WHAT'S NEW?
Loading...

Batu Night Spectacular : Wisata Malam Batu

Masih di hari yang sama dengan hari saat keliling Jatim Park 2, sorenya kita menuju objek wisata sebelah, yaitu Batu Night Spectacular alias BNS. Dari Jatim Park 2 kita jalan kaki menyusuri jalan raya, sayang sekali belum ada fasilitas buat pejalan kaki semacam trotoar. Kondisi jalan sore itu cukup ramai, banyak mobil mobil ber plat luar kota, maklum long week end. Gak sampai setengah jam berjalan kaki, kita pun sampai di lokasi BNS. Yihaaa...

Namanya aja ada "Night" nya, jadi BNS ini memang adanya pas malem hari bro, inget ya jangan ke sini pagi atao siang hari, dijamin masih tutup.

Saat kita sampai sini, jam menunjukkan sekitar pukul 17.00 WIB, dan loket masuk sudah dibuka, saya pun membeli tiket masuk untuk dua orang.


Wow, meskipun masih sore, BNS ini udah rame banget. BNS ini layaknya DUFAN mini, isinya wahana wahana permainan seperti di DUFAN namun dengan ukuran yang lebih kecil, tapi lebih oke daripada Pasar Malam keliling antar kota yang suka mangkal di Alun ALun atau lapangan di tiap kota yang disinggahinya.

Ada berbagai macam wahana yang bisa pengunjung nikmati, dengan membeli tiket terlebih dahulu, jadi pas masuk tadi kita beli tiket masuk BNS, nah untuk bisa menikmati wahana, kita beli tiket lagi. Oia namun ada satu wahana yang gratis yaitu Rumah Kaca.

Wahana pertama yang kita coba yaitu "Sepeda Udara", eits namun harus bersabar, karena antreannya panjaaaaang banget. Oia jangan lupa sebelum antre di Sepeda Udara, kita harus beli tiketnya dulu di sebelahnya yaitu deket pintu masuk ke Lampion Garden. Cukup kita aja yang kaya orang bego, udah ngantri panjang panjang, tapi belum beli tiketnya, haha, konyol...

Tiket Sepeda Udara
Dinamakan Sepeda Udara karena di wahana ini kita seakan akan bersepeda di rel yang telah di sediakan, nah rel ini berada diatas bangunan BNS, Keren deh pemandangan dari atas sepeda udara ini, setiap sudut dari BNS bisa kita lihat dari sini, namun karena area BNS ini yang tidak terlalu besar, jadinya satu putaran Sepeda Udara ini sangat sangat kurang memuaskan, alias kurang panjang rel nyaaaa...

Berikut foto foto dari Sepeda Udara

Antrean Sepeda Udara



Belum puas rasanya nih, cuma satu putaran, pengennya sih beli tiketnya lagi, tapiiii males ngantre nya. Baiklah, akhirnya kita pindah wahana berikutnya, apakah itu...?? Yak wahana itu adalah.... "Rumah Kaca". Berbeda dengan wahana lain, wahana yang satu ini gratiss tiss tiss...


Rumah kaca ini berupa lorong lorong yang dinding nya adalah kaca dan cermin, di sini kita akan dibuat bingung dengan jalur yang ada, bila tidak hati hati kita bisa menabrak kaca, haha. Namun tenang saja, trik nya biar gak kejedot atau kesasar, lihat aja lantai nya yang dari kayu, di kayu itu udah terbentuk jalur bekas dari ratusan kaki yang menginjak tiap hari.

Hari mulai gelap, dan kita pun memutuskan untuk memasuki wahana Lampion Garden, ulala ternyata belum dibuka brooo, tapi eh tapi antrean tiketnya udah mengular, untung belum terlalu panjang, dan kita pun mengambi posisi antre. Gak berapa lama, loket pun dibuka, dan selangkah demi selangkah, kita pun sampai juga di loketnya, kita beli dua tiket.. yey... 


Sama dengan di Jatim Park, tiket di Lampion Garden ini berupa gelang tiket yang dilingkarkan di pergelangan tangan oleh petugas di pintu masuknya.

Setelah melewati pintu masuk, kita akan disambut dengan tulisan lengkung "LAMPION GARDEN", aaaa cantiknya :

Ada ratusan lampion di sini yang terdiri dari berbagai bentuk, ada manusia, alat musik, hewan, bangunan bangunan seperti Monas, Menara Eiffel, Kubah Masjid dan lain lain. Zona ini memang dispecialkan buat foto foto, apalagi buat pasangan pasangan muda, huhu romantis deh duduk berdua di Lampion berbentuk Love Love, trus difoto trus dijadiin avatar di twitter ato FB.. ihiiy.... *ngiri

Di Bagian tengah Zona Lampion garden ada Kolam dengan beberapa bangku di sekelilingnya, ada juga panggung kecil, dan ada juga kedai makanan. Jadi pas banget nih kalau lagi kelaperan, tinggal pesan aja makanan di kedai nya, trus dimakan di pinggir kolam sembari menikmati indahnya warna warni lampion.








Lebih dari sejam kita foto foto di lokasi ini, mpe batere nya abiss, haha wahana lain gak kebagian jatah foto nih,

Sebenernya masih banyak wahana wahana lain lho, ya seperti di Dufan gitu deh, tapi kita gak nyobainnya, takut pusing , hihihi. Kita langsung menuju pasar nya, pasar di sini maksudnya satu lokasi indoor yang luas yang di dalemnya terdapat ratusan stand yang menjual berbagai barang unik dari Kaos, baju, celana, mainan mainan lucu, boneka, makanan khas, dan lain lain, oia ada juga yang jual kelinci dan hamster, lucu deh. Disini saya gak beli apa apa, cuma lihat lihat, pengen sih tapi lihat dompet, isinya cuma seuprit, masih ada esok hari buat jalan jalan.

Kami pun menuju pintu keluar yang berada di ujung pasar ini, keluar keluar ternyata parkiran yang isinya Bus Bus besar ber Plat AB, hihihi kayaknya ada yang lagi darmawisata nih.

Kita pun nelpon saudara untuk jemput kita di sini, karena gak ada angkutan buat pulang, dan kalau jalan kaki lumayan jauh juga.

Sembari nunggu jemputan dateng kita makan bakso dulu di depan BNS, dari sekian banyak bakso, tulisannya Bakso Malang semua. Ya lumayan lah buat ganjel perut...

Gak berapa lama, jemputan pun datang dan kita kembali ke rumah, di perumahan Dewi Sartika, istirahat, persiapan stamina buat jalan jalan esok hari di Jatim Park 1

See U.....








0 komentar:

Post a Comment

Silakan Meninggalkan Jejak di Kolom Komentar