29 December 2016

Ketagihan Roti Canai dan Teh Tarik Bunana

Di sore itu (16122016) aku meluncur menuju arah Sanur, Bali buat nemenin temenku beli buku di Periplus Hardys Sanur, dengan berboncengan naik motor menembus gerimis kecil yang tidak kita pedulikan. Jujur baru kali ini aku masuk Hardys Sanur, dan enggak nyangka ada toko buku periplus disitu, karena biasanya periplus tuh adanya di Bandara, heuheuheu.

Disaat temenku sibuk milih milih buku incarannya, aku justru mengarah ke salah satu sudut periplus, dimana disitu dipajang berbagai mainan. Ya beginilah pemikiran seorang bapak bapak muda ganteng yang sedang pergi keluar kota meninggalkan si kecil di rumah, pengennya beli sesuatu buat anak nya, udah kurang peduli beli beli belanja memenuhi hasrat pribadi (kecuali kuliner, heuheueheu). Hingga akhirnya kuputuskan membeli satu set mobil mobilan Hot Wheels.

***

Misi pertama sukses, kita melanjutkan perjalanan untuk menyelesaikan misi kedua, yaitu "Ngisi Perut" alias makan, atau bahasa keren nya "Wisata Kuliner"

Di Bali ini banyaaaak banget jenis kuliner yang bisa kita cobain, nah daripada bingung, aku langsung aja nentuin bahwa kita harus makan di tempat makan yang menunya jarang ada atau bahkan enggak ada di Lombok, murah, dan tentu saja Halal..


Berdasarkan kriteria itu, salah satu temenku yang tinggalnya di Bali langsung menyarankan kita untuk makan di WARUNG BUNANA yang menyediakan menu kuliner India Malaysia, dimana lokasinya enggak terlalu jauh dari Hardys. Yaitu di By Pass Ngurah Rai Simpang Jalan Danau Poso No.1, Sanur (lihat peta di bawah postingan)

Kabarnya warung yang buka dari jam 10 pagi sampai 10 malam ini selalu ramai saat menjelang malam hari, dan untungnya kita dateng enggak pas di jam itu, tapi di jam tanggung, jam 3 sore dimana jarang orang pergi makan. Warung ini enggak luas, cuman menempati satu los ruko di pojokan pertigaan.

Seperti terlihat di foto di atas, warung bunana ini menu utamanya adalah Roti Canai dan Teh Tarik, tapi sebenernya menunya enggak cuma itu aja lho, ada juga Roti Onion Egg Cheese, Roti Sardines Cheese, Martabak India, Nasi Kuning, Chicken Curry dll.

Biar gak salah pilih menu, aku menyerahkan pilihan menu pada temenku yang memang sudah pernah ke warung, ini... Dan tataaaa datanglah satu per satu menu tersebut.

Teh Tarik

Kari Ayam, Kari Daging dan Nasi Kuning

Roti Tambal

Untuk minumannya kita order Es Teh Tarik Special dengan harga 14 ribu rupiah (kalau panas 13 ribu). Seperti halnya teh tarik biasanya, minuman ini terbuat dari campuran teh dan susu dan mungkin sedikit racikan rahasia yang membuat minuman ini terasa sangat special. Selain itu, cara pembuatan minuman ini juga special lho, bukan cuman asal dicampur, tapi sesuai dengan namanya "Teh Tarik" minuman ini dicampur dengan cara menuang dan menangkap menggunakan gelas stainless steel, seakan akan ditarik tarik gitu. Adegan ini justru menjadi atraksi dan tontonan tersendiri bagi konsumen, terutama bagi yang belum pernah melihat langsung.

Untuk menu utamanya kita oder kari ayam (10rb) dan kari daging kambing (18rb) plus nasi kuning (besar 7rb, kecil 4rb).

Seporsi kari ayam/kambing disajikan menggunakan mangkok stainless steel kecil yang biasanya dipakai warung warung untuk menaruh air kobokan, heheuheuheu. Ukurannya bisa dibilang terlalu mini untuk seporsi, sehingga sebenernya aku merasa kurang dengan kari yang aku pesen. Tapi jujur aja, rasanya enaaaak, enak banget. Cocok banget dipadu ama nasi kuning bunana. Kalau dirasa rasa, nasi nya ini terbuat dari beras yang berbeda dengan beras biasa, seperti beras ketan gitu deh rasanya, lebih liat dan lebih besar besar.

Roti Keju Madu

Untung saja kita juga order roti sebagai menu sampingan. Ada Roti Timbal dan Roti Keju Madu

Aku tertarik roti timbal gegara melihat fotonya di buku menu. Pada dasarnya roti timbal ini adalah roti canai yang digoreng dengan topping telur ayam. Jadi saat sudah matang wujudnya mirip telur mata sapi dengan dasar roti canai. Unik banget rasanya, menyatu antara roti canai dengan telur nya, lebih maknyuss dikala roti ini disobek dan dicocol ke kuah kari ayam/kambing, beeeeeuh Juaraaaaaa..... Kalian harus cobaaa....!!!!

Untuk roti keju madu nya teksturnya hampir mirip dengan roti timbal, tapi ini rasanya manis dikarenakan ada olesan madu di bagian atasnya. Tapi jangan salah, meskipun ini roti manis, ternyata enak juga lho dicelup ke kuah kari, heuheuheu manis manis gurih gitu...

Fix aku jatuh cinta ama warung ini, next time pas aku ke bali lagi, kemungkinan besar aku bakal mampir lagi ke Warung Bunana :)


***

Peta Lokasi Warung Bunana Sanur



.


Share:

24 December 2016

Seminggu di Renon Bali

Setelah sekian lama, akhirnya di awal Desember 2016 ini bisa juga melakukan perjalanan ke barat, ke pulau Dewata via darat dan laut. Aku sudah rindu merasakan hawa angin laut di tengah malam, dan dingin nya udara selama melintasi Jalan Ida Bagus Mantra di subuh hari.

Seperti biasa, kalau ke Bali via darat laut, aku ngambil kapal yang berangkat sekitar jam 11 malam dan harapannya sih sampai Bali jam 4 pagi, jadi bisa sunrise-an dulu di Sanur. Tapi ternyata kali ini kita sedang kurang beruntung. Jam 11 malam sudah masuk kapal, tapi kapal baru berangkat jam 12 malam, dan sampai pelabuhan Padang Bai sudah melewati masa masa Sunrise, heuheuheuheu tumben banget kita di kapal selama 6 jam lebih... dan rencana menikmati matahari terbit di Sanur pun gagal.

Lapangan Niti Mandala, Renon

Karena sudah memasuki waktunya sarapan, kendaraan langsung kupacu menuju daerah Renon, Denpasar, karena memang tujuanku kali ini ke Bali ada sedikit kerjaan di daerah Renon, dan menginap di salah satu hotel di daerah tersebut juga

BUBUR AYAM PAK LIK
Enggak sulit untuk mencari warung yang menyediakan menu sarapan di sekitar renon, khususnya di sekitar lapangan niti mandala. Ada satu tempat sarapan yang recommended di selatan lapangan niti mandala, namanya "Bubur Ayam Pak Lik". Dari namanya sudah bisa kita duga kalau penjualnya berasal dari Jawa, itu yang membuat kita lumayan yakin untuk sarapan di situ (semoga Halal). Dan kita lebih yakin lagi saat melihat ada kotak bertuliskan "Baznas" di meja kasir, plus kasirnya seorang perempuan berkerudung, heuheuheu. Lanjooot langsung pesen makanan.

Meskipun namanya warung bubur ayam, ternyata menu yang disajikan bukan hanya bubur lho, ada lontong sayur, rawon, bubur kacang ijo dan ayam goreng (enggak ada Babi Guling). Tapi tetep sih yang kupesen Bubur Ayam nya, heuheuheu.


Mengenai masalah porsi sih relatif ya tiap tiap orang, tapi kalau untukku, porsi bubur ayam ini 75% dari normal, jadi kalau pesen satu tuh masih kurang kenyang, tapi kalau pesen dua porsi, jadinya enggak habis #galau . Dari segi rasa, enak kok bubur nya, langsung leeep, enggak perlu ngunyah (ya iyalah, namanya juga bubur), kuah gurih nya juga pas, dan sambel nya juaraaaaa, untung nya perutku bersahabat dengan sambal di pagi hari. Harganya cuma 9 ribu rupiah

LAPANGAN NITI MANDALA
Hari masih pagi dan jam check in masih lama, daripada bingung akhirny aku dan temenku milih buat jalan jalan dan nongkrong di sekitar area lapangan niti mandala (persis di depan Bubut Ayam Pak Lik). By the way aku sih udah pernah jalan jalan di sekitar sini ya, sekitar setahun yang lalu aku sempat ngikutin event Car Free Day di Niti Mandala, jalan raya yang mengelilingi lapangan niti mandala ditutup untuk kendaraan sampai jam 9 pagi.

Pagi ini bukan hari minggu, jadi enggak ada car free day di sini, tapi yang aku heran, ternyata meskipun hari kerja ternyata banyak juga yang joging keliling lapangan ini. 

Salut banget dah ama pengelolaan lapangan ini, selain bersih bangeeet, di sini juga ada papan peringatan bertuliskan "Kawasan Tanpa Rokok", selain itu juga ada beberapa public toilet, rumput hijau yang terjaga di seluruh lapangan, serta adanya larangan berjualan di dalam area lapangan niti mandala. Larangan ini secara langsung diperdengarkan di pengeras suara yang terdengar di seluruh penjuru lapangan. Hal ini merupakan salah satu hal yang membuat lapangan ini selalu bersih, selain karena banyak nya petugas kebersihan yang selalu siaga.

Lapangan Niti Mandala ini rupanya menjadi salah satu tujuan utama wisatawan dari jawa ya, karena beberapa kali aku dengan panggilan di pengeras suara yang ditujukan untuk rombongan2 wisatawan dari jawa yang naik bus, dan itu bukan cuma satu atau dua rombongan, banyak gaes, ada yang dari Jawa Tengah, ada pula yang dari Jawa Timur.

Oia satu lagi, karena aku males bawa tas besar yang berat berisi baju baju plus sepatu, tas itu aku tinggal di motor di parkiran sisi barat. Lumayan lama lho aku tinggal jalan jalan di lapangan ini, eh alhamduliah aman, tas nya masih ada di motor tanpa kurang satu hal pun.

CITYZEN RENON
Selama seminggu di Renon, aku dan ke-empat temenku menginap di Hotel Cityzen yang lokasinya ada di jalan Ciung Wanara II No.5 Renon, atau di arah belakang Bubur Pak Lik. Kita pilih hotel ini karena deket banget ama tempat kita ada kerjaan dan harganya yang ramah bersahabat di kantong, kemaren kita dapet harga 195 ribu/malam.

Dengan harga segitu, kita dapet fasilitas lumayan lengkap lho, kamarnya luas banget, kira kira ukuran  4x6 meter, ranjang nya besar, bisa buat 3 orang, ada TV Satelit, AC, wifi, lemari, meja rias, kulkas kecil, mini bar, coffee maker, 2 botol air mineral/hari, kopi teh gula tiap hari, kamar mandi dengan shower dan air panas dingin, dan dua handuk yang tiap hari diganti. Wokeee punya dah, kurangnya cuma sarapan dan kolam renang, heuheuheu , yaiyalah harga murah minta yang plus plus.... Yang jelas, nyaman banget seminggu tinggal disini.

CAK IWAN
Seperti yang udah kujelaskan tadi, di area renon ini enggak sulit untuk mencari tempat makan, baik itu yang halal maupun yang haram, heuheuheu. Salah satu tempat makan halal yang kita sambangi adalah Warung Muslim Ayam Goreng Kremes Bumbu Kuning Suroboyo "Cak Iwan" (panjang banget nama warungnya).

Menu yang disajikan disini paketan dengan harga miring, enggak heranlah kalau warung ini selalu ramai, terutama pas jam makan siang dan malam. 


Lokasi warung ini ada di Jalan Raya Puputan No.106 Renon, Denpasar. Enggak jauh dari lapangan Niti Mandala. Yang membedakan dengan masakan warung lain adalah bumbu kuning nya yang khas, rasanya gurih gurih bikin nagih gitu.. Dan yang paling oke, kita bisa dapet nasi dan es teh sepuasnya, heuheuheuheu, bebas nambah sampai mabok

D'COST
Kira kira sudah lebih dari 6 tahun aku enggak makan seafood di D'Cost deh, lha gimana di lombok enggak ada. Nah mumpung di lagi di Bali dan lokasinya deket ama hotel, kita sempetin mampir di sini dah buat makan malam.

Tempat makan yang berlokasi di Jalan Raya Puputan No.88 Renon, Denpasar ini menu utamanya adalah sajian laut/seafood. 

Kailan Tiram, Cumi Cabe Garam, Kakap Bakar Rica, Tahu Jepang Tiram, Tahu Jepang Telur Asin dan Es Jeruk Kelapa Muda dengan lancar sukses masuk ke perut. Enak enak enak... Ayo donk D'cost buka gerai di Lombok, pasti laris....


GO-FOOD
Di salah satu malam, hujan lumayan deras mengguyur Renon dengan durasi yang lumayan lama, saat itu kuingat banyak temen temenku di Mataram Lombok yang sedang upload kondisi terkini mereka yang sedang terkena musibah banjir.

Nah kondisi hujan awet gini bikin kita kita yang di hotel mager buat nyari makan keluar, hingga akhirnya kita pesen makanan aja lewat Go-Food, kebetulan aku udah install aplikasi Go-Jek di HP dan ada deposit Go-Pay lumayan banyak. Kebetulan banget di aplikasi go-jek lagi ada promo free delivery untuk tempat2 makan yang ada stamp merah bertuliskan "free delivery" dengan syarat kita membayarnya menggunakan Go-Pay (bukan cash). 

Huhuhu langsung dah aku cari tempat makan deket sini yang ada stamp merah nya. Lumayan lama nih nyari, berhubung kita rame rame, tiap orang punya selera makan sendiri sendiri, sehingga kita harus menemukan satu tempat makan yang menunya memenuhi selera kita masing masing dan tentu saja ber-stamp merah.

Dan terpilihlah "Warung Sambel Coli" yang beralamat di Jalan Tukad Yeh Aya No.99, Renon, Bali. Namanya sih memang agak agak absurd ya, heuheuheu dan makin absurd setelah kita order ke go-food yang driver yang nerima orderan kita nelpon untuk konformasi. Beliau bilang gini " Halo mas.... Ini dengan mas yang pesen sambel COLI ya?" . "Iya betul Mas" aku ngejawab dengan singkat dan suara tenang, padahal dalam hati agak terhenyak, kalut dan ngerasa aneh mendengar kata "Sambel Coli".

Enak yee tinggal di daerah yang ada layanan Go-Jek, hujan hujan pun mereka tetep mengantar pesanan kita. Heuheuheu, coba di Lombok ada Go-Jek yaaa (semoga). Btw Coli ini adalah singkatan dari Cobek Bali, dengan menu special sambel lalapan ikan/ayam

WARUNG GUDEG JOGJA & OSENG OSENG MERCON "JOGLO"
Kita sampai warung Joglo gegara rekomendasi dari temen yang stay di Bali dan sekalian meet up di warung ini. Seperti terlihat dari namanya, warung yang beralamat di Jalan Badak Agung No.23A Renon, Denpasar menu utamanya adalah Gudeg dan Oseng Oseng.

Dari luar, warung ini sih terlihat biasa aja, tertutup oleh rimbun nya pohon kersen di depannya. Tapi setelah masuk, huaaaw interiornya wokeee punya dengan warna dominan coklat, bener bener serasa lagi di Jogja dah.


SOP AYAM PAK MIN KLATEN
Dari kuliner Jogja, kita beralih ke Kuliner Klaten, heuheuheu. Di hari itu sih aku memang lagi pengen banget makan yang berkuah kuah seger gitu, dan tentunya yang harganya ramah di dompet. Bermodalkan aplikasi Go-Jek di bagian Go-Food aku mencari tempat makan yang menyediakan menu berkuah dengan filter "Near Me", dan akhirnya ketemulah warung sop ayam pak min.

Aku sih udah beberapa kali makan sop ayam pak min ini di Jogja dan di Magelang, dan memang enak sop nya, seger, gurih dan bikin nagih. Harganya murah dan pilihan daging nya banyak, dan yang jelas, Halal....


OLEH OLEH
Sebenernya aku pengen banget beli Pia Legong, tapi karena tokonya jauh banget dari Hotel dan kondisi cuaca kurang oke, akhirnya aku enggak jadi meluncur kesana dan beralih ke Toko Oleh Oleh yang berlokasi di Jalan Tukad Badung No.168C Denpasar bernama Pie Susu Asli Enaaak. Nah menurut kabar kaburnya di toko ini juga menjual pia legong asli tapi dengan harga hampir dua kali lipat. Hohohoho

Dan beneran lho, menurut info dari penjaga toko, disitu memang menjual Pia Legong Asli dengan harga di atas rata rata, tapi sayang sekali stok lagi kosong, habis diborong orang tadi. Ya sudahlah akhirnya kita cuma beli beberapa kotak pie susu enaaak dan kacang kacangan khas bali (kacang disko dan kacang asin)

***

Gak terasa seminggu berlalu, dan sudah waktunya untuk kita kita balik ke Lombok. Oleh oleh sudah di tangan, dan kita langsung meluncur ke Pelabuhan Padang Bai untuk menyeberang ke Pelabuhan Lembar di Lombok Barat. FYI biaya menyeberang kapal fery untuk satu sepeda motor adalah Rp 112.000,00 baik itu mau sendiri atau boncengan.
Share:

19 December 2016

Ayam Geprek Warung Mbok Wo : Pedesnya Nagih

Setelah seminggu nyelesein kerjaan di Pulau Dewata, akhirnya menginjakkan kaki lagi di Pulau Lombok nan pedas ini. Perut pun lapar, makan nasi terakhir sekitar beberapa jam yang lalu saat masih di Bali. Hari ini pas weekend, jadwalnya istri bebas masak alias enggak masak, dan itu artinya kita harus makan di luar. Coba ya ada Go-Jek di Lombok, khan enak tuh tinggal pencet pencet hape, makanan bisa datang ke rumah, heuheuheu

By the way, aku jadi penasaran lho, dalam waktu seminggu ini ada enggak sih tempat makan baru di sekitaran Kota Mataram. Pertanyaan itu dapat dengan mudah terjawab hanya dengan searching hashtag #kulinerlombok atau #kulinermataram di Instagram, dan tataaaaaa nemulah aku sebuah tempat makan yang baru buka beberapa hari. Namanya unik, "Warung Mbok Wo" , klak klik klak klik akhirnya dapet juga alamat warung nya. Enggak jauh dari rumah ternyata, lokasinya di Jalan HOS Cokroaminoto No.50 Mataram atau di sebelah utara Lampu Merah Cemara, Mataram, tepatnya sih ada di bawah pepohonan rimbun


Dengan menempati satu los Ruko, warung ini langsung menarik perhatian mata. Ada kombinasi warna kuning dan motif hitam putih di tembok nya. Lumayan menarik buat fotoan

Seorang lelaki berkacamata langsung menghampiri kita dan mempersilakan duduk, dari obrolan singkat baru tahu ternyata beliau adalah pemilik warung ini, heuheheu, mantap yeee terjun langsung menyapa konsumen. 

Sementara ini ada dua menu utama yang dihidangkan yaitu Ayam Geprek dan Ayam Gongso. Pas banget deh menunya ayam, kita khan penggemar menu olahan ayam. Ayam Geprek adalah pilihanku, sedangkan ibu negara memesan Ayam Gongso.

AYAM GEPREK (13k)
Buat kalian yang belum tahu, Ayam geprek adalah kuliner khas dari Jawa (Jateng Jogja) yang cocok banget buat pecinta makanan pedas. Seperti namanya makanan ini terbuat dari ayam (ayam kota) yang di goreng tepung lalu di geprek (bahasa jawa) atau di tumbuk dan dicampur dengan sambal.  Menu ayam geprek ini ditawarkan dengan beberapa level kepedasan yang dibedakan oleh jumlah cabe yang dipakai. Berhubung aku lagi laper banget (perut kosong) aku order ayam geprek dengan cabe tujuh aja (sayang perut).

Ayam Geprek Cabe 7

Gak lama nunggu akhirnya seporsi Ayam Geprek pun tiba, yang disajikan menggunakan cobek, dilengkapi lalapan dan dialasi daun pisang. Menurutku yaa proses "geprek" itu membuat sambel nya lebih meresap deh, karena ayam nya hancur dan rasa pedas cabe nya bisa masuk ke dalam daging.

Ternyata pilihan jumlah cabe ku enggak kurang enggak lebih, pas banget pedesnya. Lumayan bisa membuat keringat menetes tapi masih menyisakan cita rasa ayam nya itu sendiri yang aslinya sudah gurih. Enak enak enak.... perut udah penuh tapi mulut pengen ngunyah terusss

AYAM GONGSO (15k)
Menu yang kedua ini adalah pilihan ibu negara, masih sama sama dari ayam sih, tapi beda di cara pengolahan nya. Ayam gongso ini juga merupakan kuliner dari Jawa, khususnya Jawa Tengah. Yang unik dari kuliner ini adalah diolah dengan tiga langkah yaitu direbus, digoreng lalu ditumis dengan bumbu halus. Sehingga dagingnya akan lembut, dan lebih kaya rasa.

Enggak ada level level kepedasan untuk menu ini karena memang sudah pedas dari sono nya, yang artinya tanpa pesen pedas pun, bumbunya sudah pedas, heuheuheu. Level pedasnya sama kaya Ayam Geprek Cabe 7. Jadi buat kamu kamu yang hobi pedesss, wajib coba kuliner yang satu ini.

Ayam Gongso

Oia ada satu hal lagi yang spesial dari Warung Mbok Wo ini, Nasi Putih seharga 5 ribu di sini bisa kita refill sendiri sepuasnya sampai perut penuh, dan ada juga sayur gratis yang bisa kita makan sepuasssssnya sampai mabok. Untuk sayurnya beda beda tiap hari, nah kebetulan kemarin saat aku ke sini, sayur nya sayur sop yang segeeeer. Bisa buat netralin pedes nya ayam geprek.

Untuk minumnya sementara ini tersedia Teh Panas/Dingin dan Jeruk Panas/Dingin serta Air Mineral. Buat kalian yang penasaran ama pedesnya Ayam Geprek di Warung Mbok Wo ini monggo, silakan langsung meluncur ke warungnya, gampang banget ditemuin kok, pokoknya patokannya adalah lampu merah Cemara (gubernuran ke utara), nah warung ini ada di sebelah utaranya, di bawah pohon pohon besar. Tapi inget, buka nya hari Senin - Sabtu aja (minggu tutup) . Info lebih jelas, silakan follow Instagramnya @warungmbokwo

Menurut info dari si empunya warung, ada menu baru yang akan dilaunching beberapa waktu ke depan, yaitu Ayam Geprek tapi pakai Bumbu Plecing Khas Lombok... HOhohohoho aku penasaran......


Share:

14 December 2016

Liburan Manja di Pool Villa Club Senggigi

Masih inget postinganku beberapa waktu lalu tentang Kila Senggigi Beach Lombok? Kalau lupa atau belum baca, monggo meluncur KE SINI dulu, dibaca sampai selesai, baru lanjut baca postingan ini yaaa.

***

Jadi di area Hotel Kila Senggigi Beach seluas 12 hektare ini, terdapat satu area khusus yang lebih private, yang memiliki pintu masuk sendiri, lobby sendiri, kolam renang sendiri dan restoran sendiri. Namanya Pool Villa Club Senggigi. Nah saat kita kita staycation hore di Kila, kita sempat mampir ke Pool Villa lho, jalan jalan keliling muterin komplek villa ini dan finish di restoran nya.


Suasana tropis sangat sangat kita rasakan saat berada di area Pool Villa yang hijau segar dengan dikelilingi pohon palem dan kelapa ini. Ini merupakan salah satu daya tarik dari pool villa yang memang sangat disukai wisatawan luar negeri.

Villa ini memiliki 16 kamar berlantai dua yang di desain mengelilingi sebuah kolam renang cantik yang bentuknya memanjang, jadi setiap kamar akan memiliki akses langsung ke kolam renang tersebut. Khan enak tuh, pagi pagi bangun tidur langsung nyemplung ke kolam, atau bisa juga malam malam sebelum tidur, nyemplung dulu dah ke kolam asal jangan tidur di kolam aja ya

Saat memasuki kamarnya, serasa masuk rumah sendiri, luas bangeeet, bahkan lebih luas dari rumah kita, heuheuheu. Lantai satu yang luas ini isinya ruang tamu dengan sofa, TV dan DVD Player, mini bar lengkap dengan coffe maker, kamar mandi dan akses ke kolam renang.

Di bagian sisi belakang lantai 1 ini terdapat tangga untuk mengakses lantai 2 di mana di lantai ini terdapat kamar tidur dengan bed ukuran besar yang kira kira cukup lah untuk suami istri dan 1 anak kecil. Selain itu juga terdapat sofa, meja rias, kamar mandi yang lebih luas dari lantai 1 plus bath tub, safe room, dan tentunya balkon dengan view kolam renang.






Setelah puas bersantai santai di dalam kamarnya pool villa, kita langsung menuju restonya yang lokasinya di salah satu ujung kolam renang. Resto bernama "Beachcomber Brasserie Restaurant" ini merupakan restoran yang hanya boleh digunakan oleh tamu Pool Villa Club. Memang sih tamu dari pool villa club punya hak akses lebih daripada tamu kila. Selain restonya, kolam renang yang ada di pool villa ini juga hanya boleh dipakai oleh tamu pool villa. Tapi tamu pool villa bisa memanfaatkan semua fasilitas umum yang ada di kila, seperti restorannya (Rinjani dan Basilico), kolam renang, spa, playground dll. Enak yeee jadi tamu poll villa.....

Resto ini terdiri dari dua lantai, tapi sih sepengelihatanku cuma lantai satu aja yang dipakai. Di lantai 1 ini kita bisa pilih tempat duduk yang view kebun plus pantai atau yang view kolam renang.

Lumayan bervariasi menu menu sarapan yang disediakan di resto ini, saking bervariasinya sampai bingung mau makan yang mana dulu, heuheuheu, hingga akhirnya aku coba bubur ayam nya terlebih dahulu. Selain bubur ayam, kulihat ada sereal, roti, buah potong, jus buah, nasi goreng, nasi putih, mie goreng dll.




Mas mas yang di atas ini ahli telur lho, heuheuheu dia selalu standby di depan kompor lengkap dengan peralatan tempurnya (alat masak) dan menawarkan menu olahan telur pada setiap tamu, kita bisa pilih telur ceplok, telur dadar atau telur orak arik (scramble egg). Disaat dia menggoreng, kita bisa kembali ke tempat duduk, nah telur olahan nya nanti akan diantar ke meja kita... Jadi enggak perlu ikutan nungguin di depan kompor


Gimana? Seru khan liburan kita di Pool Villa Club Senggigi....
Nah buat kalian yang berencana ke Lombok di Tahun 2017, silakan tengok dulu postingan "Kalender Event Wisata Lombok 2017" , atur jadwal keberangkatannya sesuai dengan event yang kalian minati biar liburannya makin seruuu....

POOL VILLA CLUB SENGGIGI
+62 370 693 210
+62 370 693 211
Jalan Pantai Senggigi
PO BOX 1001
Senggigi, Lombok 83355
http://www.aerowisatahotels.com/ 
Share:

7 December 2016

Berkelana Rasa Kuliner Lombok

Masih terngiang beberapa waktu lalu saat aku, istri dan si kecil mendampingi syuting acara "One Day In Lombok" nya Net TV di Ashtari Restaurant Lombok Tengah, eh di weekend ini aku berkesempatan lagi untuk mendampingi syuting salah satu acara kuliner di Trans TV yang memang tiap tayang pasti kutonton, yaitu "KELANA RASA"

Acara tersebut ditayangkan Trans TV setiap hari Jumat pukul 08.30 pagi, dengan dipandu oleh dua host kece yaitu mas Arie Parikesit dan mbak Harly Valentina. Meskipun ditayangkan saat jam kerja, aku tetep bisa lho nonton di malam harinya setelah pulang kerja, atau keesokan hari nya pas libur kerja karena di rumah pakai Indihome yang punya fasilitas muter tayangan TV sampai 7 hari ke belakang, alias tayangan recorded, heuheuheu #bukaniklan


Untuk diketahui mas Arie ini adalah seorang food traveler, food consultant dan juga pemandu gastronomi yang sebelum nya memang sudah mempunyai agenda tour gastronomi sendiri dengan nama yang sama yaitu Kelana Rasa, yang kemudian naik ke layar Televisi. Sedangkan Harly Valentina sendiri adalah seorang host acara Selebrita  Pagi di Trans7 (buat yang suka acara gosip, pasti tahu).

Team Kelana Rasa syuting di Lombok sekitar 4 harian, tapi kita cuma bisa menemani mereka 1 hari aja, heuheuheu maklum kita orang sibuk

Lokasi pertama adalah Nasi Puyung Inaq Esun yang lokasinya di daerah Puyung, Jonggat, Lombok Tengah. Seperti yang kita ketahui, nasi puyung adalah salah satu kuliner lombok yang sudah melegenda, dan banyak warung warung KW alias tiruan nya, nah yang asli sih yang di daerah puyung ini.

Saat ini, Inaq Esun sendiri sudah tiada, dan usaha nya diteruskan oleh anak ketiga nya bernama Hj Saripah dengan lokasi yang masih sama.

Syuting diawali dengan proses pengolahan ayam. Pada adegan ini lumayan membuat surprise karena saat daging ayam pedas dimasukkan ke dalam wajan panas, menimbulkan efek seperti ledakan, heuheuheu, wussssss uap panas pedas menguap secara cepat ke arah kedua host, Hj Saripah dan Crew yang ada di dekatnya, alhasil salah satu orang bersin saat itu juga, aku sih enggak melihat langsung, tapi dari suara riuh nya, bisa kuduga itu suara bersin nya Hj Saripah.

Baru satu scene selesai, para crew dan host sudah keringetan kepanasan bau asep, maklum tadi syuting nya di dalem dapur dimana masak nya masih menggunakan tungku dan kayu bakar. Bisa dibayangkan khan gimana situasinya.... Untung saja kita kita tim hore ini enggak ikutan di scene pertama.


Lanjut ke scene berikutnya yaitu makan makan nasi puyung yang tadi dimasak. Nah di sela sela kita makan ini, mereka berdua membahas sejarah nasi puyung ini dan menjelaskan apa aja isi dari sajian Nasi Puyung tersebut. Sedangkan kita kita? Cuma ikut mendampingi makan aja sebelah mereka, heuheuheu, lumayan lah kenyang.... Alhamdulilah yaaa.

Proses syuting nya sih enggak terlalu lama ya, persiapan nya yang lama, mulai dari set lighting, set tempat duduk, blocking hingga pasang pasang clip on. Oia di adegan ini ada satu istilah lucu yang baru kali ini aku denger, namanya "CongSot" alias "Congor Shoot", dimana adegannya sedang makan dan yang disorot tuh cuma mulut nya aja pas memasukkan makanan dan mengunyahnya... Heuheuheu

Seporsi Nasi Puyung

Lokasi yang kedua adalah Lesehan Dakota yang ada di daerah Rembiga, Kota Mataram. Nah di lokasi kedua ini kita sebagai tim hore tidak diperlukan, karena sedang mengambil shoot untuk episode lain, kalau istilah mereka tuh "jump shoot" alias lompat ke adegan hari yang lain. Jadi dalam proses syuting tuh, seharian enggak mesti berurutan, kadang malah ngambil adegan penutup dulu baru pembuka. Atau malah berbeda beda hari, dimana nanti oleh editor digabungin menjadi satu kesatuan yang durasinya cuma 30 atau 60 menit aja, eh enggak nyampai segitu juga sih ya, karena di TV pasti ada durasi buat iklan...

Lokasi yang ketiga adalah Pantai Ampenan., dimana di pantai ini kita akan meliput salah satu kuliner khas di pantai ini, yaitu Seafood Prasmanan Pak Saibi. Kita sebut prasmanan karena berbagai jenis hidangan seafood seperti cumi, ikan, kepiting, kerang, sotong diletakkan dalam wadah wadah semacam baskom, dan konsumen tinggal mengambil sendiri apa yang dimau, lanjut dibayar deh... Selain menu seafood juga ada menu vegetariannya lho, yaitu urap dan plecing. FYI warung ini cuman buka di sore hari ya, menjelang sunset gitu dan hari Senin tutup. Jadi pastikan kalian datangnya hari Selasa - Minggu di jam jam menjelang senja :)


Biasanya, konsumen akan duduk di tikar tikar yang disediakan pemilik di sekitar warung tersebut, seperti di bawah bawah pohon, maupun di emperan kios, namun karena saat ini baru saja reda hujan, area sekitar warung ini becek dan enggak mungkin dipakai lesehan, sehingga kita ambil shoot menggunakan kursi meja di depan kios kios warung kopi dengan background langsung pantai ampenan.

Proses syuting nya sama, mereka ngomong ngalor ngidul haha hihi, sedangkan kita sebagai tim hore, sepanjang shoot ya cuman makan aja... pokoknya ngunyah terus, gak abis abis, karena tadi ngambil makanan nya banyak bangeeet, sampai selesai shoot pun sisa banyak, dan akhirnya diserbu para crew.



Hari berikutnya, mereka masih lanjut syuting di Kila Senggigi, Pasar Cakranegara, Desa Sade, Lombok Tengah dan Holiday Inn Lombok Utara, namun sayang sekali aku enggak bisa gabung. Nah Buat kalian yang penasaran seperti apa hasilnya. Silakan tonton di video ini :


Salam KELANA RASA "Berasaaaa di Hati"


***



Share:

3 December 2016

Catat Nih, Jadwal Event di Lombok Sumbawa Tahun 2017


Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mempunyai dua pulau besar yaitu Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa yang menjadi magnet baru bagi destinasi berlibur wisatawan, baik itu nusantara maupun mancanegara. Selain itu juga memiliki ratusan pulau-pulau kecil (di Lombok disebut "Gili"), contohnya saja Gili Trawangan, Gili Nanggu, Gili Kondo, Pulau Kenawa dan Pulau Paserang. 

Saat ini (akhir tahun 2016), Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) NTB Lalu Muhammad Faozal mengatakan, telah menyiapkan 22 event pariwisata yang akan dihelat pada 2017. Jadi buat kalian yang akan berlibur ke Lombok atau Sumbawa di tahun 2017 bisa menjadwalkannya dari sekarang. Selain ke 22 event tersebut, tentu saja masih ada event event lain yang gak kalah serunya. Yang jelas artikel ini akan terus kita update misalkan ada info event baru.

Di Tahun 2017, Pemprov NTB ditopang Asita dan juga PHRI akan lebih mendorong kekhasan potensi lokal daerah di NTB dengan wisata olahraga. Lokasi acaranya pun terpencar dan merata di semua kabupaten/kota di NTB, mulai Pulau Lombok sampai Pulau Sumbawa.

Nah apa saja event event event seru di Tahun 2017 tersebut? Ini nih daftarnya :

JANUARI
  • -
FEBRUARI
  • 1-28 Februari : Lombok Sumbawa Great Sale
  • 16-17 Februari : Pesta Rakyat Bau Nyale di Pantai Seger, Loteng 
  • 26 Februari : Festival Dedoro/Sampah di Kelurahan Banjar, Ampenan, Mataram
MARET
  • 1-22 Maret : Mataram Great Sale
APRIL
  • 11-19 April : Festival Pesona Tambora (mengenang kedahsyatan gunung yang pernah meletus hebat pada tahun 1815)
  • 13 - 16 April :  Tour de Lombok
  • 22 April :  Sembalun Challenge. Merupakan kompetisi balap sepeda dengan start di Kota Mataram dan Finish di Sembalun Lombok Timur
  • 30 April : Mekaki Marathon 2017 di Pantai Mekaki, Lombok Barat
  • Festival Pesona Lawata (Lomba Pacuan Kuda Tradisional Bima)
MEI
  •  5-6 Mei : Rinjani 100K, yaitu lomba lari jarak jauh tahunan yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai negara di dunia.
  • Festival Khazanah Ramadhan, selama Bulan Ramadhan sebulan penuh di area Islamic Center, Mataram
 JUNI
  • Festival Mutiara Lombok Sumbawa dan Flower Festival yang akan mengekspos keindahan produk alam NTB, yaitu Mutiara dan bunga-bunga indah di kawasan Sembalun.
JULI
  • -
AGUSTUS
  • 18 Agustus-16 September : Bulan Pesona Lombok Sumbawa 
  • 21-23 Agustus: Festival Pesona Mataram 
  • Kejurnas Pencak Silat
SEPTEMBER
  • 3 September : Gran Fondo New York
  • 16-19 September : Festival Pesona Senggigi 
  • Festival Layang Layang
  • 23 September - 16 Oktober : Festival Pesona Moyo
OKTOBER 
  • 4-7 Oktober : Mandalika Tour D’Lombok
NOVEMBER
  • 4-10 November : Festival Pesona Lakey
  • 5-6 November : Festival Pesona Gili Indah 
  • 9-16 November : Festival Pesona Taliwang
  • Paralayang Internasional
DESEMBER
  • 3-4 Desember : International Halal Travel Fair 
  • 3-4 Desember : Rinjani Golf Tournament
  • 9-10 Desember : Lombok Marathon

Mungkin ada yang bertanya, "Kok cuma sedikit ya event event nya?" . Tenang saja, daftar event itu akan terus bertambah kok, karena seperti biasa pasti ada event event dadakan yang mungkin malah lebih seru. Jadi bookmark aja dulu halaman ini, karena akan terus kita update

Selamat Jalan Jalan ke Lombok Sumbawa


***
Share:

29 November 2016

Staycation Hore di Kila Senggigi Beach Lombok

Tanggal Tua, Akhir Tahun, Kerjaan Menumpuk.... Ini adalah sebuah kombinasi luar biasa, kalau enggak segera ditangani ya bisa stress ini.. Heuheuheu. Hasil Searching searching di Om Google, akhirnya kita menemukan sebuah tempat yang cocok nih untuk mengisi weekend, melepas stress, doing nothing, pokoknya cuman mau santai santai aja bareng keluarga. Namanya "KILA SENGGIGI BEACH LOMBOK"


LOKASI
Hotel ini lokasinya di semenanjung Senggigi, persis banget di keramaian pantai senggigi. Mau ke pantainya? Tinggal jalan kaki aja beberapa langkah. Mau Dugem Dugem Asoy? sama juga, tinggal jalan kaki aja beberapa langkah ke depan hotel, di situ banyak tempat hiburan malam. Pokoknya kalau kalian udah pernah ke pantai senggigi, pasti udah pernah juga lihat hotel ini. Seperti aku ini, biasanya cuman lihat si hotel dari jauh aja pas main main ke senggigi, nah sekarang kita beneran masuk nih, dan nginep semalem di sini.

LOBBY
Kila Senggigi memang terkenal dengan pelayanan nya yang super ramah, bahkan saat sebelum masuk hotel pun kita disambut dengan baik oleh satpam hotel yang berjaga di pintu masuk. Sesampainya di lobby kita disambut lagi dengan senyuman super hangat dan diarahkan ke petugas check in. Lobby nya luas dan nyaman, dengan dikelilingi semacam kolam ber-air super jernih. Di beberapa sudut terdapat sofa yang bisa dimanfaatkan tamu untuk bersantai ataupun menunggu waktu check in/out


Setelah semua urusan check in selesai, kita diantar oleh seorang staff menuju kamar yang sudah disiapkan dengan berjalan kaki melalui pedestrian melewati pemandangan hijau kebun kebun rerumputan dan dikelilingi pohon pohon kelapa.

ROOM
Kila Senggigi Beach Lombok ini total memiliki 150 kamar dengan berbagai tipe. Nah Kamar yang kita tempati ini adalah Superior Garden Room yang berada di lantai dua dengan fasilitas lengkap di dalam nya. Terdapat lemari baju besar, kamar mandi dengan shower air panas dingin plus amenities lengkap, bed besar, mini bar, tv satelit, ac, meja kerja, kulkas, free wifi dan tentu saja balkon dengan pemandangan kebun yang bener bener bikin pikiran adem. Karena memang Kila ini salah satu kekuatan nya adalah lingkungan yang hijau.

Selain itu, juga terdapat Bungalow Garden View dan Bungalow Sea View dengan harga yang berbeda beda.



BASILICO ITALIAN PAVILION & BAR
Sore sehabis hujan, kita menuju salah satu restoran yang ada di Kila, namanya Basilico Italian Pavilion & Bar yang tempatnya persis menghadap pantai senggigi, ke arah barat, jadi pas banget untuk nongkrong sore sambil menikmati sunset.

Seperti namanya, resto ini terutama menyediakan menu menu khas Italia seperti Pizza, Risotto, Gnocchi dll, tapi...... berhubung sore ini dingin banget, aku jadi pengen sesuatu yang anget anget manja berkuah gitu, buka buka buku menu, bolak balik hingga akhirnya pilihan jatuh pada seporsi Mushroom Soup alias Sup Jamur lengkap dengan roti bruschetta yang cocok banget buat dicocol ke sup jamur nya. Huaaaa enak enak enak....

Di bagian depan Resto ini ada beberapa tempat duduk untuk bersantai dan ada pula yang bisa digunakan untuk berjemur, biasanya sih di kursi kursi itu penuh tamu, apalagi sore sore gini, tapi berhubung lagi gerimis, semua tamu pilih di dalam ruangan


Resto ini buka mulai jam 10 pagi sampai jam 11 malam, nah khusus di malam minggu, seperti sekarang ini, di Basilico Italian Pavilion & Bar ada program Sunset BBQ yang dimulai pukul 18.30 - 22.00 WITA, cukup dengan membayar 165ribu rupiah ++ kita bisa makan sepuasnya sampai teler sambil ditemani live music yang syahdu. Untuk menu yang disajikan bukan hanya tentang bakar bakaran ala BBQ tapi ada juga pasta, nasi goreng, soup, salad, buah potong segar sampai kue kuean dan pudding.

Alhamdulilah malam ini cerah ceria, sehingga area outdoor pun penuh pengunjung......

RINJANI RESTAURANT
Sarapan adalah salah satu fasilitas yang diberikan untuk tamu Kila Senggigi Beach Lombok, dan sudah dimasukkan dalam harga kamar, jadi enggak perlu pusing memikirkan untuk makan pagi di mana.  Sarapan ini disediakan di Rinjani Resto, yang bisa dinikmati mulai dari jam 7 sampai 10 pagi. Menu yang disediakan lumayan variatif lho, ada nasi goreng, mie goreng, nasi putih, bubur ayam, sereal, buah buahan, pudding, kue kuean dll.

FASILITAS LAIN

Playground
Nah ini nih yang dibutuhkan banget oleh keluarga yang lagi punya balita seperti kita ini, di tempat ini kita bisa menitipkan anak kita kepada petugas yang sedang jaga. Sembari si kecil main main di sana, kita jalan jalan menikmati sejuk dan nyaman nya area hotel dan duduk duduk santai di bawah pepohonan dengan view pantai senggigi, dan ini free lho khusus untuk tamu hotel ya...

Mobil Golf
Aku menyebut kendaraan ini mobil golf karena sering lihat mobil ini lalu lalang di lapangan golf, heuheuheu. Fasilitas ini berguna banget lho, terutama buat tamu tamu yang males jalan kaki. Karena memang area Kila Senggigi Beach dan Pool Villa ini luas banget jadi untuk menjangkau restoran, lobbi ataupun playground dari kamar tuh lumayan jauh. Cara untuk bisa menikmati fasilitas ini gampang banget, tinggal dial aja nomor "4" menggunakan telpon yang ada di kamar hotel, dan ditunggu aja sampai mobilnya dateng

bersama keluarga http://andyhardiyanti.com

Olahraga
Buat menjaga kebugaran, disediakan pula tempat olahraga untuk tamu seperti Lapangan Tenis, sepeda dan Jogging Track

Spa
Kila Senggigi Beach juga menyediakan fasilitas SPA lho, namanya "Purnama Spa" dengan menempati bangunan sendiri yang buka mulai jam 9 pagi sampai 9 malem.


Kursi Malas
Aku sebut ini kursi malas karena memang pas banget dipake untuk bermalas malasan sambil berjemur, membaca buku, dengerin musik lewat headset ataupun main main hape. Ada banyak banget kursi kursi malas di sini, ada yang menghadap pantai senggigi, dan ada pula yang berjajar di bawah pohon pohon kelapa. Takut kejatuhan kelapa? Tenang aja pohon kelapa di sini sudah bebas kok dari buah kelapa.

Kolam Renang
Kila Senggigi Beach mempunyai 1 kolam renang yang bisa digunakan oleh tamu, terdapat dua pilihan, kolam dewasa dan kolam anak anak. Lokasinya persis di sebelah Rinjani Restaurant. 




POOL VILLA CLUB
Di area Kila Senggigi Beach Lombok ini juga terdapat satu jenis kamar lagi yang lebih private dengan tema Villa dan sedikit terpisah, bahkan lobby nya pun ada sendiri. Namanya "Pool Villa Club" yang hanya mempunyai 16 kamar berlantai 2. Di area ini terdapat satu kolam renang luas yang dikelilingi ke 16 kamar tersebut.

Keistimewaan dari tamu Pool Villa ini adalah, mereka bisa berenang di kolam renang tersebut dan juga bisa berenang di kolam renang nya Kila, bisa sarapan di restonya sendiri dan bisa juga di Rinjani Restaurant, sedangkan tamu di Kila Senggigi hanya bisa memanfaatkan fasilitas di Kila. Uenaaak khan kalau nginep di Pool Villa?

view dari balkon salah satu kamar Pool Villa Club

Nah gimana? Woke punya khan....
Kalau kalian lagi liburan ke Lombok, Kila Senggigi Beach ini bisa menjadi pilihan untuk menginap, dekat dengan pantai, tidak jauh dari Kota Mataram, dan dekat dengan pusat hiburan Senggigi. Sedangkan kalau menginginkan suasana yang lebih private dan fasilitas yang lebih plus plus, bisa pilih Pool Villa Club.

***

Peta Lokasi Kila Senggigi Beach Lombok





.
Share:

24 November 2016

Nongkrong Sore di Waroeng StreetFood Lombok

Ngomongin masalah tempat makan, di Kota Mataram, Lombok ini memang lagi hot hot nya, banyak tempat makan baru yang bermunculan, mulai dari kedai kopi, cafe, warung makan, sampai ke restoran dengan harga yang jahat di kantong. Namun aku lihat, banyak juga yang enggak lama bertahan lho, belum ada setahun udah tutup. Banyak sih faktor yang menyebabkan nya.

Nah di postingan ini, aku enggak mau membahas tempat makan apa aja yang udah tutup dan alasannya, tapi aku mau membahas salah satu tempat makan yang baru seminggu beroperasi.


Nama tempat makan ini adalah "WAROENG STREET FOOD PASTA & STEAK" yang lokasinya ada di perempatan Jalan Airlangga - Jalan Pemuda, persis di pojokan Utara - Timur, Gomong, Mataram. Dimana dahulunya tempat ini adalah toko pakaian dengan nama Love Fashion. Masih sama sih pemiliknya Tante Atikah, cuman beliau lagi mencoba jalur bisnis baru, yaitu kuliner, yang memang di Kota Mataram lagi naik daun.

Nah di sore ini, sehabis ngejemput istri siaran di salah satu stasiun radio paling hits di Kota Mataram (sebut saja fresh radio), kita nyempetin mampir ke waroeng streetfood ini, buat nongkrong nongkrong, nge-wifi gratis buat update2 aplikasi di henpon sekaligus makan sore, biar makan nya enggak kemaleman dan mumpung belum mainstream, heuheuheu, maklum selain blogger, kita juga instagramer, lebih merasa bangga ketika fotoan di tempat baru, lebih dulu dari temen temen yang lain, huahahaha (cuman sesama instagramer yang paham)


Melihat dari lokasinya, waroeng street food ini strategis banget lho, berada di perempatan jalan yang ramai, kelihatan dari segala penjuru dan dekat dengan tiga kampus, yaitu Universitas Mataram (Unram), STIE AMM dan STAHN (Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri). Sehingga harganya pun menyesuaikan pasar, yaitu harga mahasiswa, beneran deh harganya terjangkau.

Area makan di tempat makan ini terbagi dua, di dalam dan di luar ruangan dimana kesemuanya menggunakan meja kursi (enggak ada lesehan). Untuk yang luar ruangan ini, lebih dikhususkan untuk yang merokok, eh tapi yang bukan ahli hisap juga boleh kok di luar. Tapi meskipun ini di luar ruangan, tetep ber-atap, jadi enggak perlu khawatir "MISBAR" alias gerimis bubar, tetap aman dan kering.

***
 Video di Waroeng StreetFood Lombok



Sang pemilik, yaitu tante Atikah dan om Rifky terinspirasi dari Warung Steak n Shake di Malang (om Rifky dari Malang), yaitu sebuah tempat makan ala cafe tapi dengan harga warung biasa. Dengan bekerjasama dengan Chef dari Jakarta (lupa namanya) sehingga terciptalah Waroeng StreetFood Pasta & Steak.


Sesuai dengan namanya, menu utama di warung ini adalah sajian pasta dan steak, tapi berhubung si empunya menyarankan untuk mencoba cheese quesadillas, akhirnya aku enggak jadi order salah satu menu steak, dan mengikuti saran beliau.

Kalau dari segi presentasi, kuliner ini sih biasa saja ya. Tapi setelah dicoba, beuuuh, ternyata uenaaaak gaes. Kulitnya lembut dan sedikit garing, di dalam nya terdapat potongan daging, bawang bombay, keju dan sedikit rasa pedas dari paprika. Untuk cocolan nya, chef nya menggunakan saus salsa bikinan sendiri yang terbuat dari olive oil, tomat dan cabai. Untuk salsa sendiri, yang original sebenernya menggunakan jalapeno, namun karena susah didapat di Lombok dan untuk menyesuaikan dengan lidah lokal, akhirnya diganti dengan cabai biasa. 


Pasta dengan Keju Carbonara dan Daging? Heuheuheu ini nih menu kesukaan istri ku. Satu porsi besar ini ternyata enggak mampu dihabiskan nya, dan akhirnya akulah yang membersihkan sisa sisa pasta di piring itu. Enak enak enak, chef nya gak pelit pelit dalam memberikan sentuhan kejunya, jadinya gurih dan creamy, dan harus segera dihabiskan selagi masih hangat, karena berdasakan pengalaman, pasta yang full saus keju seperti ini akan jadi eneg bila dimakan dalam kondisi sudah dingin.


Sumpah deh, aku masih penasaran banget ama sajian steak nya, harganya itu lho, murah banget untuk seporsi steak di Lombok. Ini nih yang buat aku pengen balik lagi ke situ, yaaa mungkin di weekend depan aku bakal balik lagi.. Nanti hasilnya bakal aku update di postingan ini.. Tunggu yaa, semoga memuaskan yaaa

Nah buat kalian yang penasaran juga, silakan langsung meluncur ke alamat di bawah ini :

WAROENG STREETFOOD PASTA & STEAK
Jalan Airlangga, Gomong, Mataram (selatan RM Padang Asano)
Facebook : https://www.facebook.com/streetfoodLombok
Instagram : http://www.instagram.com/streetfoodlombok

Peta Lokasi Waroeng StreetFood Pasta & Steak



Share:

20 November 2016

Pizza Rasa Ayam Taliwang? Cobain Yuk

Salah satu kuliner Lombok yang paling aku sukai adalah Ayam Taliwang. Kuliner yang satu ini menggunakan daging ayam kampung yang masih berusia muda, masih abege lah ya belum "mature". Sedangkan pengolahannya bisa digoreng, dipanggang maupun dibakar, diolah utuh enggak dipotong potong mana paha mana dada. Di lombok sendiri banyak banget restoran atau warung makan yang menyediakan menu ayam taliwang, dengan ciri khas nya masing masing.

SEJARAH
Sebagai makanan khas Lombok, ayam taliwang menyimpan sejarah yang panjang lho. Kuliner ini pertama kalinya diperkenalkan oleh juru masak Sultan Sumbawa yang ditempatkan di Lombok pada jaman Raja Karangasem. Kemudian kuliner ini menjadi terkenal berkat mendiang Papuq Maknawiyah yang merupakan penjual nasi ayam dari Karang Taliwang, Cakranegara, Lombok (bukan taliwang Sumbawa). Papuq atau dalam bahasa sasak artinya nenek, berjualan di pasar Cakranegara hingga akhirnya berpindah jualan di rumah seiring dengan makin menua usianya. 

Setelah tiada, racikan bumbu ayam taliwang ini dilestarikan melalui Rumah Makan Ayam Taliwang di kompleks pertokoan Cakranegara milik Muhibin Murad yang tak lain adalah saudara jauh Maknawiyah. Rumah makan yang ada sejak tahun 1966 itu menjadi satu-satunya warung ayam taliwang saat itu. Kini, rumah makan ayam taliwang sudah menjamur di Lombok, baik penjual kaki lima, warung biasa hingga restoran. 

Beberapa diantaranya adalah penjual ayam taliwang keturunan Muhibin Murad dan juga warga Karang Taliwang. Racikan bumbu juru masak dari Karang Taliwang yang sudah puluhan tahun meracik Ayam Taliwang inilah yang diyakini mempunyai rasa paling enak. Tak heran jika kemudian rumah-rumah makan lainnya juga memesan bumbu dari Karang Taliwang (sumber : http://lombok.panduanwisata.id)


Nah semakin kesini, olahan ayam taliwang banyak dikreasikan oleh chef chef setempat menjadi olahan kuliner lain, seperti halnya di Hotel Golden Palace, Mataram. Di restoran nya, sedang ada promo menu baru nih, yang masih berhubungan dengan Ayam Taliwang. Namanya Pizza Taliwang, heuheuheu, perpaduan antara kuliner Italia dan Lombok alias "TaBok"

Kebetulan di weekend ini (pertengahan November 2016), aku istri si baby dan beberapa temen sesama blogger dan media ngumpul ngumpul hore di Hotel Golden Palace sambil mencoba kuliner Pizza Taliwang.


Pizza ini enggak ada ubahnya dengan pizza pizza pada umumnya, bentuknya bulet yang dipotong potong menjadi bentuk segitiga, heuheuheu namun yang bikin special adalah topping nya, yaitu suwiran ayam dengan bumbu khas taliwang, cabe merah, kangkung dan saus yang agak pedes, level pedas nya disesuaikan dengan lidah orang kebanyakan.

Harganya murah lho, cuma 60 ribu rupiah per loyang, yang bisa disantap sampai 4 orang. FYI pizza ini bisa di take away juga lho, enggak harus dimakan di tempat, jadi kalau masih kurang puas, atau mau kirim bingkisan ke calon mertua, bisa tuh nge Bungkus pizza taliwang ini.

Selain pizza dengan kombinasi ayam taliwang, dalam rangka promo Pizza Fiesta, Hotel Golden Palace juga menyediakan menu pizza varian lain lho, seperti Pizza Rendang, Pizza Cabe Ijo dan Pizza Kare, dan alhamdulilah aku udah nyobain satu satu, heuheuheu


Rendang yang biasanya ada di Rumah Makan Padang, di tangan chef nya Golden Palace disulap menjadi sajian pizza, sumpah yang ini enak banget, lebih enak dari pizza taliwang, dan memang sih menurut info dari mbak Ida Ayu Nyoman Sri Utami selaku PR Hotel Golden Palace ini, pizza taliwang dan rendang jadi favorit para tamu hotel, heuheuheu selera kita sama......

Enggak percaya kalau ini maknyuss? Monggo dicoba sendiri....


Untuk dessertnya ada beberapa pilihan menu yang manis manis dan seger seger, nah menu yang aku pesen yaitu Fruit Skewer Vanilla Ice Cream, yang berupa beberapa potongan buah yang ditusuk (sebut saja sate buah) dengan topping satu scoop es krim vanilla. Cocok banget buat menetralkan lidah kita yang habis kepedesan makan pizza taliwang. Untuk menu ini satu porsi, harganya 40 ribu rupiah

Buat kalian para pecinta kuliner, khususnya kuliner yang unik unik, wajib banget untuk nyoba salah satu menu Pizza Fiesta di Golden Palace, dan langsung saja meluncur ke alamat di bawah ini :


Hotel Golden Palace Lombok
Jalan Sriwijaya No.38 Mataram
Telp : 0370 617000
Web : http://goldenpalacelombok.com/
IG : https://www.instagram.com/goldenpalacehotellombok/
Share:

16 November 2016

Kuliner Bali di Roemah Kayana, Lombok

di Weekend yang serba mendung di Mataram ini, kita memilih untuk wisata kuliner dalam kota aja, lagi males pergi jauh jauh nih, cuaca lagi kurang wokee.

Nah kebetulan banget, di Kota Mataram lagi ada sebuah tempat makan yang lagi mulai naik daun, namanya "ROEMAH KAYANA". Rumah makan ini lokasinya di Jalan Parta No.4, sebelah utara Phoenix Abian Tubuh, atau di seberang Smart Club (ex Hypermart), Kota Mataram. Untuk lebih jelasnya silakan lihat peta di bawah postingan ini.


Kita datang kesana pas banget jam 10 pagi dimana rumah makan ini mulai beroperasi, dan bahkan saking pagi nya, di bagian depan masih ada tulisan "Sorry we're Closed" sehingga membuat kita jadi ragu ragu untuk masuk, dan harus bertanya pada salah satu pegawai yang kebetulan lagi di bagian depan tempat ini, dan Yuhuuu ternyata warung nya sudah buka gaes.... 

Tempat ini homey banget lho, serasa di komplek rumah warga Bali. Dan memang sih ini milik orang bali yang hobi seni, banyak barang barang seni di setiap sudut rumah makan ini, kalian bisa lihat di foto foto yang ada di postingan ini.


Suasana Roemah Kayana ini mengingatkan ku akan sebuah tempat makan di daerah Renon, Denpasar, Bali. Namanya Gula Bali The Joglo. Mulai dari lokasinya yang agak masuk pemukiman, bukan di pinggir jalan utama, terus interiornya yang serba kayu, hingga menu menu nya yang khas Bali.

Saat ini ada tiga jenis tempat duduk yang bisa kita pilih, pertama di bagian depan indoor, yang kedua outdoor di bawah pohon, yang ketiga di belakang lesehan dengan beanbag warna orange dan background tulisan tulisan dan lukisan yang tertempel di dinding, wokee banget buat fotoan

MENU MAKANAN
Nah ini nih yang kusuka dari rumah makan ini, menu makanan nya yang enggak mainstream alias otentik, bakal jarang banget ditemukan di tempat tempat makan di Kota Mataram


Harga harganya enggak jahat ya.... lumayan terjangkau lah ya. Dari sekian banyak menu itu, yang kita pesan adalah Nasi Ayam Betutu, Pecel Rangkenan, Es Daluman, Es Bowos, Singkong Bekerem dan Jajanan Pasar, heuheuheu lapar mata, pengen nyobain semua...... Tapi apalah daya, perut mungilku ini pasti gak akan cukup.

PECEL RANGKENAN
Menu makanan ini seperti halnya pecel kebanyakan, ada berbagai sayur rebus yang diguyur kuah kacang manis, dan dikasih kerupuk. By the way akan lebih oke lagi kalau dikasih rempeyek yaaaa. Nah Untuk karbohidratnya kita bisa pilih nasi atau lontong.


NASI AYAM BETUTU
Menu ini adalah pesenan istri, kalau dilihat lihat ayam betutu ini agak berbeda dengan ayam betutu khas gilimanuk yang pernah kucoba di Jalan Tuban, Badung, Bali. Dimana yang di bali tuh berkuah rempah gitu, sedangkan yang di roemah kayana ini kering, dengan dilengkapi dengan sayur ares, serundeng, sambal matah dan sambal kecicang. Buat yang belum tahu, kecicang adalah semacam bunga, kalau di Jawa sih disebutnya "Kecombrang" dan aku pernah merasakan sambal kecombrang ini di Warung Gondang Legi, Jogja, keduanya sama sama enak. 


SINGKONG BEKEREM
Bekerem dalam bahasa sasak artinya "berendam", jadi kalau diaplikasikan dalam nama makanan artinya singkong berkuah. Nah singkong nya ini direbus dengan pas, sehingga empuk kemudian diguyur dengan kuah putih kental yang manis. Pas banget deh dimakan pagi pagi, apalagi saat penyajiannya ini, singkongnya masih anget, huhuhuhu, aku ketagihan.....


JAJANAN PASAR
Jajanan mungil mungil yang biasanya ada di pasar pasar tradisional ini, ada pula disajikan roemah kayana ini. Satu porsi isinya keludan, Serabi, klepon, ketan hitam dan lupis yang ditaburi parutan kelapa plus diguyur gula merah cair.


ES DALUMAN
Es Daluman adalah salah satu kuliner khas Bali. Tapi meskipun begitu, di jawa juga ada minuman seperti ini dengan nama Es Cincau. Cincau/daluman ini terbuat dari daun sebuah tanaman dengan nama latin cyclea barbata. Selain menyegarkan tubuh, ternyata cincau/daluman ini berkhasiat untuk menurunkan darah tinggi lho... 


ROEMAH KAYANA
Jalan Parta No.4 Abian Tubuh, Mataram, NTB
Instagram : @roemah_kayana
HP : 081906993095

***

PETA LOKASI ROEMAH KAYANA


.
Share:

Blog Archive

Featured post

6 Spot Selfie Keren di Lombok

Melihat pemandangan alam dari sudut yang berbeda memang lagi nge-trend akhir akhir ini, terutama dari ketinggian, bisa itu dari puncak gunu...