WHAT'S NEW?
Loading...

Sensasi Makan Tanpa Piring di Talk Crab

di awal tahun 2016 ini, Satu lagi muncul tempat makan yang oke di Lombok, namanya "TALK CRAB". Resto ini punya satu keunikan, yaitu sajian menu utama berupa "Crab Set" yang cara menikmatinya enggak menggunakan piring dan sendok, dan lebih serunya dinikmati rame rame, atau istilah dalam bahasa sasak disebut "Begibung".

Resto ini beralamat di Jalan Selaparang No.47 Cakranegara, Mataram atau tepatnya di selatan SPBU Mayura, Cakranegara, persis di sebelah XO Suki.


Sebenernya sih konsep begibung dengan menu "Crab" ini sudah banyak diterapkan oleh resto resto di luar lombok, sebut saja Crab Bar di Bali, The Naked Crab di Semarang dan Surabaya (milik Momo Geisha),  The Holy Crab di Jakarta dan Bali serta masih banyak lagi, yang semuanya memasang kata "crab" di nama resto nya.

Ruangan yang ditempati Talk Crab ini tidak terlalu luas, hanya menempati satu los ruko, tapi dengan penataan interior yang oke, membuat ruangan ini nyaman banget, dan cocok sekali buat kalian kalian yang hobi banget selfie, karena banyak spot untuk foto foto unyu, heuheuheu

Buku menu di Talk Crab ini cukup selembar aja. Apa aja itu, monggo dilihat di foto di bawah ini :


Setelah menu utama (Crab Set) diorder, sang pelayan datang dengan membawa celemek plastik, kertas alas, talenan, tang pemecah kepiting dan palu bukan piring atau sendok, haha. Setelah beberapa saat dilanjut dengan pelayan lain yang datang dengan membawa ember besi dengan ukuran lumayan besar, kemudian mengambil isinya berupa plastik bening berisi menu orderan kita yaitu Crab Set yang terdiri dari Kepiting, udang, cumi, mussel, scallop, sosis, wortel, jagung dan saus pilihan. Saus ini bisa kita pilih saat order, pilihannya ada basic, black tornado, snow white, dan monster curry, Nah karena pelayan nya merekomendasikan yang basic, akhirnya aku pun pilih yang basic aja.

Plastik bening tadi kemudian ditumpahkan seluruh isinya ke meja yang sudah dilapisi alas kertas bersih sekali pakai... dan Tataaaaa seonggok "Crab Set" tersaji dengan unyu di meja kita. Hohoho ternyata penyajian seperti ini semakin menggugah selera ya, rasanya tuh pengen segera melahap itu semua binatang laut yang ada di situ.. Eits tapi berhubung kita ini maniak foto foto, sebelum disentuh, makanan ini harus difoto dari puluhan angle, hahahaha . Sabar yaaa crab, kamu jadi model foto kita dulu...




Disinilah tang dan palu berperan... Suara "kretek", "tak tok", "glodak" mengiringi dengan merdu saat para tamu menikmati menu ini dengan berusaha mengeluarkan daging kepiting dari kulit luar yang keras... Semakin puas saat kita cocol daging kepiting ke saus basic nya yang ternyata super duper pedess gaes.. dan jangan lupa lumat dan jilat jari jari kita sampai bersih, heuheuheuheu... Sausnya JUARAAA....


Berhubung ini saus basicnya pedes banget, kurang cocok buat kalian yang alergi pedas, enggak suka pedas, apalagi yang punya riwayat maag.. Tapi tenang aja gaes, masih ada menu menu yang lain kok, seperti Spaghetti atau Gyu Tan Don yang merupakan menu makanan dari Lidah Sapi, huhuhu....

Silak dicoba ya....


Baca Juga

8 comments: Leave Your Comments

  1. Gak pakai piring? kaya ngasih mkn meong ya? haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha... meong makan nya seafood

      Delete
    2. Itu namanya strategy bisnis, lu klo Kalo punya toko trus ngikutin toko laen ga bakalan berkembang toko elu.. Skarang jamannya inovasi, different sama yg laen..

      Delete
    3. Itu namanya strategy bisnis, lu klo Kalo punya toko trus ngikutin toko laen ga bakalan berkembang toko elu.. Skarang jamannya inovasi, different sama yg laen..

      Delete
  2. Gw sukamales makan crab, ribet dan banyak susah nya hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. nah disitulah letak seni nya, seni membuka cangkang crab,, heuheuheu

      Delete
  3. pertama kali tau makanan kayak ginian dari youtuber Singapura. Eh ternyata di Indonesia juga ada. Semoga masuk Jogja juga dngan standar harga Jogja. Apa malah masuk Purworejo duluan? hahaha :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. huahahaha, kalau dengan harga segitu masuk purworejo pasti sepi warungnya..

      Delete

Silakan Meninggalkan Jejak di Kolom Komentar