29 May 2012

Akses Menuju Pelabuhan Bangsal, Lombok Utara


(update Januari 2017)

Seperti kita ketahui Pelabuhan Bangsal yang berlokasi di daerah Pemenang, Lombok Utara ini adalah salah satu tempat dimana kita bisa menyeberang ke tiga gili (Trawangan, Meno dan Air) menggunakan Public Boat, ada sih beberapa tempat yang menyediakan jasa penyeberangan ke tiga gili, tapi berupa sewa boat, dan yang paling baru adalah Speed boat, dari Senggigi dan Teluk Nara. Nah, kali ini saya akan menjelaskan hanya tentang cara menuju Pelabuhan Bangsal, simak ya

Akses Menuju Pelabuhan Bangsal :

1. Dari Bandara Internasional Lombok (BIL) / Lombok International Airport (LIA)
 Ada beberapa cara untuk mencapai Pelabuhan Bangsal dari BIL :
  • Naik Taksi Bandara. Butuh waktu sekitar 2 jam dari BIL - Bangsal 
  • Travel di BIL. Ada beberapa armada travel yang menyediakan angkutan dari BIL menuju beberapa tempat, salah satunya Pelabuhan Bangsal. Taksi Bandara dan Travel Resmi bandara punya booth penjualan tiket yang lokasinya berada setelah pengambilan bagasi.
  • Travel Jemputan. Ada beberapa pemilik travel di Mataram yang menyediakan jasa penjemputan dari dan ke BIL (24 jam), dengan tarif yang bervariasi.
  • Bus Damri. Untuk yang pengen lebih murah bisa pakai Bus Damri, akan tetapi tidak langsung sampai Bangsal. Ada dua jurusan Damri, ke Senggigi (25 ribu) dan Mataram (Terminal Mandalika, 15 ribu), ambil salah satu jurusan, jika sudah sampai pemberhentian terakhir , ganti dengan angkutan umum (orang lokal menyebutnya "bemo") tujuan Pelabuhan Bangsal.
  • Ada yang mau nambahin?
2. Dari Pelabuhan Lembar
Pelabuhan Lembar, sebuah pelabuhan yang menghubungkan Pulau Bali dan Lombok ini terletak di daerah Lembar, Lombok Barat. Untuk menuju bangsal, kita harus mencari angkutan umum jurusan Mataram (Terminal Mandalika). Dari Terminal Mandalika, kita ganti angkutan lagi menuju Pelabuhan Bangsal. Atau kalau mau cepat, hubungi saja travel travel di mataram yang menyediakan antar jemput ke Pelabuhan Bangsal.

3. Dari Pelabuhan Kayangan
Pelabuhan Kayangan terletak di Lombok Timur yang menghubungkan Pulau Lombok dan Sumbawa. Sebenarnya sama saja, kita harus mencari angkutan menuju Terminal Mandalika di Mataram terlebih dahulu, baru ganti angkutan jurusan Pelabuhan Bangsal

4. Dari Kota Mataram
Kalau dari Kota Mataram, bisa banyak cara menuju Pelabuhan Bangsal:
  • Naik Taksi, membutuhkan waktu sejam lebih untuk sampai ke Pelabuhan Bangsal, kurang lebih tarifnya 150 ribuan.
  • Naik Angkutan. Carilah angkutan menuju pelabuhan bangsal dari Terminal Mandalika (15 ribu)
  • Naik Travel. Ada banyak travel di Mataram yang menyediakan jasa antar ke Pelabuhan Bangsal.
  • Naik Mobil/Motor sewaan. Kita bisa sewa kendaraan pribadi dari mataram. Ada banyak penyewaan mobil di Mataram, untuk penyewaan motor, coba ke Hotel Internasional yang ada di Cakranegara, Mataram :)
  • Naik Taksi. Ada banyak taksi yang mangkal di sekitaran pantai senggigi
  • Naik Motor/Mobil sewaan. Nah beda dengan Kota Mataram, di senggigi kita bisa menemukan penyewaan motor dengan mudah.
  • Angkutan Umum. Naik Angkutan bisa menjadi alternatif murah menuju Pelabuhan Bangsal, biasanya mereka mangkal di dekat Hotel Sheraton Senggigi 

Nah, setelah sampai di Pelabuhan Bangsal kita tinggal memilih tujuan kita kemana, apakah ke Gili Trawangan, Meno atau Air dengan tarif berbeda:
  • Bangsal - Gili Trawangan = 15 ribu rupiah
  • Bangsal - Gili Meno = 13 ribu rupiah
  • Bangsal - Gili Air = 12 ribu rupiah
Untuk kembali ke Pelabuhan Bangsal, harga tiketnya sama. Itu adalah tarif per orang untuk public boat. Ada juga yang menyewakan kapal menuju gili langsung, dengan tarif per kapal bukan per orang.






jangan lupa follow twitter kita @lombokkita untuk all about Lombok

LOMBOK itu INDAH
Share:

28 May 2012

Sunrise di Gili Air, Lombok



Salah satu spot terbaik untuk menikmati Sunrise di Lombok adalah di Gili, terutama Gili Air, dengan view Gunung Rinjani di sebelah timur, jadi matahari pagi akan muncul dari balik #Rinjani. Cantiiik..... Cobain dehh...





jangan lupa follow twitter kita @lombokkita untuk all about Lombok
 LOMBOK itu INDAH
Share:

27 May 2012

26 May 2012

Trip Singkat Menyusuri Pantai Selatan Gunungkidul Jogja

Trip ini sebenarnya Plan B saya di liburan Bulan Mei ini. Dimana sebenarnya rencana saya mau nge-trip di Karimunjawa. Tapi sayang sekali karena adanya miskomunikasi, gagal sudah trip Karimunjawa nya.

Berangkat dari Purworejo, sebuah kota kecil nan sepi di sebelah barat Jogja menggunakan Kereta Pramex pada hari Senin 21 Mei 2012 lewat Stasiun Jenar dengan tiket seharga 10 ribu rupiah tujuan Jogja. Saya pilih hari Senin agar di perjalanan serta di Lokasi Pantai tidak ramai, karena berdasarkan pengalaman, kalau jalan jalan pas hari libur pasti akan sangat ramai Pantainya, kurang elok buat dijepret.

Kereta meluncur jam 08.30 WIB. Perjalanan Jenar - Jogja saya lalui dengan berdiri di kereta selama sejam. Diluar perkiraan saya, Senin pagi justru samai luar biasa, kebanyakan sih anak kuliahan yang asalnya dari Purworejo dan Kuliah di Jogja setelah pulang kampung Sabtu Minggu di Purworejo. Perjalanan pun terasa lama, mungkin karena dalam keadaan berdiri, selain itu harus selalu waspada pegangan, karena Masinisnya suka iseng, pas berhenti di Stasiun Stasiun kecil sepanjang perjalanan nge-rem mendadak.

Tepat waktu, jam 09.30 kereta pun sampai di Stasiun Tugu, Jogja. Setelah istirahat bentar di stasiun lalu ambil perbekalan di ATM, saya pun keluar lewat pintu bawah tanah menuju Jalan Pasar Kembang (Sarkem). Jalan Sarkem yang sudah terkenal mendunia sebagai lokasi prostitusi (katanya sih), ternyata banyak kios kios penyewaan mobil dan motor. Tak perlu lama lama memilih kios, saya pun menuju salah satu kios yang bernama "Pahala Motor Bike Rental".

Saya pilih sewa motor karena untuk menjangkau lokasi lokasi terpencil di Gunungkidul gak ada angkutan umumnya, selain itu biar bisa bebas kemana aja sesuka hati, meskipun ada efek sampingnya, yaitu "kesasar" (semoga tidak deh). Untuk menyewa motor ini lumayan simpel persyaratannya, gak ribet. Saya diminta KTP, SIM, Kartu Pegawai, Kartu NPWP, Uang jaminan 500 ribu serta ngisi formulir perjanjian. Nah disini ada berbagai macam motor dengan tarif sewaan berdasar umur motor, semakin baru semakin mahal dengan range harga 50 ribu - 70 ribu (belum ditawar). Saya pun milih motor matic Honda Beat biar gak ribet di jalan dengan tarif 60 ribu per hari, karena saya pinjem 2 hari, jadinya 120 ribu, ditambah uang jaminan, jadinya saya serahin 620 ribu (500+120 ribu). Akhirnya Motor + STNK pun saya dapatkan plus SIM saya dikembalikan, yeyeye siap meluncur menuju Pantai......

Berdasar hasil browsing2 dan info dari temen, pertam saya harus meluncur ke arah Wonosari, untuk menuju ke sana pun gak susah, tinggal ikuti papan petunjuk arah di setiap persimpangan. Akah tetapi ada beberapa persimpangan gundul alias gak ada petunjuk arahnya, nah bingung gak tuh, tenang masih ada GPS di HP pokoknya arah kendaraan harus menuju daerah Tepus - Girisubo karena pertamakali saya akan ke Pantai Wediombo yang ada di daerah Girisubo.

Sekitar 3 jam perjalanan dari Kota Jogja, akhirnya saya sampai juga di kawasan Pantai Wediombo. Perjalanan cukup menguras tenaga dan konsentrasi karena selain cuaca yang ekstrim panas (maklum pas tengah hari) kondisi jalan nya tidak terlalu lebar, naik turun serta berkelak kelok, untungnya udah aspal halus.

Berikut ini urutan perjalanan menyusuri Pantai di Gunungkidul, Jogja:
  1. Pantai Wediombo
  2. Pantai Siung
  3. Pantai Indrayanti / Pantai Pulang Syawal
  4. Pantai Somandeng
  5. Menikmati Sunset di Pantai Ngandong
  6. Bermalam di Pantai Sundak
  7. Pantai Sadranan
  8. Pantai Slili dan Krakal
  9. Pantai Sarangan
  10. Pantai Pulau Drini
  11. Pantai Watukodok
  12. Pantai Sepanjang
  13. Pantai Kukup
  14. Pantai Baron (cuma sampai di pintu masuknya)
  15. Goa Maria Tritis 
(daftar pantai di Gunungkidul Jogja)
Ada satu pantai yang saya lewatkan, yaitu Pantai Jogan yang lokasinya deket pantai Siung ini ternyata ada air terjun kecil yang air nya meluncur ke Laut, mantep rek..

Oia, untuk mengikuti perjalanan saya di setiap pantai, klik aja di nama pantai dalam daftar pantai di atas. Untuk Pantai Baron, saya gak sampai di lokasi pantainya, gak tau ya kenapa pas sampai di pantai ini, mood saya untuk nge-pantai tiba tiba ilang, cuma berhenti bentar di depannya, trus balik arah, menuju Jogja. Mungkin karena dah jenuh ngelihat pantai dari kemaren, atau mungkin pengen segera menuju peradaban di Kota Jogja, atau mungkin karena rasa lapar (belum sarapan).

Akhirnya sekitar jam setengah 11 pagi hari Selasa 22 Mei 2012 saya pun dah sampai lagi di kota Jogja, dan tujuan pertama saya adalah tempat makan, lapar booooo'. Pilihan saya jatuh pada Sop Ayam Pak Min Cabang Klaten yang ada di Jalan Mataram alias sebelah belakang timur Malioboro. Saya makan satu porsi Sop Ayam + Teh Anget + Sate Telur + Tahu Goreng = 8000 rupiah, murah ya, so pasti menurut saya murah abis. Setelah kenyang, saya pun menuju Ambarukmo Plaza. Ngapain? Tentu saja ngadem dan nonton pilem di 21, maklum booo setelah saya merantau di Lombok, udah lama sekali gak ketemu layar bioskop, belum ada bioskop disono. Nonton apa saya disana? Dari 5 film yang diputer, saya pilih Film "The Avengers". Haha telat banget ya baru nonton pilem ini, ya gak papa lah dari pada nggak, alhasil tiket The Avengers seharga 25 ribu pun saya dapetin :


Hoho setelah lama gak masuk ruangan 21, ternyata sekarang sebelum film mulai, ada mbak mbak petugas 21 yang ngedarin ato jualan POP CORN dalam ruangan bioskop, haha, trik ini berhasil rupanya, lebih banyak pengunjung yang beli pop corn di sini daripada di kios resminya di deket tempat penjualan tiket. Seperti saya yang akhirnya beli juga, hihihihi.

Setelah sekitar 2 jam film diputer, saya pun keluar dengan kepala pusing, mungkin karena salah pilih tempat duduk. Langsung saya keluar mall, kembali ke jalan Pasar Kembang, ngembaliin motor sewaan, menuju ke Stasiun Tugu, beli tiket pramex lagi dan pulang ke Purworejo.

#JogjaTrip Selesai..... 
Share:

Pantai Kukup, Jogja




Di antara deretan pantai di wilayah Gunungkidul, Yogyakarta, Pantai Kukup ini sudah lumayan lama terkenal. Bisa dilihat dari sangat lengkapnya fasilitas yang ada di sekitar pantai ini, ada banyak penginapan yang berupa losmen maupun hotel, pendopo yang disewakan, warung warung makan, kedai oleh oleh yang berupa kerajinan, dan kios ikan hias.

Ombak di pantai ini lumayan besar, sehingga ada papan peringatan yang melarang pengunjung untuk mandi mandi di laut, apalagi saat air laut pasang, serem boo'

Di sebelah kiri pantai ada pulau karang yang dihubungan dengan tangga yang berada di atas bukit, jadi kita bisa menuju pulau kecil ini melewati tangga, tanpa harus menunggu air laut surut. Akan tetapi sangat disayangkan kondisi tangga dan jalan yang mengubungkan pulau kecil ini sudah rusak dan tak terawat, pagar kayu yang berwarna biru ini sudah banyak yang patah, entah karena lapuk atau perbuatan iseng pengunjung, yang bisa membahayakan pengunjung. Selain itu banyak coretan baik dari pulpen, spidol, tip-ex maupun pilox di beberapa sudut Pantai ini terutama di Gazebo yang berada di puncak pulau kecil ini.


Peta / Lokasi / Rute Pantai Kukup, Jogja



Share:

Mampir ke Goa Maria Tritis, Gunungkidul

Trip menyusuri pantai selatan Gunungkidul pun usai sudah di hari kedua, dengan objek terakhir yaitu Pantai Baron. Hari masih pagi, saat itu kira kira menunjukkan pukul setengah sepuluh, saya berencana kembali ke Kota Jogja untuk mengembalikan motor sewaan dan pulang ke rumah. Perjalanan kembali ke Kota Jogja harus menempuh jarak kurang lebih 70 KM, melewati jalan naik turun bukit dan berkelak kelok, akan tetapi untungnya jalan sudah bagus, halus, dan lebar.

Nah belum terlalu jauh seteah meninggalkan Pantai Baron, saya melihat papan petunjuk di sebelah kanan bertuliskan "Goa Maria Tritis", rasa penasaran saya pun muncul, saya arahkan kendaraan menuju goa tersebut. Lokasi nya persis di pinggir jalan, sedangkan goanya sendiri sepertinya ada di atas, karena ada tangga menuju ke atas. Di bagian bawah ada Salib Putih dari kayu dan semacam tulisan di dinding.

Sempat saya bermaksud untuk menaiki tangga, tapi karena kesan horror nya begitu terasa saya pun mengurungkan niat saya, dan hanya sampai di tingkatan pertama. Xixixi sebenarnya sih gak serem, coz lokasinya di pinggir jalan besar, ya cuma karena sepi aja jadi gimana gituu. Alhasil saya cuma bisa foto-in bagian bawahnya saja :



Goa ini masuk ke dalam wilayah desa Giring, Kecamatan Paliyan, Gunungkidul, Yogyakarta. Nama Tritis berasal dari bunyi air yang jatuh dari stalaktit stalaktit di bagian atas goa yang menimbulkan bunyi "tis tis tis". Goa ini sendiri aktif dijadikan sebagai tempat peribadatan bagi umat Katholik.
Share:

Pantai Sepanjang, Jogja

Masih berada di barisan pantai Gunungkidul, Sepanjang ini terletak di sebelah timur Pantai Kukup, jadi untuk ke sini, ikuti saja jalur menuju Pantai Kukup, lalu setelah sampai di pertigaan Pantai Kukup, arahkan kendaraan ke kiri/timur, nanti akan menemukan Papan Nama Pantai Sepanjang.

Jalan masuk menuju Pantai Sepanjang sudah sangat halus, dengan aspalnya yang masih terlihat baru dibuat (Mei 2012). Dilihat dari namanya, garis pantai nya memang panjang, memanjang dari timur ke barat. Fasilitas di pantai ini juga sudah lumayan lengkap, banyak warung makan dan beberapa penginapan yang bisa disewa.

Pasirnya putih dengan ombak yang lumayan ganas, bila surut tiba akan terlihat batuan karang yang menjadi dasar pantai ini dengan banyak biota laut kecil yang terjebak di kubangan/cekungan batuan seperti bintang laut, bulu babi dan ikan ikan kecil.





Peta / Rute / Lokasi Pantai Sepanjang : 

Share:

25 May 2012

Pantai Watu Kodok, Jogja

Pantai Watu Kodok, terletak di desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul, atau kalau dilihat dari jalurnya berada di sebelah barat Pantai Pulau Drini. Untuk mencapai lokasi ini, ikuti saja petunjuk arah ke Pantai Kukup. Bila sampai di pertigaan Pantai Kukup, beloklah ke kiri atau timur, ikuti saja jalur nya, nanti ada petunjuk Pantai Watu Kodok (setelah Pantai Sepanjang)

Jalan masuk menuju pantai ini belum diaspal hanya berupa cor blok (dari campuran semen + batu) yang dibentuk memanjang sepanjang jalan seperti membentuk jalur ban mobil. Di samping jalan masuk ini kita bisa melihat sawah hijau.

Pantai Watu Kodok ini masih jauh dari fasilitas, cuma ada gubuk kecil milik warga beserta tempat parkir kecil. Dikarenakan saya kesini hari selasa pagi, tak ada satupun orang disini, sehingga parkir pun gratis, xixixixi.


Nama Watu Kodok sendiri berarti Batu Katak, tapi setelah saya cari cari di sekitar pantai ini tidak ada batu yang bentuknya menyerupai katak. Tak banyak yang bisa kita lakukan di pantai ini,paling cuma duduk duduk aja di tepi pantai sembari menikmati deburan ombak yang lumayan besar, ombak khas pantai selatan Jawa.
Share:

24 May 2012

Keindahan Pantai Pulau Drini, Jogja

Dinamakan Pantai Pulau Drini, dikarenakan di pantai ini ada pulau kecil bernama Drini yang sudah disediakan tangga untuk naik ke atas Pulau Drini ini. Drini sendiri adalah nama sebuah pohon yang tumbuh di Pulau kecil ini, sehingga pulau ini pun dinamai Pulau Drini, yang konon kayu dari Pohon Drini ini bisa menangkal bisa ular. Akan tetapi sangat disayangkan, saat saya ke sini air laut sedang agak pasang, sehingga antara tangga dan bibir pantai dipisahkan oleh air laut, yang saya perkirakan lumayan dalam, jadi saya gak berani untuk nekat naik. Mungkin naiknya bisa, tapi bagaimana kalau sudah sampai di atas, airnya semakin pasang? Ya jadinya saya gak bisa turun ke pantai.

Pantai ini terletak di sebelah timur Pantai Kukup, dengan melewati Pantai Sepanjang dan Pantai Watu Kodok terlebih dahulu. Nanti akan terlihat papan nama Pantai Pulau Drini di jalan masuknya. Jalan masuk ke pantai ini ada dua, sebelah barat dan timur, pada kesepatan kali ini saya lewat di pintu timur yang berupa aspal yang sudah rusak, sehingga akan sedikit mengganggu perjalanan menuju pantai ini.

Saat saya ke pantai ini, suasananya sangat sangat sepi, maklum lah hari Selasa pagi, bahkan parkir pun gratis karena sang penjaga parkirnya dimungkinkan belum bangun. Akan tetapi bila dilihat dari banyaknya warung makan yang berjajar di pinggir pantai ini, bisa dipastikan pantai ini akan sangat ramai di kala libur tiba. Di sini juga terdapat Net untuk maen Bola Voli. Sebenernya saya sangat penasaran dengan bagian atas Pulau Drini ini, akan tetapi setelah ditunggu tunggu air laut tak kunjung surut, dan jalan menuju ke atas pun belum bisa saya lewati.

Berikut ini beberapa foto di Pantai Pulau Drini


Narsis







Share:

Pantai Sarangan, Jogja

Pantai Sarangan terletak persis di sebelah barat Pantai Krakal, Gunungkidul, Jogja. Jadi kalau mau ke Pantai ini ikuti saja petunjuk arah ke Pantai Krakal, kemudian arahkan kendaraan ke sebelah barat pantai ini , kurang lebih 300 meter (ada papan petunjuknya).

Di sekitar Pantai Sarangan sudah banyak penginapan serta warung warung makan beserta kamar mandi umum nya. Menurut saya pantai ini lebih indah dari pantai tetangganya (krakal) dengan garis pantai yang lumayan pendek dengan dibatasi bukit kecil di kanan kiri nya.



Foto Foto Pantai Sarangan :







Share:

Pantai Slili dan Krakal, Jogja

Kenapa saya gabung jadi satu postingan antara Pantai Slili dan Krakal, yuph dikarenakan letaknya yang bersebelahan dan kalau boleh saya bilang sih menyatu (padahal bingung batas pantainya mana, hauahaha). Masih berlokasi di daerah Gunungkidul, pantai ini dapat ditempuh dalam waktu 2 jam dari pusat kota Jogja dengan kendaraan pribadi (gak ada angkutan umum sampai lokasi ini). Alangkah baiknya sewa saja motor atau mobil di Kota Jogja (kalau gak bawa kendaraan dari rumah).

Dilihat lihat, Pantai Krakal ini sudah lama dikembangkan terlihat dari fasilitas umum yang sangat lengkap, banyak tersedia penginapan serta warung makan dan parkir yang luas. Garis pantainya lumayan panjang dengan pasirnya yang putih agak coklat, dengan ombak yang lumayan besar sehingga dilarang untuk mandi mandi di pantai ini, bahaya booo'

Berikut ini beberapa Foto di Pantai Slili dan Krakal, Jogja :





Share:

Pantai Sadranan, Jogja

Masih di barisan pantai di wilayah Gunungkidul, Jogja. Berdasarkan jalurnya, Pantai Sadranan berada di sebelah barat Pantai Ngandong dan sebelah timur Pantai Slili dan Pantai Krakal. Untuk sampai di pantai ini ikuti saja Rute menuju Pantai Krakal, bila sudah sampai, arahkan kendaraan ke timur pantai krakal, saya jamin pasti akan nemu pantai ini, karena ada papan petunjuk Pantai Sadranan di depan jalan masuknya yang masih bebatuan dan tanah (belum aspal).

Pantai ini tidak seramai dan semewah pantai yang lain, cuma ada warung dan tempat parkir di lokasi ini. Ada sih satu penginapan yang lumayan besar, berada di atas bukit di sebelah barat Pantai Sadranan, namanya Thalasso. Tapi kalau mau mencari penginapan yang banyak pilihan ya di Pantai Krakal, deket banget ama Pantai Sadranan ini.

Menurut saya, pantai ini masih sangat alami, berpasir putih dengan hiasan sampah sampah organik berupa rumput laut yang terdampar di pantai dan dedaunan dari pohon pohon di pinggir pantai. Berikut ini beberapa Foto di Pantai Sadranan :



Share:

Menikmati Sunset di Pantai Ngandong, Jogja

Menikmati Sunset di Pantai Ngandong adalah di luar jadwal dari #JogjaTrip ini. Pantai ini saya temukan saat mendaki bukit di sebelah barat Pantai Sundak untuk hunting sunset. Tak disangka di sebelah barat bukit ini ada pantai cantik yang langsung menarik perhatian saya. Namanya Pantai Ngandong. Ada beberapa warung makan disini serta kamar mandi umum bagi pengunjung. Serta ada beberapa kapal nelayan yang sedang diparkir di dekat warung. 

Kondisi pantai ini tidak ramai pengunjung, cuma ada beberapa warga setempat yang sedang mencari sesuatu di pantai yang sedang surut ini serta empat anak muda yang sedang asyik berfoto dengan latar belakang sunset. Ini beberapa foto di Pantai Ngandong :




Dikarenakan Pantai Ngandong ini menghadap ke selatan, jadinya matahari terbenamnya tidak di depan pantai, tapi di sebelah barat pantai, bukan terbenam di horison, melainkan di bukit sebelah barat. Meskipun begitu, penampakan sunset nya lumayan cantik. Berikut foto foto Sunset di Pantai Ngandong, Jogja :






Share:

Bulan Pesona Lombok Sumbawa 2017

BCA BALI RUN 2017

Blog Archive