WHAT'S NEW?
Loading...

Perkawinan Silang Kuliner Nusantara dengan Turki

Berhubung habis boyongan pindah rumah, dan belum beres, kitchen set belum jadi, kompor pun belum beli alhasil malam ini kita keluar rumah, berburu makanan...

Khusus untuk malam ini, segala jenis tempat makan di Lombok Epicentrum Mall kita coret dari daftar tempat nyari makan, karena kita lagi pengen nyari sesuatu yang baru, di tempat yang gak ramai,  dan tentu saja karena males dandan ala anak Mall, heuheuheu #sokgaul

Menyatukan dua pikiran menjadi satu lokasi tempat makan yang cocok untuk kita bertiga memang agak rumit ya, dari sekian banyak nama tempat makan di mataram yang aku ajukan, akhirnya terpilihlah rumah makan Turkia, yang punya tagline "Jagonya Nasi Goreng Rempah - Nuansa dan Citarasa Bintang 5 Harga Kaki Lima"

Turkia ini lokasinya ada di Jalan Airlangga No.25D Mataram, gak jauh dari persimpangan Jalan Pemuda - Airlangga. 


By the way ya, karena ini lagi musim duren, di pinggir jalan airlangga di sekitar Turkia tuh langganan tiap tahun jadi pasar dadakan durian, entah datang dari pelosok mana itu emak emak bapak bapak penjual durian, yang tak pernah sepi dari pemburu durian. Untungnya aku gak terlalu nge-fans ya ama durian, juga gak ngerasa terganggu dengan bau nya, tapi kali ini aku ngerasa terganggu karena mereka tuh menggelar dagangannya di depan Turkia persis, jadi pas mau parkir kendaraan agak susah... #sabar

Warna tosca-orange menjadi tema utama interior Turkia ini, bahkan di salah satu sudut, temboknya dicat garis garis selang seling Tosca dan Orange, yang bikin oke punya buat fotoan.

Terus apa aja tuh menunya? Ini nih daftar menu nya, monggo disimak, kalau belum puas, silakan dizoom :



Embel embel "Turki" rupanya membuat harga makanan nya di atas rata rata ya.. Lihat saja dari yang paling simple deh >> "Hot Tea" alias Teh Panas, harganya 6000 rupiah, heuheuheu. Apakah Teh nya impor dari turki? Belum terjawab

Seporsi Ayam Bakar Rempah adalah pilihan menuku malam ini. Lumayan unik sih karena ini merupakan perkawinan silang antara kuliner nusantara dengn turki. Ayam bakar dibumbui rempah dan sambal khas turki, tapi disajikan dengan lalapan khas indonesia seperti irisan kol, timun, dan kacang panjang. Rasa ayamnya enak, bumbunya pas dan sambalnya juga maknyus, cuma nasinya agak keras (pera).

Sedangkan si Bojo pesen nya Turkia Riz Chicken, yang merupakan Nasi Goreng dengan aroma dan rasa khas rempah plus potongan kurma, irisan daging ayam, sambal, acar, emping dan bawang goreng. Sama seperti menu yang aku pesen, bumbunya enak, pas, maknyuss tapi sayang Nasinya agak keras alias pera, heuheuheu....



Semoga ownernya Turkia baca postingan ini ya... biar diperbaiki kualitas Nasi nya :))

Buat kalian yang di Mataram dan yang kangen masakan ala ala timur tengah, monggo mampir ke Turkia ini, berhubung saat ini Restoran Al Hamra sudah tidak beroperasi lagi, enggak tahu ya kenapa, padahal enak lho makanan di Al Hamra... sayang sekali...

6 comments: Leave Your Comments

  1. Heee, siapa tahu rasanya juga agak campuran Indonesia - Turki, mas :-D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyes bercampur jadi satu di mulut dan perut, heuheuheu

      Delete
  2. Citarasa bintang 5 harga kakilima ini macam tagline nya restoran sebelah yaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha tagline nya D'Cost, tapi dibalik
      yang sebentar lagi bakal buka gerai di Lombok Epicentrum Mall

      Delete
  3. eh, mungkin itu beras Turki Bro jadinya pera?
    apa mesti ganti jadi beras Cianjur biar pulen? :D
    hahaha
    Semoga dirimu & keluarg suatu saat nanti bisa ngicipin makanan Turki di Turkinya langsung.

    ReplyDelete
    Replies
    1. enggak tahu juga ya, engggak dijeasin itu beras dari mana... yang jelas "pera"
      Mungkin cara memasaknya yang beda, bukan jenis berasnya

      Aamiin :)

      Delete

Silakan Meninggalkan Jejak di Kolom Komentar