19 January 2018

3 Alasan Logis Kenapa Harga Kopi Luwak Dibanderol Selangit


Kamu suka sekali dengan kopi? Meminumnya tiap pagi? Kalau begitu harusnya kamu tahu jenis-jenis kopi di dunia. Ada arabika, robusta dan kopi luwak. Nah, dari ketiga jenis ini, kopi luwak adalah kopi yang harganya sangat mahal. Kalau kamu berpikiran kamu bisa menemukannya dengan harga sangat murah bahkan hanya seribuan, itu jelas salah, ya!

Sebab, kopi luwak memang memiliki harga yang sangat tinggi dikarenakan berbagai alasan. Di Indonesia saja, untuk harga kopi luwak yang asli yang sudah diseduh dibanderol sekitar Rp200.000,-. Tak percaya? Baca dulu deh, alasan logis kenapa kopi yang satu ini harganya sangat mahal.

1. Proses Pembuatan yang Sulit
Kopi luwak, melalui proses yang bisa dibilang sulit untuk sampai ke tangan kamu. Prosesnya dilakukan secara manual dengan bantuan hewan luwak. Bukan dengan bantuan mesin. Hewan luwak dikenal sebagai hewan yang hanya memakan makanan terbaik, termasuk biji kopi.
Biji kopi yang dimakan oleh luwak adalah biji kopi dengan kualitas sangat baik. Mereka tak akan menyentuh biji kopi dengan kualitas sedang apalagi buruk. Konon, bila kamu memberinya satu nampan penuh kopi, mereka hanya akan memakan sebanyak 10 hingga 30 persen saja. Jadi, kamu bisa membayangkan, kan bagaimana sulitnya prosesnya?
Nah, karena hewan luwak bukan mesin, kamu tak bisa memaksanya untuk memakan kopi dalam jumlah banyak. Meskipun sedang panen raya, biji kopi yang mampu mereka hasilkan tetaplah tak banyak. Dari berton-ton kopi, paling hanya ada 100 hingga 1000 kg saja yang merupakan kopi luwak.

2. Kadar Asam dan Kafein yang Rendah
Selain proses yang sangat sulit, ada lagi keunggulan kopi luwak yang membuatnya menjadi kopi termahal di dunia, yakni kandungan asam dan kafeinnya yang rendah. Persentase dari kadar asam dan kafein dalam kopi luwak hanya 0,5% saja. kamu bisa membandingkannya dengan kopi biasa yang mencapai 2%.
Kadar kafein yang rendah ini membuatnya aman untuk dikonsumsi siapapun. Bahkan bagi yang memiliki penyakit maag, diabetes dan jantung. Selain itu, kopi luwak juga bisa dikategorikan sebagai kopi dengan kualitas unggulan. Sebab, biji kopi yang berasal dari proses pencernaan luwak ini mengalami fermentasi yang sempurna.
Fermentasi dalam perut luwak melibatkan enzim tertentu yang membuat kandungan kafeinnya rendah dan proteinnya terurai. Fermentasi ini setara dengan kamu melakukan fermentasi manual pada kopi denan cara menyimpannya selama 5 hingga 8 tahun.

3. Hukum Ekonomi
Barang sedikit, permintaan banyak, maka hargapun melambung. Hukum ekonomi yang satu ini tak bisa kamu buang. Ini jugalah yang terjadi pada kopi luwak. Kopi luwak hanya memiliki jumlah yang sedikit karena proses pengolahannya yang sulit, namun memiliki kualitas terbaik sehingga banyak yang mencarinya.
Sebab itulah kopi luwak menjadi sangat mahal. Di Inggris saja, kamu bisa menjumpai satu cangkirnya dibanderol sekitar 1 juta rupiah. Itu satu cangkir, bayangkan bila satu kg? Jadi, kamu masih ngeyel bisa menemukan kopi luwak dengan harga yang sangat terjangkau? Bisa didapat di mana-mana, pula?

Bagaimana, 3 alasan di atas logis kan untuk menjelaskan kenapa harga kopi luwak bisa sangat mahal. Proses pembuatannya yang sulit, kandungannya yang baik bagi kesehatan dan hukum ekonomi. Kalau tidak percaya, kamu bisa mengunjungi beberapa tempat yang menjualnya. Dipastikan kamu akan merogoh kantong cukup dalam untuk secangkirnya saja!
Share:

Blog Archive