WHAT'S NEW?
Loading...

Pawai Takbiran di Mataram 1435 H

Seperti biasa, setiap malam takbiran di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat selalu diadakan event Pawai Takbiran. Pawai Takbiran ini diikuti oleh puluhan ribu peserta yang sebagian besar terdiri atas remaja masjid dari enam kecamatan di Kota Mataram dengan berpakaian busana muslim, busana timur tengah dan pakaian adat dengan membawa miniatur miniatur Masjid, Bedug atau Ka'bah.

Nah untuk menghindari kemacetan, tahun 2014 ini (1435 H)  panitia membagi lokasi pawai menjadi tiga, yakni di Mataram, Ampenan dan Cakranegara. Untuk Kota Mataram peserta berkumpul di Lapangan Sangkareang, Untuk Ampenan berkumpul di Lapangan Malomba dan untuk Cakranegara berkumpul di depan Kantor Lurah Cakranegara Barat.

Pawai takbiran tersebut menempuh jarak sekitar lima kilo meter seputar Kota Mataram dan di sepanjang perjalanan peserta diharuskan melantunkan kalimat takbir, tahmid dan tahlil. Pawai takbiran tersebut dilombakan dan bagi peserta yang keluar sebagai juara disediakan hadiah oleh panitia baik berupa sajadah, karpet dan perlengkapan solat, dan uang pembinaan. 

Pawai takbiran di hadiri oleh Walikota Mataram dan Wakil Walikota Mataram Bp. TGH. Ahyar Abduh dan Bp. H. Mohan Roliskana, SH beserta istri dan Kapolda NTB. Setelah peserta pawai takbiran dari masing-masing lingkungan berkumpul maka Acara pawai takbiran pun langsung dibuka oleh Walikota Mataram dengan pemukulan bedug.

Menurut info salah satu kontributor kita, tante echi, Pawai Malam Takbiran tahun ini luar biasa meriah, lebih seru, dan lebih meriah dari tahun kemarin, apalagi ditambah dengan pesta kembang api yang tak ada hentinya, semua warga Kota Mataram tumpah ruah di sepanjang jalur pawai takbiran ini, merayakan hari kemenangan yang tiba esok hari.

Seperti apa keseruannya? Monggo, dinikmati foto foto nya :








 

Terima kasih buat tante Echi Novia untuk foto foto serunya :)


jangan lupa follow twitter kita @lombokkita untuk all about Lombok
LOMBOK itu INDAH

2 comments: Leave Your Comments

  1. Ih seru banget yaaa, jadi kangen kampung halaman kalo takbiran kayak gitu. Dijakarta pasti rusuh, sahur on the road aja selalu di akhiri dngan tawuran :-(

    ReplyDelete
    Replies
    1. hooh, miris kemaren baca berita tawuran pas Sahur on The Road...

      Delete

Silakan Meninggalkan Jejak di Kolom Komentar