sehat dan vegan friendly, dengan bahan bahan lokal, baik itu dari pasar setempat maupun langsung dari petani tapi dikreasikan dalam tampilan modern dan instagenic.

Untuk menu lengkapnya, monggo dilihat di dua foto di atas, kalau enggak keliahatan, diklik aja, terus di zoom. Buat yang nyari daging dagingan, menu nya ada kok, seperti Nasi Campur , Steak, Rendang, maupun Kari Ayam, tapi tentu saja dengan harga standar bule ya, heuheuheu , contoh nya aja untuk Nasi Campur, disini harganya 85 ribu. Untuk masalah rasa, aku sih belum nyoba, karena pas kemarin ke sini cuma order menu seperti foto di bawah ini :




Lha kok minuman semua?
Heuheuheu, kita berempat kesini memang sengaja mau minum minum aja sambil foto foto, sedangkan untuk makannya kita beli di warung jawa enggak jauh dari cafe ini :)) Jadi kemarin tuh makan nasi dulu sampai kenyang di Warung Jawa, terus habis itu nongkrong cantik ke Kenza Cafe.

***

Peta Lokasi Kenza Cafe, Kuta, Lombok Tengah



.
Share:

21 November 2017

Ini Dia 3 Tempat Wisata Yang Paling Romantis di Kota Bandung

Nama kota Bandung tidak hanya dikenal oleh warga negara Indonesia saja, melainkan hingga terkenal sampai ke Benua Biru Eropa. Itu sebabnya, mengapa kota yang berjuluk Paris Van Java ini kerap menjadi tujuan utama destinasi bagi para wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.

Seperti yang kita ketahui juga, bahwa kota Bandung dijuluki dengan nama Surganya Kuliner. Dengan demikian, tak heran jika kota Bandung selalu memanjakan para travelernya. Berbicara soal berita terbaru dari kota Bandung, ada beberapa tempat wisata yang saat ini sedang menjadi perbincangan hangat dikalangan para wisatawan lokal dan mancanegara.

Tempat wisata apa sajakah itu ? Untuk mengetahui lebih jelasnya lagi, mari sama-sama kita simak ulasan dibawah ini mengenai 3 tempat wisata yang paling romantis di kota Bandung :

1. Taman Begonia
Tempat wisata paling romantis di kota Bandung yang pertama adalah Taman Begonia, yang sedang viral di dunia maya karena keindahan kebun bunganya yang begitu memukau. Ada berbagai macam jenis bunga, mulai dari bunga khas Indonesia, Persia, Timur Tengah, Eropa, dan masih banyak lagi. Objek wisata alam yang satu ini bisa kamu temukan di Jalan Maribaya No. 120 A Lembang, Bandung Barat.

sumber : .sebandung

2. Terminal Grafika
Tempat wisata paling romantis di kota Bandung yang kedua adalah Terminal Grafika, yang letaknya berada di tengah-tengah hutan pinus, atau yang lebih tepatnya lagi berada di Jalan Raya Tangkuban Perahu KM 8 Cikole, Kecamatan Lembang, Bandung Barat. Meski berada ditengah-tengah hutan, namun Terminal Grafika ini sudah dibalut dengan nuansa modern yang dipadukan nuansa khas Sunda.

sumber : https://planius.wordpress

3. Sendang Geulis Kahuripan (Sirah Cai Kahuripan)
Tempat wisata paling romantis di kota Bandung yang ketiga adalah Sendang Geulis Kahuripan, yaong mampu menyihir para wisatawan lokal dan mancanegara. Pasalnya, Sendang Geulis Kahuripan ini menyuguhkan pemandangan alam yang begitu asri, sejuk, tenang, hijau, dan menyegarkan. Selain itu, terdapat juga kolam pemandian yang airnya begitu sangat jernih. Untuk bisa mencapai Sendang Geulis Kahuripan, kamu bisa menemukannya di daerah Cikalong Wetan Kabupaten Bandung Barat.


Itulah 3 tempat wisata paling romantis yang ada di kota Bandung. Dengan demikian, kamu tidak akan kebingungan lagi saat mencari tempat wisata alam yang indah di kota Kembang.

Yuk ke Bandung....
Share:

19 November 2017

Yang Enak Enak di Bakso Lapangan Tembak

Beberapa tahun beroperasi, banyak gerai makanan di Lombok Epicentrum Mall buka tutup silih berganti. Namun masih ada beberapa gerai yang mampu bertahan sampai sekarang, salah satunya adalah gerai makanan Bakso Lapangan Tembak (BLT) yang lokasinya berada di Lower Ground, dekat pintu masuk timur. Kalau dihitung hitung sih, aku lumayan sering juga makan di sini, selain menu makanannya lengkap, di sini terdapat arena playground buat anak anak, cocok banget buat kita, pasangan muda yang kemana mana selalu bawa si kecil, heuheuheu. Jadi kita bisa tenang makan, si kecil bisa puas maen maen, dan kadang malah nemu temen baru.


SEJARAH
Aku sudah lama mengetahui tentang brand bakso ini saat dulu kuliah di Jakarta, tapi ya berhubung anak kuliahan dengan uang saku pas pasan, dulu cuma bisa lihat aja. Nah alhamdulilah saat aku tinggal di Lombok, gerai ini pun buka juga di Lombok.

By the way di setiap gerai BLT selalu dipajang sebuah foto laki laki dalam pigura besar dengan  mengenakan baju adat jawa, yuph itu adalah foto Bapak Ki Ageng Widyanto Suryo Buwono (alm) yang merupakan founder BLT.

Menurut info dari website resmi BLT, penggunaan nama Lapangan Tembak karena gerai pertama dulunya berada di komplek lapangan tembak Senayan, Jakarta, dimana sebelumnya beliau berjualan keliling menggunakan pikulan lalu gerobak.

Hingga akhir tahun 2017 ini, gerai BLT sudah ada ratusan yang tersebar di berbagai wilayah Nusantara, heuheuheu keren yaaaa.




MENU
Yaaa meskipun namanya menggunakan kata ``Bakso``, menu yang disajikan bukan cuma bakso ternyata. Ada juga Ayam Betutu, Ayam Kremes, Mie Godog, Mie Nyemek, Nasi Goreng, Bihun, Kwetiaw, Sapi Lada Hitam, Fuyung Hai dan masih banyak lagi. Untuk lebih lengkapnya, silakan meluncur ke Sini.


Bakso Special. Jujur aja, meskipun harganya sedikit di atas rata rata kedai kedai bakso pada umumnya, Apa yang kita dapat dari semangkok bakso lapangan tembak ini sepadan, atau kalau dalam bahasa anak gaulnya ``worth it``. Satu porsi bakso ini berisi bakso rebus, bakso goreng, tahu, pangsit mie kuning dan tentu saja kuahnya yang gurih bikin nagih, bahkan si kecil (Baby K) pun suka banget ama bakso ini (tanpa tambahan saus dan kecap)


Nasi Ayam Betutu Goreng. Menu yang cocok buat kalian yang lagi super kelaperan, karena satu porsi ini lengkap banget dapetnya, ada Nasi Putih, Ayam Goreng, Sambal, Kangkung, Kacang Goreng, dan Irisan Timun Tomat. Ayam goreng nya itu lho, garing gurih di luar, tapi tetep lembut di dalem.. Sambalnya juga nampol, rasanya enggak terlalu pedas, jadi enak buat digado alias colek solek sambal doank pake tangan.


Bakso Goreng. Meskipun namanya bakso goreng, menu ini tetap memakai kuah, tapi terpisah penyajiannya, nah pas makan, terserah kita mau dicampur ke kuahnya atau dicelup celup aja, atau dimakan baksonya lalu diminuma kuahnya, heuheuheu. Menurutku sih ini lebih ke cemilan ya, karena enggak kenyang kalau makan ini aja (dasar perut karet)

Untuk minuman, aku sih selalu order kopi panas hitam ya, heuheuheu kopi hitamnya joss. Selain kopi, menu minumannya ada Es Teh Lemon, Es Teh Leci, Es Lapangan Tembak (semacam es Campur), Berbagai Macam Jus Buah, Es Kelapa, Es Jeruk, dll.

Kalau kalian lagi pengen yang seger seger, aku sih merekomendasikan Es lapangan tembak yang isinya adalah potongan agar-agar, kolang-kaling, rumput laut, cincau hitam dan biji selasih. Biasanya es seperti ini disajikan dengan irisan buah nangka ya, tapi es lapangan tembak ini disajikan dengan irisan buah nanas. Tak lupa ditambah es serut dan siraman sirup serta susu kental manis, enak deh, segeeeerr, dan manisnya tuh alami jadi enggak meninggalkan rasa aneh di tenggorokan.

Nah gimana? Udah ngiler belum? Heuheuheu buruan dah langsung meluncur ke Bakso Lapangan Tembak di Lombok Epicentrum Mall, atau gerai gerai Bakso Lapangan Tembak di dekat rumah kalian
Share:

14 November 2017

Liburan Seru di Holiday Resort Lombok

Enggak terasa, Tahun 2017 udah mau abis aja, si baby K udah mulai besar aja, dan jatah cuti masih banyak aja, heuheuheu. Sebelum cuti sulit didapat gegara target kerjaan akhir tahun, aku memutuskan untuk mengambil jatah cuti dan kabur dari rutinitas kerja ke suatu tempat yang asyik bin aduhai.

Karena kita ada di pulau nan cantik bernama Lombok, jadinya enggak perlu bingung bingung ngabur kemana, cukup yang deket deket aja.


Setelah buka aplikasi Tripadvisor dan baca review review hotel di sekitar Senggigi, terpilihlah Holiday Resort Lombok yang terletak di Pantai Mangsit, Lombok Barat, tidak jauh dari Pantai Senggigi yang sudah lama kesohor.

Dengan jarak sekitar 18 km dari pusat Kota Mataram, perjalanan kita tempuh dalam waktu setengah jam saja menggunakan jasa taksi online. Pagi ini jalanan senggigi terasa lumayan sepi, karena ini masih hari dan jam kerja, heuheuheu beda banget suasananya saat sabtu atau minggu sore, saat saat dimana jalur tersebut kondisinya padat merayap.

Sampai di lokasi drop off, kita langsung disambut oleh staff hotel, dan membantu membawa tas tas bawaan kita, maklum ya bawa anak kecil, jadi bawaan kita banyak (padahal enggak liburan jauh).


Proses check in sangat cepat, dan saat kita menunggu konfirmasi siapnya kamar, kita mendapat welcome drink dan handuk basah dingin nan wangi, heuheuheu seger bangeeet. Maklum akhir akhir ini hawa di lombok lagi panas panasnya, meskipun sering hujan. By the way lobinya luas banget, dengan gaya khas kayu kayu bangunan lama, dan Lobi ini menyatu dengan Rinjani Restoran yang biasa digunakan untuk sarapan para tamu,

Sebenernya sih kita datangnya kepagian, karena waktu check in khan harusnya jam 2 siang, namun karena sudah ada kamar yang ready, akhirnya kita diantar langsung oleh staff hotel menuju kamar.



Ada beberapa jenis kamar yang bisa dipilih, dengan harga yang berbeda dan view yang berbeda pula. Nah untuk kamar yang kita tempati ini viewnya garden/taman yang serba hijau bikin seger mata.

KAMAR MANDI
Hal pertama yang selalu aku lakukan saat masuk ruangan hotel adalah ngecek kamar mandinya, heuheuheu, karena menurutku kondisi kamar mandi itu sangat penting. Dan ternyata kamar mandinya di luar ekspektasi kita, luas bangeeet, semi semi outdoor gitu. Tetep indoor sih, cuma di area kamar mandi terdapat semacam taman kecil berisi beberapa tanaman yang diatasnya beratap bolong bolong, maksudnya bolong bolong disini adalah saat hujan, air hujan nya bisa masuk membasahi taman, tapi tetep tertutup alias enggak kelihatan dari luar.



Perlengkapan yang disediakan di dalam kamar mandi juga lengkap banget, ada dua handuk besar, dua handuk kecil, hair dryer, kaca besar, wastafel dengan air panas dan biasa, tissue, wc duduk, tempat sampah, alat mandi lengkap (sabun cair, sabun batang, odol, sikat gigi, sampho, shower cap), cotton bud, alat pencukur rambut, sisir, dan shower dengan air panas dan biasa.

RUANGAN KAMAR
Ruangan kamarnya pun tak kalah luas, ada bed besar (cukup untuk 2 dewasa dan 1 anak), meja panjang, televisi dengan puluhan channel, AC, kursi biasa, kursi panjang, dua kursi dan meja tamu, telepon, lemari pakaian (di dalam nya terdapat 2 sandal, 2 payung dan beberapa gantungan baju), safety box, cermin, tempat sampah, kulkas, buku menu makanan yang bisa diorder lewat telepon (24 jam) dan mini bar yang lengkap dengan cangkir, sendok, dua botol air mineral, kopi shacet, teh celup, dan gula pasir serta alat pemanas air elektrik. Sedangkan di bagian depan terdapat teras berisi dua kursi dan satu meja. Lengkap abissss, cocok banget buat liburan keluarga.




FASILITAS LAIN
Sore harinya kita keliling jalan jalan di sekitar Holiday Resort, untuk melihat lihat ada apa aja sih di sini. Hingga akhirnya kutemukan satu tempat yang menarik perhatian kita berdua, yaitu SPA, heuheuheu, pas banget nih sore sore gini menikmati pijat pijat asoy di SPA.

Di mandalika spa ini menyediakan paket spa couple, alias spa untuk pasangan dalam 1 ruangan, dan tentu saja kita ambil yang ini ya. Nah terus si kecil gimana tuh? Tenang saja, di sebelah Mandalika Spa ini terdapat satu ruangan bernama Sea World Kids Club, yang mana anak kecil pasti enggak bisa menolak untuk ditinggal di situ, yuhuuu tak terkecuali si Baby K.


Di ruangan spa yang lumayan luas ini terdapat 2 bed, bathtub, tempat ganti, shower, gantungan baju dan safety box. Selama 1 jam lebih kita berdua di pijat mulai dari ujung kaki sampai kepala. Untuk therapist nya kita bisa pilih yang lelaki atau perempuan, monggo dipilih yang nyaman yang mana. Yang jelas puas banget dah selama sejam itu.

Setelah selesai spa dan ganti baju, kita disuguhi dengan satu poci air jahe madu hangat. Enak enak enak....

FYI selain itu di sekitar SPA ini juga terdapat minimarket, blue marlin dive, serta Gecko Bar.



DINNER
Saat makan malam tiba, kita menuju Khayangan Resto yang lokasinya dekat dengan kolam renang. Ada beberapa lokasi meja kursi yang bisa kita pilih, di area dekat resto, di dekat kolam, atau di dekat pantai. Nah berhubung malam ini angin sedang kurang bersahabat, kita pilih yang dekat resto nya, gpp lah dekat dapur, daripada masuk angin gegara angin pantai.

Ada banyak menu yang bisa dipesan, baik itu menu lokal maupun menu bule. Dan menu makanan yang kita pesan adalah Nasi Timbel, Ayam Goreng Cabai Hijau serta Paket Burger untuk anak.


Dari segi rasa, ketiga makanan ini terbilang enak, biasalah standar hotel pasti ueeenak. Apalagi burgernya, juaraaaa. Gara  gara aku naksir ama burgernya, akhirnya aku dan si kecil tukeran menu makanan, dia makan nasi ayam goreng (tanpa sambal), sedangkan aku yang makan paket burger anak, heuheuheu. 

Oia ada satu hal lagi yang bikin surprise, saat kita sedang asyik makan, tiba tiba datang 4 orang pemain musik berseragam putih putih menghampiri kita, mengucapkan selamat malam, bertanya mau request lagu apa. Karena kita enggak kepikiran, akhirnya mereka menyanyi bebas sampai 4 lagu, heuheuheuheu... Seru seru seru.


SARAPAN
Sebelum jam 7 pagi, menu sarapan sudah siap di Rinjani Restaurant (dekat lobi). Pagi ini terasa sangat ramai (padahal hari kerja lho), eh ternyata lagi ada tamu group beberapa bus yang menginap di sini, sepertinya lagi ada gathering. Kalo diterawang dari bahasanya sih, mereka ini dari Jawa Barat , logat sundanya kental banget.

Saat sampai di Rinjani Restaurant, kita disapa oleh salah satu staff cantik berbaju adat sasak dengan memegang semacam kertas daftar kamar, oleh beliau ditanya kita dari kamar berapa, dan setelah kita menyebutkan,  ditandailah nomor kamar kita di kertas catatan tadi. Lalu beliau mencarikan kita meja kursi yang masih kosong. Mantap Service nya..... Tidak sampai disitu, baby chair pun dibawakan , special untuk si Baby K, heuheheu



Menu yang disediakan saaaangat banyak dengan metode buffet. Ada bakso, Nasi, Mie Goreng, Gulai Ikan Kakap, Kentang, Sayur, Kerupuk, Pecel Lontong, Telur Dadar, Bubur Ayam, Salad, Buah Segar, berbagai macam pastry, sereal, roti tawar lengkap dengan selainya, teh, kopi, susu, jus buah dan air mineral. Bingung aku pilih yang mana dulu......... Dengan teknik ambil sedikit sedikit, akhirnya aku bisa mencicipi semua, Heuheheuheu. Enak enak enak

KOLAM RENANG
Nah ini nih yang paling ditunggu tunggu si kecil, yaitu main air di kolam renang.
Kolam renangnya ini bentuknya unik, melengkung semacam huruf U, dimana di salah satu ujungnya terdapat Pool Bar, dengan tempat duduk di dalam kolam nya. Jadi kita bisa minum minum jus/minuman lain sambil berendem, Haha


Ada berbagai macam kedalaman, dari yang sangat dangkal untuk anak anak, sampai dengan yang paling dalam sekitar 1.5 meter, yang biasanya dipakai latihan diving untuk tamu yang order pelatihan diving di Blue Marlin Dive yang gerai nya ada di dekat Mandalika Spa.

Di sepanjang tepian kolam terdapat meja kursi, bean bag dan payung besar yang bisa dinikmati para tamu untuk bersantai atau berjemur.




Yuhuuu, sekianlah cerita singkat kita, kabur dari penatnya rutinitas pekerjaan dan target akhir tahun di lokasi yang sangat nyaman, tapi enggak jauh dari rumah :)

Semoga bisa jadi referensi untuk kalian, terutama pasangan pasangan/keluarga kecil yang sudah mempunyai jagoan kecil yang sedang ingin berlibur....

***

HOLIDAY RESORT LOMBOK
Jalan Raya Senggigi Mangsit, Lombok Barat (lihat peta)
Telp : 0370 693444
Web : http://www.holidayresort-lombok.com/
Email : reservationmgr@holidayresort-lombok.com
IG : @holidayresort.lombok



Share:

13 November 2017

Keuntungan Memilih Proyektor Merek China di Pasaran

Proyektor merupakan alat yang digunakan untuk dapat mempresentasikan gambar, file, video, hingga juga film. Sehingga alat ini biasanya digunakan oleh para penikmat film untuk menonton film di rumah untuk mendapatkan sensasi menonton film di bioskop. Alat ini juga dapat digunakan untuk melakukan presentasi yang ada di sekolah, kantor, dan kampus. Sehingga memudahkan orang lain untuk melihat gambaran dengan jelas apa yang ingin ditampilkan oleh orang yang sedang presentasi. Disamping kegunaan tersebut, alat ini tentu saja menawarkan banyak manfaat dan fungsi lainnya yang bisa dimanfaatkan dirumah, kampus, ataupun di berbagai kantor.


Karena menawarkan banyak manfaat dan fungsi yang bisa digunakan oleh pemiliknya, tidak heran apabila banyak orang yang mencari alat ini di pasaran. Bagi yang ingin membeli alat ini, bisa memilihnya dari berbagai pertimbangan yang ada seperti dari merek dan juga produsennya. Dimana hal tersebut akan juga mempengaruhi harganya yang akan dipasaran. Salah satu pilihan untuk masyarakat yang bisa dibeli adalah merek dari China yang menawarkan beberapa keuntungan apabila memilih alat dari China ini.

Keuntungan memilih proyektor buatan China

Beberapa contoh keuntungan yang bisa didapatkan oleh pembeli adalah seperti berikut ini.

1. Harganya lebih murah
Harga dari alat ini sendiri tergolong lumayan yaitu biasanya bisa didapatkan dengan harga sekitar 2 jutaan rupiah ke atas. Akan tetapi apabila dilihat dari fungsinya, tentunya harga tersebut masih tergolong murah dan terjangkau oleh masyarakat. Walaupun sudah mempunyai harga yang terjangkau, tetapi nyatanya banyak masyarakat yang tetap ingin mendapatkan harga yang lebih murah lagi. Oleh karena itulah pembeli bisa untuk memilih produk dari China yang biasanya menawarkan harga yang lebih murah. Apabila produsen proyektor biasanya menawarkan harga 2 jutaan ke atas, untuk merek dan produk dari China ini menawarkan harga yang lebih murah yaitu 300 hingga 1 jutaan rupiah saja. Sehingga dari harganya memang akan lebih terjangkau dari produk China.

2. Mempunyai banyak jenis yang ditawarkan 
Keuntungan selanjutnya apabila memilih produk dari China adalah dapat mempunyai banyak jenis yang ditawarkan. Dimana ada beberapa produk yang bisa dipilih yaitu dari banyak merek yang bisa dipilih, dari tipe yang dapat dipilih, dan juga dari jenisnya. Ada jenis yang mini yang mempunyai ukuran yang mini dan juga harga yang lebih murah. Untuk jenis mini ini bisa didapatkan dengan harga 300 ribuan saja. Sedangkan untuk yang mempunyai ukuran standard bisa didapatkan dengan harga 1 jutaan rupiah saja. Sehingga ada banyak pilihan yang ada dari jenis yang bisa dipilih.

3. Kualitas yang tidak kalah 
Apabila memilih produk elektronik atau produk lainnya dari China memang terkenal tidak awet. Tetapi hal tersebut tergantung juga dari orang yang akan memakainya dan cara pemakaian serta perawatannya. Untuk harga dari produk China ini memang lebih murah tetapi kualitasnya tidak kalah dengan produk dari negara lain. Karena menghasilkan gambar, ukuran, resolusi layar, daya baterai yang tidak kalah dengan produk lainnya.

4. Bisa didapatkan dengan mudah 
Dan keuntungan terakhir dari proyektor murah dari China ini adalah bisa didapatkan di banyak tempat. Utamanya bisa membeli di toko online dan situs belanja online yang menawarkan berbagai tipe dan juga harga alat ini. Sehingga Anda tidak perlu repot untuk mencarinya dengan berkeliling di kota tetapi bisa langsung membelinya dengan mudah lewat gadget di rumah.
Share:

11 November 2017

Menyusuri Jembatan Kayu Hutan Mangrove Lombok

Hari Minggu kemarin setelah kondangan di pernikahan kerabat, kita berlima (aku, baby K, emaknya, dan 2 sepupu) meluncur ke arah Pelabuhan Lembar Lombok Barat. Bukan mau nyebrang ke Bali ya, tapi mau nyari yang sejuk sejuk di sekitar sana.


Jadi sekitar 500 meter sebelum pelabuhan lembar, ada persimpangan menuju Pantai Cemara, nah di deket pantai cemara itulah terdapat hutan bakau/mangrove yang sudah dikelola warga setempat menjadi tempat wisata keluarga.

Awalnya kita nyasar, kendaraan justru mengarah ke pantainya melewati jembatan kayu dengan tulisan Pantai Cemare di sebelah nya. Jembatan ini ada dua jalur, satu jalur kecil untuk motor dan satunya jalur besar untuk mobil dan/atau motor. Meskipun begitu, karena bagian bawahnya terbuat dari papan papan kayu yang goyang2, serem juga pas naik mobil melewati jembatan ini.



Kita memang enggak observasi dulu di dunia maya maupun di google maps mengenai lokasi hutan mangrove itu, pokoknya pake GPS aja alias Gunakan Penduduk Setempat. Hingga akhirnya kendaraan kita sampai di sebuah warung kecil, dan bertanya ke pemiliknya dengan menunjukkan sebuah foto dari Instagram yaitu sebuah jembatan kayu di antara hutan mangrove.

Dari informasi pemilik warung tersebut kita tahu bahwa kita salah arah, harusnya enggak perlu menyeberang jembatan kayu yang horror tadi. Nah sekitar 200 meter sebelum jembatan kayu tadi ada sebuah bangunan SD bernama SDN 3 Lembar, nah di situ kita harusnya belok kanan menuju kantor Polair, dan lokasi wisata hutan mangrove itu ada persis di belakang kantor tersebut.


Siang ini parkiran terlihat sepi, cuman terlihat beberapa kendaraan saja. Mungkin karena ini tengah hari ya, kalo sore atau pagi bisa jadi lebih rame.

Kedatangan kita langsung disambut oleh seorang pemuda yang sepertinya pemuda setempat,  beliau menawarkan untuk naik perahu keliling hutan mangrove, dengan hanya membayar 50 ribu (untuk 4 orang). Tapi kita menolak secara halus, dengan alasan mau jalan jalan keliling dulu.

Ada satu berugak di depan jalur masuk menuju hutan mangrove yang diisi beberapa orang, kalo dilihat dari pakaian yang dikenakan sih bukan wisatawan ya, kemungkinan sih warga sekitar sini. Awalnya aku kira mereka ini penjaga pintu masuk yang memungut biaya masuk area hutan mangrove, eh ternyata aku salah, masuk ya  tinggal masuk aja, enggak ada tiket masuk nya, heuheuheu.


Dari pintu masuk ini tersedia akses jalan/jembatan kayu menyusuri pinggiran sungai, lalu ada jembatan yang mengarahkan kita ke seberang dan lanjut jembatan kayu lagi di pinggiran sungai hingga beberapa puluh meter ke arah utara. Menurut informasi yang aku terima, total panjang jembatan kayu ini sekitar 250 meteran. Masih terbilang pendek bila dibandingkan dengan luasnya hutan mangrove ini. Ya semoga ke depan nya bisa ditambah panjang jembatan kayu ini, dan yang lebih penting, Terawaaat...

Untuk tempat istirahat, juga disediakan berugak/gazebo di beberapa titik jembatan kayu, lumayan buat ngadem, karena duduk di berugak ini enak banget rasanya, sejuk semilir angin. Nah buat yang jomblo dan kebetulan datang kesini, siap siap kuatkan hati, karena berugak2 tadi kebanyakan diisi pasangan muda mudi yang lagi pacaran, heuheuheu


Setelah puas menyusuri jembatan kayu, foto foto, duduk duduk santai di berugak, dan lanjut foto foto lagi, kita pun jalan balik ke parkiran. Nah sebelum sampai parkiran, mas mas yang tadi nawarin perahu datang mendekat lagi, heuheuheu, menanyakan jadi atau enggak naik perahu nya. Karena kita enggak tertarik naik perahu, kita pun menolak dengan halus sambil tersenyum. 

Nah buat kalian yang bingung weekend mau kemana, mau pacaran dimana, bisa dah jadikan hutan mangrove ini sebagai alternatif tujuan wisata. Enggak perlu bawa bekal, karena di sekitar lokasi banyak tersedia warung. Yang paling penting jangan lupa bawa kamera yaaa, pokoknya wajib fotoan di sini :)

Rumah Apung

***

Peta Lokasi Hutan Mangrove, Lombok



.
Share:

6 November 2017

Ada Apa Aja sih di Museum Negeri NTB?


Mungkin ada banyak di antara kalian yang enggak terlalu tertarik ya dengan menghabiskan waktu hari libur/weekend di sebuah Museum, heuheuheu. Jujur, aku juga sih :) Nah tapi, beberapa hari yang lalu, hari liburku kuisi dengan keliling sebuah museum di Kota Mataram. Namanya Museum NTB

Tujuan utamanya memang bukan untuk melihat lihat isi museum sih (karena sudah pernah) tapi untuk mengantar, mendampingi dan mendokumentasikan kegiatan si Baby K yang lagi ikut programnya McD di Museum NTB. Jadi McD di Kota Mataram tuh ada kelasnya lho buat anak anak (mungkin di kota lain juga ada). Keanggotaannya murah banget, cuma 55 ribu setahun, plus dapet seragam.



Kegiatan nya macem macem sih, tapi kebetulan di hari minggu ini adalah jalan jalan bareng keliling museum NTB. Kita dijadwalkan berkumpul langsung di TKP jam 9 pagi. Kita sih jam 9 lewat 5 udah sampai di Museum, lha tapi ternyata baru kita doank yang hadir, heuheuheu, sudah jadi kebiasaan ya ngareeet, hingga akhirnya sekitar jam 10 kurang dikit, kegiatan dimulai.

Untuk kegiatan ini, kita membayar lagi 20 ribu (untuk menu makan siang si kecil) plus 2 rb/orang untuk tiket masuk ke Museum.. 

Ada sekitar 10an anak yang mengikuti kegiatan pagi ini, alhamdulilah pesertanya sedikit, jadi masih nyaman lah buat anak, buat orang tua dan tentunya buat para pendamping dari McD. Gak bisa bayangin kalau misalkan yang ikut sampai 50an orang, beuh ribut ribut dah.... Lha anak anak balita semua



Kegiatan diawali dengan foto bersama di depan pintu masuk ruang utama museum. Dilanjutkan dengan masuk museum dan melihat lihat koleksinya.

Meskipun aku udah pernah kesini dan enggak terlalu tertarik dengan museum, ternyata seru juga ya, ngelihat2 peninggalan2 masa lalu yang ditemukan di sekitar wilayah Nusa Tenggara Barat.

Lumayan banyak sih koleksinya, namun cuma beberapa yang berhasil aku abadikan dengan baik di kamera, karena konsentrasi terpecah dengan ngikutin larinya si baby K yang enggak bisa diem, heuheuheu

1. Bendera Perang yang dibawa Pasukan Kesultanan Bima saat melawan penjajah, Surat Perjanjian Wilayah Sultan Bima dengan Belanda, Ikat Pinggang Sultan Bima, Topi yang dipakai oleh Perdana Menteri Kesultanan, Baju dan Celana Sulam yang merupakan pakaian kebesaran Sultan Ibrahim dan Sultan Salahudin dari Kesultanan Bima



2. Berbagai Stempel, Bintang Jasa, dan Palu Pemimpin rapat yang digunakan pada masa Kesultanan Bima dulu



3. Topi Besi, Senapan dan Baju Perang Kesultanan Bima



4. Alat Alat Pertanian



5. Berbagai pecahan Mata Uang



6. Berbagai Macam Aksara, ada aksara sasak (lombok), samawa (sumbawa), Mbojo (bima), arab, jawa dan latin



7. Kitab Mahabharata



8. Kitab Mujarabat



9. Pakaian Pengantin adat Bayan, Lombok Utara



10. Nekara, yang merupakan alat bunyi bunyian dari perunggu untuk mengumpulkan massa, upacara pelantikan raja, lambang status sosial, upacara minta hujan, dan genderang pengiring  perjalanan roh ke alam baka. Alat ini ditemukan di Pringgabaya, Lombok Timur




Dan masih banyak lagi yang lain. 

Setelah semua sudut museum dijelajahi, semua peserta pun keluar ruang pamer, menuju lobi untuk bermain gamelan.

Heuheuheu, seru banget sih mereka ini, kecil kecil udah maen gamelan aja. Aku aja dulu maen gamelan pertama kali pas SMA, itu pun untuk pelajaran Mulok (muatan lokal)...


Kegiatan hari ini diakhiri dengan pembagian makan siang bagi para peserta (si kecil aja) yang menu nya tentu saja nasi ayam nya McD. Beberapa dari peserta ada yang makan langsung di lokasi, ada pula yang langsung pulang.

Alhamdulilah seru sekali kegiatan hari ini, yaa meskipun cuma jalan jalan keliling museum, tapi si kecil kelihatan super happy, ketemu temen temen baru, karena ini memang hari pertama bagi si kecil, sedangkan peserta2 lain sudah mengikuti kegiatan ini beberapa kali.

Semoga kegiatan kegiatan ke depannya bisa lebih seru ya....


***

Lokasi Museum NTB via Google Maps


.
Share:

Blog Archive