6 September 2018

Trauma Healing : Nongkrong di Milk Espresso, Kuta Lombok


Untuk meredakan trauma gempa yang datang terus menerus di Lombok, aku mengajak anggota keluarga rumah untuk sejenak jalan jalan menjauh dari pusat pusat gempa, yaitu dengan nongkrong nongkrong hote ke area Mandalika, Kuta, Lombok Tengah. Sekalian untuk mengisi waktu long weekend libur hari kemerdekaan Jumat, Sabtu dan Minggu.

Kita berangkat Hari Sabtu, di jam jam tanggung, pagi menjelang siang, niatnya sih sampai sana pas jam makan siang gitu. Jalanan lumayan lengang, jarak sekitar 45 km dari Kota Mataram, kita tempuh dalam waktu kurang dari sejam menggunakan kendaraan pribadi. 

Tempat nongkrong yang kita tuju adalah Milk Espresso, lokasinya di Jalan Raya Kuta, berdekatan dengan Kenza Cafe, untuk lebih tepatnya, silakan lihat peta di bawah postingan ini.

Berbeda dengan Kenza Cafe yang bernuansa warna warni cerah, Milk Espresso ini lebih ke nuansa monokrom, tapi ini untuk lantai 1 nya sih, untuk lantai 2 nya (rooftop) sepertinya lebih cerah warnanya. Tapi berhubung kita kesini pagi-siang gitu, lantai 2 nya belum dibuka, infonya sih sore hari aja dibuka untuk tamu.


Untuk lantai 1, ruangan terbagi menjadi 3, bagian depan (outdoor), bagian belakang (semi outdoor) dan bagian tengah yang tertutup ber AC. Oia bagian tengah ini juga menyatu dengan Milk Boutique, jadi selain menjual makan minum, Milk Espresso ini juga menjual baju baju dan pernak pernik lucu.

Karena kedai ini memang dikhususkan untuk wisatawan mancanegara, menu yang disajikan pun menu menu barat, menu lokalnya cuma Mie dan Nasi Goreng, itu pun cuma bisa dipesan saat Lunch dan Dinner aja. Bagi yang penasaran dengan menu menu lain dan harga nya, nih aku potoin :



Oia, perlu kita garis bawahi, menu yang disajikan disini ada yang non Halal ya. Tapi tenang aja, mbak mbak pelayannya berkerudung kok, dia welcome banget saat kita nanya nanya menu yang Halal, dia bakal menjelaskan dengan baik. Nah sambil menunggu orderan dateng, kita foto foto dulu donk ya...





Intermezzo
Saat kita pilah pilih menu, ada satu gadis kecil lokal yang ikutan masuk dengan membawa dagangannya yaitu gelang dari tali, berwarna warni. Karena dia cuma seorang, akhirnya kita terbuka dengan tawaran gelang nya, ya dengan maksud mau beli gitu. Kasihan khan masih kecil udah harus nyari uang. Diselingi dengan candaan candaan dan nego nego harga yang enggak sadis.

Awalnya dia nawarin harga 50rb per gelang, buseet mahal banget, alasannya sih karena ada batu gunung berapi nya gitu, dia nyebutnya "lava stone" dengan logat khas sasak nya, yang didapat dari Senggigi. Dalam hati bilang, lah lava stone kok dapetnya dari pantai senggigi yak, heuheuheu. Dan setelah pernegosiasian sengit, dapatlah harga final yaitu 30ribu dapet 2 gelang, yeee plus dipakein langsung ama adek nya...

Eh btw, awalnya cuma 1 anak yang masuk, habis itu banyak donk, ganti gantian sih... Cuman untungnya orang2 disini welcome ama mereka, baik itu pengelola cafe maupun tamu tamu nya (yang mayoritas bule)


Smoked Salmon Sliders
Sajian ini berupa tiga roti, seperti roti burger yang dibelah dua gitu. Terus disajikan dengan telur goreng, saus pesto mayo dan smoked salmon atau salmon yang diasapin. Awalnya kukira salmonnya masih mentah, karena penampakannya masih seger gitu, mirip ama salmon yang di Sushi. Tapi pas diicip, eh ternyata udah mateng, aroma aroma bakar asap nya kerasa. Biar gak eneq (maklum lah lidah lokal), makan menu ini harus dicampur antara roti, telur dan salmon nya, kalau dimakan terpisah, kurang nendang



Kids Menu
Cafe cafe yang seperti ini memang biasanya pasti menyediakan kids menu, nah menu yang kita pesen untuk si kecil adalah Toast with Nutella. Isinya berupa dua potong roti kering dengan cocolan coklat Nutella. Yang kering dari rotinya ternyata cuma pinggirannya aja, sedangkan dalemnya lembut, ada sedikit rasa rasa manis. Pas dicocol ke nutella nya pas banget, uenaak.



Smashing Avocado With Salmon
Hampir hampir mirip ama menu yg pertama itu sih, cuman bedanya enggak ada telur goreng nya, dan ada tambahan taburan tomat kering. Rasanya? yang pasti kurang cocok buat lidah lokal, heuheuheu.

Aku sendiri enggak pesan makanan sih, cuman pesan Smoothies, nama menu nya Island Monkey. Isinya berupa jus pisang dicampur selai kacang, Coklat, Susu, Madu dan Chia Seed, yang merupakan bijian-bijian kecil dari tanaman Salvia hispanica, salah satu jenis tanaman mint. Rasanya? Enak dan mengenyangkan. beneran deh minum segelas ini, rasanya udah kenyang.



***

Peta Lokasi Milk Espresso, Kuta, Lombok


.

Share:

4 comments:

  1. Menarik lihat minumannya, itu campurannya beragam. Sepertinya menarik :-)

    ReplyDelete
  2. Replies
    1. heuheuheu, menarik isi kantong...

      Delete

Silakan Meninggalkan Jejak di Kolom Komentar

Blog Archive