WHAT'S NEW?
Loading...

Seniman Coffee Studio : Kedai Kopi Unik di Ubud Bali


Weekend kemaren, aku diculik ke Ubud ama blogger paling #congkak se Indonesia, ya pasti udah pada tahu lah ya, itu tuh si Cumilebay.com. Heuheuheu. Katanya sih si doi lagi ada project di Pasar Ubud, yaudah aku ngikut aja.

Jujur ya, meski udah puluhan kali ke Bali, ini baru pertama kali aku ke Ubud, itulah yang bikin aku semangat buat diculik ke Ubud. Sebenernya gak terlalu jauh sih Ubud itu, cuma gegara Macet cet cet, jadinya rasanya lamaaa bangeeet sampai sana.

Ternyata Ubud itu rame juga ya ama bule, meskipun jauh dari pantai. Karena disini yang dijual bukan pemandangan pantai, tapi pemandangan pedesaan, persawahan dan hutan penuh monyet.

Karena aku gak mau ikutan blusukan ke Pasar Ubud, akhirnya aku minta diturunin aja di salah satu cafe di sekitar Pasar Ubud, setelah muter muter beberapa kali, akhirnya nemu tuh tempat nongki, namanya Hujan Locale yang lokasinya di Jalan Sriwedari. Tapi pas kita udah duduk di salah satu kursi di pojokan, tiba tiba salah satu karyawan mendekat dan bilang "maaf mas, sekarang belum buka, nanti jam 12 baru buka". Weleh, ternyata belum buka, dan pas kulihat jam, sekarang baru jam 11 siang.

Yaudah kita jalan mlipir ke sebelahnya, kita jalan kaki karena om cumi udah meluncur ke Pasar Ubud pake mobil. Gak jauh dari Hujan Locale, kita nemu cafe yang lucu deh, namanya Seniman Coffee Studio yang lokasinya masih di Jalan Sriwedari juga.

seniman coffee studio ubud bali 3

Saat memasuki cafe nya, aku merasa asing nih, lha wong cafe ini udah penuh ama penikmat kopi yang semuanya bule, sekali lagi "bule". Cuma kita dan barista nya yang lokal, heuheuheu.

Sesuai dengan namanya ya, bagian dalam nya didesain dengan penuh nuansa seni. Aku terpukau dengan kursi kursi plastik putih yang sebenarnya biasa saja, tapi disulap menjadi kursi goyang dengan menambahkan kayu di kaki kaki nya. Kemudian penyajiannya itu lho, satu sajian kopi terdiri dari satu gelas kopi, sepotong kue (nagasari), dan segelas air putih yang gelasnya terbuat dari botol yang dibentuk/dipotong menjadi gelas.

seniman coffee studio ubud bali 1

Menurutku spot yang paling oke buat nongkrong tuh ya di depan bar nya, disitu kita bisa melihat langsung para barista dalam mengolah biji kopi menjadi satu sajian kopi yang nikmat. Bila melihat gelas gelas kimia yang digunakan, rasanya lagi nongkrong di Laboratorium Kimia gitu deh.

Oia jangan lupa buat menyapa barista nya, mereka ramah ramah, dan senang bila pengunjung bertanya tanya. Seperti aku kemaren, sampai sampai aku disuruh nyicip kopi hasil racikannya, gak tanggung tanggung, aku dapet 3 sloki kecil dari 3 jenis kopi yang berbeda, ada kopi Sumatra, Kintamani dan Kenya. Nah dari ketiganya itu, yang paling special tuh yang Kopi Kenya, rasanya ringan mirip banget ama rasa teh yang diseduh tanpa gula, cuman agak wangi wangi gimana gitu.


Selain menyajikan kopi nikmat yang dinikmati di tempat, Seniman Coffee ini juga menjual Biji Kopi dan teh seduh lho, jadi bisa diolah di rumah dan dinikmati kapan aja. Selain itu juga menjual pernak pernik/merchandise seperti kaos, tote bag, berbagai peralatan yang terbuat dari botol bir yang didaur ulang, dan alat pembuat kopi. Nah lebih lengkapnya silakan kunjungi website nya di http://senimancoffee.com

Jadi buat kalian yang hobi nongkrong, hobi ngopi dan pengen merasakan suasana lain dalam menikmati sajian kopi, monggo mampir ke Seniman Coffee Studio yang beralamat di Jalan Sriwedari No. 5 Ubud, Bali

Peta Lokasi Seniman Coffee Studio


2 comments: Leave Your Comments

  1. Aku ngak congkak lho, cuman suka lebay aja hahaha

    ReplyDelete
  2. yaa namanya aja Cumilebay, heuheuheu

    ReplyDelete

Silakan Meninggalkan Jejak di Kolom Komentar